Neliti
Not a member yet
263945 research outputs found
Sort by
MEMAHAMI BERMACAM - MACAM PERIODISASI LATIHAN KEOLAHRAGAAN DENGAN MUDAH
Memahami Bermacam-Macam Periodisasi Latihan Keolahragaan dengan Mudah menyajikan gambaran komprehensif tentang konsep periodisasi latihan sebagai dasar penting dalam pembinaan prestasi olahraga. Sinopsis ini menekankan bahwa keberhasilan latihan tidak hanya ditentukan oleh intensitas dan frekuensi, tetapi juga oleh perencanaan yang sistematis, bertahap, dan berkelanjutan sesuai dengan kondisi atlet.
Pembahasan dimulai dengan pengenalan makna periodisasi latihan, yaitu pembagian program latihan ke dalam fase-fase tertentu agar tujuan latihan dapat tercapai secara optimal. Pembaca diajak memahami alasan mengapa periodisasi diperlukan, terutama untuk meningkatkan performa, mencegah cedera, dan menjaga motivasi atlet. Konsep ini dijelaskan dengan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan praktik latihan sehari-hari
Asuhan Keperawatan Kegawatdaruratan
Buku ini disusun sebagai bagian dari upaya mendukung proses pembelajaran mahasiswa keperawatan dalam memahami dan mengaplikasikan prinsip-prinsip asuhan
keperawatan pada situasi kegawatdaruratan. Materi dalam buku ini disusun secara sistematis berdasarkan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang berlaku dalam pendidikan
tinggi keperawatan, serta mengacu pada standar praktik nasional dan internasional.
Keperawatan kegawatdaruratan merupakan bidang yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan tanggung jawab profesional dalam pengambilan keputusan klinis. Oleh karena itu, buku ini tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga
dilengkapi dengan pendekatan praktis melalui studi kasus, ilustrasi simulasi, soal evaluasi, dan panduan refleksi. Pendekatan ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis dan responsif dalam menghadapi berbagai situasi kritis di lapangan
PEMBINAAN PRESTASI SEPAK BOLA Integrasi Biomekanika, Psikologi Olahraga, dan Periodisasi Latihan
Buku “Pembinaan Prestasi Sepak Bola: Integrasi Biomekanika, Psikologi Olahraga, dan Periodisasi Latihan” menghadirkan kajian komprehensif mengenai strategi pengembangan pemain sepak bola modern melalui integrasi ilmu pengetahuan olahraga. Dengan memadukan perspektif biomekanika, psikologi olahraga, dan periodisasi latihan, buku ini menawarkan fondasi ilmiah sekaligus panduan praktis bagi pelatih, akademisi, dan praktisi olahraga dalam membangun performa pemain secara berkelanjutan.
Pembahasan biomekanika menguraikan prinsip gerak tubuh, efisiensi teknik, serta pencegahan cedera berbasis analisis mekanis sehingga pelatih dapat merancang teknik permainan yang optimal dan aman. Pada aspek psikologi olahraga, buku ini menekankan pentingnya kesiapan mental, motivasi, regulasi emosi, kohesi tim, dan kemampuan kognitif yang berperan langsung terhadap performa pemain dalam latihan maupun kompetisi. Sementara itu, pendekatan periodisasi latihan disajikan sebagai kerangka sistematis untuk mengatur beban, intensitas, dan adaptasi tubuh agar prestasi mencapai puncaknya pada waktu yang tepat.
Secara keseluruhan, buku ini menyajikan pendekatan holistik terhadap pembinaan prestasi sepak bola dengan menekankan hubungan erat antara tubuh, pikiran, dan struktur program latihan. Dengan bahasa yang jelas serta konsep yang didukung oleh penelitian mutakhir, karya ini menjadi referensi penting bagi siapa pun yang ingin mengembangkan model pembinaan sepak bola yang ilmiah, efektif, dan relevan dengan tuntutan permainan modern
STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA : DARI TEORI KE IMPLEMENTASI
Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan organisasi yang berfokus pada pengelolaan tenaga kerja dan semua hal yang terkait dengan karyawan. MSDM mencakup berbagai kegiatan, mulai dari rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangan, hingga pengelolaan kinerja dan kompensasi. Dengan semakin kompleksnya lingkungan bisnis dan dinamika pasar, peran MSDM semakin krusial dalam memastikan bahwa organisasi memiliki sumber daya manusia yang tepat untuk mencapai tujuan strategis. Pentingnya MSDM dalam konteks organisasi modern tidak dapat dipandang sebelah mata. Salah satu alasan utama mengapa MSDM menjadi penting di organisasi modern adalah perlunya penyesuaian terhadap perubahan teknologi dan pasar. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, baik dalam bidang komunikasi maupun dalam proses bisnis, organisasi harus mampu menyesuaikan diri. MSDM berperan dalam memfasilitasi pelatihan dan pengembangan karyawan agar mereka dapat memanfaatkan teknologi terbaru dan tetap relevan di pasar kerja. Dengan menyediakan program pengembangan keterampilan dan pelatihan berkelanjutan, perusahaan tidak hanya meningkatkan kompetensi karyawan tetapi juga menciptakan budaya inovasi yang esensial untuk bersaing di pasar global.
Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merujuk pada serangkaian praktik dan proses yang dirancang untuk mengelola karyawan dalam suatu organisasi. MSDM mencakup semua aspek yang terkait dengan pengelolaan tenaga kerja, mulai dari perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen, seleksi, pelatihan, hingga pengembangan karier. Beberapa ahli manajemen memberikan definisi MSDM dalam berbagai perspektif. Armstrong (2009) mendeskripsikan MSDM sebagai suatu pendekatan yang strategis, terpadu, dan koheren terhadap ketenagakerjaan, pengembangan, dan kesejahteraan orang-orang yang bekerja dalam suatu organisasi. Dessler (2015) menyatakan MSDM merupakan proses perolehan, pelatihan, penilaian, dan pemberian kompensasi kepada karyawan, serta memperhatikan hubungan kerja, kesehatan dan keselamatan, serta masalah keadilan. Sementara itu, Noe et al. (2016) menjelaskan bahwa MSDM mengacu pada kebijakan, praktik, dan sistem yang memengaruhi perilaku, sikap, dan kinerja karyawan. Tujuan utama MSDM adalah untuk memastikan bahwa organisasi memiliki tenaga kerja yang berkualitas, termotivasi, dan mampu berkontribusi secara optimal terhadap pencapaian tujuan organisasi. Selain itu, MSDM bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif, di mana karyawan merasa dihargai dan didukung dalam pengembangan diri mereka
Histologi Kedokteran: Struktur Mikroskopis Menuju Pemahaman Klinis
Buku Histologi Kedokteran: Struktur Mikroskopis Menuju Pemahaman Klinis mengajak pembaca mengenal dunia jaringan tubuh manusia melalui gambaran mikroskopis yang menjadi dasar pemahaman kesehatan dan penyakit. Setiap pembahasan disusun secara runtut untuk membantu pembaca memahami hubungan antara struktur sel, jaringan, dan fungsinya dalam tubuh.
Dengan bahasa yang jelas dan ilustrasi pendukung, buku ini memudahkan pembaca memahami konsep histologi tanpa harus memiliki pengetahuan khusus sebelumnya. Buku ini dipasarkan untuk masyarakat umum yang ingin menambah wawasan tentang tubuh manusia, khususnya bagaimana perubahan pada tingkat mikroskopis dapat memengaruhi kondisi kesehatan secara keseluruhan
LTAD KICKBOXING: PENGEMBANGAN ATLET SEPANJANG USIA
Kickboxing bukan hanya soal menang kalah di atas ring, tetapi tentang bagaimana kita membimbing seorang anak melewati perjalanan panjang menjadi atlet yang sehat, tangguh, dan mencintai olahraga sepanjang hayat. Di sinilah model Long-Term Athlete Development (LTAD) memainkan peran penting.
Buku ini menyajikan panduan lengkap penerapan LTAD khusus untuk kickboxing, mulai dari tahap Active Start dan FUNdamentals yang berfokus pada permainan dan gerak dasar, hingga Train to Win dan Active for Life yang menekankan performa puncak dan gaya hidup aktif. Setiap tahap dijelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami, dilengkapi contoh aktivitas, fokus latihan, dan tujuan perkembangan yang realistis
Exploring the Challenges of Balancing Academic Responsibilities and Sports Commitments Among Surigao Del Norte National High School Senior High School Student-Athletes in the Sports Track Program
This qualitative study explored the challenges experienced by senior high school student athletes as they attempt to balance academic responsibilities and sports commitments within the Sports Track program. Using purposive sampling, 20 student-athletes participated in semi-structured interviews, two focus group discussions, and three key informant interviews involving coaches and school administrators. Data were analyzed using Colaizzi’s phenomenological method, which involved transcription, extraction of significant statements, formulation of meanings, clustering into themes, and validation of findings with participants. Five major themes emerged: (1) Time Management Constraints, (2) Academic Pressures, (3) Physical and Mental Fatigue, (4) Social Sacrifices, and (5) Institutional Support Gaps. Findings indicate that unpredictable training schedules, overlapping deadlines, high expectations, and inadequate institutional support significantly hinder student-athletes’ academic performance and well-being. The study highlights the need for strengthened academic flexibility, mental health services, and coordinated school athletic support systems to enhance holistic development
Terasi : Teknologi Proses dan Mutu Produk
Dalam buku ini, penulis berupaya menyajikan
pembahasan mengenai teknologi proses pembuatan terasi, mulai dari bahan baku, tahapan fermentasi, hingga faktorfaktor yang memengaruhi mutu produk akhir. Penyajian
materi disusun dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar dapat menjangkau berbagai kalangan, baik mahasiswa, pelaku usaha perikanan, maupun masyarakat umum yang tertarik pada produk olahan perikanan. Penulis menyadari bahwa buku ini masih memiliki keterbatasan, baik dari segi kedalaman pembahasan maupun penyajiannya. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan sebagai bahan evaluasi dan
penyempurnaan pada edisi selanjutnya
Ahli Muda K3 Konstruksi
Ahli Muda K3 Konstruksi
©Ir. Akhmad Yusuf Zuhdy, PG. DipL. Plg. MRE
"Buku ini disajikan secara terstruktur, mulai dari konsep dasar dan filosofi K3, aspek regulasi, perencanaan dan program, hingga pembahasan mendalam mengenai K3 untuk pekerjaan spesifik yang berisiko tinggi.
Cetakan 1: Februari 2026
Ukuran: 15 x 23 cm
Harga Cetak: Rp. 90.000
Available on Shopee:
https://id.shp.ee/2fLjkab
Harga E-Book: Rp. 80.000
Available on Gramedia Digital:
https://ebooks.gramedia.com/id/buku/penerbit/pt-revormasi-jangkar-philosophi
Trends in Area, Production and Productivity of Wheat— A Time-Series Analysis
An attempt has been made in this paper to examine the status in terms of area, production and productivity of wheat in India, Himachal and Kangra district by using time-series data of the recent past two decades (2001-02 to 2022-23). Over recent years, India has shown a positive trend in wheat production and productivity, largely due to high-yielding varieties and supportive government policies. In contrast, Himachal Pradesh and Kangra district exhibit more varied trends, with some areas showing a decline in cultivation area due to a shift towards commercial crops like fruits and vegetables, while productivity in certain regions has increased due to improved farming practices. The total area under wheat cultivation in India has shown an overall decreasing trend, growing from approximately 44,904 thousand hectares in2001-02 to 41,401 thousand hectares in 2022-23. Production has increased significantly, reaching a record 113,500 thousand tonnes in 2022-23 in India. The national average productivity has marginally improved, reaching approximately 2.74 MT/ha. Major wheat-growing states like Punjab and Haryana generally have higher productivity than the national average. In Himachal Pradesh, the area under wheat cultivation has experienced a fluctuating trend. While wheat remains the principal food grain crop covering a significant portion of the total cultivated area, there is a general trend of shifting cultivated land towards non-food grain or commercial crops in some areas. Production has also fluctuated in Himachal, reaching a high of 687.45 thousand tonnes in 2004-05 but decreasing in subsequent years before rising to 609.31 thousand tonnes in 2022-23. The state’s average yield was reported at 1.91 MT/ha in 2023-23. Kangra has historically been a leading wheat-growing district in the state. However, similar to the broader state trend, some studies indicated a decline in the proportionate area under wheat, with farmers shifting to more remunerative options like vegetables and fruits. The district Kangra consistently ranks in the high-productivity zone within Himachal Pradesh, benefiting from favorable climatic conditions and effective water management. Declining farm sizes due to fragmentation, urbanization, and a shift in some areas to high-value commercial crops pose a challenge to sustained wheat area and production