Unissula Repository
Not a member yet
    32889 research outputs found

    ANALISIS PELAKSANAAN KONSTRUKSI DAN PERCEPATAN PENJADW ALAN PROYEK DEN GAN INOV ASI PRECAST STUDI KASUS SALURAN INDUK GLAPAN BARAT

    Get PDF
    Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu PERT (Project Evaluation and Review Technique) dimana pada penerapan metode PERT yang dapat dihemat untuk proyek Rehabilitasi Saluran Induk Glapan Barat adalah waktu pekerjaan proyek yang dapat dipercepat menjadi 210 hari yang semula berlangsung selama 214 hari. Hasil analisis dengan Metode PERT pada pekerjaan Rehabilitasi Saluran Induk Glapan Barat (Kondisi Lining Precast) menghasilkan durasi 210 hari dimana lebih cepat dibandingkan jadwal rencana awal selama 214 hari, kemungkinan (probabilitas) peluang untuk mencapai target penyelesaian proyek selama 210 hari adalah 93,29% dan memiliki kemungkinan gagal 6,71% dengan percepatan waktu pelaksanaan pekerjaan menjadi 30 minggu (210 hari) dengan tambahan biaya sebesar Rp. 26,406,307.49. Hasil analisis dengan Metode PERT pada pekerjaan Rehabilitasi Saluran Induk Glapan Barat (Kondisi Lining Insitu) menghasilkan durasi 217 hari dari yang dimana lebih lambat dibandingkan jadwal rencana selama 214 hari, kemungkinan (probabilitas) peluang untuk mencapai target penyelesaian proyek selama 217 hari adalah sebesar 12,23% dan memiliki kemungkinan gagal sebesar 87,77% dengan percepatan waktu pelaksanaan pekcrjaan menjadi 31 minggu (217 hari) dengan tambahan biaya sebesar Rp 28,877,073.11. Kata Kunci : Penjadwalan Proyek, PERT, waktu, biay

    PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN AGROPOLITAN DI DESA JERUK, KECAMATAN SELO, KABUPATEN BOYOLALI

    Get PDF
    Desa Jeruk ditetapkan sebagai Kawasan Sentra Produksi (KSP) dalam Kawasan Agropolitan Kabupaten Boyolali. Dengan komoditas unggulan yaitu tanaman hortikultura dan perkebunan. Namun dalam pengembangan kawasan agropolitan partisipasi masyarakat dirasa masih terbatas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan agropolitan di Desa Jeruk. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah deskriptif kualitatif rasionalistik. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan agropolitan di Desa Jeruk adalah tenaga dan tingkat partisipasi masyarakat nya adalah tokenism. Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Pengembangan, Agropolita

    SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN PELANGGAN INDOGROSIR SEMARANG MENGGUNAKAN METODE K-MEANS

    Get PDF
    Ritel merupakan penghubung penting dalam proses peredaran produk dan merupakan penghubung terakhir dalam suatu siklus pengangkutan. Melalui ritel, suatu produk dapat bertemu dengan kliennya secara langsung. Bisnis ritel di sini dicirikan sebagai industri yang menjual barang dan layanan yang ditambahkan untuk mengatasi masalah orang, keluarga, pertemuan, atau klien akhir. Pertumbuhan ritel saat ini semakin pesat, artinya para pengusaha ritel atau sering disebut retailer dituntut mampu menaklukan segala bentuk persaingan yang ada. Secara progresif, persaingan semakin ketat dan penekanan pada loyalitas konsumen berdampak pada organisasi ritel. Banyaknya pesaing baru yang memasuki pasar ritel telah menimbulkan persaingan pasar yang serius. Situasi ekonomi semakin dekat, sehingga di bidang retail retailer diharapkan bisa mendapatkan pelanggan baru dan tetap menjaga kehandalan pelanggan. Setiap organisasi mempunyai cara tersendiri untuk selalu menjaga keteguhan kliennya. Pengecer saling meningkatkan satu sama lain untuk menciptakan sesuatu yang bernilai signifikan untuk dijadikan keuntungan organisasi. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, sistem informasi pemetaan pelanggan secara geografis dikembangkan dengan harapan perusahaan dapat menggunakan pendekatan clustering di Indogrosir Semarang, yang mencakup kecamatan saat ini, untuk mengelompokkan tingkat kepadatan pelanggan. Pendekatan k-means merupakan salah satu teknik clustering yang digunakan dalam sistem ini. Data pelanggan Indogrosir Semarang diolah untuk penelitian ini. Open Street Map digunakan untuk pemetaan pelanggan dalam penelitian ini, dan situs web dengan kerangka PHP digunakan untuk mengembangkan sistem.Teknik k-means yang digunakan pada halaman ini akurat dan sesuai dengan tingkat yang ditentukan oleh ketepatan temuan pengukuran metode. Perangkat lunak ini memberikan hasil sebagai berikut menggunakan k-means clustering: C1 (Sedikit) = 9 data, C2 (Sedang) = 6 data, dan C3 (Banyak) = 1 data. Sementara itu, dapat dikatakan tidak ditemukan bug pada pengujian metode black box yang dilakukan pada sistem informasi geografis pelanggan di Indogrosir Semarang, artinya sistem berfungsi sebagaimana mestinya. Kata Kunci: Pelanggan ritel ,Clustering, Algoritma K-Means

    ANALISIS TATA LETAK FASILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE BLOCPLAN PADA UMKM ROTI INDRI

    Get PDF
    Abstrak – Perancangan tata letak fasilitas pada proses produksi merupakan salah satu hal penting untuk meningkatkan efisiensi supaya proses produksi berjalan dengan lancar. Tata letak fasilitas adalah prosedur pengaturan tata letak ruangan maupun peralatan pabrik untuk menciptakan kelancaran proses produksi. UMKM ROTI INDRI merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi roti hantaran dan snack. Gedung pembuatan UMKM ROTI INDRI memiliki 2 ruangan produksi. Yaitu ruangan 1 satu yang meliputi area peralatan, area bahan baku, area penimbangan, area mixing, garasi, area genset dan ruangan kedua yang meliputi area pembuatan/pembentukan, area pengembangan, area oven, area pendinginan, area packing, area bahan jadi. Tata letak fasilitas yang ada pada tiap ruangan produksi memerlukan pembenahan dikarenakan tata letak produksi yang kurang teratur, terlihat dari banyaknya barang yang kurang tertata rapi, sehingga terjadi aliran bolak balik, material handling dan jarak tempuh yang terlalu jauh. Tata letak seperti itu dapat menghambat kelancaran proses produksi sehingga mengakibatkan besarnya jarak pemindahan barang (material handling). Dengan demikian tata letak di UMKM Roti Indri ini memerlukan perbaikan. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan. Usulan tata letak fasilitas yang baik digunakan agar proses produksi berjalan dengan efisien dan lancar adalah layout usulan 3 dari hasil pengolahan software blocplan karena layout tersebut memiliki total jarak material handling yang lebih pendek sebesar 86,2 meter dibandingkan layout awal sebesar 101,5 meter. Sehingga mengalami pengurangan total jarak material handling sebesar 15,3 meter. Total ongkos material handling permeter layout usulan sebesar Rp 39.826,12. meter perhari lebih kecil dibandingkan total ongkos material handling permeter layout awal sebesar Rp 46.895,03. Sehingga perusahaan dapat menghemat ongkos material handling permeter sebesar Rp 7.068,91. Kata Kunci : Tata Letak Fasilitas, Blocplan, Ongkos Material Handlin

    SIMULASI DAN OPTIMASI EFISIENSI MOTOR INDUKSI TIGA FASA DENGAN VARIASI FREKUENSI MENGGUNAKAN MATLAB SIMULINK

    Get PDF
    Efisiensi motor induksi 3 fasa sangat penting untuk diperhatikan karena dapat mempengaruhi konsumsi energi dan biaya operasi. Efisiensi motor induksi 3 fasa dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti frekuensi dan tegangan input, desain motor, dan beban motor. Penelitian ini menggunakan metode simulasi matlab simulink yang akan menganalisa mengenai pengaruh perubahan frekuensi dan tegangan terhadap kecepatan, slip, dan efisiensi motor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan frekuensi dan tegangan mempunyai dampak terhadap kinerja motor induksi yang meliputi kecepatan, slip, dan efisiensi. Frekuensi berbanding lurus dengan kecepatan dan efisiensi. Dari frekuensi 50 Hz, setiap penurunan frekuensi 10% maka kecepatan juga turun sekitar 10%. Frekuensi 50 Hz dan 45 Hz menghasilkan kecepatan 1440 Rpm dan 1295 Rpm. Untuk slip, kenaikan frekuensi menyebabkan turunnya nilai slip motor. Pada frekuensi 45 Hz dan 50 Hz menghasilkan nilai slip 16% dan 4%. Sedangkan untuk nilai efisiensi tertinggi terjadi ketika pada frekuensi 50 Hz dengan efisiensi sebesar 97%. Kata Kunci : Motor Induksi 3 Fasa, Efisiensi, Frekuensi, Tegangan, MATLAB Simulin

    LARANGAN PERNIKAHAN ENDOGAMI PADA SUKU MELAYU DI KECAMATAN KEPENUHAN KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU

    Get PDF
    Masyarakat suku Melayu di Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau sampai saat ini masih memegang teguh tradisi larangan pernikahan endogami yang merupakan adat istiadat turun temurun dari nenek moyang suku Melayu. Hal ini karena masyarakat suku Melayu menganut asas exogami yaitu aturan pernikahan bagi seseorang yang bernasab suku Melayu harus menikahi seseorang yang berasal dari suku yang berbeda sehingga suku Melayu melarang kemenakannya menikahi seseorang dari suku Melayu juga. Namun, konsep nikah satu suku ini belum ada aturan khusus dalam hukum Islam maupun hukum positif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan hasil wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis model interaktif sebagaimana yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, mulai dari reduksi data, penyajian data, verifikasi data hingga penyimpulan. Adat larangan pernikahan endogami pada suku Melayu Luhak Kepenuhan dalam kaidah ‘urf bisa dijadikan sandaran hukum. Dalam perspektif hukum Islam tradisi larangan pernikahan boleh saja dilakukan selama dalam praktiknya tidak mengandung kemusyrikan. Kata kunci : Larangan pernikahan endogami, suku Melayu, hukum Islam

    KETAHANAN KELUARGA IBU SINGLE MOTHERS DARI PERSPEKTIF PSIKOLOGI KELUARGA (STUDI KASUS IBU SINGLE MOTHERS STAF UNISSULA)

    Get PDF
    Keluarga dapat menjadi kurang sempurna ketika tugas dan peran seorang ayah tidak terpenuhi secara lengkap. Hal ini dapat terjadi ketika suami meninggal dunia. Seorang istri yang kehilangan suami dinamakan sebagai single mother atau ibu tunggal. Single mother adalah gambaran seorang perempuan tangguh. Segala hal berkenaan rumah tangga ditanggung sendiri. Mulai membereskan rumah, hingga mencari nafkah keluarga. Dalam posisi ini, seorang wanita diharuskan untuk bisa berperan ganda, menjadi ibu sekaligus ayah bagi anak-anaknya. Tugas pun semakin besar, yang mengasuh, membesarkan, dan mendidik anak-anak, dan juga harus menjadi tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketahanan keluarga para ibu single mother staf Unissula dari perspektif psikologi keluarga. Selanjutnya, pada penelitian ini, peneliti memilih pendekatan kualitatif dan subyek dalam penelitian ini adalah para ibu single mother staf Unissula yang bekerja secara aktif sebagai staf maupun sebagai dosen di Unissula sekaligus memiliki situasi dan kondisi mengurus rumah tangga tanpa adanya suami atau suami telah meninggal dunia. Pada penelitian kali ini peneliti mendapat sumber info dari 3 (tiga) Ibu single mother staf Unissula. Berdasarkan hasil penelitian dalam upaya ketahanan keluarga seorang Ibu single mother tentu dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mendukung hal tersebut. Adapun faktor-faktor Ibu Single mother staf Unissula dalam mempertahankan kesejahteraan keluarga atau ketahanan keluarga adalah faktor spiritual, faktor pilihan hidup,faktor karir atau ekonomi,faktor anak dan faktor keluarga atau dukungan sosial. Selain itu, beberapa aspek yang mempengaruhi ketahanan keluarga ibu single mother staf Unissula yaitu kesejahteraan psikologis, pola komunikasi terhadap anak, pola asuh anak dan keseimbangan antara kehidupan keluarga dan karir Kata Kunci: Ketahanan Keluarga, Single mother, Psikologi Keluarg

    FAKTOR KEGAGALAN MEDIASI PADA KASUS PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA SEMARANG KELAS 1A TAHUN 2023

    Get PDF
    Mediasi adalah cara penyelesaian sengketa melalui proses perundingan untuk memperoleh kesepakatan Para Pihak dengan dibantu oleh Mediator. Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan merupakan acuan bagi para pihak, hakim dan mediator dalam menjalankan proses mediasi. Efektifitas mediasi diharapkan dapat menekan angka perceraian, akan tetapi pada kenyataannya masih banyak mediasi yang hasilnya gagal. Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Agama Semarang Kelas 1A dikarenakan disana banyak perkara perceraian yang menumpuk dan belum terselesaikan. Kegagalan mediasi pastinya bukan tanpa sebab, ada hal-hal yang yang memang menjadi faktor kegagalan mediasi. Oleh karena itu, didalam penelitian ini akan membahas tentang faktor kegagalan mediasi pada kasus perceraian dan upaya pengadilan agama khususnya Pengadilan Agama Semarang Kelas 1A dalam meminimalisir kegagalan mediasi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan dua pendekatan yakni pendekatan sosiologis dan yuridis empiris yang dilakukan dalam bentuk penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara secara langsung kepada Hakim dan Mediator Non Hakim di Pengadilan Agama Semarang Kelas 1A. Hasil dari penelitian ini yakni : 1) Faktor penyebab kegagalan mediasi pada kasus perceraian di Pengadilan Agama Semarang Kelas 1A antara lain kurangnya kesadaran para pihak tentang pentingnya mediasi, aspek perkara yang sulit untuk didamaikan, durasi waktu mediasi yang relatif singkat dan sarana prasarana yang kurang memadai. 2) Upaya Pengadilan Agama Semarang Kelas 1A dalam meminimalisir kegagalan mediasi pada kasus perceraian yaitu memberikan informasi tentang mediasi kepada para pihak, memilih mediator yang kompeten dan melakukan pemantauan serta mengevaluasi proses mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan dari PERMA No. 1 Tahun 2016 yaitu untuk mendamaikan para pihak yang berperkara sebelum memasuki jalur litigasi belum maksimal. Terbukti dari hasil pengamatan dan wawancara dengan Hakim dan Mediator Non Hakim Pengadilan Agama Semarang Kelas 1A yang menunjukkan tingkat kegagalan mediasi yang terlampau banyak dibandingkan dengan tingkat keberhasilan mediasi. Kata Kunci : Perceraian, Mediasi, Pengadilan Agam

    HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA CEPIRING

    Get PDF
    Latar Belakang : Depresi adalah gangguan mental pada domain sensorik (emosi, suasana hati) yang ditandai dengan depresi, apatis, kurangnya gairah hidup, peirasaan tidak berharga dan putus asa. Depresi pada lansia dapat dicegah dengan dukungan keluarga, pasangan atau masyarakat. Dukungan sosial adalah bantuan yang diberikan kepada individu dalam bentuk kasih sayang, perhatian, dan dukungan. Tujuan penilitian Mendeskripsikan hubungan antara dukungan sosial dengan tingkat depresi pada lanjut usia di Panti Pelayanan Sosial Lansia Cepiring Metode : Penilitian ini menggunakan jenis penilitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode total sampling dengan jumlah populasi 106 tetapi sudah diambil 10 responden untuk dilakukan studi pendahuluan sehingga sample yang digunakan 96 responden. Uji statistic tersebut menggunakan menggunakan uji chi square. Hasil : Karakteristik usia tertinggi 61-70 tahun dengan jumalah 43 responden (44,8%), jenis kelamin Perempuan sebanyak 45 responden (56,3%) dan laki-laki sebanyak 42 responden (43,8%), dukungan sosial rendah mengalami tingkat depresi yang berat sebanyak 20 orang (20.8%) Hasil Analisa chi square menunjukkan p value 0.0001 yang berarti p value <0,05. Artinya terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan tingkat depresi pada lansia. Simpulan : terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan tingkat depresi pada lansia. Kata kunci : Depresi, Lansia, Dukungan Sosial Daftar Pustaka : 20 (2016-2023

    HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA DIABETES MILLITUS TIPE 2

    Get PDF
    Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit dengan gangguan metabolik yang di tandai dengan peningkatan kadar gula darah yang bisa menyebabkan kerusakan yang serius pada ginjal, syaraf, jantung dan juga pembuluh darah. Gangguan metabolik ini yang di sebabkan oleh gagalnya organ pancreas dalam memproduksi hormon insulin. Penyakit ini dapat di katakan dengan penyakit kronis karena bisa terjadi secara menahun. Diabetes mellitus (DM) juga memiliki gejala klinis seperti banyak minum (polidipsi) terlalu banyak kencing (poliuria) sering banyak makan (polipagio). Penyakit diabetes dapat menyerang beberapa organ tubuh yang dapat mengakibatkan berbagai macam keluhan. Penyakit diabetes mellitus biasanya ditandai dengan kadar glukosa darah diatas batas normal yang disebabkan oleh tubuh yang kekurangan insulin baik absolut maupun relative, perubahan kadar glukosa darah diantaranya dapat di pengaruhi oleh aktivitas fisik. Metode: Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner. Jumlah responden 79 orang dengan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistic dengan menggunakan rumus lamda . Hasil: Berdasarkan hasil analisis usia responden penderita diabetes pada penelitian ini didominasi oleh usia 51-60 tahun sebanyak 45 responden (57%), dengan karakteristik gender sebagian besar berjenis kelamin perempuan yaitu adalah 55 responden (69,6%) sedangkan aktivitas fisik responden sebagian besar berada pada kategori rendah dengan jumlah sebanyak 44 responden (55,7%). Berdasarkan kadar glukosa responden sebagian besar berada pada kategori tidak terkontrol dengan jumlah sebanyak 70 responden (88,6%). Simpulan dan Saran: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada pasien diabet4s mellitus tipe 2 dengan ρ value = 0,004. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai data dan informasi dasar dalam melakukan penelitian lebih lanjut. Kata kunci : aktivitas fisik, penderita diabetes mellitus tipe II Daftar Pustaka : 52 (2013-2022

    28,115

    full texts

    32,889

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Unissula Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇