Unissula Repository
Not a member yet
    32889 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HIGIENE DENGAN KEJADIAN INFEKSI PARASIT USUS Studi Observasional Pada Anak Sekolah Dasar Bangetayu Wetan 02

    Get PDF
    Infeksi parasit usus berupa cacing dan protozoa yang ditularkan melalui tanah merupakan penyakit endemik secara global terutama pada anak-anak. Angka kasus infeksi parasit usus yang cukup tinggi di Indonesia. Komponen personal higiene di anak Sekolah Dasar yang menyebabkan kejadian infeksi parasit usus adalah penggunaan alas kaki, kebiasaan mencuci tangan, tempat buang air besar, potong kuku. Infeksi parasit usus juga berkorelasi dengan tidak adanya praktik cuci tangan anak sebelum makan, dan tidak memotong kuku merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dan dua kali lebih rentan terkena infeksi parasit usus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal higiene dengan infeksi parasit usus pada anak anak Sekolah Dasar Bangetayu Wetan 02. Penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini melibatkan 70 sampel subjek penelitian dengan melakukan pemeriksaan feses pada anak Sekolah Dasar Bangetayu Wetan 02 periode Desember 2023 – Januari 2024. Hasil penelitian didapatkan hubungan antara personal higiene dengan kejadian infeksi parasit usus pada anak Sekolah Dasar Bangetayu Wetan 02 dengan nilai p = 0,003 (p <0,05). Hasil kuesioner yang sudah dilakukan didapatkan personal higiene buruk sebanyak 25 (35,7%) dan ditemukan terinfeksi sebanyak 21 anak, tidak terinfeksi sebanyak 4 anak. Personal higiene baik sebanyak 45 (64,3%) dan ditemukan terinfeksi sebanyak 18 anak, tidak terinfeksi sebanyak 27 anak. Kesimpulan pada penelitian ini adalah didapatkan hubungan signifikan antara personal higiene dengan kejadian infeksi parasit usus pada anak Sekolah Dasar Bangetayu Wetan 02. Kata Kunci : Infeksi parasit usus, Personal higiene, Protozoa, Soil Transmitted Helmint

    HUBUNGAN TINGKAT PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) DENGAN TINGKAT KECEMASAN Studi Observasional pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Umum Angkatan 2020, 2021, dan 2022 Universitas Islam Sultan Agung Semarang

    Get PDF
    Kecemasan adalah perasaan takut dan kekhawatiran yang tidak jelas menyebabkan ketidaknyamanan pada seseorang yang disebabkan oleh sesuatu hal yang belum jelas. Perubahan psikis seperti kecemasan diakibatkan oleh seseorang wanita yang sedang mengalami premenstrual syndrome (PMS), gangguan nyeri atau dismenore, siklus menstruasi yang tidak teratur, dan gangguan darah yang melebihi batas normal menstruasi. Seseorang yang mengalami kecemasan akan mempengaruhi dari kualitas hidupnya seperti harus ke UKS saat jam pelajaran, penurunan absensi, penurunan konsentrasi belajar, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat premenstrual syndrome (PMS) dengan tingkat kecemasan pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Umum angkatan 2020, 2021, dan 2022 di Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner. Data kecemasan menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale dan data premenstrual syndrome (PMS) menggunakan kuesioner Shortened Premenstrual Assessment Form (SPAF) melalui google formulir. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampling 115 orang mahasiswi kedokteran semester 3 – 7. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian ini didapatkan persentase dengan kategori nilai tertinggi untuk premenstrual syndrome (PMS) berat (47,8%) dengan kecemasan ringan (81,7%). Berdasarkan analisis bivariat hubungan tingkat premenstrual syndrome (PMS) dengan tingkat kecemasan (p = 0,000) dan (r = 0,362). Kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat premenstrual syndrome (PMS) dengan tingkat kecemasan dengan keeratan hubungan lemah. Kata kunci: Kecemasan, premenstrual syndrome (PMS), mahasisw

    PENGARUH PEMBERIAN GEL SECRETOME HIPOKSIA MESENCHYMAL STEM CELL (SH-MSCs) TERHADAP EKPRESI GEN IL-10 DAN STAT-3 (Studi Eksperimental In Vivo pada Luka Superfisial yang Terinfeksi Bakteri Staphylococcus aureus)

    Get PDF
    Latar belakang: Luka superficial pada kulit yang terinfeksi yaitu infeksi yang terjadi di permukaan kulit epidermis (superficial) dan telah terkontaminasi oleh mikroorganisme patogen seperti Staphylococcus aureus dapat menyebabkan terbentuknya Reactive Oxygen Species (ROS) akibat respon stres oksidatif. SH- MSCs dapat menghambat respon inflamasi melalui peningkatan ekspresi IL-10 dan STAT 3 pada tikus luka superfisial. Tujuan: Membuktikan gel Secretom Hipoksia Mesenchymal Stem Cell (SH-MSCs) terhadap ekspresi gen IL 10 dan STAT 3 pada luka superfisial yang terinfeksi bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Penelitian eksperimental in vivo dengan post test control group. Kelompok K2, K3, P1 dan P2 tikus model infeksi superfisial yang terinfeksi bakteri Staphylococcus aureus, sedangkan pada kelompok K1 kelompok sehat. Pada K2 sebagai kontrol negatif (perlakuan 100 mg base gel), K3 sebagai kontrol positif (Tikus model Infeksi Superfisial dengan perlakuan pemberian gentamicin topical), sedangkan P1 (Tikus model Infeksi Superfisial dengan pemberian gel SH-MSCs dosis 25%) dan P2 Tikus model Infeksi Superfisial dengan pemberian gel SH- MSCs dosis 50%). Ekspresi gen IL-10 dan STAT 3 diuji menggunakan uji Mann Whitney Test. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa ekspresi terdapat perbedaan gen IL-10 pada kelompok P1 sig. (p = 0,048) dan P2 sig. (p = 0,000) dibanding K2, serta terdapat perbedaan pada ekspresi gen STAT3 kelompok P1 dan P2 dibanding K3 sig. (p = 0,000) setelah diberikan perlakuan. Kesimpulan: Pemberian gel Secretom Hipoksia Mesenchymal Stem Cell (SH- MSCs) berpengaruh meningkatkan ekspresi gen IL 10 dan STAT 3 pada luka superficial yang terinfeksi bakteri Staphylococcus aureus. Kata Kunci: Sel Punca Mesenkimal, Hipoksia, Ekspresi gen IL-10, Ekspresi gen STAT3

    ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. BANK SYARIAH INDONESIA Tbk DENGAN MENGGUNAKAN METODE CAMEL TAHUN 2019-2022

    Get PDF
    Kinerja keuangan merupakan suatu gambaran tentang proses pencapaian setiap hasil ekonomi yang mampu diraih oleh perusahaan perbankan pada saat periode tertentu baik dari aspek permodalan, aktiva, manajemen, pendapatan, dan pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan kinerja keuangan pada PT. Bank Syariah Indonesia Tbk pada tahun 2019-2022 dengan menggunakan metode CAMEL. Pada penelitian ini, rasio Camel yang digunakan adalah, CAR, KAP, NPM, ROA, BOPO, dan LDR dimana data yang di dapatkan berasal dari laporan keuangan dan laba rugi yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan kinerja keuangan pada PT. Bank Syariah Indonesia Tbk tahun 2019-2022, berada dalam kondisi “ Cukup Sehat”. Kata Kunci: Kinerja Keuangan, CAME

    IMPLEMENTASI KONSEP SMART VILLAGE DI DESA LEREP, KECAMATAN UNGARAN BARAT, KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Smart Village didefinisikan sebagai sebuah desa pintar yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara efektif dan efisien melalui pendekatan partisipatif kepada masyarakat. Desa Lerep dalam pelayanan adminitrastif masih menggunakan metode pelayanan public konvensional. Dimana cara tersebut terkenal lambat dan boros. Di era digital sekarang, kebutuhan masyarakat terhadap layanan berbasis teknologi informasi dan komunikasi semakin tinggi. Oleh karena itu pemerintah Desa Lerep harus benar-benar mengupayakan pelayanan yang maksimal agar menghasilkan pelayanan public yang efisien baik dari segi biaya, waktu dan tenaga. Tujuan penelitian untuk menganalisis implementasi konsep smart village di Desa Lerep.Pada penelitian yang dilakukan dalam analisis implementasi konsep Smart Village di Desa Lerep menggunakan metode pendekatan deduktif kuantitatif rasionalistik.Temuan studi dari penelitian ini adalah konsep smart village di Desa Lerep belum sepenuhnya di terapkan, belum adanya aplikasi atau web desa yang dapat melayani masyarakat secara online, pemerinah desa dalam pelayanan administrasi secara online hanya melalui WhatsApp. Di dalam smart economy hanya beberapa pelaku usaha yang sudah dapat menggunakan pembayaran online. Kata Kunci: Smart Village, Teknologi Informasi, Desa Lere

    ANALISIS FAKTOR DETERMINAN PENGUNGKAPAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Indonesia Sharia Stock Index Periode 2019-2022)

    Get PDF
    Indonesia Sharia Stock Index merupakan sarana investor untuk mencari investasi syariah di pasar modal. Tingginya peminat pasar modal syariah dibutuhkan juga pelaporan pertanggungjawab sosial yang sesuai syariah islam sebagai bentuk akuntabilitas terhadap para pemegang saham muslim. Tanggung jawab sosial syariah dapat disebut dengan ISR (Islamic Social Reporting). Sayangnya pengungkapan ISR masih bersifat sukarela dikarenakan belum ada regulasi yang menetapkan kewajiban pengungkapan ISR pada pasar modal syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah Profitabilitas, Likuiditas, Dewan Komisaris, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, dan Komite Audit dapat memengaruhi pengungkapan Islamic Social Reporting. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Data diambil menggunakan teknik purposive sampling berupa data sekunder laporan tahunan perusahaan dengan populasi perusahaan-perusahaan di bidang consumer goods non-cyclical yang terdaftar pada Indonesia Sharia Stock Index pada periode 2019-2022. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Likuiditas dan Dewan Komisaris dapat memengaruhi pengungkapan Islamic Social Reporting, sedangkan Profitabilitas, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional dan Komite Audit tidak dapat memengaruhi pengungkapan Islamic Social Reporting. Kata kunci : Islamic Social Reporting Disclosure, Profitabilitas, Likuiditas, Dewan Komisaris, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Komite Audit, ISSI

    DISTRIBUSI KEBUTUHAN LAHAN TEMPAT PEMAKAMAN UMUM DI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Kota Semarang sebagai salah satu kota metropolitan terpadat di Indonesia, utamanya memiliki laju pertumbuhan penduduk yang terus bertambah setiap tahunnya. Hal ini tentunya harus diiringi dengan kebutuhan sarana dan prasarana yang lengkap dan memadai, salah satunya sarana kota yaitu Tempat Pemakaman Umum (TPU). Saat ini, ketersediaan TPU di Kota Semarang sebanyak 14 TPU atau sekitar 16,55 Ha. Namun, persebaran TPU di Kota Semarang belum merata, dan beberapa lahan TPU telah mengalami kelebihan kapasitas, serta ketersediaan lahan TPU saat ini belum cukup mampu untuk menampung jenazah hingga masa mendatang. Terlebih lagi, saat pandemi COVID-19 banyak lahan TPU di Kota Semarang yang digunakan untuk mengubur jenazah pasien COVID-19. Maka dari itu, tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui distribusi kebutuhan TPU Kota Semarang dalam memenuhi kebutuhan sarana pemakaman umum bagi masyarakat Kota Semarang. Terdapat analisis yang dilakukan untuk menjawab tujuan tersebut, diantaranya mengidentifikasi ketersediaan lahan TPU, analisis kebutuhan lahan TPU, serta analisis distribusi dan jangkauan kebutuhan lahan TPU Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan rasionalistik, dimana objek penelitiannya terdiri dari 14 lahan TPU Kota Semarang yang berstatus lahan milik Pemerintah Kota Semarang. Penelitian ini memanfaatkan survei primer berupa observasi lahan TPU dan survei sekunder berupa telaah dokumen. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa ketersediaan lahan TPU di Kota Semarang seluas 16,55 Ha yang tersebar di 14 lokasi TPU Kota Semarang dan masih terdapat 2 TPU yang belum terpakai, yaitu TPU Ngadirgo dan TPU Dadapan/ Sendangmulyo. Sementara itu dari hasil analisis kebutuhan lahan TPU, diperhitungkan estimasi jumlah penduduk tahun 2032 sebesar 1.660.346 jiwa dengan estimasi jumlah kematian sekitar 119.831 jiwa dan membutuhkan lahan TPU pada tahun 2032 sebesar 7,51 Ha. Dari kebutuhan lahan TPU tersebut juga perlu diperhatikan distribusi dan jangkauan lahan TPU, agar ketersediaannya merata hingga ke seluruh wilayah Kota Semarang. Pendistribusian lahan TPU Kota Semarang nantinya dapat diarahkan ke pinggiran Kota Semarang yang berbatasan dengan kabupaten lain, dimana dipengaruhi arah perkembangan permukimannya yang lebih condong ke wilayah perbatasan Kota Semarang. Hal ini dikarenakan terdapat lahan potensial milik Pemerintah Kota Semarang yang cocok untuk dijadikan rencana distribusi lahan TPU Kota Semarang. Kata kunci: tempat pemakaman umum, kebutuhan TPU, distribusi TP

    PENGARUH PROFITABILITAS, KEBIJAKAN DIVINDEN, STRUKTUR MODAL, DAN LIKUIDITAS TERHADAP HARGA SAHAM

    Get PDF
    Riset ini dilakukan untuk mengindentifikasi pengaruh Profitabilitas, Kebijakan deviden, Struktur modal, dan Likuiditas “ Terhadap harga saham. Populasi Yang diteliti dalam riset ini ialah Peusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman Yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia” (BEI) dalam kurun waktu penelitian 2018-2022. Metode penentun sampel ialah purposive sampling berdasarkan karakteristik khusus yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dan diperoleh 150 sampel. Hasil analisis penelitian membuktikan bahwa profitabilitas terbukti “ tidak berpengaruh terhadap harga saham, kebijakan deviden terbukti berpengaruh terhadap harga saham, struktur modal tidak berpengaruh terhadap harga saham, dan likuiditas terbukti tidak berpengaruh terhadap harga saham.” Kata Kunci: Profitabilitas, Kebijakan deviden, Struktur modal, Likuiditas, Harga saha

    Pengaruh Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Empiris Pada Perusahaan Industry Manufaktur Sector Barang Konsumsi Sub Sector Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2015-2020)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh kepemilikan institusional, komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial dan ukuran dewan dircksi terhadap penghindaran pajak pada perusahaan industry manufaktur sector barang konsumsi sub sector makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015-2020. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak IH perusahaan dalam waktu 6 tahun sehingga diperoleh 66 sampel, tetapi ada data yang harus di outlier sebanyak 12 jadi data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 54. Adapun teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakaa SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan tidak signifikan, komisaris independen berpengaruh negative dan signifikan, komite audit berpengaruh negative dan tidak signifikan, ukuran dewan direksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak Kata Kunci : Kepemilikan Institusional, Dewan Komisaris Independen, Kepemilikan Manajerial, Ukuran Dewan Direksi, Penghindaran Paja

    ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN KERETA API ELEVATED TRACK SIMPANG JOGLO

    Get PDF
    Pembangunan Jembatan Elevated Track Simpang Joglo merupakan pembangunan iconic kota Surakarta dengan Jembatan Kereta Api Layang yang dibangun diatas tujuh persimpangan yang sangat padat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko - risiko yang terjadi pada Pembangunan Jembatan Elevated Track Simpang Joglo, sehingga didapatkan risiko yang paling berpengaruh terhadap pelaksanaan proyek guna menentukan respon risiko atau cara penanganan risiko. Pendekatan metodologi pada penelitian ini menggunakan Risk Breakdown Structure dan Probability Impact Grid sebagai alat penelitiannya. Analisis Risiko pada penelitian ini dilakukan berdasarkan tiga persepsi, dimana dari hasil assessment risiko yang teridentifikasi diperoleh 31 risiko berkategori tinggi menurut Owner, 31 variabel risiko berkategori tinggi menurut Konsultan dan 19 risiko berkategori tinggi menurut Kontraktor. Penggabungan kesamaan antara ketiga Stakeholders tersebut didapatkan 18 variabel risiko yang berkategori tinggi. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan risiko – risiko yang berpengaruh antara lain cuaca buruk, udara, kebisingan, getaran, arus lalu lintas, kerusakan jalan, sanitasi lingkungan, K3, persepsi Masyarakat, keresahan dan Kesehatan Masyarakat, perubahan struktur organisasi Owner, keterlambatan pemabayaran, kurangnya finansial dari Owner, jam lembur, estimasi waktu dan biaya, perubahan desain, kerusakan alat, dan pengadaan material. Respon risiko terbanyak yang cenderung diterapkan pada pelaksanaan proyek untuk mencegah keterlambatan proyek adalah dengan cara mengurangi risiko – risiko yang berkategori tinggi dan diselesaikan dengan tidak mempengaruhi pelaksanaan proyek. Kata kunci: simpang joglo, analisis risiko, respon risik

    28,115

    full texts

    32,889

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Unissula Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇