Unissula Repository
Not a member yet
32889 research outputs found
Sort by
THE ROLE OF CAREER GROWTH TOWARDS OUTSOURCING EMPLOYEES IN MINIMIZING TURNOVER INTENTION.
Perkembangan karir merupakan faktor penting bagi sebuah perusahaan untuk
meningkatkan reputasi perusahaan. Perusahaan perlu memastikan bahwa pegawai
memberikan kinerja terbaik dan sesuai dengan produktivitas sehingga diharapkan hal ini
dapat meminimalisir terjadinya turnover intention. Tujuan dari penelitian ini adalah
bagaimana perkembangan karir dalam meminimalisir turnover intention. Data dikumpulkan
dari 100 responden karyawan outsourcing di salah satu perusahaan outsourcing di Semarang,
Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Metode yang digunakan dalam menganalisis hipotesis
menggunakan Smart PLS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: Career Growth memiliki
pengaruh yang tidak signifikan/negatif terhadap Turnover Intention dan begitupun Affective
Commitment dan Turnover Intention. Akan tetapi untuk Employee Engagement dan
Perceived Organizational Support (POS) memiliki hasil yang signifikan/positif terhadap
Turnover Intention.
Kata Kunci: Career Growth, Turnover Intention, Affective Commitment, Employee
Engagement, Perceived Organizational Support, Outsourcing
PERAN PENGALAMAN KERJA PENINGKATAN PENGAWASAN PROSES DAN KINERJA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis apakah
Pengalaman kerja dan pengawasan proses mampu meningkatkan kinerja Sumber
Daya Manusia Kepala Sekolah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Kotawaringin Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Explanatory Research
yang menekankan pada analisis hubungan antar variabel penelitian. Responden
terdiri dari 68 Kepala Sekolah setingkat SMP. Pengambilan data dilakukan melalui
kuesioner dengan menggunakan skala Likert 1 hingga 5 untuk mengukur tingkat
setuju atau tidak setuju responden terhadap pernyataan yang diajukan. Analisis data
dilakukan menggunakan permodelan persamaan structural dengan pendekatan
Partial Least Square (PLS).
Hasil analisis menunjukkan bahwa Pengalaman kerja memiliki pengaruh
positif yang signifikan terhadap Kinerja Kepala sekolah. Selain itu, Pengawasan
proses juga berpengaruh positif secara signifikan terhadap Kinerja Kepala sekolah.
Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami beberapa faktor
yang mempengaruhi Kinerja di lingkungan organisasi publik, khususnya dalam
konteks Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Kotawaringin Barat.
Implikasi manajerial dari temuan ini adalah pentingnya Pengalaman kerja dan
pengawasan proses sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja Kepala Sekolah di
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kata Kunci : Pengalaman Kerja, Pengawasan Proses, Kinerja SD
ALAT MONITORING CAIRAN INFUS BERBASIS IoT (INTERNET OF THINGS)
Latar belakang: Infus adalah suatu Komponen di bidang kesehatan yang digunakan untuk menyeimbangkan cairan elektrolit tubuh.pada keadaan gawat dan darurat seperti pasien yang mengalami kekurangan cairan karena asupan oral
tidak memadai, sindrom metabolik yang parah dapat menyebabkan syok hipovolemik, asidosis,gastroenteritis akut, demam berdarah dengue (DBD),
Metode: Penelitian ini Menggunakan penelttian jenis Research And development
Hasil: beberapa fungsi alat sudah berhasil untuk mengerjakan tugasnya seperti Notifikasi Pengingat Aman Siaga, darurat,akan Tetapi fungsi utama alat ini belum konsisten bekerja dengan sebagaimana semestinya.
Simpulan dan Saran: dengan hasil yang didapat bisa di simpulkan bahwa alat
monitoring infus masih belum layak untuk digunakan dan di produksi masal. Diharapkan
untuk pengembang alat selanjutnya memperbaiki kualitas alat monitoring infus yang sudah ada dengan komponen dan program yang lebih lagi
Kata kunci: Alat monitoring infus,IoT (Internet of things
PENINGKATAN MUTU SEKOLAH MELALUI BUDAYA SEKOLAH DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK (Studi empiris pada Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Kotawaringin Barat)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh
kausalitas antara variabel mutu sekolah melalui budaya sekolah dan kompetensi
pedagogik. Sampel penelitian ini terdiri dari 131 responden yang merupakan Guru
SMP di Kabupaten Kotawaringin Barat. Teknik sampling yang digunakan adalah
proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan
menggunakan pengukuran interval pada skala 1 hingga 5. Analisis data dilakukan
menggunakan Partial Least Square (PLS).
Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa budaya sekolah memberikan
pengaruh positif terhadap mutu sekolah. Selain itu, budaya sekolah juga
memberikan pengaruh positif terhadap kompetensi pedagogik guru, dan
kompetensi pedagogik guru memberikan pengaruh positif terhadap mutu sekolah.
Variabel kompetensi pedagogik guru tidak berperan sebagai variabel mediasi, yang
berarti bahwa pengaruh budaya sekolah terhadap mutu sekolah lebih dominan
secara langsung daripada melalui mediasi kompetensi pedagogik guru.
Penemuan ini memberikan wawasan yang penting dalam pemahaman tentang
faktor-faktor yang mempengaruhi mutu sekolah di lingkungan pendidikan
menengah. Implikasi manajerial dari hasil penelitian ini adalah perlunya fokus pada
pengembangan budaya sekolah yang positif dan peningkatan kompetensi
pedagogik guru sebagai strategi untuk meningkatkan mutu sekolah secara langsung.
Kata kunci : Mutu Sekolah; Budaya Sekolah; Kompetensi Pedagogi
STUDI PENDAPAT PENGASUH PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN TEGAL TERHADAP FENOMENA CHILDFREE
Childfree ialah sebuah keputusan atau pilihan hidup yang diambil secara sadar untuk memilih tidak memiliki anak. Adapun alasan yang mendasari pasangan memilih untuk childfree, antara lain (1) Latar belakang keluarga. (2) Isu lingkungan (3) Keadaan finansial. (4) Problem maternal instinct. (5) Masalah kesehatan. Sebagai fenomena yang baru, childfree menjadi pro kontra dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap fenomena childfree serta mengetahui pandangan para pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Tegal mengenai childfree. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan), khususnya melakukan studi langsung di lokasi yang relevan dengan penyelidikan ini. Kemudian data akan dianalisa menggunakan metode deskriptif untuk memperoleh gambaran penelitian yang lebih spesifik. Hasil temuan penelitian adalah dalam pandangan hukum Islam, childfree dinilai bertentangan dengan konsep pernikahan dan upaya pembentukan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, maka hal ini dilarang dalam Islam kecuali karena adanya alasan syar’i. Dalam pandangan pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Tegal ada yang kontra terhadap childfree dan ada yang bersikap netral dalam memandang childfree. Para pengasuh yang kontra terhadap childfree beralasan bahwa fenomena childfree adalah keputusan yang menyalahi kodrat sebagai makhluk hidup. Sedangkan pengasuh yang netral menilai chiildfree beralasan bahwa childfree merupakan keputusan individu manusia yang diambil menggunakan banyak pola dan pertimbangan. Childfree bukanlah sebuah ketidakbolehan yang mutlak. childfree hanya dihukumi meninggalkan keutamaan dari pernikahan. Namun, aktivitas childfree juga tidak dilarang berdasarkan syari'ah karena tidak adanya dalil yang secara langsung melarang praktik childfree ini.
Kata Kunci: Childfree, Pengasuh Pondok Pesantren, Maqashid al-Syari’a
PENINGKATAN KINERJA PELAYANAN PUBLIK MELALUI GAYA KEPEMIMPINAN INOVATIF, PERILAKU KERJA INOVASI DAN IKLIM INISIATIF DI PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN DI KABUPATEN BLORA
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak kepemimpinan inovatif,
perilaku kerja inovatif, iklim inisiatif, dan kinerja pelayanan publik yang berkualitas.
Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory research yang melibatkan
populasi sebanyak 295 Kepala Desa dan Kelurahan dari 16 Kecamatan di Kabupaten
Blora. Sampel penelitian ini terdiri dari 102 responden yang dipilih dari Kepala Desa
di 16 Kecamatan Kabupaten Blora dengan menggunakan teknik sampling
proporsional stratified random sampling. Pengumpulan data primer dilakukan
melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur variabel-variabel yang disebutkan
sebelumnya. Pengukuran dilakukan menggunakan skala interval 1 hingga 5, yang
berkisar dari Sangat Tidak Setuju (STS) hingga Sangat Setuju (SS). Analisis data
dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS).
Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan inovatif
memberikan dampak positif melalui dua faktor utama: perilaku kerja inovatif dan
iklim inisiatif. Dengan demikian, gaya kepemimpinan inovatif bukan hanya menjadi
model kepemimpinan yang efektif, tetapi juga merupakan kunci dalam menciptakan
transformasi positif dalam pelayanan publik, yang berujung pada peningkatan
kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.
Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan inovatif
kepala desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan perilaku inovasi
kerja, kinerja pelayanan publik, dan iklim inisiatif. Selain itu, perilaku inovasi kerja
dan iklim inisiatif juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan
kinerja pelayanan publik. Dengan demikian, temuan ini memberikan kontribusi
penting bagi pemahaman tentang pentingnya kepemimpinan inovatif dalam
meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
Kata Kunci : kepemimpinan inovatif; perilaku kerja inovatif; iklim inisiatif; kinerja
pelayanan publik yang berkualita
Peningkatan Keputusan Pembelian Melalui Service Quality Dan Digital Marketing
Rumusan Masalah pada penelitian ini adalah 1) Bagaimana pengaruh service
quality terhadap minat pembelian?; 2) Bagaimana pengaruh service quality terhadap
keputusan pembelian?; 3) Bagaimana pengaruh digital marketing terhadap minat
pembelian?; 4) Bagaimana pengaruh digital marketing terhadap keputusan pembelian?;
5) Bagaimana pengaruh minat pembelian terhadap keputusan pembelian?; 6)
Bagaimana pengaruh service quality terhadap keputusan pembelian melalui minat
pembelian sebagai variabel intervening?; 7) Bagaimana pengaruh digital marketing
terhadap keputusan pembelian melalui minat pembelian sebagai variabel intervening?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitain ini
populasi terdiri dari pengunjung wisata kolam renang sebanyak 8879 orang periode
bualn Oktober-Desember. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling
diperoleh jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 responden.
Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah menggunakan kuesioner
Penelitian ini menggunakan analisis data meliputi analisis deskriptif dan Analisis Data
dengan Structural Equation Model (PLS).
Hasil penelitian diperoleh 1) service quality memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap minat pembelian ke Kolam Renang Rejosari Timur berdasarkan
nilai Tstatistik sebesar (5,283) dan nilai Sig. 0,001 < 0,05. 2) service quality memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ke Kolam Renang
Rejosari Timur berdasarkan nilai Tstatistik sebesar (4,862) dan nilai Sig. 0,005 < 0,05.
3) digital marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian
ke Kolam Renang Rejosari Timur berdasarkan nilai Tstatistik sebesar (5,322) dan nilai
Sig. 0,000 < 0,05. 4) digital marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap keputusan pembelian ke Kolam Renang Rejosari Timur berdasarkan nilai
Tstatistik sebesar (6,450) dan nilai Sig. 0,000 < 0,05. 5) minat pembelian memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ke Kolam Renang
Rejosari Timur berdasarkan nilai Tstatistik sebesar (5,470) dan nilai Sig. 0,002 < 0,05.
6) service quality memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
pembelian ke Kolam Renang Rejosari Timur dengan melalui minat pembelian dengan
pengaruh tidak langsung spesifik (Spesific Indirect Effect) berdasarkan nilai Tstatistik
sebesar (5,342) dan nilai Sig. 0,000 < 0,05. 7) digital marketing memiliki pengaruh
positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ke Kolam Renang Rejosari Timur
dengan melalui minat pembelian dengan pengaruh tidak langsung spesifik (Spesific
Indirect Effect) berdasarkan nilai Tstatistik sebesar (4,321) dan nilai Sig. 0,003 < 0,05.
Kata Kunci : Service Quality, Digital Marketing, Minat dan Keputusan Pembelia
PELAKSANAAN BIMBINGAN KEAGAMAAN DALAM PEMBENTUKAN SIKAP TAWADHU’ PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN SIROJUTH THOLIBIN BRABO
Penelitian mengacu pembentukan sikap tawadhu’ sangat penting untuk membentuk moral dan juga akhlak santri. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mencari tahu dan menganalisa tentang pelaksanaan bimbingan keagamaan dalam membentuk sikap tawadhu’ pada santri di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Brabo Tanggungharjo Grobogan. Berdasarkan penelitian tersebut penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kodisi objek alamiah, dimana peneliti adalah instrumen kunci, sedangkan data primer yaitu data lapangan atau hasil dari wawancara yang dilakukan peneliti. Lokasi pada penelitian kali ini berada di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Brabo Grobogan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pelaksanaan bimbingan keagamaan untuk membentuk sikap tawadhu’ yang dilakukan di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Desa Brabo Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan, dapat dilihat dari berbagai aspek yaitu pembimbing, santri, materi, dan metode. Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Brabo memiliki pembimbing yang mempunyai karakter yang baik, sabar dan memiliki retorika yang baik. Santri yang mengikuti bimbingan keagamaan berjumlah ribuan. Latar belakang mereka lulusan SD atau MI dan SMP atau MTS. Materi yang diberikan kepada santri meliputi materi akidah, syari’ah, dan akhlak. Metode bimbingan yang digunakan yaitu metode nasehat, pembiasaan yang di bagi menjadi sholat jama’ah, qiyamul lail, kajian kitab kuning, dan ta’ziran, adapun metode keteladanan dari pengasuh dan ustadz
Kata Kunci: Bimbingan Keagamaan, Skap Tawadhu’, Santr
HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SD NEGERI SIDOMULYO 1 DEMAK
Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran tentang Hubungan kompetensi pedagogik guru PAI dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SD Negeri Sidomulyo 1 Demak. Tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu untuk
1) Mengetahui kompetensi pedagogik guru PAI di SD Negeri Sidomulyo 1 Demak. 2) Mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SD Negeri Sidomulyo 1 Demak. 3) Mengetahui hubungan yang signifikan antara kompetensi pedagogik guru PAI dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SD Negeri Sidomulyo 1 Demak. Metode yang digunakan dalam peneletian ini adalah kuantitatif dengan subjek penelitian siswa kelas V dan VI .Sampel yang diambil
berjumlah 57 siswa sebagai responden dari jumlah populasi 147 siswa. Data yang dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi . Hasil penelitian ini menunjukkan:
1) Kompetensi pedagogik guru pada mata pelajaran pendidikan agama islam kelas V dan VI SD Negeri Sidomulyo 1 Demak diperoleh rerata kategori sangat tinggi dengan skor sebesar 85,6%. 2) Hasil Belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan
agama islam kelas V dan VI SD Negeri Sidomulyo 1 Demak yang diperoleh rerata kategori cukup dengan 82,36 berada pada kriteria cukup, karena berada pada rentang 79-82. 3) Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kompetensi
pedagogik dengan hasil belajar siswa kelas V dan VI SD Negeri Sidomulyo 1 Demak.
Kata Kunci : Hubungan; Kompetensi Pedagogik; Hasil Belajar; Pendidika
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK DI MA NAHDLATUL ULAMA MRANGGEN TAHUN 2023/2024
Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Mranggen, alasan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar akidah akhlak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Februari 2024, metode yang digunakan adalah metode korelasi dengan menggunakan teknik simple random sampling.Sampel penelitian ini sebanyak 60 peserta didik dan data yang diperoleh menggunakan kuesioner (skala Likert) serta teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan uji deskriptif, uji asumsi klasik berupa uji normalitas dan uji linieritas, dan uji hipotesis berupa uji regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan uji t. Berdasarkan hasil yang diperoleh terdapat adanya pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar akidah akhlak peserta didik di MA NU Mrangen sebesar 21% (kooefisien determinasi) sedangkan sisanya 79% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada pada penelitian ini.
Kata kunci: penggunaan media Audio Visual, YouTube, Hasil Belaja