Griya Jurnal UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Not a member yet
    4412 research outputs found

    Membangun Resiliensi Ekonomi: Pemberdayaan Anak Pekerja Migran Melalui Gamifikasi Tabungan Kalender

    No full text
    Anak-anak dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kuala Lumpur menghadapi tantangankerentanan ekonomi di masa depan akibat rendahnya literasi keuangan di tingkat keluarga.Remitansi yang dikirimkan seringkali tidak dikelola secara optimal untuk tujuan jangka panjang, sehingga berisiko melanggengkan siklus kemiskinan. Kegiatan Pengabdian kepadaMasyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada 25 Agustus 2023 di Sanggar Bimbingan AtTanzil, Kuala Lumpur. Kegiatan ini ni bertujuan untuk memberikan intervensi dini melalui peningkatanliterasi keuangan dengan metode menabung kalender yang inovatif dan interaktif. Metodeyang digunakan adalah kombinasi penyuluhan edukatif, pelatihan partisipatif, dan prinsipgamifikasi untuk membuat konsep keuangan menjadi mudah dipahami dan menyenangkanbagi anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai konsep kebutuhan versus keinginan, dengan lebih dari 90% mampu membedakannya secara akurat. Selain itu, teramati tumbuhnya antusiasme dan disiplin dalam praktik menabung harian. Program ini berhasil menanamkan fondasi kebiasaan finansial yang sehat, yang diharapkan dapat berkontribusi pada pemutusan rantai kerentanan ekonomi antargenerasi dan memberdayakan generasi mendatang untuk mengelola sumber daya keuangan secara lebih efektif

    Peningkatan Kesadaran Hukum dalam Bermedia Sosial Melalui Program Sosialisasi dan Edukasi: PKM di SD Inpres Rappokalling I, Makassar, Sulawesi Selatan

    No full text
    Perkembangan teknologi digital di Kota Makassar sangat pesat, namun kesadaran hukum dalam bermedia sosial di kalangan siswa sekolah dasar masih rendah. SD Inpres Rappokalling I, Kecamatan Tallo, menghadapi masalah minimnya pemahaman siswa terhadap etika digital dan keterbatasan guru dalam melakukan pendampingan digital. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum bermedia sosial melalui pendekatan partisipatif. Metode pelaksanaan dimulai dari tahap persiapan dengan koordinasi pihak sekolah, tahap pelaksanaan melalui sosialisasi dan presentasi interaktif, pembagian materi edukatif berupa poster dan modul dan materi, serta tahap evaluasi melalui kuesioner terstruktur kepada guru dan staf kependidikan. Materi mencakup dasar hukum media sosial, etika digital, studi kasus, dan keamanan digital praktis. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kesadaran sangat tinggi dengan skor 4,50-5,00 dari skala 5 pada delapan indikator. Seluruh responden guru dan staf memberikan penilaian yang baik untuk kualitas materi, penyampaian, dan kebermanfaatan program. Program berhasil meningkatkan pemahaman kesadaran hukum digital dengan komitmen kuat dari guru untuk menerapkan tujuh praktik digital aman dalam pembelajaran, menciptakan model intervensi preventif untuk mengurangi risiko perundungan siber dan pelanggaran hukum

    Revitalisasi Pendidikan Literasi sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Anak di PAUD Wadas Kelir Purwokerto Selatan

    No full text
    Pendidikan literasi pada anak usia dini memiliki peran strategis dalam membangun keterampilan berbahasa sebagai fondasi perkembangan kognitif, sosial, dan akademik anak. Namun, praktik literasi di banyak lembaga PAUD masih bersifat teknis dan terfragmentasi, sehingga belum sepenuhnya mendukung perkembangan bahasa anak secara fungsional dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses revitalisasi pendidikan literasi serta implikasinya terhadap keterampilan berbahasa anak di PAUD Wadas Kelir Purwokerto Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik literasi dalam konteks pembelajaran alamiah. Subjek penelitian meliputi guru, pengelola, dan anak usia 4–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi pendidikan literasi melalui pengayaan cerita bergambar, permainan berbahasa, dialog terbuka, dan integrasi budaya lokal berkontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan berbahasa anak, khususnya pada aspek kosakata, struktur wacana lisan, dan kemampuan pragmatik dasar. Namun, peningkatan tersebut tidak berlangsung secara merata antar anak dan dipengaruhi oleh faktor kualitas interaksi guru, diferensiasi pembelajaran, serta keterlibatan keluarga. Temuan juga mengungkap adanya keterbatasan struktural, seperti penilaian yang masih berorientasi pada produk dan keterbatasan waktu literasi dalam kurikulum PAUD. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi anak usia dini perlu dipahami sebagai praktik sosial dan pedagogis yang kontekstual, bukan sekadar aktivitas membaca-menulis awal. Dengan demikian, revitalisasi pendidikan literasi menuntut transformasi praktik pembelajaran, evaluasi, dan ekosistem pendukung secara berkelanjutan agar mampu mengembangkan keterampilan berbahasa anak secara utuh dan bermakna

    Discovery in Student-Centered Learning: The Essential Role in Guiding Students\u27 Mathematical Reasoning and Proof

    No full text
    This study explores how a teacher focuses students\u27 mathematical reasoning to advance instruction through the implementation of five mathematically productive teaching streams: guidance to student reasoning and proof, student mathematical discussion, working with selected student mathematical arguments, working with worksheets on the proof process. The findings suggest that discovery teaching, especially guidance to students reasoning and proof resulted in the implementation of teaching discovery in student-centered learning. This teaching highlights whose mathematics is centered in the classroom and whether the focus is on correct answers and procedures or on students\u27 mathematical thinking and justification.&nbsp

    Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah (MI)

    No full text
    Agama yang bertujuan menanamkan sikap toleran, adil, seimbang, serta menolak segala bentuk ekstremisme dalam kehidupan beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan yang dipadukan dengan studi kasus pada beberapa MI di Jawa Tengah, meliputi MI Ma’arif NU Banjar Parakan dan MI Ma’arif NU Beji di Kabupaten Banyumas. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi moderasi beragama di MI dilakukan melalui integrasi dalam kurikulum, pembelajaran tematik integratif, kegiatan ekstrakurikuler, budaya madrasah, serta pemanfaatan media digital. Praktik nyata seperti program Jumat Bersih, doa bersama lintas kemanusiaan, dialog antaragama, program anti-bullying, dan project-based learning terbukti mampu menanamkan nilai tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), tawasuth (moderat), dan i’tidal (adil). Namun, tantangan masih ditemui, antara lain keterbatasan kompetensi guru, kekhawatiran sebagian orang tua, minimnya fasilitas madrasah, serta pengaruh negatif media sosial. Analisis kritis menegaskan bahwa keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kreativitas guru, dukungan kepala madrasah, kolaborasi dengan orang tua, serta kebijakan pemerintah yang berpihak pada pendidikan moderasi. Dengan demikian, implementasi moderasi beragama di MI menjadi investasi penting bagi lahirnya generasi muslim Indonesia yang religius, toleran, cinta damai, dan berkeadaban

    PREFERENSI PENGGUNA DALAM PEMILIHAN JOGGING TRACK: STUDI KASUS GOR SOESILO SOEDARMAN PURWOKERTO

    No full text
    Berkembangnya trend lari di kalangan masyarakat, membuat kebutuhan akan jogging track di area perkotaan meningkat. Masyarakat mulai melihat jogging track sebagai salah satu elemen penting dalam perkotaan yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik, tetapi juga sebagai wadah aktivitas masyarakat. Adanya perbedaan dalam karakteristik ruang pada jogging track dapat memengaruhi preferensi pengguna dalam memilih tempat berlari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik ruang terhadap preferensi pengguna jogging track melalui studi perbandingan jalur dalam dan luar di GOR Soesilo Soedarman Purwokerto. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskripitf-kualitatif dengan metode komparatif dan behavioral mapping (pemetaan perilaku). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan yang dilakukan pada hari-hari tertentu di weekdays maupun weekend dalam periode waktu yang umum digunakan untuk berolahraga. Variable penelitian meliputi kenyamanan, keamanan, aksesibilitas, kualitas ruang, dan pola penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jogging track di area dalam GOR membutuhkan lebih banyak naungan dan vegetasi, sedangkan untuk jogging track di area luar GOR membutuhkan perawatan material penutup dan pemisah antara jalur pelari dengan kendaraan bermotor

    STRATEGI KONSERVASI DAN EFISIENSI ENERGI PADA BANGUNAN DI INDONESIA: ROADMAP MENUJU NET ZERO BUILDING

    No full text
    Sektor bangunan merupakan salah satu penyumbang tertinggi konsumsi energi dan emisi karbon di Indonesia. Makalah ini membahas strategi konservasi dan efisiensi energi pada bangunan melalui kajian literatur tentang bangunan hijau, sistem sertifikasi Greenship, konsep intensitas konsumsi energi (IKE), dan prinsip desain pasif dan aktif. Kajian dilakukan dengan membandingkan pendekatan pada bangunan konvensional, bangunan hijau, high performance building, hingga net zero building dalam konteks teknologi, manajemen operasional, dan desain arsitektural. Makalah ini mencoba untuk menyusun rekomendasi strategi bertahap menuju bangunan net zero, termasuk audit energi, retrofitting sistem mekanikal-elektrikal, penerapan Building Management System, dan integrasi energi terbarukan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa konservasi dan efisiensi energi dapat dilakukan secara sistematis melalui roadmap jangka pendek, menengah, dan panjang. Strategi ini dapat diterapkan pada bangunan baru maupun existing building untuk mendukung penurunan emisi dan mencapai target energi berkelanjutan di Indonesia

    Maqāṣid al-Sharī‘ah and the Prohibition of Incest in Indonesian Legislation: An Analysis of the Protection of Lineage and Public Morals

    No full text
    The phenomenon of incestuous marriage in Indonesia continues to occur despite being strictly prohibited by Islamic law and national positive law. This paper discusses the issue of incest from the perspective of maqāṣid al-sharī‘ah, highlighting how the principles of ḥifẓ al-nasab (protection of lineage) and ḥifẓ al-‘irḍ (protection of morality and honour) serve as the normative and ethical basis for the prohibition of incestuous marriage. This study uses a qualitative approach based on normative and comparative legal analysis of classical Islamic legal sources, national legislation such as the Marriage Law, KHI, and KUHP, and developing social phenomena. The results of the study show that the maqāṣid al-sharī‘ah approach uses ṣalah al-uṣūl al-khamsah, ḥifẓ al-nasl, to formulate the prohibition of incest. Ḥifẓ al-nasl consists of two elements: wujūd (productive) and \u27adam (protective). The prohibition of incest is a form of protective behaviour, similar to the prohibitions of adultery and qażf. The application of maqāṣid al-sharī‘ah to positive law can offer new possibilities for Indonesian law, which is expected to encompass legal, social, and moral aspects

    Taking Care of the Weak and the Oppressed: Stories of the Transgenders Rediscovering Islam

    No full text
    The existence of a minor response given by the major community makes waria or transgender increasingly oppressed and marginalized. In addition, the injustice that applies in community law makes it difficult for waria to access various public facilities, one of which is religious. So that the space for the expression of his spirituality in the public sphere is limited. The purpose of this research is to find out the life story of transgender people in the Waria Al-Fatah Islamic Boarding School, Yogyakarta, who became a weak and oppressed minority group and were then able to reinvent Islam. The method used is a qualitative-descriptive research. The data were analyzed using the theory of symbolic interactionism. This qualitative-descriptive study uses a case study approach. Data were collected through interviews with the five transgender students, observation, and document analysis. Data were processed using Miles and Huberman’s model and analyzed with symbolic interactionism theory. The results of the study show that the establishment of the Yogyakarta Al-Fatah Waria Islamic Boarding School is able to become a place that provides a safe space for transgender people to study and re-find their religion, namely Islam, in the midst of threats and discrimination that befell them in public spaces. Transgender people are given the freedom and flexibility to express their spirituality according to their individual convenience. In addition, it requires the role and ongoing support of several parties so that this Islamic boarding school continues to exist in the midst of public views that override the humanitarian side. This also includes the role of support as a mediator in resolving and maintaining transgender people in this Islamic Boarding School

    The Transformation of Women’s Roles in Islamic Preaching through the Hermeneutics of Justice on the Conservative Tafseer of the Qur’an in Patriarchal Societies

    No full text
    This study investigates the role of women in contemporary Islamic da’wah as a manifestation of gender role transformation within patriarchal social structures. The urgency of this inquiry stems from the persistent patriarchal bias in scriptural interpretation, which continues to constrain women’s authority and participation in public preaching spaces. Employing a qualitative, library-based approach, the research applies a hermeneutical framework that situates religious texts within their historical, social, and gendered lived contexts. The findings indicate that although women’s engagement in da’wah has expanded through diverse media and public platforms, structural barriers—including discrimination, subordination, marginalization, stereotypes, double burdens, and gender-based violence remain prevalent. The analysis reveals that literalist conservative interpretations tend to perpetuate exclusion, whereas a gender-justice hermeneutical approach reconstructs a more egalitarian understanding of Islam. Compared to prior studies, this research offers novelty by emphasizing the structural and ideological transformation of women’s roles in da’wah. In conclusion, women’s participation in contemporary Islamic da’wah represents a strategic repositioning, reinforced by contextual reinterpretation of religious texts, thereby expanding their legitimacy and contributions as agents of spiritual and social change

    619

    full texts

    4,412

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Griya Jurnal UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇