Unissula Repository
Not a member yet
32889 research outputs found
Sort by
INNOVATION CAPABILITY YANG DIDORONG OLEH KNOWLEDGE SHARING DAN WORK TRAINING DALAM PENINGKATAN KINERJA PERSONIL POLRES TEMANGGUNG
Pengetahuan adalah sebuah aset berharga yang, pada prinsipnya, seharusnya
dapat dibagikan bersama. Namun, dalam realitasnya, berbagi pengetahuan sering
kali menjadi sebuah tantangan yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk
menggali peran knowledge sharing dan pelatihan dalam meningkatkan kapabilitas
inovasi dan kinerja Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di Polres
Temanggung. Metode yang digunakan adalah Explanatory research dengan
menerapkan metode Partial Least Square (PLS) untuk menganalisis hubungan
antara variabel-variabel tersebut. Populasi penelitian ini terdiri dari 108 personil
Polres Temanggung, dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive
sampling yang mensyaratkan bahwa responden merupakan personil Polres
Temanggung, memiliki pengalaman kerja lebih dari 5 tahun, dan memiliki
kemampuan menggunakan Perangkat IT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa knowledge sharing dan work training
memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Innovation capabilities dan
kinerja Personil Polres Temanggung. Selain itu, ditemukan bahwa Innovation
capabilities juga memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja Personil
Polres Temanggung. Namun, temuan menunjukkan bahwa Innovation Capabilities
tidak berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara knowledge
sharing dan work training terhadap kinerja Personil Polres Temanggung. Implikasi
temuan ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya praktik
knowledge sharing dan pelatihan dalam meningkatkan inovasi dan kinerja SDM,
serta menyoroti relevansinya dalam konteks kepolisian.
Kata kunci : knowledge sharing; work training, Innovation capabilities; kinerja
Personil Kepolisia
MODEL LOYALITAS PENGGUNAAN UANG RUPIAH DI PERBATASAN INDONESIA-MALAYSIA KABUPATEN NUNUKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Brand Trust dalam memoderasi
pengaruh Brand Image dan Brand Awareness terhadap Brand Loyalty Usage of
Rupiah. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat perbatasan Indonesia –
Malaysia di kecamatan Sebatik, kabupaten Nunukan, provinsi Kalimantan Utara.
Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yaitu masyarakat
kabupaten nunukan yang memiliki pekerjaan sebagai petani, pengusaha, pedagang
dan penggerak ekonomi lainnya dengan Batasan umur bekisar antara 20 - 60 tahun
berdasarkan kebetulan. Analisis statistiknya menggunakan analisis deskriptif
dengan software Smart PLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa Brand Awareness
berpengaruh terhadap Brand Loyalty Usage of Rupiah. Sedangkan Brand Image
tidak berpengaruh terhadap Brand Loyalty Usage of Rupiah. Setelah memasukkan
Brand Trust sebagai variabel moderasi, diperoleh hasil bahwa Brand Trust
memperkuat pengaruh Brand Awareness terhadap Brand Loyalty Usage of Rupiah.
Namun Brand Trust tidak mampu memperkuat Brand Image terhadap Brand
Loyalty Usage of Rupiah.
Kata Kunci: Brand Image; Brand Awareness; Brand Trust; Brand Loyalty; Uang
Rupia
DECONSTRUCTION OF UTILITARIAN IN THE CORMAC MC. CARTY’S NOIR NOVEL NO COUNTRY FOR OLD MEN
The object of this research is a novel entitled No Country for Old Men by
Cormac Mc. Carty. This research aims to analyze the value of utilitarianism in
Anton Chigurgh's character which is then analyzed using by deconstruction
theory. This research uses a qualitative method with primary data taken from the
novel in the form of narrative and dialogue. Secondary data was taken from
various sources such as books, novels, journals and several reliable data which are
believed to help this research. The data is then identified, classified, and reduced
for deeper understanding.
This study concluded two results. The first result is that the value of
utilitarianism found in the depiction of the character Anton Chigurgh in the novel
leads to characters such as welfarism and consequentialism. The second result is
the discovery of a binary opposition which contrasts with the value of
utilitarianism from the first result which is then interpreted and analyzed using
deconstruction theory.
From this research it can be concluded that there is an imbalance between
the utilitarianism values obtained in the first analysis and the analysis obtained in
the second results, proven by several contradictory characteristics. This imbalance
proves that a villain character does not always have the courage to overcome
obstacles and does not minimize the risks or consequences they will face in the
future for their own actions.
Keywords: Deconstruction, Binary Opposition, Cormac Mc. Carty, Utilitarianis
SEMIOTIC ANALYSIS OF SELECTED SONGS ON EGG IN THE BACKSEAT ALBUM BY EM BEIHOLD
The album Egg in The Backseat is an album that contains the story of Em Beihold's journey in dealing with the mental health problems that she experienced when she was at the peak of her career. This study focuses on the signs found in the album and their interpretation. Moreover, the researcher found the main themes discussed in this album through analysis of signs that had been found previously.
The research method used in this research is descriptive qualitative. The primary data as the main source was obtained from the research object, Egg in The
Backseat album by Em Beihold. There are several steps that the researcher takes in collecting data. The main step is listening to the song and reading the lyrics as the
main source. After listening and reading the lyrics, the second thing the researcher did was identify the data. Then, proceed with classifying the data needed in the
research. From the analysis, we can conclude that there were three types of signs are found in Egg in The Backseat album by Em Beihold which give an aesthetic effect
and deeper meaning to the album. So, even though the singer tells her personal life and feelings through the album, the listeners can also conclude the contextual meaning of the song lyrics by using signs such as; iconic signs, indexical signs, and symbolic signs. Furthermore, after analyzing the meaning of the signs found previously, it can be concluded that the main theme depicted in the album Egg in
The Backseat by Em Beihold is about mental health problems, including anxiety
and depression.
Keyword: Semiotic, Sign, Egg in The Backseat, Em Beihold
ADOPSI DAN IMPLEMENTASI KECERDASAN BUATAN (ChatGPT & Canva AI) SEBAGAI TOOLS PUBLIC RELATIONS DI HUMAS LLDIKTI WILAYAH VI
Dalam era digital saat ini, Humas LLDIKTI Wilayah VI menghadapi tantangan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas komunikasi mereka di Tengah perkembangan teknologi yang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui adopsi dan implementasi teknologi kecerdasan buatan (AI) khususnya ChatGPT dan Canva AI dalam aktivitas Public Relations di Humas LLDIKTI Wilayah VI, dengan menggunakan kerangka teori TOE (Teknologi, Organisasi, dan
Environtment). Paradigma yang digunakan adalah paradigma Konstruksionisme dengan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan beberapa informan kunci yaitu Humas LLDIKTI Wilayah VI, Dimana peneliti memilih
informan yang paling tahu mengenai objek penelitiannya.
Hasil penelitian, menunjukan bahwa faktor teknis, seperti ketersediaan perangkat keras yang memadai dan akses internet yang stabil, serta dukungan dari manajemen, menjadi pendorong utama adopsi teknologi ini. Organisasi
menunjukkan keterbukaan terhadap inovasi dan kesediaan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru. Namun, penggunaan AI masih memerlukan sentuhan manusia untuk memastikan hasil yang relevan dan berkualitas tinggi. Dan tuntutan ritme kerja yang cepat dan kebutuhan respon yang
efisien kepada para pemangku kepentingan menjadi pengaruh bagi lingkungan kerja.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat penerimaan terhadap teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT dan Canva AI di Humas LLDIKTI Wilayah VI cukup tinggi. Implementasi kecerdasan buatan telah meningkatkan efisiensi dan
efektivitas komunikasi. Penelitian ini diakui memiliki keterbatasan, termasuk jumlah informan yang terbatas, penggunaan teori TOE saja, serta keterbatasan waktu dan sumber daya peneliti. Rekomendasi meliputi dukungan berkelanjutan dari pimpinan, peningkatan keterampilan staf, dan penelitian lebih lanjut tentang dampak jangka panjang penggunaan AI di bidang humas.
Kata Kunci : Adopsi Teknologi, Kecerdasan Buatan, Public Relation
PENANGANAN KELUHAN SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN DAN MEMBANGUN KEPERCAYAAN KONSUMEN DELTA COFFEE ROASTER
Kemajuan pesat dalam dunia bisnis saat ini menyebabkan persaingan yang ketat, menuntut perusahaan untuk menjadi kreatif dan inovatif. Salah satu sektor yang menghadapi persaingan tinggi adalah industri kopi. Dalam persaingan bisnis, perusahaan harus memiliki loyalitas pelanggan yang tinggi agar tidak kehilangan pelanggan. Kualitas pelayanan, harga, dan kepuasan pelanggan menjadi faktor penting dalam membangun loyalitas pelanggan. Jika semua faktor ini terpenuhi, konsumen cenderung akan setia terhadap suatu bisnis atau produk.
Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, dengan data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih berdasarkan purposive sampling dan data sekunder diperoleh dari dokumen, buku, dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan teori marketing mix 4C. Untuk menguji keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber.
Hasil Penelitian ini, Delta Coffee Roaster menerapkan Strategi komunikasi pemasaran yang unik dan sangat berbeda dari Coffee Roaster yang lainnya seperti penggunaan banyak sumber media untuk bisa menyampaikan keluhannya, kemudian penanganan yang ditangani oleh sistem yang sudah berjalan dengan kerjasama dari beberapa Divisi, dan penanganan keluhan yang itu berorientasi pada kepuasan dari konsumen. Delta Coffee Roaster juga melakukan pendekatan yang
efektif dalam menanggapi keluhan konsumen memiliki dampak yang signifikan dalam konteks pemasaran dan hubungan pelanggan. Delta Coffee Roaster memiliki pendekatan yang holistik dalam menangani keluhan konsumen. Mereka tidak hanya memberikan perhatian terhadap aspek teknis penyelesaian masalah, tetapi juga memperhatikan aspek emosional dan psikologis konsumen. Meskipun strategi tersebut sudah membuahkan hasil yang positif, namun
masih diperlukan pengoptimalan untuk mencapai hasil yang lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan dan kepercayaan konsumen Delta Coffee Roaster sangat di pengaruhi oleh penanganan keluhan yang dilakukan
perusahaan. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu Delta Coffee Roaster dalam mencapai tujuan perusahaan, terutama dalam penanganan keluhan sebagai upaya peningkatan kepuasan dan membangun kepercayaan
konsumen.
Keterbatasan dalam penelitian ini Kurangnya teori pada saat melakukan penelitian, peneliti sadar tentang hal ini disebabkan oleh pengetahuan dari peneliti yang masih kurang. Jumlah informan yang masih sedikit membuat data dari peneliti memiliki kekurangan. Keterbatasan waktu dan tenaga sehingga membuat penelitian ini masih kurang maksimal.
Kata Kunci : Strategi Penanganan keluhan, Delta Coffee Roaster, Kepuasan & Kepercayaan Konsume
REKONSTRUKSI KEBIJAKAN HUKUM AGRARIA TERHADAP STATUS TANAH EKS KERATON KASUNANAN SURAKARTA HADININGRAT BERBASIS NILAI KEADILAN SOSIAL
The number of ex-royal land conflicts between the government and residents who
occupy ex-royal land, so that the reconstruction of ex-royal land status based on
social justice values. This research aims to know and analyze the regulations and
policies of agrarian law along with its weaknesses on the current status of the
former palace of Surakarta Hadiningrat Sunanate and realize the implementation
of the reconstruction of existing regulations as support for agrarian law policies on
the status of the former palace of Surakarta Hadiningrat Sunanate based on social
justice values.
The research paradigm used is constructivism with a social legal research
approach. Primary legal materials used are Law Number 5 of 1960 concerning
Basic Agrarian Principles and other related regulations. Data analysis uses
descriptive qualitative.
The results of the study explain that the current agrarian law regulations and
policies on the status of the former Surakarta Hadiningrat Palace land include Law
No. 5 of 1960 concerning Basic Agrarian Principles; Government Regulation (PP)
No. 18 of 2021 concerning Management Rights, Land Rights, Flat Housing Units,
and Land Registration; Government Regulation No. 20 of 2021 concerning
Controlling Abandoned Areas and Land; Presidential Decree No. 23 of 1988
concerning the Status and Management of Surakarta Kasunanan Palace and Local
Regulation of Surakarta Municipality No. 8 of 1993 Article 16 which states that
cultural heritage objects are utilized for the tourism industry in line with the
provisions of Article 19 paragraph (1) of Law No. 5 of 1992 which determines that
cultural heritage objects can be utilized for tourism purposes. The weaknesses of
the regulation of agrarian law policy on the status of the former Surakarta
Hadiningrat Palace land are the existence of overlapping regulations that are
unable to accommodate conflicts related to the management and control of the
former Surakarta Palace Land. This has an impact on the lack of legal certainty of
customary land ownership by indigenous peoples The reconstruction of existing
regulations as support for agrarian law policies on the status of the land of the
former Surakarta Hadiningrat Sunanate based on social justice values in
substance, this reconstruction recommends a detailed and clear concept of legal
policy reformulation related to the control and management of customary land
guided by the prosperity of the people, in the sense of happiness, welfare and
independence in society and the Indonesian legal state which is independent,
sovereign, just and prosperous with a legal sociological approach.
Keywords: Swapraja Land, Sovereignt
REKONSTRUKSI HUKUM SYARAT CAKAP DALAM JUAL BELI PRODUK BARANG DAN JASA MELALUI E-COMMERCE BERBASIS NILAI KEADILAN
Perdagangan produk barang dan jasa melalui Internet membutuhkan keadilan, kepastian dan
perlindungan hukum bagi pengusaha dan konsumennya dalam transaksi e-commerce di Indonesia.
Hal tersebut dirasakan penting mengingat fenomena permasalahan hukum yang baru bagi
pengusaha atau konsumen dalam transaksi perdagangan di Indonesia, di mana para pengusaha
sering menerima order produk barang atau jasa bukan dari konsumen yang cakap dari sisi usia
sebagaimana peraturan perundang-undangan dan konsumen tidak mendapatkan perlindungan
hukum terhadap hak- hak konsumen dalam transaksi e-commerce di Indonesia, karena hal tersebut
tidak dapat diberikan oleh satu aspek hukum saja, melainkan oleh suatu sistem hukum yang mampu
memberikan perlindungan yang simultan dan komprehensif. Keberadaan UU ITE dan PP PMSE
perlu ditinjau kembali sebab karakteristik e-commerce memerlukan perhatian dan penanganan
khusus. Oleh karena itu, dalam disertasi ini difokuskan pada penelitian yang bertujuan untuk
1.Mengkaji dan menganalisis hukum syarat cakap dalam jual beli melalui e-commerce yang belum
memenuhi nilai keadilan, 2. Menganalisis kelemahan-kelemahan dalam pelaksanaan syarat cakap
dalam jual beli barang dan jasa melalui e-commerce, 3. Merekonstruksi hukum syarat cakap dalam
jual beli produk barang dan jasa melalui e-commerce dengan kebijakan pemerintah berbasis
nilai keadilan. Teori yang digunakan Grand theory Keadilan dan Islam, Middle theory Sistem
Hukum dan Apllaid Theory Hukum Progesif dan Teori Perlindungan Hukum.
Pada penelitian disertasi ini dalam mengurai data dan analisisnya mengunakan metode
penelitian dengan paradigma konstruktivisme (legal constructivisme) dengan jenis penelitian
yuridis-normatif studi literature/ pustaka melalui pendekatan filsafat (philosophical approach),
pendekatan undang-undang (statute approach), pendekatan perbandingan hukum (legal
comparative approach), serta pendekatan konseptual (conceptual approach). Sehingga data
primernya berupa literature, dokumen dan bahan hukum yang mempunyai hubungan dengan
penelitian kemudian dilakukan verifikasi data agar data yang ada betul-betul merupakan data yang
objektif dan kompatibel dengan penelitian. Selanjutnya dilakukan langkah analisis dengan
memakai metode kualitatif yakni dengan mendeskripsikan realitas data/ objek penelitian
dihubungkan dengan bahan hukum dan teori yang dipakai untuk mendapatkan hasil analisis yang
kemudian ditarik sebuah kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisa yang dilakukan oleh peneliti; dalam disertasi ini
memaparkan temuan berdasarkan rumusan masalah yag disajikan diantaranya; 1. Perlindungan
hukum terkait syarat cakap dalam transaksi e-commerce melalui kebijakan pemerintah belum
menjamin kepastian hukum dan keadilan, disebabkan kebijakan pemerintah melalui Peraturan
perundang-undangan yang ada belum secara spesifik mengatur mengenai cakap dalam transaksi
elektronik / e-commerce. 2. Kelemahan-kelemahan yang timbul dalam pelaksanaan syarat cakap
t r a n s a k s i e-commerce saat ini, dapat diminimalisasi melalui kebijakan pemerintah untuk
mendukung perkembangan ekonomi digital Indonesia, faktor kebijakan, faktor penegak hukum,
faktor budaya, dan faktor pendidikan. Kelemahan pada peraturan perundang-undangan terbatas
pada syarat cakap dengan usia 19 dan 21 tahun dan/atau sudah menikah, dan/atau tidak dalam
pengampuan. UU ITE dan PP PMSE hanya mengatur terkait cakap sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan. Padahal realita di Indonesia, banyak transaksi jual beli produk barang dan jasa
yang dilakukan anak dibawah umur atau tidak masuk dalam kategori cakap berdasar peraturan
perundang-undangan saat ini 3. Rekonstruksi hukum sebagai sarana pembaharuan dalam kepastian
hukum agar konsumen dapat melakukan transaksi perdagangan barang dan jasa melalui ecommerce
dengan
berbasis
nilai
keadilan.
Key Word: Rekonstruksi Hukum, Jual Beli E-commerce, Keadila
LITERASI MATEMATIKA SISWA PADA PENYELESAIAN SOAL PISA KONTEN QUANTITY DITINJAU DARI SELF-EFFICACY
Literasi matematika adalah kemampuan seseorang untuk merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks. Soal PISA quantity adalah soal PISA yang berhubungan dengan bilangan, pola bilangan, dan operasi bilangan. Literasi matematika akan baik jika mereka memiliki salah satu kemampuan afektif yaitu self-efficacy. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan literasi matematika siswa pada penyelesaian soal pisa konten quantity ditinjau dari self-efficacy.
Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data melalui angket self-efficacy, tes literasi matematika, dan wawancara. Subjek penelitian dilakukan secara purposive sampling terdiri dari 6 siswa kelas X E1 dengan kualifikasi masing-masing 2 dari siswa self-efficacy tinggi, sedang, dan rendah. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy siswa berpengaruh terhadap literasi matematika. Siswa dengan self-efficacy tinggi dapat memenuhi 3 indikator yaitu siswa mampu merumuskan situasi nyata masalah secara matematis, Menggunakan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran matematis, dan Menafsirkan, menerapkan, dan mengevaluasi hasil matematika. Siswa dengan self-efficacy sedang dapat memenuhi 2 indikator dari 3 indikator siswa mampu merumuskan situasi nyata masalah secara matematis, Menggunakan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran matematis. Siswa dengan self-efficacy rendah hanya dapat mengidentifikasi fakta-fakta yang diketahui dan ditanyakan.
Kata Kunci: Literasi Matematika, Soal PISA Quantity, Self-efficac
PEMBELAJARAN BERBASIS PROJEK MELALUI GEOMATH SCRATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL MATEMATIS SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang interaktif berbasis coding untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasional matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tahap penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan 3D. sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA-4 SMA Negeri 1 Grabag Kabupaten Magelang yang berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data berupa angket yang meliputi angket validasi ahli media, dan materi untuk mengetahui Tingkat kelayakan media pembelajaran. Angket respon siswa didwa diberikan untuk menguji kepraktisan media. Sedangkan nilai pre-test dan post-test untuk mengetahui Tingkat keefektifan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan (1) Hasil validasi ahli media memperoleh skor 4,13, hasil validasi ahli materi 4,045 dari skol maksimal 5 sehingga projek yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak. (2) Hasil angket respon siswa memperoleh 96,8% sehingga projek yang dikembangkan berada pada kategori sangat praktis. (3) hail rata-rata nilai pre-test siswa adalah 80,16. Sedangkan rata-rata nilai post-test siswa adalah 90,65. Jadi dari hasil rata-rata nilai siswa pre-test dan post-test dikategorikan efektif dalam proses pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasional matematis siswa.
Kata Kunci: Projek Geomath, Scratch, kemampuan Berpikir Komputasional Matematis Siswa