Jurnal Praktik Baik Pembelajaran Sekolah dan Pesantren
Not a member yet
62 research outputs found
Sort by
Pembentukan Karakter Disiplin Peserta Didik Melalui Kultur Sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembentukan karakter disiplin peserta didik melalui beberapa identifikasi kultur sekolah. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif, karena penelitian ini hanya menggambarkan dan melukiskan mengenai proses pembentukan karakter disiplin peserta didik melalui beberapa identifikasi kultur sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis induktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa sekolah berupaya memebangun karakter disiplin peserta didik melalui beberapa kultur sekolah yakni kegiatan 3S (senyum, sapa, salam), pengkondisian awal belajar, upacara bendera, penggunaan seragam sekolah, anjuran menjaga kebersihan, anjuran menjaga ketenangan, anjuran memanfaatkan waktu, tercipta suasana yang tenang dan nyaman untuk belajar, dan suasana sekolah yang menyenangkan
Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Renderforest untuk Mendorong Kemampuan Berpikir Kritis
Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk berupa video pembelajaran matematika pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) yang terintegrasi kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar angket kepada ahli media, ahli materi, dan peserta didik. Hasil validasi para ahli menunjukkan bahwa media pembelajaan ini termasuk dalam kriteria Layak. Respon siswa setelah menggunakan media ini menunjukkan hasil dengan kriteria Layak. Sehingga media ini memiliki potensi untuk digunakan dalam mendorong kemampuan berpikir kritis
WhatsApp dan Google Classroom untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Kelas XI
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan penerapan pembelajaran online dengan mengkombinasikan aplikasi WhatsApp dan Google Classroom. Pembelajaran terkait dengan materi fisika pada topik Keseimbangan Benda Tegar. Penelitian ini diterapkan dengan pendekatan penelitian tindakan kelas dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran ini efektif yang diindikasi pada jumlah peserta didik yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal sebanyak 92%. Ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran, yaitu memastikan peserta didik untuk dapat aktif selama berinteraksi secara online
Implementasi Kurikulum Kekhasan dalam Meningkatkan Karakter Kebangsaan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kurikulum kekhasan. Aspek yang diamati terkait dengan faktor-faktor penghambat dan upaya penanganannya. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data di analisis secara interaktif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas taruna MA. Mambaul Ulum Bata-Bata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum kekhasan digunakan sebagai pedoman dan penjamin mutu yang sistematis dan terencana. Kurikulum ini digunakan untuk mengembangkan potensi peserta didik baik di bidang akademik, karakter dan kepribadian. Hambatan yang dialami adalah jumlah pembimbing tidak seimbang dengan jumlah siswa dan sarana latihan kurang memadai. Upaya yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan Ketua Ma’hadiyah. Selain itu, sekolah menunda kegiatan ke jam yang lain atau ke hari yang lain. Kegiatan dalam penerapan ini sangat tergantung pada kreativitas guru
Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kurikulum Merdeka di Pondok Pesantren
Merdeka Belajar merupakan konsep pembelajaran yang mengarah kepada santri yang lebih mandiri. Konsep ini masih belum diterima dengan baik oleh pengelola pesantren. Kajian ini bertujuan menganalisis isu-isu merdeka belajar di pesantren dengan subjek pondok pesantren Babul Ulum Pamekasan, Madura. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kasus.. Responden penelitian ini adalah ustadz dan satri. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis dengan teknik triangulasi (display, reduksi, penyajian, dan verifikasi data). Hasil penelitian merupakan gambaran implementasi merdeka belajar di pondok pesantren baik pada tingkat madrasah diniyah, madrasah takwiliyah, madrasah tsanawiyah, maupun madrasah aliyah. Pendidikan yang diajarkan di pesantren mengarah dua sistem. Pengembangan pembelajaran berbasis platform digital dan belajar yang merespons kebutuhan santri
Pengembangan Karakter Peserta Didik di Madrasah Al-Muawanah
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pembentukan karakter dilakukan di madrasah ibtidaiyah. Metode yang digunakan adalah deskriptis naratif berdasar pada pengalaman penulis sebagai guru di MIS Al-Muawanah. Ada beberapa cara yang dilakukan untuk mengembangkan karakter peserta didik. Beberapa kegiatan unggulan adalah tahfidz al-quran, kelompok sains, pembiasaan shalat dhuha, muroja’ah jama’i dan shalat berjama’a
Pembinaan Agama Islam pada Mualaf di Pedalaman
Perkembangan populasi umat Islam di Indonesia, juga berpengaruh pada perkembangan mualaf di wilayah terpencil dan pedalaman serta minoritas Papua Barat. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis strategi pembinaan dan bimbingan komunitas mualaf yang meliputi dai, pesan ajaran Islam, media dan perubahan sikap. Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara dan observasi. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi dakwah dilakukan dengan tatap muka secara langsung dalam kelompok pengajian dan konsultasi syariat, ceramah keagamaan dan kelompok belajar baca alquran. Pesan ajaran berupa nilai-nilai dasar keagamaan, keutamaan Islam dan keindahan-keindahan Islam, salat dan mengaji. Media pembinaan adalah dengan cara tatap muka secara langsung. Dengan penerapan tersebut, terjadi perubahan sikap pada mualaf yang ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan komunitas tentang nilai-nilai tauhid, akhlak dan syariat yang baik
Pondok Baca dengan Pemberdayaan Hasil Hutan untuk Peningkatan Minat Baca Anak
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan hasil hutan dalam pembangunan pondok baca untuk meningkatkan minat baca anak-anak di Wairterang, NTT. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Sumber data menggunakan data primer (wawancara, observasi) dan sekunder (dokumen, buku). Teknik analisis dilakukan dengan tahapan data dikumpulkan, dikelompokkan, disajikan, dan diambil kesimpulan. Faktor penyebab minat baca anak-anak yang rendah adalah kemalasan, bimbingan yang kurang, fasilitas yang terbatas, kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lingkungan yang rendah. Upaya meningkatkan minat baca anak-anak adalah dengan memberikan pelatihan pengelolaan rumah baca yang memanfaatkan hasil hutan dan sosialisasi pada masyarakat setempat
Pemanfaatan Edmodo dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah dan Kemampuan Komunikasi
oai:ojs2.journal.iistr.org:article/9Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, ada banyak media pembelajaran berbasis internet salah satunya adalah Edmodo. Edmodo dituntut oleh siswa untuk aktif dalam kegiatan belajar mengajar baik di ruang kelas maupun di luar kelas. SMA Negeri 6 Yogyakarta merupakan sekolah yang telah terbiasa dengan pembelajaran berbasis internet, salah satunya Edmodo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah fisika dan kemampuan komunikasi peserta didik kelas X MIPA 8 di SMA Negeri 6 Yogyakarta berbantuan Edmodo. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah 26 siswa pada materi Impuls Momentum. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan pemecahan masalah fisika dari kondisi awal 59,23 menjadi 65,96 pada siklus ke-1 dan meningkat menjadi 71,73 pada siklus ke-2. Peningkatan kemampuan komunikasi peserta didik dari kondisi awal 3,14 menjadi 3,46 pada siklus ke-1 dan meningkat 3,51 pada siklus ke-2. Penggunaan Edmodo dapat meningkatkan keterampilan pemecahan fisika dan kemampuan komunikasi siswa
Lembar Kerja Peserta Didik Jawaban Alasan untuk Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan menjelaskan pelaksanaan proses pembelajaran fisika melalui Model Inkuiri Semi Terbimbing dengan Lembar Kerja Peserta Didik Jawaban Alasan (LKPDJA) dan mengetahui tingkat keberhasilan keaktifan dan hasil belajar fisika melalui Model Inkuiri Semi Terbimbing. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII IPA1 MA Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta tahun pelajaran 2021/2022 sejumlah 31 siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket dan pemberian tes. Hasil pembelajaran fisika dengan Model Inkuiri Semi Terbimbing dapat diterapkan dengan menggunakan LKPDJA secara berintegrasi menyeluruh. Pembelajaran konsep fisika secara inkuiri tidak diajarkan terpisah-pisah antara jawaban dan alasan, tapi terintegrasi secara menyeluruh sehingga aktivitas kerjasama yang terbangun adalah kerjasama untuk tujuan bersama menghasilkan pemahaman konsep fisika terbaru