Helvetia Repository
Not a member yet
    991 research outputs found

    PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS DARUSSALAM KOTA MEDAN TAHUN 2022

    Full text link
    KB merupakan tindakan membantu individu atau pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan. Rendahnya penggunaan IUD pada PUS terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan PUS tentang KB IUD sehingga mereka tidak mau memilih kontrasepsi IUD sebagai alat kontrasepsi penunda kehamilan. Berdasarkan data wilayah kerja Puskesmas Darussalam Medan paling rendah menggunakan IUD tahun 2022 yaitu PUS sebanyak 287 orang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media video terhadap pengetahuan dan sikap tentang kontrasepsi IUD di Puskesmas Daussalam Medan tahun 2022. Penelitian ini menggunakan design quasy eksperimen dengan metode pretest dan posttest one group. Populasi penelitian ini adalah seluruh PUS di Wilayah kerja Puskesmas Darussalam Medan tahun 2022 sebanyak 287 orang dengan jumlah sampel 74 orang yang diambil menggunakan Simple Random Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, uji normalitas data dan uji beda dengan statistik uji Wilcoxon Signet Ranks Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan menggunakan media video dengan nilai statistik sebesar 0,000. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan sikap responden sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan menggunakan media video dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh promosi kesehatan menggunakan media video terhadap pengetahuan dan sikap tentang kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas Darussalam Kota Medan. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan dalam meningkatkan penggunaan IUD pada PUS dengan melakukan penyuluhan menggunakan bantuan media video untuk meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD)

    HUBUNGAN BEBAN ANGKUT, POSISI ANGKUT, MASA KERJA DENGAN KELELAHAN OTOT TANGAN PEKERJA PADA TENAGA KERJA BONGKAR MUAT DI PT J&T CARGO MEDAN

    Full text link
    Tenaga kerja bongkar muat (TKBM) merupakan salah satu bagian dari masyarakat pekerja perlu mendapat perhatian karena proses kerja yang mereka lakukan banyak mengandung resiko terhadap kesehatan. Menurut data International Labour Organization (ILO,2017) diseluruh dunia 860.000 pekerja mengalami kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan beban angkut, posisi angkut, masa kerja dengan kelelahan otot tangan pekerja pada tenaga kerja bongkar muat di PT. J&T Cargo Medan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang bersifat observational dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian seluruh pekerja bagian bongkar muat di PT J&T CARGO Medan sebanyak 50 orang pekerja laki-laki. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 50 orang pekerja laki-laki. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik chi-square. Hasil yang di dapatkan yaitu ada hubungan beban angkut dengan kelelahan oto tangan dengan nilai p-value (0,000 < 0,05); hubungan posisi angkut dengan kelelahan otot tangan dengan nilai p-value (0,000 < 0,05) dan hubungan masa kerja dengan kelelahan otot tangan dengan nilai p-value (0,001 < 0,05) pada tenaga kerja bongkar muat di PT. J&T Cargo Medan Tahun 2022. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variabel beban angkut, posisi angkut dan masa kerja dengan kelelahan otot tangan pada tenaga kerja bongkar muat di PT. J&T Cargo Medan Tahun 2022. Saran untuk responden perlunya strategi pengelolahan dalam bekerja pada tenaga kerja untuk meminimalisir terjadinya kelelahan otot tangan pada pekerja bongkar muat

    HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG VAKSIN COVID-19 DENGAN KEIKUTSERTAAN DALAM PROGRAM VAKSIN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS LABUHAN DELI TAHUN 2022

    Full text link
    Persepsi adalah suatu proses dimana seseorang mengorganisasikan dan menginterpretasikan informasi sebagai gambaran logis yang bermakna. Persepsi masyarakat sangat berpengaruh pada keikutsertaan dalam program vaksin COVID-19. Tahun 2022 di UPT Puseksamas Labuhan Deli, vaksin 1 mencapai 80,02%, vaksin 2 mencapai 65,14% dan vaksin 3 mencapai 21,02%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi tentang vaksin COVID-19 dengan keikutsertaan dalam program vaksin COVID-19 pada masyarakat di wilayah kerja UPT Puskesmas Labuhan Deli. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja UPT Puskesmas Labuhan Deli dengan jumlah populasi 46.912 orang dengan jumlah sampel sebanyak 120 orang. Teknik pengambilan sampel dengan tekhnik cluster random sampling. Analisis data nmenggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan statistik Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 55% persepsi masyarakat baik tentang vaksin COVID-19 dan 45% persepsi kurang baik, sebanyak 65% masyarakat ikut serta dalam program vaksin COVID-19 dan 35% tidak ikut serta. Hasil uji Chi-square statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (˂ 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara persepsi tentang vaksin COVID-19 dengan keikutsertaan dalam program vaksin COVID-19 di UPT Puskesmas Labuhan Deli. Diharapkan pihak Puskesmas dapat mengupayakan masyarakat untuk ikutserta program vaksin COVID-19 dan dapat mengubah persepsi masyarakat tentang vaksin Covid-19 agar lebih baik dengan melakukan penyuluhan bagi masyarakat. Sehingga pandemi COVID-19 dapat terkendali dan menurun angka kejadiannya

    Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Instalasi Farmasi UPT Puskesmas Muliorejo Sunggal

    Full text link
    Abstract: Apotek di Puskesmassebagai sarana pelayanan kefarmasian yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk memperoleh obat. orientasi pelayanan apotek telah bergeser dari drug oriented menjadi patient oriented yang berasaskan pada pharmacytical care dengan tujuan membantu pasien mendapatkan dan menggunakan obat secara akurat dan tepat. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Puskesmas Muliorejo Sunggal. Jenis penelitian digunakan adalah penelitian deskriptif yang menggambarkan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien dan keluarga pasien yang berkunjung ke Puskesmas Muliorejo Sunggal dan mendapatkan resep dokter serta mengambil obat di apotek Puskesmas Muliorejo. Teknik pengambilan sampling dengan purposive sampling yaitu 91 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan secara deskriptif. Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian menunjukan bahwa presepsi tingkat kepuasan terbesar pada dimensi empati 80,66%, dimensi jaminan 78,61% pada dimensi ketanggapan 75,44%, dimensi kehandalan 75,22 dan dimensi bukti fisik 74,89%. Dan presentase rata- rata tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Muliorejo Sunggal secara keseluruhan sebesar 76,96% dengan kategori kepuasan adalah baik

    Analisis Kepuasan Pasien Rawat Jalan Terhadap Kualitas Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Lhoksukon Aceh Utara Tahun 2022

    Full text link
    ABSTRACT Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kualitas pelayanan kefarmasian di Puskesmas Lhoksukon Aceh Utara. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian survei deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan yang mendapatkan pelayanan kefarmasian di UPTD Puskesmas Lhoksukon Aceh Utara yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 6.114 pasien. Jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin sebanyak 98 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan dideskripsikan. Hasil penelitian ini Kepuasan pasien terhadap bukti fisik (72,72%), Kepuasan pasien terhadap kehandalan (70,68%), Kepuasan pasien terhadap ketanggapan (70,88%), Kepuasan pasien terhadap jaminan (72,65%), dan Kepuasan pasien terhadap kepedulian (71,15%). Dari 5 dimensi memperoleh skor rata-rata (71,61%) yang menyatakan Indeks Kepuasan pasien di Puskesmas Lhoksukon Aceh Utara

    FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA WANITA DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITINJAK KECAMATAN ANGKOLA BARAT KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2022

    Full text link
    Hipertensi adalah suatu keadaan dengan tekanan darah melebihi batas normal. Apabila hipertensi tidak dikontrol dengan baik maka dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah bahkan dapat mengakibatkan risiko kematian. Menurut Riskesdas 2018, menunjukkan bahwa prevalensi penduduk dengan tekanan darah tinggi sebesar 34,11%. Prevalensi tekanan darah tinggi wanita 36,85% lebih tinggi dibanding dengan laki-laki 31,34%.. Data yang diperoleh dari Puskesmas Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan jumlah penderita hipertensi meningkat dari tahun 2019-2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko (herediter, obesitas, kebiasaan merokok, kebiasaan makan, dan aktivitas fisik) yang berhubungan dengan kejadian pada wanita dewasa di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan.. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini wanita dewasa usia 30-49 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 105 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 orang, teknik pengambilan sampel adalah Penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu accidental sampling. Data diperoleh dari Puskesmas dan melalui hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner. Metode analisa data dianalisis secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square pada taraf kepercayaan 95% (P<0,05) dan uji multivariat dengan uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel herediter, obesitas, kebiasaan kebiasaan makan berhubungan dengan kejadian hipertensi. Variable yang paling dominan adalah kebiasaan makan. Disarankan kepada responden agar mengubah kebiasaan hidup yang tidak baik menjadi lebih baik untuk mencegah hipertensi dan kepada tenaga kesehatan untuk melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat tentang cara mencegah hipertensi misalnya dengan mengurangi konsumsi makanan yang memicu terjadinya hipertensi

    PENGARUH STRES KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT TNI ANGKATAN LAUT DOKTER KOMANG MAKES BELAWAN

    Full text link
    Kinerja perawat adalah tugas, wewenang, dan tanggungjawab yang dilakukan oleh perawat dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan profesi dan sasaran unit. Kerja yang berlebihan akan menimbulkan stres kerja pada perawat. Menurut survei awal peneliti pada perawat pelaksana bahwa stress kerja yang dialami oleh perawat di rumah sakit tersebut berasal dari stres kepribadian (personal stress) dan beban kerja dengan tuntutan yang banyak yang harus dikerjakan perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Dokter Komang Makes Belawan. Desain penelitian ini menggunakan survei analitik dengan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di Rumah Sakit Angkatan Laut Dokter Komang Makes Belawan berjumlah 48 orang, teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Analisis penelitian ini menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan metode uji Chi-Square, dan analisis multivariat dengan uji Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan variabel stress kerja memiliki nilai (p = 0,004) dan variabel beban kerja memiliki nilai (p = 0,980). Berdasarkan analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel stress kerja lebih berpengaruh sebesar 82,79% terhadap kinerja perawat, serta terdapat 17,20% pengaruh dari variabel lain yang belum diteliti. Kesimpulan penelitian ada pengaruh stres kerja yang lebih signifikan terhadap kinerja perawat, sedangkan tidak ada pengaruh beban kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Dokter Komang Makes Belawan. Disarankan kepada perawat untuk lebih memanfaatkan waktu secara efektif dalam menyelesaikan tugas yang dibebankan agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan

    HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJA DI BAGIAN PENGOLAHAN PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV KEBUN MAYANG KECAMATAN BOSAR MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUNTAHUN 2022

    Full text link
    Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan pekerjaan merupakan suatu upaya pengendalian dari terpaparnya resiko bahaya ditempat kerja. International Labor Organization (ILO) mencatat tahun 2020, 1 pekerja di dunia meninggal setiap 1 detik karena kecelakaan kerja dan 160 pekerja mengalami sakit akibat kerja. PTPN IV Kebun Mayang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kelapa sawit, dimana berdasarkan data tahun 2021 terdapat 13 kasus kecelakaan kerja. Salah satu faktor risiko kecelakaan kerja adalah penggunaan APD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik individu dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja di bagian pengolahan PT. Perkebunan Nusantara IV Kebun Mayang Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun tahun 2022. Penelitian menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja bagian pengolahan sebanyak 78 orang dengan sampel sebanyak 78 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p untuk variabel umur (p=0,004), pendidikan (p=0,001), pengetahuan (p=0,001) dan sikap (p=0,001) dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan umur, pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja. Pihak PTPN IV khususnya pimpinan harus memberikan pelatihan dan sosialisasi tentang pentingnya penggunaan APD pada pekerja melakukan inspeksi secara rutin, khususnya penggunaan APD secara rutin, berikan teguran dan berlakukan sanksi terhadap pekerja yang tidak menggunakan APD serta berikan penghargaan terhadap pekerja yang patuh menggunakan APD

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN COVID-19 PADA PEDAGANG PASAR TRADISIONAL STABAT KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2022

    Full text link
    Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Virus tersebut juga dengan cepat menyebar di seluruh daerah Indonesia, hingga diketahui saat ini pada November 2022 jumlah terpapar COVID-19 yang terkonfirmasi di Stabat Kabupaten Langkat sebanyak 2.970 orang. Transmisi SARS-CoV-2 dapat terjadi melalui kontak langsung, kontak tidak langsung, atau kontak erat dengan orang yang terinfeksi melalui sekresi seperti air liur dan sekresi saluran pernapasan atau droplet saluran napas yang keluar saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, berbicara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tindakan pencegahan Covid-19 pada pedagang pasar tradisional Stabat Kabupaten Langkat tahun 2022. Penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pedagang yang ada di Pasar Tradisional Stabat Kabupaten Langkat yaitu 62 orang pedagang, yang seluruhnya diambil menjadi sampel (total populasi). Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai probabilitas masing-masing variabel antara lain pengetahuan p=0,000, sikap p=0,000 dan dukungan tenaga kesehatan p=0,003. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan tenaga kesehatan dengan tindakan pencegahan Covid-19 di Pasar tradisional Stabat Kabupaten Langkat. Disarankan kepada Dinas Perindustrian dan perdagangan bekerjasama dengan sektor kesekatan untuk memberikan informasi dan peraturan tentang tindakan pencegahan Covid-19 agar pedagang tidak mendapat informasi yang salah dan dapat berpikir untuk mengambil keputusan yang tepat ditengah pandemi

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KETERLAMBATAN PENYELESAIAN RESUME MEDIS TERHADAP PENGKLAIMAN BPJS KESEHATAN DI RSUD DR. RM. DJOELHAM KOTA BINJAI TAHUN 2022

    Full text link
    Medical resume documents that are not returned on time might constitute a nuisance for data processing employees. Incomplete medical records cause delays in the submission of insurance claims as well as delays in the orderly administration process. According to the findings, four out of ten medical resume files were incomplete, including incomplete patient identity, patient name, forgot to write the date, no signature of the treating doctor, incomplete laboratory results, and incomplete Anatomical Pathology (PA) results. CT Scan findings that are partial or unfinished. The goal of this study was to identify the elements that impact medical resume completion delays for BPJS Kesehatan claims at RSUD Dr. RM. Djoelham City of Binjai. This is a quantitative study with an analytic survey design and a cross-sectional methodology. This study's population included all 34 medical record officers, with a sample of 34 patients drawn using the complete sampling approach. The chi-square test statistic was employed in univariate and bivariate data analysis. The results showed that individual factors had a value of p = 0.006 <α = 0.05, psychological factors had a value of p = 0.000 <α = 0.05 and organizational factors had a value of p = 0.041 <α = 0.05. This means that individual, psychological and organizational factors have an influence on BPJS claims. The study's conclusion showed that individual, psychological, and organizational variables influenced on BPJS claims. It was recommended that the hospital improve the actions of medical record officers in completing medical resumes in accordance with SOP, such as routine monitoring and evaluation, so that officers complete medical resumes on time and the BPJS claim process runs smoothly

    686

    full texts

    991

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Helvetia Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇