Unissula Repository
Not a member yet
32889 research outputs found
Sort by
PEMANFAATAN RAINWATER HARVESTING SEBAGAI UPAYA UNTUK KONSERVASI AIR PADA BANGUNAN HOTEL DAN APARTEMEN DI KOTA SEMARANG
Konservasi air telah menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya
kebutuhan akan air bersih. Penelitian ini mengusulkan penerapan sistem
Rainwater Harvesting (RWH) sebagai solusi untuk mengurangi tekanan terhadap
pasokan air bersih di bangunan hotel dan apartemen di Kota Semarang. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penghematan biaya dengan
menerapkan sistem RWH dalam mengumpulkan, menyimpan, dan memanfaatkan
air hujan untuk kebutuhan air baku dalam bangunan. Metode penelitian ini
menggunakan analisis kuantitatif dengan mengumpulkan data curah hujan dalam
waktu 10 tahun, perhitungan intensitas curah hujan yang menggunakan metode
mononobe, dan data satuan harga perliter pada PERUMDA AIR MINUM.
Dengan hasil analisis yang kami perhitungkan dalam pemanfaatan RWH kami
mengambil 10 sampel bangunan hotel dan apartemen di Kota Semarang. Hasil
menunjukkan bahwa RWH yang memiliki potensi ideal pada Hotel Ciputra yaitu
dengan tingkat presentase 23,9% untuk konservasi air baku. Sedangkan, pada 9
hotel dan apartemen lainnya hanya mampu menggantikan kebutuhan air baku
sebesar kurang dari 10%. Hal ini membuat penerapan sistem pemanenan air hujan
kurang efektif. Sedangkan untuk penghematan biaya terbesar terjadi pada Hotel
Ciputra yang mampu menekan biaya penggunaan PERUMDA AIR MINUM
sebesar Rp.56.752.859 dari pembiayaan PERUMDA AIR MINUM sebesar Rp
237,535,200. Penelitian ini mengusulkan agar Hotel Ciputra bisa menerapkan
sistem ini dikarenakan akan sangat membantu dalam mencukupi kebutuhan air
yang harus disediakan. Sedangkan untuk 9 hotel dan apartemen lainnya bisa
mempertimbangkan sistem RWH dengan mempertimbangkan luasan RWT yang
dibuat.
Kata Kunci: Konservasi Air; RainWater Harvesting; Mononobe; Hotel;
Apartemen; Kota Semarang
HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA DENGAN LOYALITAS KERJA PADA PEGAWAI BANK BNI KANTOR CABANG KENDAL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stres kerja dengan loyalitas kerja pada pegawai Bank BNI kantor cabang Kendal. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Bank BNI kc Kendal yang merupakan pegawai kontrak, yang sesuai kriteria, sehingga jumlah sampelnya berjumlah 51 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik studi populasi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dua skala yaitu Skala Stres Kerja dan Skala Loyalitas Kerja. Skala Stres Kerja memiliki nilai koefisien reliabilitas sebesar 0,841. Skala Loyalitas Kerja dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,932. Variabel Stres Kerja memberikan sumbangan efektif sebesar 39,9% terhadap variabel Loyalitas Kerja. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson, diperoleh nilai rxy = -0,690 dengan taraf signifikansi 0,000 (p=<0,05). Hal tersebut menunjukan bahwa hipotesis diterima dan ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara stres kerja dengan loyalitas kerja pada pegawai bank. Dimana, semakin rendah stres kerja pada pegawai, maka akan tinggi loyalitas kerja pegawai Bank BNI KC Kendal.
Kata Kunci: Stres Kerja, Loyalitas Kerja, Pegawa
PERBANDINGAN SIFAT-SIFAT MEKANIS BETON SCC ( SELF COMPACTING CONCRETE ) ANTARA PASIR MUNTILAN, PASIR CEPU, DAN PASIR PADAS GILING
Saat ini, pemanfaatan beton sebagai bahan konstruksi terus mengalami
peningkatan. Dengan tingginya tingkat penggunaan beton, permintaaan akan pasir
sebagai komponen utama dalam pembuatannya juga mengalami peningkatan.
Keanekaragaman jenis pasir yang tersedia dapat berdampak pada kualitas beton
yang dihasilkan menyebabkan variasi kualitas produk akhir.
Salah satu pengaruh besarnya kuat tekan beton adalah jenis pasir yang dipakai.
Hal ini menjadi salah satu alasan diadakannya penelitian tentang Perbandingan
Sifat-Sifat Mekanis Beton SCC (Self Compacting Concrete ) antara Pasir Muntilan,
Pasir Cepu, Dan Pasir Padas Giling. Penelitian ini dilaksanakan guna mengetahui
sifat-sifat mekanis pasir, dan mencapai kuat tekan maksimum pada beton. Untuk
melakukan penelitian tersebut dilakukan dengan cara eksperimen membuat beton
normal dan beton SCC (Self Compacting Concrete) menggunakan variasi 3 jenis
agregat halus.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil perbandingan kuat tekan beton
normal pada umur 7 hari dan 14 hari yang menghasilkan nilai tertinggi adalah Pasir
Cepu, sedangkan diumur 28 hari paling besar adalah Pasir Muntilan. Hasil
perbandingan rata-rata kuat tekan beton SCC (Self Compacting Concrete) paling
besar ialah Pasir Cepu yaitu sebesar 35,581 MPa.
Kata Kunci: Beton; Sifat Mekanis; Kuat Teka
HUBUNGAN ANTARA BYSTANDER EFFECT DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SMAN 03 KOTA TEGAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara bystander effect dan perilaku prososial pada siswa SMA Negeri 3 Kota Tegal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 126 siswa di SMA Negeri 3 Kota Tegal. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah teknik quota sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dua skala. Skala bystander effect berjumalah 13 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,890. Skala perilaku prososial berjumlah 29 aitem dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,852.
Hasil hipotesis antara bystander effect dengan perilaku prososial dihitung menggunakan teknik korelasi product moment yang memperoleh hasil skor rxy sebesar -0,733 dengan taraf siginifikansi 0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara bystander effect dengan perilaku prososial, sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima.
Kata Kunci : Bystander Effect, Perilaku Prososia
ANALISA ASPHALT CONCRETE WEARING COARSE (AC – WC) MODIFIKASI DENGAN PENAMBAHAN RESIN EPOXY DAN SERAT BAJA DRAMIX UNTUK PERKERASAN JALAN
Jalan aspal di Indonesia memerlukan perawatan atau restorasi untuk mengatasi
keausan, retak, lubang dan kerusakan umum lainnya. Penyebab utama kerusakan
pada lapisan AC-WC adalah beban berlebih dan cuaca, dimana lapisan ini terletak
di atas sehingga bersentuhan langsung dengan beban dan cuaca. Penelitian ini
bertujuan untuk menambahkan material baru pada campuran AC-WC resin dan
serat baja (Dramix) yang diharapkan dapat memenuhi kriteria marshall.
Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian percobaan
(experiment) dengan membuat benda uji dan melakukan pengujian marshall. Benda
uji yang dibuat menggunakan komposisi bahan tambah resin 0%, 2%, 4%, dan 6%
serta serat baja (steel fiber) 0%, 2%, 4%, dan 6%.
Pada hasil penelitian dapat disimpulkan dengan meningkatnya kadar persentase
dari resin dan serat baja nilai VIM juga mengalami kenaikan secara signifikan.
Semakin banyak jumlah resin yang digunakan nilai VIM juga mengalami kenaikan
dapat dilihat dari hasil nilai rata-rata VIM pada uji resin 0 % adalah 3.68%, resin
2% adalah 4.00%, resin 4% adalah 4.00%, dan resin 6% adalah 4.58% pada masingmasing
kombinasi dengan serat baja. Nilai stabilitas marshall tertinggi pada
komposisi kombinasi adalah resin 2% dan serat baja Dramix 4% yaitu sebesar
2159.74 kg.
Kata Kunci: Resin; Dramix; Marshall; Steel Fiber; Serat Baja; AC-W
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA YANG MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DI MAN 01 PATI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik apakah terdapat hubungan antara konsep diri dengan kepercayaan diri pada remaja yang menggunakan media sosial di MAN 01 Pati. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI di MAN 01 Pati dengan jumlah sampel 125 responden. Teknik pengambilan sampel pada peneliti ini menggunakan cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan 2 alat ukur yaitu skala kepercayaan diri yang terdiri dari 24 aitem dengan reliabilitas 0,866 dan skala konsep diri terdiri dari 27 aitem dengan reliabilitas 0,854. Hasil analisis korelasi Pearson memperoleh skor rxy= 0,692 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,01) menunjukkan bahwa hipotesis diterima serta terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara konsep diri dengan kepercayaan diri pada remaja yang menggunakan media sosial di MAN 01 Pati. Di mana semakin tinggi konsep diri maka sejalan dengan tingginya kepercayaan diri pada remaja yang menggunakan media sosial di MAN 01 Pati.
Kata Kunci: Konsep Diri, Kepercayaan Dir
ANALISA DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI BOREDPILE MENGGUNAKAN METODE MEYERHOF, REESE & WRIGHT, POULOS & DAVIS DAN PROGRAM PLAXIS ( STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SOLO – YOGYAKARTA- NYIA KULON PROGO PAKET 1.1)
Infrastruktur merupakan salah satu faktor penunjang untuk meningkatkan sektor
ekonomi. Dengan dibangunnya infrastruktur yang terintegrasi akan memudahkan
konektifitas antar wilayah sehingga dapat meningkatkan ekonomi wilayah tersebut.
Pada bangunan infrastruktur sipil akan di topang dengan pondasi, maka dari itu
pondasi memiliki pengaruh pada keamanan dan kestabilan bangunan yang berada
di atasnya.
Pondasi berfungsi untuk menyalurkan beban ke dalam lapisan tanah. Pondasi
bored pile adalah salah satu pondasi yang sering digunakan pada proyek konstruksi.
Tugas Akhir ini membahas pada Proyek Pembangunan Jalan tol Solo- Yogyakarta-
Nyai Kulon Progo paket 1.1.
Pada Tugas Akhir ini akan dihitung daya dukung bored pile berdasarkan data
Standart Penetration Test (SPT) yang telah ditetapkan, Tujuan dari analisaa
menggunakan metode Mayerhoff (1976), Resse & Wright (1977), Poulos Davis
(1980) dan mengetahui penurunan tanah dari metode Poulos Davis dan Program
Plaxis 8.2, serta daya dung tiang akibat beban lateral dengan metode broms (1964).
Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan nilai daya dukung tiang tunggal
dengan metode Mayerhoff (1976) memiliki nilai sebesar 451,458 ton, Resse &
Wright (1977) sebesar 584,62 ton. Nilai penurunan tunggal dengan metode Poulos
Davis sebesar 0,007462 m dengan metode Program Plaxis 8.2 sebesar 0,00847 m.
Nilai daya dukung tiang akibat beban lateral dengan metode broms (1964)
didapatkan nilai sebesar 131,684 ton
Kata Kunci: Infrastruktur; Pondasi; Daya Dukung; Penurunan
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN EFIKASI DIRI PADA IBU PRIMIPARA DENGAN KECENDERUNGAN POSTPARTUM BLUES DI KOTA DEMAK
Kehamilan dan kelahiran anak pertama berpengaruh terhadap kesehatan ibu, baik secara fisik maupun psikologis. Postpartum blues adalah gangguan psikologis yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ibu dan bayi. Dukungan sosial dan efikasi diri merupakan faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya postpartum blues pada ibu primipara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi hubungan antara dukungan sosial dan efikasi diri pada ibu primipara dengan kecenderungan postpartum blues di Kota Demak. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah ibu postpartum primipara di Kota Demak dengan jumlah sampel sebanyak 60 ibu postpartum primipara. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan accidental sampling. Penelitian ini mengunakan 3 alat ukur, yakini EDPS (Edinburgh Postnatal Depresi Scale) terdiri dari 8 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,746, skala dukungan sosial terdiri dari 30 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,934 dan skala efikasi diri terdiri dari 17 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,819. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis berganda dan korelasi parsial. Hasil uji hipotesis pertama menunjukan nilai R= 0,325 dengan signifikasi 0,041 (p 0,05), hal ini menunjukan tidak terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kecenderungan postpartum blues pada ibu primipara di Kota Demak.
Kata Kunci: Postpartum Blues, Dukungan Sosial dan Efikasi Dir
PENGARUH PSYCHOLOGICAL CAPITAL (MODAL PSIKOLOGIS) TERHADAP JOB HOPPING INTENTION PADA PEKERJA GENERASI Z
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara psychological capital (modal psikologis) terhadap job hopping intention pada pekerja generasi Z di Indonesia. Job hopping intention pada penelitian ini mengacu pada kecenderungan seorang pekerja untuk berganti pekerjaan atau berpindah organisasi secara sukarela, meskipun baru bekerja dalam waktu yang singkat, yaitu kurang dari dua tahun (Lake, dkk., 2017). Dari data yang dikumpulkan sebanyak 103 subjek pekerja generasi Z berpartisipasi dalam pengisian kuesioner yang disebar secara online. Penelitian ini menggunakan alat ukur Psychological Capital Questionnaire (PCQ) dari Luthans, dkk. (2007) yang disusun berdasarkan 4 dimensi dengan koefisien reliabilitas sebesar 0.890. Selain itu, menggunakan alat ukur Job Hopping Motives Scale dari Lake, dkk. (2017) yang disusun berdasarkan 2 dimensi dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,910. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai R=0,207 dengan signifikansi 0,036 (p <0,05), hal ini menunjukkan modal psikologis memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel job hopping intention.
Kata Kunci : Modal Psikologis, Job Hopping Intentio
ANALISIS VOLUME KERUSAKAN DAN KEANDALAN BANGUNAN PADA KOMPONEN STRUKTUR DAN ARSITEKTUR (STUDI KASUS PADA GEDUNG LPPM UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG)
Suatu bangunan memerlukan perawatan serta perbaikan gedung jika sudah
melebihi batas umur rencana. Umur maksimal suatu bangunan adalah 30 tahun dan
jika sudah melebihi batas maka perlu perhatian khusus. Gedung LPPM Universitas
Islam Sultan Agung Semarang berdiri sejak tahun 1970 yang artinya umur
bangunan tersebut sudah 53 tahun, serta pada saat musim hujan gedung ini juga
sering terendam banjir karena posisinya yang berada dibawah elevasi jalan -0,30
meter. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kerusakan dan keandalan
bangunan gedung pada komponen struktur dan arsitektur Gedung LPPM
Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Penelitian ini dilakukan melalui observasi di lapangan, dimana untuk
kerusakan menggunakan sistem pembobotan kuantitas dan untuk keandalan dengan
memberikan penilaian skor terhadap hasil survey. Jenis data yang digunakan pada
penelitian ini yaitu data primer meliputi denah bangunan dan volume kerusakan,
serta data sekunder yang mengacu pada Permen PU No.29/PRT/M/2006 tentang
pedoman teknis bangunan gedung dan Permen PU No.16/PRT/M/2010 tentang
teknis pemeriksaan berkala bangunan.
Hasil presentase yang didapat pada kerusakan struktur adalah 0% yang
artinya tidak ada kerusakan, kemudian untuk arsitektur ruang dalam kerusakan
paling besar adalah pelapis muka lantai 18,91% dan kerusakan arsitektur ruang luar
paling besar adalah pelapis muka dinding 22,23 %. Kemudian untuk tingkat
keandalan struktur mendapatkan angka 100% dalam kategori andal dan arsitektur
mendapatkan angka 92,23% dalam kategori kurang andal.
Kata Kunci: kerusakan, keandalan, bangunan gedung, arsitektur, struktur