Helvetia Repository
Not a member yet
991 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli (E.coli) PADA AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA
Air minum isi ulang adalah salah satu jenis air minum yang dapat langsung
diminum tanpa dimasak terlebih dahulu, karena telah mengalami proses
pemurnian dengan penyinaran ultraviolet, ozonisasi, ataupun keduanya. Karena
kesadaran masyarakat untuk mendapatkan air yang memenuhi syarat kesehatan
semakin meningkat maka semakin menjamur pula depot air minum isi ulang
(DAMIU) yang menyediakan air siap diminum. Keputusan Menteri Kesehatan
No. 492 tahun 2010 bahwa air minum tidak diperbolehkan mengandung bakteri
coliform dan Escherichia coli, namun tidak semua air minum isi ulang yang
beredar di masyarakat memenuhi persyaratan PERMENKES No.
492/MENKES/PER/IV/2010. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi
bakteri E. coli air minum isi ulang di Kecamatan Hamparan Perak.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksperimental yang
meliputi pengambilan sampel, sterilisasi alat, pembuatan media dan identifikasi
bakteri E. coli dengan 3 kali pengulangan terhadap 20 sampel air minum isi ulang
di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.
Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dan pengujian
bakteri menggunakan metode tuang dan metode sebar pada Media Eosin
Methelene Blue Agar (EMBA). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium
Mikrobiologi Farmasi USU pada bulan Mei-Juli 2022.
Hasil penelitian ini menunjukan 15 dari 20 sampel terkontaminasi bakteri
Eschericia coli yang ditandai dengan dentik-dentik hijau pada media dengan
jumlah koloni terbanyak sebesar 930 koloni serta terdapat beberapa warna lainnya
pada media EMBA menunjukkan bakteri kloriform yang tidak spesifik sehingga
15 dari 20 sampel tidak memenuhi syarat air minum di Indonesia, menurut
PERMENKES RI No. 492/Menkes/Per/IV/2010, yaitu dengan jumlah koloni tidak
lebih dari 0
ANALISIS PENGARUH PELAKSANAAN GERMAS TERHADAP KESEHATAN LANSIA
The low implementation of GERMAS in 2020 has a major impact on their health, namely the increased morbidity rate in the elderly. This study aims to analyze the effect of the implementation of GERMAS on the health of the elderly in the working. This study used a quantitative analytical survey with a cross-sectional. The location in the work area of Ulunoyo Health Center, South Nias Regency. The research population consisted of 216 elderly people, samples in this study was 68 people. The technique used is purposive sampling. Data were analyzed using the chi-square test and logisric regression. The results showed that there was an effect of physical activity on the health of the elderly, and an influence of the culture of fruit and vegetable consumption on the health of the elderly who participated. There was an effect of smoking on the health of the elderly, an effect of not consuming alcoholic drinks on the health of the elderly,an effect of conducting regular health checks on the health of the elderly, an effect of maintaining environmental cleanliness on the health of the elderly, an effectof using a latrine on the health of the elderly. The variable that had the most influence on the health of the elderly who participated was the variable of conducting regular health checks. Based on the results of the research, it is suggested that Health Center should be more active and improve special health services for the elderly
ANALISIS FAKTOR RISIKO ERGONOMI PERAWAT TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANGSA
Nurses are one of the medical staff who play an active role in improving
health development, but in carrying out their activities, nurses often do not pay
attention to important things that are risk factors for occupational diseases (PAK)
such as musculoskeletal disorders. The purpose of this study was to analyze the
risk factors of nurse ergonomics for complaints of musculoskeletal disorders in
the inpatient room of Rumah Sakit Umum Langsa.
This research is an analytic observational research with a case control
design. The population in this study were all inpatient nurses at Langsa Hospital.
The sample involved in this study were 144 nurses, consisting of 72 people as case
samples and 72 people as control samples. The sampling was done by purposive
sampling. The data analysis used was univariate with a frequency test, bivariate
using chi square test and multivariate using logistic regression test.
Based on the results of the study, it was found that the age, tenure and work
position of nurses were related to complaints of musculoskeletal disorders
(MSDs), where older nurses (36-50 years) and long working years tended to
experience MSDs complaints, as well as nurses who worked in positions work that
is not ergonomic is more likely to experience MSDs. Meanwhile, the gender of the
nurse is not related to complaints of musculoskeletal disorders (MSDs) because
both women and men have the same risk of experiencing MSDs complaints.
The conclusion in this study is that the most at risk for musculoskeletal
disorders is the work position variable. It is recommended for the K3RS team to
develop and implement SOP (Standard Operating Procedures) regarding the risk
of patient handling for nurses at work, and conduct training related to patient
handling or ergonomics activities for nurses
ANALISIS PERILAKU PENCEGAHAN INFEKSI COVID-19 PADA MASYARAKAT DI DESA SIALANG BUAH KECAMATAN TELUK MENGKUDU KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2022
Kasus Covid-19 masih menjadi suatu penyakit yang dialami masyarakat dan mengalami peningkatan disebabkan perilaku pencegahan masyarakat belum maksimal. Salah satu desa di Kecamatan Teluk Mengkudu adalah Desa Sialang Buah ditemukan kasus Covid-19 yaitu 25 jiwa diantaranya 17 orang laki-laki dan 8 orang perempuan serta 3 jiwa meninggal dunia pada bulan Mei 2022. Masyarakat belum menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas, baik di luar rumah maupun pada kegiataan sosial lainnya sehingga terjangkit infeksi Covid-19. Hal ini diduga disebabkan pemahaman dan respon atau sikap yang kurang baik dalam mencegahan infeksi Covid-19. Tujuan penelitian adalah menganalisis perilaku pencegahan infeksi Covid-19 pada masyarakat di Desa Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2022.
Desain dalam penelitian adalah kuantitatif. Populasi penelitian masyarakat bertempat tinggal di Desa Sialang Buah usia 18-38 tahun sebanyak 2016 orang dan jumlah sampel sebanyak 95 orang dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan infeksi Covid-19 dengan nilia p 0,006< α 0,05) dan sikap berhubungan dengan perilaku pencegahan infeksi Covid-19 dengan nilia p 0,003< α 0,05)
Kesimpulan dalam penelitian ini pengetahuan dan sikap berhubungan dengan perilaku pencegahan infeksi Covid-19. Disarankan petugas kesehatan memberikan edukasi tentang upaya pencegahan Covid-19 kepada seluruh masyarakat pada kegiatan sosial masyarakat seperti pesta, hajatan dan kegiataan keagamaan secara kontin
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA TENUN DI UD. PARNA ULOS KOTA BALIGE TAHUN 2022
Musculoskeletal Disorders merupakan gangguan yang ditandai dengan cedera pada jaringan otot, tendon, ligament, kartilago, sistem saraf, struktur tulang, dan pembuluh darah. Dalam praktik kerja sehari-hari, pengguna alat tenun bukan mesin melakukan gerakan pengulangan pada tangan dan kaki dalam waktu kerja 9 jam/hari, dapat menjadi faktor munculnya keluhan MSDs. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja tenun di UD. Parna Ulos Kota Balige tahun 2022.
Desain penelitian ini adalah Cross sectional, yang melibatkan para pekerja pengguna alat tenun bukan mesin yang dipilih dengan teknik total sampling sebanyak 52 orang.Data dianalisis menggunakan uji Regresi Logistic.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor postur tubuh (p-value 0,000 < 0,05), lama kerja (p-value 0,013 < 0,05), umur (p-value 0,024 < 0,05), masa kerja (p-value 0,031 < 0,05), memiliki pengaruh terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa postur tubuh, lama kerja, umur, dan masa kerja dapat mempengaruhi risiko keluhanMSDs. Saran agar perusahaan melakukan modifikasi pada ketinggian alat tenun bukan mesin sehingga memungkinkan pekerja untuk bekerja pada posisi aman atau tidak terlalu membungkuk. Pekerja menyesuaikan waktu kerja dengan jam kerja maksimal agar kesehatan tetap terjaga, umur yang lebih dari > 35 tahun mengurangi beban kerja, dan perusahaan melakukan rotasi pada pekerja yang sudah bekerja >5 tahun sehingga tidak menyebabkan keluhan Musculoskeletal Disorders
The Effect of the Combination of the Baby Spa Method and Mozart's Classical Music on the Gross Motor Development of Babies
Globally, about 20-40% of infants experience a process of developmental delay. This study aims to determine the effect of the combination of the Baby Spa method and Mozart classical music on the gross motor development of infants aged 3-6 months at the Bunda Riani Martbung clinic. This type of research uses quasi-experimental (pre-experimental designs) research design using two groups pretest-posttest. Population in this study were all babies aged 3-6 months who did a baby spa at the Bunda Riani Martubung clinic as many as 20 people. The number of samples as many as 20 respondents with a total sampling technique. Data analysis of this study used the Wilcoxon signed rank test (a c 0.05). The results showed that there was an effect of baby spa on baby's gross motor development (p=0.011), baby's gross motor development with a combination of baby spa methods and Mozart classical music (p=0.005). There is a significant difference between baby spa and Mozart's classical music combination method on gross motor development of infants aged 3-6 months with baby spa results sig
0 .0 I l> from O .005. The conclusion of this study is that there is an effect of the combination of the baby spa method and Mozart classical music on the baby's gross motor development. lt is recommended that baby spa techniques and Mozart classical music be applied to babies to improve baby development
Penyuluhan tentang Bahan Tambahan Pangan di Yayasan Tekad Mulia Desa Pijimulio Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT DI RS. NURUL HASANAH ACEH TENGGARA TAHUN 2021
SIMRS merupakan sebuah sistem informasi terintegrasi yang disiapkan untuk menangani keseluruhan proses manajemen Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RS. Nurul Hasanah.
Desain penelitian menggunakan mix method dengan rancanganexplanatory Reseacrh. Sampel sebanyak 43 orang orang yang diperoleh dengan total sampling. Data kuantitatif dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat, data kualitatif dianalisis menggunakan analisis interaktif.
Berdasarkan hasil penelitian kuantitatif pada tahap univariat diketahui bahwa dari 43 responden, sebagian besar berumur 36-45 tahun yaitu 21 (48,8%), jenjang pendidikan D3 keperawatan yaitu 18 (41,9 %). Hasil bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh SDM (p=0,011), organisasi (p=0,010), teknologi (p=0,005) terhadap implementasi sistem informasi manajemen rumah sakit di RS. Nurul Hasanah. Adapun variable yang paling dominan adalah variable teknologi. Hasil penelitian kualitatif menunjukkan bahwa pegawai belum mampu mengoperasikan SIMRS di RS. Nurul Hasanah Aceh, SIMRS di RS. Nurul Hasanah Aceh Tenggara belum ada di semua unit pelayanan, harapan dalam implementasi SIMRSdi RS. Nurul Hasanah Aceh Tenggara adalah pihak manajemen melakukan pelatihan kepada pegawai sampai benar-benar mmpu mengoperasikannya dengan baik.
Kesimpulan dalam penelitian iniyaitu ada pengaruhSDM, organisasi, teknologi terhadap pelaksanaan SIMRSdi RS. Nurul Hasanah dan variabel yang paling berpengaruh dalam SIMRSdi RS. Nurul Hasanah adalah variabel teknologi.Pegawai belum mampu mengoperasikan SIMRS, selain itu belum ada di semua unit pelayanan.
Saran pada penelitian ini agar hasil penelitian ini menjadi bahan masukan dan evaluasi bagi manajemen rumah sakit untuk melakukan pembenahan SDM dengan melakukan pelatihan yang berkesinambungan kepada pegawai
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN GEJALA PENYAKIT DERMATITIS KONTAK PADA PEMULUNG DI TPA SAMPAH KOTA MEDAN TAHUN 2022
Penyakit kulit merupakan suatu penyakit yang menyerang pada permukaan tubuh dan disebabkan oleh berbagai macam penyebab. Penyakit kulit adalah penyakit infeksi yang paling umum terjadi pada orang-orang dari segala usia. Sebagian besar pengobatan infeksi kulit membutuhkan waktu yang lama untuk menunjukkan efek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik individu dan personal hygiene dengan gejala penyakit dermatitis kontak pada pemulung di TPA Sampah Kota Medan.
Desain penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pemulung yang ada di Lingkungan VII Desa Terjun yaitu 72 responden yang sekaligus dijadikan sampel penelitian analisis yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan analisis uji statistik chi-square.
Hasil penelitian menunjuk kan semua variabel umur p= 0,019, pendidikan p= 0,021, lama kerja p= 0,007 dan personal hygiene p= 0,000 memiliki hubungan dengan gejala penyakit dermatitis kontak pada pemulung. Kesimpulan penelitian ini adalah variabel umur, pendidikan, lama kerja dan personal hygiene berhubungan dengan gejala penyakit dermatitis kontak pada pemulung di TPA Sampah Kota Medan.
Diharapkan kepada TPA Terjun agar dapat memberikan promosi kesehatan yang berkaitan dengan masalah kulit salah satunya penyakit dermatitis, agar para pemulung dapat mencegah terjadinya penyakit tersebut dengan cara menjaga kebersihan diri setelah bekerja seperti mecuci tangan, mencuci kaki hingga mandi yang bersi
DETERMINAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DATU BERU TAKENGON TAHUN 2021
The concept of satisfaction is the feeling of meeting human needs and expectations. Lupiyoadi and Hamdani (2006) believe that satisfaction is one of the main factors in efforts to retain existing customers or attract new customers. The determining factor for the level of customer or consumer satisfaction is also influenced by the characteristics of these consumers which are the characteristics of a person or the uniqueness of someone who distinguish one person from another. This study aims to analyze the determinants of inpatient satisfaction at Datu Beru Takengon General Hospital.
This research is a quantitative research with a cross-sectional study design, namely a measurement of the dependent variable and independent variables (age, class of treatment and length of treatment) with the dependent variable (physical appearance, reliability, responsiveness, assurance and empathy (SERVQUAL) and using the survey method .
From the research results, the most dominant factor that influences patient satisfaction is the variable that has the most significant relationship, namely guarantee with Exp (B) 25.263. Where doctors/nurses who have good assurance/trust are likely to be 25 times greater in patient satisfaction. Where assurance is the knowledge, courtesy and ability of the company's employees to foster customer trust in the company, including the knowledge, ability, courtesy and trustworthiness of the staff.
The conclusion in this study can be concluded that assurance is a more dominant variable than the others in the occurrence of patient satisfaction in the inpatient unit. In an effort to increase patient satisfaction, it is suggested that there is a need for support from the management of the Datu Beru Takengon General Hospital and strive to increase patient confidence in better services