Scientific Journals of Fort De Kock University
Not a member yet
1084 research outputs found
Sort by
SOSIALISASI PERANCANGAN SISTEM KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN PENDAFTARAN PASIEN IGD BERBASIS WEB DI RUMAH SAKIT UMUM AISYIYAH PADANG TAHUN 2024
Rumah Sakit Umum Aisyiyah Padang memiliki permasalahan terkait kuesioner kepuasan pasien manual bahwa di sana pemberian penilaian kepuasan pelayanan pasien IGD masih manual.TujuaniPengabdian masyarakati inii untuki sosialisasi rancangan sistem kepuasani pasieni terhadapi pelayanani kesehatan pendaftaran pasien IGD berbasis web di Rumah Sakit Umum Aisyiyah Padang Tahun 2024 dan untuk memberikan pemahaman rancangan sistem tersebut. Pengabmas dilaksanakan selama 3 hari berturut turut pada bulan agustus 2024 dengan melibatkan 5 (lima) orang mahasiswa untuk membantu dalam pelaksanaan. Hasil uji coba dari rancangan menunjukan bahwa pada perancangan sistem informasi pengaduan pasien yaitu data sosial pasien, Alamat email, usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan serta pertanyaan dan jawaban kuesioner kepuasan pasien. Perancangan database menggunakani pemodelani visual UMLi dari useicase idiagrami dan activity iidiagram. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkani bahwai perancangani sistemi kepuasan pasien berbasisiiweb ini sudah isesuai idengan ikebutuhan irumahi sakiti dalami hali pengelolaan kepuasan pasien. Disarankan agar rancangan database dapat digunakan berkelanjutan di rumah sakit khususnya pada bagianlayananinformasi penangganan pengaduan
ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT DALAM PENANGANAN PENYANDANG DISABILITAS MENTAL ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA
The focus of this study is to evaluate the implementation of the Regional Regulation of West Sumatra Province regarding the protection and fulfillment of the rights of people with mental disabilities (ODGJ). The type of research used is qualitative research. The data sources used are primary sources, namely information sourced from direct observation of the research location by means of observation and interviews. While secondary sources are data obtained from documentation. data collection is carried out through observation, interviews, and documentation as well as data analysis with the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are that the policy regarding the handling of ODGJ already exists in the form of West Sumatra Governor Regulation Number 20 of 2016, internal resources in the form of funds, facilities and personnel already exist, facilities and infrastructure already exist but are still lacking, communication between organizations already exists, social environmental conditions are still bad, prevention and follow-up programs have been implemented
ANALISIS KEBUTUHAN DOKTER DAN DOKTER GIGI TERHADAP MUTU PELAYANAN DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN SOLOK SELATAN TAHUN 2023
Analisis perencanaan tenaga kesehatan masih belum sesuai dengan jumlah, distrubusi dan kompetensi beban kerja juga salah satu kendala dalam perencanaan SDM, karena untuk penempatan Dokter dan Dokter Gigi belum menggunakan Analisis Jabatan berdasarkan analisis beban kerja dan jumlah kebutuhan SDMK, yang akan mempengaruhi Mutu Pelayanan Dokter dan Dokter Gigi di Kabupaten Solok Selatan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Menganalisis kebutuhan jumlah Dokter /Dokter Gigi di Puskesmas Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu dengan membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Metode penelitian deskriptif digunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan yang sedang dihadapi pada situasi sekarang. Penelitian ini dilakukan dengan menempuh langkah – langkah pengumpulan data, klasifikasi pengolahan dan analisis data, membuat hasil laporan dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah analisa dari segi input yaitu dasar untuk rekrutmen dokter dan dokter gigi di puskesmas kabupaten Solok Selatan yaitu Kebutuhan Dokter dan Dokter gigi belum sesuai dengan Permenkes No. 75 tahun 2014 tersebut. Karena ada Puskesmas yang Wilayah kerjanya Luas, ada yang Puskesmas memilki wilayah kerja sulit. Dari segi proses yaitu cara rekrutmen dokter dan dokter gigi di puskesmas kabupaten Solok Selatan yaitu melalui CPNS, melalui P3K, penugasan khusus, pegankatan pegawai dengan dana dak non fisik. Dan dari segi output yaitu hasil penempatan dan distribusi dokter dan dokter gigi di puskesmas kabupaten Solok Selatan yaitu hasil penempatan dokter dan dokter gigi Masih belum merata, jumlah dokter dan dokter gigi di puskesmas belum tercukupi. Berdasarkan uraian sebaiknya Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan melakukan penataan kembali tenaga kesehatan agar sesuai dengan kebutuhan puskesmas sehingga pemerataan tenaga kesehatan bisa optimal dengan menentukan skala prioritas dan dapat mencapai mutu pelayanan yang bai
ANALISIS PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS TIGO BALEH KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2024
Puskesmas Tigo Baleh merupakan salah satu puskesmas di Kota Bukittinggi yang mendapatkan capaian SPM Hipertensi paling rendah pada tahun 2022, yaitu dengan capaian 20% dari target 100%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan SPM Hipertensi di Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan informan penelitian sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, telaah dokumen, dan observasi. Pegolahan data dengan mereduksi, menyajikan dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian input menunjukkan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana masih belum mencukupi seperti ketersediaan media edukasi dan pemanfaatan dana DAK yang belum optimal. Proses pelaksanaan SPM Hipertensi di Puskesmas Tigo Baleh sudah mengacu kepada Permenkes RI Nomor 4 Tahun 2019. Kendala pada proses pendataan dilapangan yaitu target sasaran dari data pusdatin yang tidak sesuai dengan kondisi dilapangan. Skrining faktor risiko telah dilakukan namun penderita hipertensi tidak rutin datang ke puskesmas dan posbindu. Edukasi kesehatan telah dilakukan namun belum maksimal karena terkendala dalam mengumpulkan audiens. Output pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal pada penderita Hipertensi belum tercapai dengan maksimal. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan SPM Hipertensi di Puskesmas Tigo sudah berjalan dengan cukup baik, namun belum efektif pada pelaksanaanya karena masih ditemukan kendala seperti kurangnya kesadaran masyakarat untuk melakukan skrining kesehatan sejak dini. Diharapkan puskesmas dapat melakukan pemetaan kembali terkait target sasaran, mengoptimalkan edukasi agar meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mencek kembali ketersediaan media edukasi.Kata kunci : SPM, Hipertensi, Puskesma
CANCER-RELATED FATIGUE IN CHILDREN WITH CANCER
Introduction: Children with cancer are susceptible to experiencing symptoms of anxiety, nausea, vomiting, nutrition, fatigue, sleep disorders and pain. Children often experience fatigue during the treatment process. not much is known about other factors that influence the experience of fatigueAim: This study aimed to determine fatigue data in children with cancer that explains aspects of the experience of fatigue, with a focus on interoceptive awareness and emotional vulnerability. Method: This research uses a cross sectional study approach. The subjects of this study were 64 people with the inclusion criteria of children with cancer, respondents aged 6-18 years, patients who signed informed consent, were willing to be respondents, and were undergoing treatment. The sampling technique used accidental sampling using 64 respondents. Fatigue and quality of life were measured using the FAS (Fatigue Assessment Scale) PedsQol Cancer Module 3.0. In data analysis using chi square.Findings: The results of the research were that there was a relationship between fatigue and quality of life in children with cancer (ρ=0.000), and showed that 20 children (31.2%) experienced severe fatigue, while 18 children (28.1%) had quality of life. bad. HConclusion and recommendation: based on this research that Keywords: children with cancer, fatigue, quality of life Introduction: Children with cancer are susceptible to experiencing symptoms of anxiety, nausea, vomiting, nutrition, fatigue, sleep disorders and pain. Children often experience fatigue during the treatment process. not much is known about other factors that influence the experience of fatigueAim: This study aimed to determine fatigue data in children with cancer that explains aspects of the experience of fatigue, with a focus on interoceptive awareness and emotional vulnerability. Method: This research uses a cross sectional study approach. The subjects of this study were 64 people with the inclusion criteria of children with cancer, respondents aged 6-18 years, patients who signed informed consent, were willing to be respondents, and were undergoing treatment. The sampling technique used accidental sampling using 64 respondents. Fatigue and quality of life were measured using the FAS (Fatigue Assessment Scale) PedsQol Cancer Module 3.0. In data analysis using chi square.Findings: The results of the research were that there was a relationship between fatigue and quality of life in children with cancer (ρ=0.000), and showed that 20 children (31.2%) experienced severe fatigue, while 18 children (28.1%) had quality of life. bad. HConclusion and recommendation: based on this research that Keywords: children with cancer, fatigue, quality of life
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN PADA SANTRI BOARDING DI PONDOK PESANTREN KOTA BENGKULU
Anemia pada remaja dapat menyebabkan konsentrasi belajar menurun sering merasa kelelahan, mudah mengantuk serta menurunnya daya tahan tubuh. Kadar hemoglobin dipengaruhi oleh kecukupan zat besi dalam tubuh, kandungan protein dan jenis kelamin. Rendahnya konsumsi protein dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi angka kecukupan gizi tubuh. Protein merupakan komponen penyusun hemoglobin dan berperan penting dalam mengangkut oksigen dan nutrisi. Tujuan penelitian identifikasi kadar hemoglobin pada santri boarding di pondok pesantren Kota Bengkulu. Desain penelitian deskriptif, mendiskripsikan kadar hemoglobin, kebiasaan konsumsi protein, jenis kelamin dan usia santri 2 Pondok Pesantren Kota Bengkulu. Sampel berjumlah 37 subjek yang diambil secara random sampling. Pemeriksaan kadar hemoglobin di laboratorium Poltekkes Kemenkes Bengkulu dan dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis deskriptif didapatkan subjek laki-laki 51,4% dan perempuan 48,6%. Rata-rata usia 17,2 dengan rentang 15-21 tahun. Subjek mengonsumsi protein sering yaitu >5 kali/minggu sebanyak 81,1% dan kadang-kadang 1-3 kali/minggu sebesar 18,9%. Subjek memiliki kadar hemoglobin normal 62,2% dan abnormal sebesar 37,8%. Hampir dari sebagian subjek (37,8%) memiliki kadar hemoglobin Abnormal dan sebagian besar kebiasaan mengonsumsi protein sering (>5 kali) 81,1%. Disarankan untuk memperhatikan jumlah lauk protein yang dikonsumsi sesuai anjuran pedoman gizi seimbang
EFEKTIVITAS PENERAPAN CLIENT CENTER THERAPY DAN TEKNIK RELAKSASI PERNAPASAN SEBAGAI INTERVENSI GANGGUAN CAMPURAN ANXIETAS DAN DEPRESIF (F41.2)
Kecemasan dan depresi dikenal dengan istilah distress yaitu kondisi atau keadaan yang tidak menyenangkan yang meliputi kondisi kondisi mental yang negatif. Remaja merupakan salahsatu kelompok yang rentan mengalami kondisi distress akibat mengalami berbagai perubahan seperti fisik, biologis, psikologis, dan sosial hingga munculnya gangguan kesehatan mental. Client Center Theraphy (CCT) dapat membantu individu untuk menemukan kepercayaan diri dalam menyelesaikan permasalahannya dan juga kondisi fisik akan berangsur baik. Selain itu dilakukan relaksasi pernapasan yang berguna untuk menciptakan kondisi rileks. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja perempuan berusia 13 tahun yang mengalami gangguan campuran anxietas dan depresi. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawacara, dan tes psikologi yang terdiri dari tes kognitif (WISC), tes kepribadian (Grafis), serta tes inventori (BAI & BDI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan rancangan single case pre test and post tes. Peneliti menggunakan teknik client center therapy dan teknik relaksasi pernapasan untuk mengurangi kecemasan dan depresi pada subjek. Hasil intervensi menunjukkan bahwa teknik CCT mampu digunakan sebagai intervensi terhadap klien dengan gangguan campuran anxietas dan depresi. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perubahan kearah positif terkait gejala psikis yang dirasakan subjek. Sementara itu berdasarkan perhitungan skor BAI dan BDI terdapat penurunan skor atau kategori dari kecemasan dan depresi sebelumnya
The Effect of Lavender Aromatherapy on The Quality of Sleep Among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus
Background: Insulin resistance in the pancreas is a characteristic of diabetes mellitus, a chronic metabolic and inflammatory disease. People with diabetes mellitus may experience foot pain and tingling at night, which are common symptoms. The main components in lavender aromatherapy, especially linalool acetate, can improve sleep quality. This research aims to find out how lavender aromatherapy affects the sleep quality of individuals with type 2 diabetes.Methods: With a quasi-experimental design and pre and post test procedures in one group without controls, the methodology used is quantitative. Purposive sampling was used to select 19 respondents suffering from type 2 diabetes mellitus in the Payung Sekaki Health Center Work Area, Pekanbaru City. Data was collected and the respondents' sleep quality was evaluated using a diffuser and lavender essential oil using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. For five days, the intervention was carried out every night thirty minutes before bedtime. Paired T Test was used for bivariate data analysis. Results: The average sleep quality score of respondents was 13.05 with a standard deviation of 2.46 before the intervention, and 4.78 with a standard deviation of 1.31 after the intervention. Results showed by a statistical analysis p value of 0.000 which shows that the use of lavender aromatherapy greatly improves the sleep quality of people with type II diabetes mellitus. Conclusion: Research participants learned about the benefits of lavender aromatherapy to improve sleep quality for people with type 2 diabetes
PENERAPAN MENAJEMEN PERAWATAN PALLATIAVE CARE DI RUMAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER
Diperkirakan secara global hanya 14% pasien yang membutuhkan perawatan paliatif yang menerimanya; untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 3, yang berupaya mencapai cakupan kesehatan universal, negara-negara harus memperkuat layanan perawatan paliatif. Dlam penyuluhan ini diberikan materi kepada orang tua dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan di peroleh hasil bahwa pengetahuan orang tua meningkat dengan memberikan materi terkait hypnotherapy dlam mengurangi nyeri, guide imagery dalam mengatasi keluhan anak serta akupresure dalam mengurangi mual dan muntah pada anak. Diperkirakan secara global hanya 14% pasien yang membutuhkan perawatan paliatif yang menerimanya; untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 3, yang berupaya mencapai cakupan kesehatan universal, negara-negara harus memperkuat layanan perawatan paliatif. Dlam penyuluhan ini diberikan materi kepada orang tua dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan di peroleh hasil bahwa pengetahuan orang tua meningkat dengan memberikan materi terkait hypnotherapy dlam mengurangi nyeri, guide imagery dalam mengatasi keluhan anak serta akupresure dalam mengurangi mual dan muntah pada anak
SOSIALISASI PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS DALAM MEMBERIKAN INSTRUKSI PADA PERTOLONGAN PERTAMA ORANG PINGSAN DI SMP NEGERI 1 BUKITTINGGI
Berbagai permasalahan kesehatan sering terjadi pada anak usia sekolah, di antaranya pingsan, anemia, mimisan, dan kurangnya personal hygiene. Pingsan merupakan kejadian yang kerap muncul saat upacara bendera, yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti kondisi fisik yang lemah atau kurangnya asupan gizi. Sebagian siswa sering kali merasa panik atau takut saat melihat teman mereka pingsan, sehingga hanya menjadi penonton tanpa melakukan tindakan yang tepat. Oleh karena itu, pelatihan dan sosialisasi terkait penanganan kondisi ini sangat diperlukan. Salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai siswa dalam menghadapi era globalisasi adalah kemampuan berbahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris akan membantu siswa bersaing di tingkat global. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali siswa dengan kemampuan menggunakan instruksi dalam bahasa Inggris dalam konteks pertolongan pertama pada kasus pingsan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2024 di SMPN 1 Bukittinggi. Hasil dari kegiatan menunjukkan partisipasi siswa yang tinggi dalam memahami materi yang disampaikan. Siswa mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan menjelaskan konsep pertolongan pertama menggunakan kalimat sederhana dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia. Integrasi pembelajaran bahasa Inggris dengan materi pertolongan pertama ini terbukti memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong pihak sekolah dan guru untuk terus mengembangkan pembelajaran bahasa Inggris yang terintegrasi dengan materi edukatif lainnya di masa mendatang.