Unissula Repository
Not a member yet
32889 research outputs found
Sort by
KORELASI KONDISI LINGKUNGAN TERKAIT PENGENDALIAN VEKTOR DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA SEMARANG Studi Observasional di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Semarang
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh vektor nyamuk Aedes aegypti. DBD menjadi salah satu penyakit yang masih sulit dikendalikan ditandai dengan masih tingginya angka kejadian DBD. Lingkungan yang ideal bagi habitat vektor menjadi salah satu faktor peningkatan kasus penyakit karena berkontribusi dalam penyebaran populasi vektor. Oleh karena itu, kondisi lingkungan terkait pengendalian vektor perlu diperhatikan dalam upaya penurunan kasus DBD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara kondisi lingkungan terkait pengendalian vektor dengan kejadian DBD.
Penelitian analitik observasional dengan rancangan case control menggunakan subjek sebanyak 74 sampel masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah Puskesmas Kota Semarang. Subjek penelitian ini terdiri dari 37 sampel kasus dan 37 sampel kontrol. Penelitian ini menggunakan ceklist yang berisi 9 poin tentang kondisi lingkungan yang berkaitan dengan pengendalian vektor untuk mengkategorikan lingkungan menjadi baik dan buruk. Uji korelasi kontigensi C digunakan pada penelitian ini untuk mengetahui keeratan hubungan antara kondisi lingkungan dengan kejadian DBD.
Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar sampel kasus memiliki kondisi lingkungan yang buruk (64%) sedangkan pada sampel kontrol sebagian besar memiliki kondisi lingkungan yang baik (72%). Nilai p=0,001 (p<0,05) artinya terdapat korelasi antara kondisi lingkungan dengan kejadian DBD. Hasil uji korelasi kontigensi C menunjukan hasil 0,554 yang artinya terdapat hubungan keeratan sedang antar variabel.
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang memiliki hubungan keeratan sedang antara kondisi lingkungan terkait pengendalian vektor dengan kejadian DBD di Kota Semarang.
Kata kunci: Kondisi Lingkungan, Demam Berdarah Dengu
PENGARUH BUBUR OKRA MERAH (Abelmoschus esculentus L. Hongjiao) TERHADAP KADAR SGOT (Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Streptozotosin dan Niasinamid)
Diabetes melitus merupakan kelainan metabolisme heterogen kronik dengan patogenesis yang kompleks. Kerusakan hepar merupakan salah satu akibat penyakit diabetes melitus. Serum glutamat oxaloacetate transaminase (SGOT) merupakan suatu enzim hepar yang dapat diukur dalam darah untuk membantu mengidentifikasi penyakit hepar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bubur okra merah (Abelmoschus esculentus L. Hongjiao) terhadap kadar SGOT pada tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi streptozotosin dan niasinamid.
Rancangan penelitian menggunakan post test only control group design dengan 15 tikus putih jantan galur wistar yang dibagi 3 kelompok secara random, yaitu kontrol, DM, dan okra merah. Semua kelompok diberikan pakan standar dan akuades. Kelompok DM dan okra diinduksi STZ-NA pada hari ke-8. Kelompok okra merah diberi bubur okra merah 2 ml tiap tikus pada hari ke-12 selama 28 hari. Sampel darah diambil pada vena opthalmicus di sudut bola mata tikus, selanjutnya dilakukan pengukuran kadar SGOT menggunakan spektrofotometer dan kadar gula darah menggunakan glukometer pada hari ke-40. Analisa data menggunakan uji one way anova dilanjutkan dengan uji post-hoc LSD.
Rerata kadar SGOT tertinggi hingga terendah yaitu kelompok DM (39,34±11,17 U/L), kelompok okra merah (26,26±9,55 U/L), dan kelompok kontrol (22,55±4,73 U/L). Hasil uji one way anova menunjukan perbedaan bermakna pada tiap kelompok (p<0.05). Hasil uji post-hoc LSD menyatakan terdapat perbedaan signifikan pada kelompok kontrol dengan kelompok DM dan kelompok DM dengan okra merah yaitu (p<0,05).
Kelompok okra merah terbukti memiliki kadar SGOT lebih rendah dibandingkan kelompok DM pada tikus putih jantan galur wistar.
Kata Kunci : Diabetes mellitus, SGOT, okra mera
ANALISIS PROSEDUR PENCAIRAN DAN ANGSURAN KREDIT PADA PT BPR BKK JATENG (PERSERODA) KANTOR CABANG DEMAK
Tujuan dari laporan ini adalah untuk menganalisis prosedur pencairan dan angsuran
kredit pada PT BPR BKK Jateng (perseroda) Kantor Cabang Demak dengan
pedoman milik Bank Indonesia dan untuk mengetahui apakah prosedur pencairan
yang berada pada PT BPR BKK Jateng (perseroda) Kantor Cabang Demak sudah
sesuai prosedur yang berlaku.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis kualitatif dengan metode
oengumpulan data observasi, studi pustakaan, dokumentasi. Dan sumber data yang
di gunakan adalah jurnal, buku, dokumen Perusahaan dan publikasi pemerintah.
Hasil pengamatan yang di peroleh yaitu pada prosedur pencairan dan angsuran
kredit PT BPR BKK Jateng (perseroda) Kantor Cabang Demak sudah sesuai dengan
SOP atau pedoman yang berlaku
Kata Kunci: prosedur pencairan, BPR BKK, prosedur angsura
FAKTOR FAKTOR YANG BERPENGARUH DALAM KEPUTUSAN MEMILIH HUNIAN BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) DI KOTA SALATIGA
Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang selanjutnya disingkat MBR adalah masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapat dukungan pemerintah untuk memperoleh rumah. Faktor tingginya harga lahan dan property di perkotaan serta ketidakmampuan daya beli akan lahan dan property bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Salatiga dikarenakan adanya kebutuhan lain yang harus di penuhi terlebih dahulu seperti kebutuhan sehari hari, kesehatan, serta pendidikan sehingga mereka tidak memiliki prioritas untuk membeli hunian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh dalam memilih hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Salatiga. Metode analisis yang digunakan yaitu Model Analisis Regresi Linear Berganda. Tahapan-tahapan penelitian terdiri dari pemilihan Faktor, pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada 400 responden yang kemudian dianalisis dengan menggunakan SPSS. Hasil Penelitian menunjukkan mayoritas responden dengan jenis kelamin perempuan yang berusia 21-30 tahun dengan pendapatan 1.000.001 – 3.000.000 dan mayoritas pekerja sebagai Pegawai swasta. Berdasarkan analisis regresi linier berganda, Faktor lain yang mempengaruhi pemilihan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah terdadat 27 faktor yang berpengaruh. Faktor terbesar yang berpengaruh dalam pemilihan hunian yaitu kualitas air bersih (78,3%), bersumber pdam (72,6%) dan lokasi hunian (69,4%).
Kata kunci: Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Hunia
ANALISIS PROSEDUR PEMBAYARAN DANA PENSIUN PADA PT. TASPEN (PERSERO) KCU SEMARANG
Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan pegawai yang direkrut dan telah
memenuhi syarat yang kemudian dilantik untuk menjalankan tugas negara yang
diberikan dan PNS sudah mengabdikan dirinya kepada negara untuk memberikan
pelayanan publik dan melaksanakan visi dan misi negara, maka sudah sewajarnya
PNS berhak mendapatkan perhatian khusus dari negara, dan bentuk perhatian
tersebut yakni dengan diberikannya jaminan sosial berupa dana pensiun setalah
masa purnabakti. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui prosedur
pembayaran dana pensiun yang diterapkan dalam PT. Taspen (Persero) KCU
Semarang dan juga untuk membandingkan apakah pembayaran dana pensiun pada
PT. Taspen sudah diterapkan sesuai dengan Undang-Undang No.11 Tahun 1969.
Data-data dalam Tugas Akhir ini didapatkan dari hasil pengamatan dan
wawancara dengan pihak dari instansi PT. Taspen (Persero) KCU Semarang yang
kemudian hasilnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara
mengumpulkan data-data sesuai dengan yang dibutuhkan kemudian data tersebut
disusun dan diolah untuk memberikan gambaran mengenai masalah yang diteliti.
Hasil pengamatan terhadap prosedur pembayaran dana pensiun pada PT. Taspen
(Persero) yakni dalam melakukan pengajuan pembayaran dana pensiun diperlukan
beberapa dokumen persyaratan yang harus dilengkapi oleh peserta atau pemohon,
yang mana untuk dokumen persyaratan antara dana pensiun pegawai dan pensiun
janda/duda ada beberapa yang berbeda namun untuk prosedur nya tetap sama
sesuai dengan yang ditetapkan pada PT. Taspen. Setelah dokumen diserahkan
pada customer service, maka saat itu juga prosedur akan berjalan sesuai dengan
pembayaran yang diminta oleh peserta atau pemohon.
Kata Kunci : Dana Pensiun, Dokumen Persyaratan, dan Prosedu
ANALISIS PERLAKUAN PROSES PIUTANG JASA PADA PT SUCOFINDO CABANG SEMARANG
PT Sucofindo merupakan perusahaan jasa yang kegiatan operasionalnya dilakukan
dengan pembayaran tunai dan kredit, dengan adanya taransaksi penjualan barang
atau jasa dengan pembayaran kredit maka akan timbul piutang. Ditengan
persaingan yang ketat, perusahaan dituntut untuk mampu menguasai pasar,
sehingga perusahaan melakukan penjualan secara kredit agar jumlah penjualan
meningkat volume penjualan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
menganalisis piutang tak tertagih dan perlakuan akuntansi piutang pada PT
Sucofindo (Persero) Cabang Semarang dengan standar akuntansi keuangan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, analisis dan
menggunakan dokumen sebagai pendukung. Adapun metode analisis yang
digunakan dalam penelitian ini untuk membahas permasalahan yang merugikan ,
menggambarkan, membandingkan, suatu data atau keadaan , melukiskan dan
menerapkan hasil penelitian sehingga dapat disimpulkan PT Sucofindo (Persero)
Cabang Semarang dapat menagih piutang tak tertagih dengan baik dan menerapkan
perlakuan akuntasi sesuai dengan standar akuntansi keuangan.
Kata kunci : Piutang tak tertagih dan pralakuan piutan
POLA AKTIVITAS TAMAN BALEKAMBANG SEBAGAI KAWASAN WISATA DAN RUANG PUBLIK KOTA SURAKARTA
Taman Balekambang dikenal sebagai taman kota dan termasuk dalam ruang terbuka hijau. Ruang Terbuka Hijau adalah area yang biasanya ditanami dengan tanaman, baik tumbuhan alami maupun yang ditanam secara sengaja, dan memiliki fungsi-fungsi tertentu yang melibatkan aspek sosial, ekologis, dan estetika. Taman Balekambang merupakan suatu area hijau yang didirikan oleh KGPAA Mangkunegara VII secara khusus untuk dua anak putrinya, adalah GRAy Partini dan GRAy Partinah. Taman Balekambang terletak di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta denga luas 69615,265 m atau sekitar 6 Ha. Tujuan penelitian ini untuk menemukan pola aktivitas pengunjung pada Taman Balekambang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif rasionalistik dengan teknik analisis deskriptif. Temuan dari hasil analisis menunjukan bahwa hasil behavior mapping, mengenai pola aktivitas penggunaan Taman Balekambang Surakarta diperoleh bahwa terdapat 4 pola alur zona yaitu zona A, zona B, zona C, dan zona D. Puncak aktivitas pengguna yang paling ramai dan beragam adalah pada waktu sore hari di hari weekend di zona A dan zona B. Dari hasil perhitungan nilai aktivitas pengguna pada hari weekend sore hari bahwa zona yang memiliki nilai keberagaman aktivitas pengguna yang paling banyak dan tinggi adalah zona A dan zona B, dikarenakan terdapat fasilitas area Kolam Taman Partini, dan Area Outbond (Taman Bermain).
Kata Kunci : Pola, Aktivitas, Wisata, Taman Balekamban
EVALUASI PROGRAM DESA MANDIRI BUDAYA DI DESA SABDODADI KECAMATAN BANTUL, KABUPATEN BANTUL
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Desa Mandiri Budaya di Desa Sabdodadi, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul dengan fokus penelitian yaitu Desa Budaya. Program ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan lokal serta meningkatkan kemandirian desa dalam aspek budaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan berbasis tujuan, melibatkan observasi langsung, penyebaran kuesioner, wawancara dengan tokoh masyarakat, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program ini telah berhasil meningkatkan kesadaran budaya di kalangan masyarakat dan memperkuat identitas budaya desa, masih terdapat beberapa kendala yang menghambat kemandirian budaya sepenuhnya. Kendala tersebut meliputi keterbatasan sumber daya lokal dalam produksi kostum tradisional, pengelolaan tempat latihan yang belum optimal, dan keterbatasan ruang penyimpanan peralatan seni. Selain itu, program ini juga perlu meningkatkan diversifikasi dan konsistensi latihan kesenian agar lebih siap menghadapi berbagai acara budaya. Rekomendasi yang diberikan termasuk pengembangan keterampilan lokal, peningkatan infrastruktur budaya, dan peningkatan kolaborasi dengan pihak eksternal untuk mendukung kemandirian budaya Desa Sabdodadi.
Kata Kunci: Desa Mandiri Budaya, evaluasi program, kemandirian budaya, Desa Sabdodadi, pelestarian budaya
ANALISIS DAYA DUKUNG AKSIAL, LATERAL DAN PENURUNAN FONDASI BORED PILE DENGAN DATA SONDIR PADA PROYEK PEMBANGUNAN DP MALL EXPANSION
Tingginya angka hidup beserta perekonomian pada Kota Semarang mengharuskan masyarakat mencari tambahan pemasyukan guna memperbaiki perekonomian keluarga. Pembangunan Proyek DP Mall Expansion menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi kesenjangan ekonomi di Kota Semarang. Keadaan tanah pada lokasi proyek terindikasi tidak bagus dikarenakan terlalu banyak sedimen-sedimen yang muncul ketika pengeboran, didapat bahwa jenis tanah pada lokasi adalah kohesif berpasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung dan penurunan pada Proyek Pembangunan DP Mall Expansion Kota Semarang.
Penelitian Tugas Akhir ini menggunakan softwere plaxis V20 untuk menganalisa penuruna dengan permodelan menggunakan softwere SAP2000 V14 untuk manganlisa beban struktur pada bangunan yang terdiri dari 14 lantai dan 2 basement.
Kata Kunci: bored pile; daya dukung; penurunan; jenis tanah; plaxis V20; SAP2000 V1
ANALISIS DAYA DUKUNG AKSIAL, LATERAL DAN PENURUNAN FONDASI BORED PILE DENGAN DATA SONDIR PADA PROYEK PEMBANGUNAN DP MALL EXPANSION
Tingginya angka hidup beserta perekonomian pada Kota Semarang mengharuskan masyarakat mencari tambahan pemasyukan guna memperbaiki perekonomian keluarga. Pembangunan Proyek DP Mall Expansion menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi kesenjangan ekonomi di Kota Semarang. Keadaan tanah pada lokasi proyek terindikasi tidak bagus dikarenakan terlalu banyak sedimen-sedimen yang muncul ketika pengeboran, didapat bahwa jenis tanah pada lokasi adalah kohesif berpasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung dan penurunan pada Proyek Pembangunan DP Mall Expansion Kota Semarang.
Penelitian Tugas Akhir ini menggunakan softwere plaxis V20 untuk menganalisa penuruna dengan permodelan menggunakan softwere SAP2000 V14 untuk manganlisa beban struktur pada bangunan yang terdiri dari 14 lantai dan 2 basement.
Kata Kunci: bored pile; daya dukung; penurunan; jenis tanah; plaxis V20; SAP2000 V1