Jurnal Pewarta Indonesia
Not a member yet
128 research outputs found
Sort by
Trend Penggunaan Media Iklan Luar Ruang di Masa Pandemi Covid-19
Dunia periklanan menjadi salah satu yang terdampak akibat Pandemi Covid-19. Banyak perusahaan menyesuaikan anggaran untuk pemasaran dan periklanan. Hal tersebut membuat penggunaan media periklanan luar ruang kurang dilirik oleh perusahaan karena terbatasnya mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend periklanan di masa pandemi dan penggunaan media iklan luar ruang di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan, dunia periklanan di masa pandemi memiliki tren baru. Pemasaran di media sosial menjadi salah satu yang dilirik karena penggunaannya di masyarakat terus meningkat. Selain itu, influencer juga menjadi salah satu yang diperhitungkan oleh perusahaan. Konten di media periklanan juga berubah, banyak muatan emosionalnya, untuk bisa membangun hubungan emosional antara brand dan penggunanya. Penggunaan media iklan luar ruang juga mengadopsi konsep hubungan periklanan tersebut. Banyak reklame dibuat untuk meningkatkan kepedulian dan himbauan kepada masyarakat. Masa depan media iklan luar ruang mulai terlihat karena vaksinasi yang meluas akan membuat masyarakat bisa beraktivitas kembali di luar ruangan.Dunia periklanan menjadi salah satu yang terdampak akibat Pandemi Covid-19. Banyak perusahaan menyesuaikan anggaran untuk pemasaran dan periklanan. Hal tersebut membuat penggunaan media periklanan luar ruang kurang dilirik oleh perusahaan karena terbatasnya mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend periklanan di masa pandemi dan penggunaan media iklan luar ruang di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan, dunia periklanan di masa pandemi memiliki tren baru. Pemasaran di media sosial menjadi salah satu yang dilirik karena penggunaannya di masyarakat terus meningkat. Selain itu, influencer juga menjadi salah satu yang diperhitungkan oleh perusahaan. Konten di media periklanan juga berubah, banyak muatan emosionalnya, untuk bisa membangun hubungan emosional antara brand dan penggunanya. Penggunaan media iklan luar ruang juga mengadopsi konsep hubungan periklanan tersebut. Banyak reklame dibuat untuk meningkatkan kepedulian dan himbauan kepada masyarakat. Masa depan media iklan luar ruang mulai terlihat karena vaksinasi yang meluas akan membuat masyarakat bisa beraktivitas kembali di luar ruangan
Komunikasi Politik dan Kepemimpinan Transformasional Perempuan dalam Parlemen
Partisipasi perempuan dalam politik mencapai perkembangan yang signifikan dalam satu dekade ini. Semakin banyak perempuan menjadi pemimpin parlemen di Asia Pasifik, Afrika, Eropa, Amerika Serikat. Puan Maharani, Ketua DPR RI dapat disejajarkan dengan pemimpin wanita dalam parlemen dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan kominikasi politik kepemimpinan transformasional perempuan dalam parlemen. Paradigma penelitiannya, fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, dan wawancara mendalam terhadap sembilan anggota DPRRIsebagai informan yang berinteraksi dengan Puan Maharani, dan bisa memberikan informasi mengenai komunikasi politik kepemimpinan transformasional Puan Maharani. Langkah selanjutnya melakukan studi kepustakaan, dokumentasi, dan penelusuran melalui internet. Reduksi data, display, dan verifikasi/kesimpuan adalah tahapan analisis data yang digunakan dalam studi ini. Temuan penelitian ini adalah, sebagai komunikator politik, peran kepemimpinan transformasional Puan Maharani dipengaruhi oleh perjalanan panjang pengalaman berorganisasi sebelumnya. Media komunikasi yang digunakan adalah komunikasi interpersonal dan komunikasi kelompok yang sifatnya interaksional, baik secara langsung melalui pertemuan tatap muka dengan konstituen, serta memanfaatkan media massa, dan media sosial untuk menginformasikan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan parlemen. Sebagai pemimpim parlemen Puan Maharani telah berhasil membangun ruang komunikasi secara terbuka
Analysis of Business Communication Strategy for Information Technology Lazada Indonesia
Business strategy is the main thinking base in determining information technology strategy because the strategy states the company's vision and mission as well as performance targets for each function and organizational structure.The purpose of this study was to determine the business communication strategy in the field of information technology in supporting sales at PT Lazada Indonesia. This study uses a qualitative approach and constructivism paradigm. The analysis technique used is data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions and verification. The results of the study state that through the media website, Lazada Indonesia can conduct business communication with consumers. Lazada Logistics Indonesia's Corporate IT in its business communication strategy uses Alibaba's baseline communication, only different cultures. The business communication strategy has been effective, as evidenced by the lack of complaints, as evidenced by user reduce complaints, issues that are handled so that they do not recur. In the face of increasingly fierce competition, Lazada Corporate IT needs to make improvements, make something different from other e-commerce, and carry out IT improve support for other teams to be able to compete. The solution in dealing with obstacles is that each leader has a special way, each is more flexible, makes the team like friends, raises awareness in working according to their respective personalities. Communicating with related teams, treating users when there is an issue down, the IT team always backing up, lips service – performance. Lazada Logistics Indonesia Corporate IT always conducts evaluations, internally weekly meetings, reports and evaluations are carried out. Externally it is always done, there is an “IT-Help Desk†asking users for complaints, identification and action.Business strategy is the main thinking base in determining information technology strategy because the strategy states the company's vision and mission as well as performance targets for each function and organizational structure.The purpose of this study was to determine the business communication strategy in the field of information technology in supporting sales at PT Lazada Indonesia. This study uses a qualitative approach and constructivism paradigm. The analysis technique used is data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions and verification. The results of the study state that through the media website, Lazada Indonesia can conduct business communication with consumers. Lazada Logistics Indonesia's Corporate IT in its business communication strategy uses Alibaba's baseline communication, only different cultures. The business communication strategy has been effective, as evidenced by the lack of complaints, as evidenced by user reduce complaints, issues that are handled so that they do not recur. In the face of increasingly fierce competition, Lazada Corporate IT needs to make improvements, make something different from other e-commerce, and carry out IT improve support for other teams to be able to compete. The solution in dealing with obstacles is that each leader has a special way, each is more flexible, makes the team like friends, raises awareness in working according to their respective personalities. Communicating with related teams, treating users when there is an issue down, the IT team always backing up, lips service – performance. Lazada Logistics Indonesia Corporate IT always conducts evaluations, internally weekly meetings, reports and evaluations are carried out. Externally it is always done, there is an “IT-Help Desk†asking users for complaints, identification and action
Strategi Komunikasi Politik Tim Sukses MS dalam Pemenangan Pemilu Legislatif Tahun 2019 di Dapil Riau-2
Agar pelaksanaan kampanye berjalan sukses, diperlukan strategi komunikasi politik yang harus direncanakan dan dikelola dengan baik serta didukung oleh tim sukses untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan pendekatan komunikasi politik dalam memenangkan Marsiaman Saragih dari PDIP pada Pemilihan Legislatif tahun 2019 di Daerah Pemilihan Riau-2. Konsep yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi politik, strategi komunikasi politik, pemilihan umum. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan informan kunci dari para staf ahli dan tim sukses. Data sekunder diperoleh dari dokumen terkait penelitian, dan internet untuk memperoleh informasi penelitian. Reduksi data, penyajian, dan pembuktian digunakan untuk menganalisis data. Strategi komunikasi dilakukan melalui tahap mengamati masalah, merencanakan dan membuat program, dan mengambil tindakan untuk berkomunikasi, serta mengevaluasi program kerja. Temuan penelitian ini adalah: komunikasi interpersonal yang sifatnya langsung atau tatap muka ternyata lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan media massa dalam meraih perolehan suara.Agar pelaksanaan kampanye berjalan sukses, diperlukan strategi komunikasi politik yang harus direncanakan dan dikelola dengan baik serta didukung oleh tim sukses untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan pendekatan komunikasi politik dalam memenangkan Marsiaman Saragih dari PDIP pada Pemilihan Legislatif tahun 2019 di Daerah Pemilihan Riau-2. Konsep yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi politik, strategi komunikasi politik, pemilihan umum. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan informan kunci dari para staf ahli dan tim sukses. Data sekunder diperoleh dari dokumen terkait penelitian, dan internet untuk memperoleh informasi penelitian. Reduksi data, penyajian, dan pembuktian digunakan untuk menganalisis data. Strategi komunikasi dilakukan melalui tahap mengamati masalah, merencanakan dan membuat program, dan mengambil tindakan untuk berkomunikasi, serta mengevaluasi program kerja. Temuan penelitian ini adalah: komunikasi interpersonal yang sifatnya langsung atau tatap muka ternyata lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan media massa dalam meraih perolehan suara
Perbedaan Framing Berita Food Estate Versi Berita Tempo.co dan Pikiran-Rakyat.com
Penelitian ini mengangkat tema program food estate di tengah masa pandemi Covid-19 yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat. Penelitian ini membahas bagaimana sebuah berita dikemas pada portal online Tempo.co dan Pikiran-Rakyat.com tentang pemberitaan program food estate di tengah situasi wabah Covid-19. Periode pemberitaan waktu yang dipilih adalah dari tanggal 22 Agustus 2021 hingga 25 Agustus 2021. Dalam penelitian ini digunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian ini adalah, dua portal online mempunyai sisi pro kontra antara pihak penyelenggara program food estate yakni Kementerian Pertanian dan Kementrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) serta pihak pengawas yakni DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) Republik Indonesia. Pemberitaan Tempo.co mengkonstruksi realitas dengan menonjolkan fakta pada jalannya program sesuai target yang dicanangkan hingga 2024, sedangkan pemberitaan Pikiran-Rakyat.com justru tidak berjalan efektif dan hanya memboroskan anggaran Negara.Penelitian ini mengangkat tema program food estate di tengah masa pandemi Covid-19 yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat. Penelitian ini membahas bagaimana sebuah berita dikemas pada portal online Tempo.co dan Pikiran-Rakyat.com tentang pemberitaan program food estate di tengah situasi wabah Covid-19. Periode pemberitaan waktu yang dipilih adalah dari tanggal 22 Agustus 2021 hingga 25 Agustus 2021. Dalam penelitian ini digunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian ini adalah, dua portal online mempunyai sisi pro kontra antara pihak penyelenggara program food estate yakni Kementerian Pertanian dan Kementrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) serta pihak pengawas yakni DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) Republik Indonesia. Pemberitaan Tempo.co mengkonstruksi realitas dengan menonjolkan fakta pada jalannya program sesuai target yang dicanangkan hingga 2024, sedangkan pemberitaan Pikiran-Rakyat.com justru tidak berjalan efektif dan hanya memboroskan anggaran Negara
Strategi Kreatif Produser dalam Mempertahankan Eksistensi Acara Top Files di Stasiun Televisi iNews
Top Files merupakan sebuah program acara televisi magazine yang ditayangkan di Stasiun Televisi iNews. Tantangan yang dihadapi oleh seorang produser ialah penonton yang semakin cerdas dalam memilih sebuah tayangan program televisi. Hal ini menarik untuk mengetahui bagaimana strategi kreatif produser dalam mempertahankan eksistensi program acara Top Files tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan penelusuran dokumen dan diakhiri dengan analisis. Hasil penelitian yang diperoleh adalah untuk dapat mempertahankan eksistensi sebuah program televisi dibutuhkan peran aktif dari produser untuk dapat mengembangkan ide kreatif yang telah dihasilkan oleh teman-teman kreatif, pemilihan berita yang up-to-date yang berdasarkan elemen-elemen sebagai berikut: target penonton, bahasa naskah, format acara, punching line, gimmick dan funfare, clip hanger, time dan bumper, penata artistik, music dan fashion, ritme dan birama acara, logo dan music track untuk ID tune, General Rehearsal (GR), dan interactive program dan peran stasiun televisi, memancarkan siaran program televisi ke seluruh pelosok Indonesia agar dapat dinonton dimana saja.Top Files merupakan sebuah program acara televisi magazine yang ditayangkan di Stasiun Televisi iNews. Tantangan yang dihadapi oleh seorang produser ialah penonton yang semakin cerdas dalam memilih sebuah tayangan program televisi. Hal ini menarik untuk mengetahui bagaimana strategi kreatif produser dalam mempertahankan eksistensi program acara Top Files tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan penelusuran dokumen dan diakhiri dengan analisis. Hasil penelitian yang diperoleh adalah untuk dapat mempertahankan eksistensi sebuah program televisi dibutuhkan peran aktif dari produser untuk dapat mengembangkan ide kreatif yang telah dihasilkan oleh teman-teman kreatif, pemilihan berita yang up-to-date yang berdasarkan elemen-elemen sebagai berikut: target penonton, bahasa naskah, format acara, punching line, gimmick dan funfare, clip hanger, time dan bumper, penata artistik, music dan fashion, ritme dan birama acara, logo dan music track untuk ID tune, General Rehearsal (GR), dan interactive program dan peran stasiun televisi, memancarkan siaran program televisi ke seluruh pelosok Indonesia agar dapat dinonton dimana saja
Representasi Makna Lirik Lagu Lekas Pulih bagi Pasien Covid-19
Artikel ini berisi Analisis Semiotika lirik lagu “Lekas Pulih†Karya Fiersa Besari. Metode semiotika yang akan digunakan adalah semiotika Saussure. Dalam teori Saussure dijelaskan bahwa tanda memiliki unsur yang saling berhubungan yaitu penanda (signifier), petanda (signified). Proses ini menghubungkan antara lirik lagu dengan dunia eksternal yang sesungguhnya. Hasil penelitian ini, lirik lagu “Lekas Pulih†memiliki makna yang saling berkaitan dan mengandung pesan motivasi yang sangat kuat, karena di dalamnya terdapat banyak kata-kata yang sifatnya sangat membangun dalam memberikan motivasi kepada pasien yang terpapar Covid 19, serta meyakinkan mereka untuk sembuh dan berharap situasi akan kembali pulih. Lirik itu memotivasi para tenaga medis, dan pasien yang terkonfirmasi covid 19, jangan pernah berhenti untuk berjuang dalam keadaan yang sangat sulit tapi bisa memotivasi dan menguatkan satu sama lain. Model teori dari Saussure lebih memfokuskan perhatian langsung kepada tanda itu sendiri. Dalam penelitian terhadap lirik lagu "Lekas Pulih" ini, peneliti membuat interprestasi dengan membagi keseluruhan lirik lagu menjadi beberapa bait dan selanjutnya perbait akan dianalisis dengan menggunakan teori semiotika dari Saussure.Artikel ini berisi Analisis Semiotika lirik lagu “Lekas Pulih†Karya Fiersa Besari. Metode semiotika yang akan digunakan adalah semiotika Saussure. Dalam teori Saussure dijelaskan bahwa tanda memiliki unsur yang saling berhubungan yaitu penanda (signifier), petanda (signified). Proses ini menghubungkan antara lirik lagu dengan dunia eksternal yang sesungguhnya. Hasil penelitian ini, lirik lagu “Lekas Pulih†memiliki makna yang saling berkaitan dan mengandung pesan motivasi yang sangat kuat, karena di dalamnya terdapat banyak kata-kata yang sifatnya sangat membangun dalam memberikan motivasi kepada pasien yang terpapar Covid 19, serta meyakinkan mereka untuk sembuh dan berharap situasi akan kembali pulih. Lirik itu memotivasi para tenaga medis, dan pasien yang terkonfirmasi covid 19, jangan pernah berhenti untuk berjuang dalam keadaan yang sangat sulit tapi bisa memotivasi dan menguatkan satu sama lain. Model teori dari Saussure lebih memfokuskan perhatian langsung kepada tanda itu sendiri. Dalam penelitian terhadap lirik lagu "Lekas Pulih" ini, peneliti membuat interprestasi dengan membagi keseluruhan lirik lagu menjadi beberapa bait dan selanjutnya perbait akan dianalisis dengan menggunakan teori semiotika dari Saussure
Framing Berita Tempo.co dan Kumparan.com tentang Mobil Polymerase Chain Reaction Covid-19 di Surabaya
Studi ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan data primer berasal dari Tempo.co dan Kumparan.com mengenai polemik mobil PCR yang diminta Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Penelitian ini untuk mengetahui framing portal berita tempo.co dan kumparan.com pada pemberitaan mobil Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam penanganan pandemi Covid-19 di Surabaya. Rentang waktu pemberitaan yang dipilih adalah terbitan 29 Mei sampai 31 Mei 2020. Peneliti menggunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan, pemberitaan dari kedua media online itu mengarah pada pembahasan tentang rivalitas antara Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa. Kumparan.com mengkonstruksi realitas dengan menonjolkan fakta pada masalah birokrasi komunikasi Pemerintah Kota Surabaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sedangkan Tempo.co mengkontruksi fakta: polemik dua mobil PCR tersebut berkaitan dengan konflik politik antara Risma dan Khofifahdalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 dan Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020.Studi ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan data primer berasal dari Tempo.co dan Kumparan.com mengenai polemik mobil PCR yang diminta Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Penelitian ini untuk mengetahui framing portal berita tempo.co dan kumparan.com pada pemberitaan mobil Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam penanganan pandemi Covid-19 di Surabaya. Rentang waktu pemberitaan yang dipilih adalah terbitan 29 Mei sampai 31 Mei 2020. Peneliti menggunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan, pemberitaan dari kedua media online itu mengarah pada pembahasan tentang rivalitas antara Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa. Kumparan.com mengkonstruksi realitas dengan menonjolkan fakta pada masalah birokrasi komunikasi Pemerintah Kota Surabaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sedangkan Tempo.co mengkontruksi fakta: polemik dua mobil PCR tersebut berkaitan dengan konflik politik antara Risma dan Khofifahdalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 dan Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020
Makna Rebranding Logo Baru Kementerian BUMN Republik Indonesia
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna yang terkandung dalam visual logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia dan bagaimana peran perubahan logo tersebut sebagai bagian dari corporate rebranding Kementerian BUMN. Tanda-tanda pada logo itu dianalisa dan dimaknai menggunakan semiotika Charles Sanders Peirce. Kesimpulan yang didapat adalah pemaknaan tanda pada logo baru Kementerian BUMN sesuai dengan nilai-nilai organisasi kementerian BUMN yang terangkum dalam akronim AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif). Penggunaan warna biru pada monogram logo BUMN, adalah memberikan citra profesional terpercaya. Secara khusus warna biru tua mencerminkan sifat bijak dan biru muda mencerminkan sifat progresif. Penggunaan lambang negara sebagai simbol yang menegaskan bahwa organisasi ini merupakan instansi pemerintah milik Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perubahan logo ini merupakan bentuk rebranding dalam tingkatan corporate rebranding yang revolusioner dan merepresentasikan transformasi nilai dari administrasi periode sebelumnya dan menjadi kunci dalam proses mengkomunikasikan transformasi tersebut ke internal dan eksternal organisasi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna yang terkandung dalam visual logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia dan bagaimana peran perubahan logo tersebut sebagai bagian dari corporate rebranding Kementerian BUMN. Tanda-tanda pada logo itu dianalisa dan dimaknai menggunakan semiotika Charles Sanders Peirce. Kesimpulan yang didapat adalah pemaknaan tanda pada logo baru Kementerian BUMN sesuai dengan nilai-nilai organisasi kementerian BUMN yang terangkum dalam akronim AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif). Penggunaan warna biru pada monogram logo BUMN, adalah memberikan citra profesional terpercaya. Secara khusus warna biru tua mencerminkan sifat bijak dan biru muda mencerminkan sifat progresif. Penggunaan lambang negara sebagai simbol yang menegaskan bahwa organisasi ini merupakan instansi pemerintah milik Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perubahan logo ini merupakan bentuk rebranding dalam tingkatan corporate rebranding yang revolusioner dan merepresentasikan transformasi nilai dari administrasi periode sebelumnya dan menjadi kunci dalam proses mengkomunikasikan transformasi tersebut ke internal dan eksternal organisasi
Diseminasi Informasi Kegiatan Front Pembela Islam melalui Akun Youtube Front TV
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Front Pembela Islam (FPI) memanfaatkan YouTube sebagai media komunikasi bagi masyarakat dalam meningkatkan citra organiasi kemasyarakatan tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Data yang dikumpulkan dan digunakan adalah data sekunder dengan mengobservasi akun YouTube Front TV, portal berita online, dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan, YouTube sebagai salah satu saluran media komunikasi FPI cukup membantu dalam menyebarkan informasi ke masyarakat. Akun YouTube Front TV juga menjadi referensi bagi televisi dan portal berita online dalam mendapatkan informasi terkait FPI untuk kemudian mengutipnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Front Pembela Islam (FPI) memanfaatkan YouTube sebagai media komunikasi bagi masyarakat dalam meningkatkan citra organiasi kemasyarakatan tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Data yang dikumpulkan dan digunakan adalah data sekunder dengan mengobservasi akun YouTube Front TV, portal berita online, dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan, YouTube sebagai salah satu saluran media komunikasi FPI cukup membantu dalam menyebarkan informasi ke masyarakat. Akun YouTube Front TV juga menjadi referensi bagi televisi dan portal berita online dalam mendapatkan informasi terkait FPI untuk kemudian mengutipnya.Â