E-journal Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Not a member yet
    2865 research outputs found

    ZAKAT MANAGEMENT IN VARIOUS ERAS AND COUNTRIES, ESPECIALLY IN INDONESIA

    Full text link
    This study explores the dynamics of zakat management across different historical periods and countries, with a specific focus on the Indonesian context. The research employs a qualitative field research approach, supported by library research methods, where various primary and secondary sources such as books and regulatory documents are utilized to enrich the analysis. The findings reveal that in several countries such as Saudi Arabia, Malaysia, Kuwait, and Sudan, the management of zakat is centrally regulated and implemented by the government. Historically, this centralized model can also be traced back to the time of the Prophet Muhammad (PBUH), followed by the caliphates of Abu Bakr (RA) and Umar ibn Khattab (RA), where the state played a dominant role in zakat collection and distribution. However, a slight shift occurred during the leadership of Uthman ibn Affan (RA) and Ali ibn Abi Talib (RA), in which the government still managed zakat but began to allow muzakki (zakat payers) to independently distribute their zakat. Indonesia today reflects this hybrid model, combining institutional zakat governance under the National Zakat Agency (BAZNAS) and private distribution by individuals. This study contributes to a deeper understanding of how religious, cultural, and political contexts influence zakat management models, highlighting Indonesia as a unique example that balances state regulation with individual autonomy.&nbsp

    Pelatihan Microsoft Office Guna Menunjang Kinerja dan Pelaksanaan Pembelajaran bagi Guru PIAUD, TK dan SD di Desa Loa Kulu Kota

    Full text link
    Pengabdian kepada masyarakat yang berupa pelatihan Microsoft Office ini bertujuan untuk mengenalkan media komputer dalam proses kegiatan belajar mengajar dan administrasi pendidikan yang ada di PIAUD, TK dan SD. PkM ini berupaya menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada mitra pengabdian terkait tugas administrasi guru yang relatif banyak dan menyita banyak waktu tenaga pengajar. Sehingga waktu guru hanya terfokus untuk mengajar dan menyelesaikan tugas administrasi tersebut. Dengan penguasaan terhadap aplikasi Microsoft diharapkan kegiatan pembelajaran menjadi lebih bermakna dan sumber belajar menjadi multikonten, lalu masalah administrasi pendidikan juga lebih cepat terselesaikan. Peserta pengabdian ini terdiri dari guru PIAUD, TK dan SD yang ada di Desa Loa Kulu Kota. Ada berbagai metode yang digunakan dalam pelaksanaan pelatihan Microsoft Office ini. Metode tersebut adalah demonstrasi, pendampingan, dan diskusi. Ada empat materi yang diberikan dalam pelatihan Microsoft Office, yaitu Microsoft Word, Microsoft Excell dan Microsoft Power Point. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan keberhasilan dalam penguasaan ketiga materi tersebut oleh peserta pelatihan. Hal ini terlihat dari antusias yang tinggi dalam setiap tahapan pelaksanaan pelatihan

    Pendidikan Gender Bagi Mahasiswa: Memahami Perbedaan dan Kesetaraan

    Full text link
    Isu ketimpangan gender masih menjadi tantangan sosial yang signifikan, terutama di kalangan generasi muda seperti mahasiswa. Kegiatan sosialisasi "Pendidikan Gender Bagi Mahasiswa: Memahami Perbedaan dan Kesetaraan" bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep gender, perbedaannya dengan jenis kelamin, serta dampak konstruksi sosial terhadap peran gender. Kegiatan ini diikuti oleh 20 mahasiswa kader PMII dan dilaksanakan selama tiga hari melalui penyampaian materi, diskusi, dan studi kasus. Materi mencakup gender dasar, perspektif keagamaan terhadap gender, serta isu ketidakadilan dan kesetaraan gender. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap isu-isu gender, kesadaran akan pentingnya kesetaraan, serta munculnya sikap kritis dan reflektif terhadap stereotip gender yang ada. Evaluasi kegiatan melalui diskusi dan formulir umpan balik menunjukkan bahwa metode interaktif yang digunakan efektif dalam menggugah pemikiran dan partisipasi aktif mahasiswa. Kegiatan ini berhasil mendorong peserta untuk menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, adil, dan bebas diskriminasi berbasis gender

    PERAN PROGRAM DAKWAH RADIO PESONA 107,7 FM DI KALANGAN MAHASISWA FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB, DAN DAKWAH (FUAD)

    Get PDF
      Latar belakang penelitian ini yaitu Radio Pesona 107,7 FM merupakan media massa yang cukup efektif dan akurat dalam penyampaian informasi serta media dalam berdakwah. Radio Pesona 107,7 FM memiliki program dakwah yang berperan dalam kegiatan positif di dalam kehidupan pendengarnya, karena radio merupakan media yang mudah untuk didengarkan, mudah didapat dan mudah dibawa kemana saja, Selain itu Radio Pesona 107,7 FM juga merupakan tempat untuk melatih bakat di dalam dunia penyiaran bagi mahasiswa FUAD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja peran-peran dari program dakwah Radio Pesona 107,7 FM di kalangan mahasiswa FUAD. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah deskriptif kualitatif dengan penelitian lapangan (field research). Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada informan, yaitu para mahasiswa FUAD. Penentuan informan dilakukan secara snowball sampling dengan mencari jawaban antara satu informan dengan informan lainnya sehingga terkumpul lah hasil akhir yang valid dari setiap informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya peran dari program dakwah yang disiarkan oleh Radio Pesona 107,7 FM di kalangan mahasiswa FUAD mampu memberikan kontribusi yang positif bagi kehidupan sehari-hari dan kehidupan mendatang, baik secara langsung dan tidak langsung dapat diamalkan oleh mahasiswa melalui program siaran Mutola’ah Islami, selain itu dalam peran program dakwah Radio Pesona 107,7 FM menghasilkan beberapa aspek yaitu: 1) berperan sebagai tempat mendapatkan informasi, 2) berperan untuk memotivasi diri, 3) berperan sebagai bentuk pengingat, 4) berperan sebagai bentuk sosialisasi, 5) berperan sebagai sumber pengetahuan spiritual, dan 6) berperan sebagai sumber hiburan

    PANDANGAN MAHASISWA TERHADAP PERAN DA’I DALAM AKTUALISASI DAKWAH DI ERA SIBER

    Full text link
    Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengeksplorasi  pandangan  mahasiswa  terhadap  peran  da’i dalam aktualisasi  dakwah  di  era  siber,  serta  untuk  memahami  dampak  teknologi  digital terhadap  praktik dakwah  dan  respons  mahasiswa  terhadap  perubahan  ini.  Penelitian  ini menggunakan  metode kualitatifdengan  pendekatan  deskriptif,  yang  melibatkan  wawancara mendalam  dan  observasi partisipatif  untuk  mengumpulkan  data  dari  mahasiswa  di  berbagai perguruan  tinggi  di  Indonesia. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  mahasiswa  memiliki pandangan  yang  kritis  dan  konstruktif terhadap  peran  da’i,  yang  mereka  anggap  perlu menguasai  teknologi  digital  dan  media  sosial untuk  menyampaikan  dakwah  secara  efektif. Mahasiswa  menekankan  pentingnya  kehadiran  da’i di  platform  digital  dan  kemampuan mereka  untuk  menyaring  informasi  yang  valid  untuk mengatasi  maraknya  hoaks  yang  dapat merusak  reputasi  dakwah  Islam.  Selain  itu,  mahasiswa juga  melihat  pentingnya  moderasi dalam beragama dan pendekatan dakwah  yang inklusif serta adaptif terhadap kebutuhan dan gaya  komunikasi  generasi  milenial.  Mereka  berharap  dakwah tidak  hanya  fokus  pada  aspek spiritual, tetapi juga mencakup isu-isu sosial yang relevan seperti keadilan sosial, kesetaraan gender, dan tanggung jawab lingkungan. Kesimpulannya, mahasiswa mengharapkan dakwah di  era  siber  yang  dinamis,  adaptif,  dan  relevan  dengan  perkembangan zaman,  serta  yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan strategi dakwah yang lebih efektif di era digital, dengan menekankan pentingnya da’i untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjaga integritas dalam menyampaikan ajaran Islam

    Hukum Qadha Puasa Oleh Ahli Waris Bagi Orang yang Telah Meninggal Dunia Perspektif Empat Madzhab

    No full text
    Puasa adalah salah satu ibadah yang wajib dalam Islam, yaitu Ramadan dan puasa nadzar. Kewajiban puasa didasarkan pada Al-Qur'an surat al-Baqarah:183. Akan tetapi, orang-orang yang memiliki uzur, seperti sakit atau bepergian, diberikan keringanan untuk mengganti puasa (qadha) di hari lain. Namun, banyak dari masyarakat yang belum memahami hukum qadha’ puasa, tertutama qadha’ puasa bagi orang yang sudah meninggal. Penelitian ini membahas hukum qadha puasa oleh ahli waris untuk orang yang telah meninggal menurut empat mazhab dalam Islam, yang bertujuan untuk menjelaskan perbedaan pandangan hukum qadha puasa di antara empat mazhab, tata cara pelaksanaannya, serta memberikan panduan praktis bagi umat Islam dalam mengamalkannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan data primer berupa Al-Qur'an, hadis, dan kitab-kitab fiqh. Serta menggunakan data sekunder dari literatur dan jurnal akademis yang terkait dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pendapat di antara empat mazhab. Madzhab Hanafi dan Maliki sepakat bahwa diwajibkan kepada ahli waris untuk membayar fidyah jika ada wasiat. Madzhab syafi’I memiliki dua pendapat yaitu pendapat lama yang menyatakan bahwa diwajibkan kepada ahli waris untuk qadha puasa atas nama mayyit dan pendapat baru madzhab syafi’I mewajibkan ahli waris untuk membayar fidyah. Sedangkan menurut madzhab Hanbali, disunnahkan bagi ahli waris untuk membayar fidyah atas nama mayyit

    ANALISIS ZONA AGROKLIMAT KLASIFIKASI IKLIM OLDEMAN DI KABUPATEN KEDIRI, JAWA TIMUR

    Full text link
    Kediri merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Jawa Timur yang memiliki hasil pertanian yang besar dengan didominasi oleh produk tanaman pangan. Potensi pertanian di Kediri sebenarnya masih bisa terus dikembangkan. Oleh karena itu, kajian ini akan membantu meningkatkan hasil produksi pertanian di Kabupaten  Kediri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data sekunder. Data sekunder didapatkan dari data riwayat pengamatan curah hujan di beberapa stasiun pengamatan yang ada di Kabupaten Kediri dengan kurun waktu 2009-2021. Data kemudian diolah menggunakan komputer untuk mendapatkan hasil penelitian berupa Zona Agroklimat Klasifikasi Iklim Oldeman di Kabupaten Kediri. Pola curah hujan secara temporal di Kabupaten Kediri menunjukkan pola dengan rerata curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Januari hingga bulan Februari dengan rerata curah hujan mencapai 332,96 mm/bulan dan curah hujan terendah terjadi pada bulan Juli hingga bulan Agustus dengan curah hujan rerata dibawah 19,88 mm/bulan. Pola menunjukkan bahwa pada bulan November hingga April di Kediri mengalami musim penghujan. Kabupaten Kediri masuk ke dalam zona agroklimat D3 menurut klasifikasi Oldeman. Hal ini berarti bahwa pertanian di Kabupaten Kediri memungkinkan untuk satu kali padi dan satu kali tanam palawija, tetapi tergantung dari irigasi. &nbsp

    Efektivitas Media Kartu Domat Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Materi Perkalian Kelas III Min 2 Samarinda

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam operasi hitung perkalian. Meskipun guru telah menggunakan media pembelajaran seperti flash card dan papa perkalian, hasil belajar masih belom  optimsl. Data awal menunjukan hanya 48 siswa mencapai ketuntasan, sementara 52 lainnya belum tuntas. Oleh karena itu,diperlukan media pembelajaran alternatif yang menarik dan efektif,salah satunya adalah kartu domino matematika.Tujuan penelitian ini untuk mengetauhi perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional dan siswa yang menggunakan media kartu domino. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain pretest-posstest non equivalent. Sample di ambil secara purposive sampling dari kelas III A sebagai kelas eksperimen dan III D sebagai kelas control dengan total 63 siswa.Instrument penelitian diuji yaitu validitas,reliabilitas,Tingkat kesukaran, daya beda. Data dari analisis menggunakan uji normalitas,homogenitas,indepent sampel t test,dan N-gain. Hasil penelitian menunjukan rata-rata posttest kelas eksperimen 81,7% dan kelas kontrol 72 %, sedangkan N-gain 57,43 ( cukup efektif) dan pada kelas kontrol 43,96 ( kurang efektif). Uji T menunjukan sigifikansi 0,000<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa media kartu domino cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa.   Kata kunci:    Kartu Domino,Hasil Belajar, Materi Perkalian   Abstract This researsh was motivated by the low learning outcomes of students in multiplications operations. Although the teacher had used learning media card  as flashcards and multiplication boards, student achievement remained suboptimal. Preliminaining 52% did not. Therefore, an alternstive learnative learning medium that is engaging and affective is needed-one of which is the use of mathematical domino cards. The purpose of this study is to determine the difference in learning outcomes between students who received coventional and those eho used domino card media. This study employed a quangtitative approach with a quasi experimental method and a pretest-posttest non equivalent control group design. The sample was selected using purposive sampilng,with calss III A as the experimental group and class III D as the control group, totaling 63 students. The researh insruments were testes for valiity, reliability, item difficulty,and discrimination power. Data were analyzed using normality tests, homogeneity test, independt sample t test,ang gain analaysis. The results showed that the experimental group had a posttest average of 81,7%, whilw the contol graoup scored 72%. The N-Gain for the experimental calass was 57,43 ( moderately effective). The t test result showed a significance value of 0,000< 0,05, indicating that the use of domino card media is effective in improving students’ mathematics learning outcoment

    Matematika Menyenangkan dengan Team Games Tournament pada Siswa Kelas Awal

    Full text link
    Many young children struggle with math basics when lessons focus too much on the teacher talking. This research set out to see if a more playful, hands-on approach could change that. We studied the impact of the Team Games Tournament (TGT) method, which uses games and tangible objects, to make learning math more joyful and effective for young learners. Working with a class of 24 first-graders at SD Muhammadiyah Ngawi, we observed their activities, talked with them, and used simple tests. The change was clear: the classroom came alive with energy as the children became excited and actively involved in their math lessons. The most telling result was in their test scores: the number of students who understood the material jumped from just 3 to 9. This shows us that TGT can truly create a vibrant and relatable learning space where children thrive. Our key takeaway is that while this method is powerful, some children still need extra, personalized support. Therefore, the real success lies in pairing engaging methods like TGT with dedicated one-on-one help for those who need it

    The Utilization of YouTube Channels in Teaching Listening and Speaking Skills to Non-Native Arabic Speakers

    Full text link
    Listening and speaking are two essential skills in learning Arabic as a foreign language. However, learners in Indonesia often face difficulties in mastering these skills due to limited direct interaction with native speakers and the linguistic differences between Arabic dialects and the Indonesian language. This study aims to explore the use of YouTube as an alternative learning platform to develop Arabic listening and speaking skills. Employing a qualitative-descriptive approach, this research uses documentation and content observation techniques to analyze five selected YouTube channels: Ahdor, Akhdar, Tālek, Al-Jazeera, and Al-‘Arabiyyah Lil-Jāmi’. The data were analyzed qualitatively to identify the linguistic and pedagogical benefits offered by each channel. The findings indicate that the visual and auditory content of YouTube is effective in enhancing students’ listening comprehension, improving pronunciation, enriching vocabulary, and encouraging active imitation of native speakers in real communicative contexts. Moreover, the visual features contribute to a deeper linguistic understanding by linking language to situational contexts

    2,464

    full texts

    2,865

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-journal Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇