UIN Datokarama Palu Repository
Not a member yet
4153 research outputs found
Sort by
Penerapan Metode Sosiodrama dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Madrasah Aliyah Alkhairaat Biromaru
Skripsi ini berjudul tentang “Penerapan Metode Sosiodrama dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Madrasah Aliyah Alkhairaat Biromaru”. Penelitian ini berfokus pada (1) Bagaimana penerapan metode sosiodrama dalam pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Biromaru Kab. Sigi. (2) Bagaimana motivasi belajar peserta didik melalui metode sosiodrama dalam pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Biromaru Kab. Sigi. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan mengunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Penerapan metode sosiodrama dalam pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Biromaru Kabupaten Sigi yaitu: a) Tahap perencanaan, guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta materi akhlak terpuji yang dapat diperankan melalui skenario. b) Tahap pelaksanaan, guru membimbing peserta didik dalam memahami materi, membentuk kelompok, menyusun skenario, dan melakukan peran di kelas secara aktif dan terarah untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. c) Tahap evaluasi, guru menilai tidak hanya performa peserta didik dalam bermain peran, tetapi juga pemahaman nilai-nilai akhlak, sikap kerja sama, dan refleksi pribadi melalui diskusi dan penilaian tertulis. 2. Motivasi belajar peserta didik melalui metode sosiodrama dalam pembelajaran Akidah Akhlak kelas XI di Madrasah Aliyah Biromaru Kab. Sigi yaitu: a) Adanya kegiatan pembelajaran yang menarik melalui metode sosiodrama membuat peserta didik lebih antusias, tidak cepat bosan, dan aktif dalam proses belajar. b) Adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar mendorong peserta didik untuk bekerja sama, percaya diri, serta merasa dibutuhkan dalam kelompok. c) Adanya keinginan kuat untuk berhasil, sehingga mereka serius dalam mempersiapkan peran, memahami materi, dan mengaplikasikan nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi penelitian ini adalah guru perlu menjadikan sosiodrama sebagai salah satu strategi utama dalam pembelajaran nilai-nilai keagamaan agar pembelajaran menjadi lebih kontekstual, hidup, dan menyenangkan. Lembaga pendidikan diharapkan memberikan dukungan penuh dalam penyediaan sarana, waktu, dan ruang kreatif bagi guru dan peserta didik untuk mengimplementasikan metode ini secara optima
Corak Tafsir Sosio-kultural Dalam Tafsir Al-Manar Muhammad Abduh (Studi Deskriptif Terhadap Qs. An-nisa Ayat 3 dan 129
Hasil penelitian menunjukan bahwa Muhammad Abduh menghubungkan surah an-Nisa ayat 3 dengan 129. Setelah mengutip al-Qur’an surah an-Nisa ayat 3, islam memang membolehkan berpoligami, tetapi dengan persyaratan dan
batasan yang ketat antara lain mampu berlaku adil terhadap istri, Poligami hanya mungkin bisa dilakukan oleh seorang suami dalam hal-hal tertentu, misalnya ketidakmampuan seorang isri untuk mengandung atau melahirkan. Diluar itu,
maka menurut beliau poligami tidak boleh atau haram dilakukam. Sedangkan dalam surat yang sama ayat 129 dinyatakan bahwa seorang suami tidak akan mampu berbuat adil terhadap istri-istrinya, meskipun ia sangat menginginkannya.
Maka penggabungan kedua ayat itu berarti tidak adanya kebolehan berpoligami
Implementasi Pembelajaran Seni Baca Al-Qur’an Dalam Meningkatkan Kemampuan Tilawah Remaja Di Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Husnul Khatimah Di Desa Ako Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran seni baca Al-Qur’an dalam meningkatkan kemampuan tilawah di TPQ Husnul Khatimah sudah berjalan baik,walaupun waktu pelaksanananya masih kurang efektif dan juga ada beberapa santri/wan yang masih belum maksimal dalam
memasukkan irama/ naghom pada saat membaca Al-Qur’an, kemudian kurangnya minat dan motivasi santri/wat
Peran Guru Akidah Akhlak Dalam Meningkatkan Kemampuan Percaya Diri Peserta Didik Melalui Kuliah Tujuh Menit Di MTs Al Khairaat Biromaru
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Peran guru akidah akhlak dalam meningkatkan percaya diri peserta didik melalui kuliah tujuh menit di MTs Al Khairaat Biromaru memiliki tiga peran penting yaitu sebagai fasilitator, sebagai pembimbing dan sebagai motivator.(2) Peningkatan percaya diri peserta
didik melalui kuliah tujuh menit di MTs Al Khairaat Biromaru terlihat dari beberapa indikator, antara lain: kemampuan berbicara di depan umum, keberanian menyampaikan pendapat, penggunaan bahasa yang lebih terstruktur, serta
peningkatan rasa tanggung jawab dalam mempersiapkan materi. Sebelum mengikuti kegiatan kultum, sebagian besar peserta didik menunjukkan sikap ragu-ragu, malu, dan takut melakukan kesalahan saat berbicara di depan umum. Namun, setelah beberapa kali terlibat dalam kegiatan ini, mereka menjadi lebih terbuka, antusias, dan percaya diri. Peningkatan ini juga didukung oleh bimbingan dan motivasi dari guru Akidah Akhlak yang secara aktif memberikan arahan sebelum dan sesudah pelaksanaan kultu
Pengaruh Penggunaan Metode Speed Reading terhadap Kemampuan Membaca Cepat dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD DDI Palu
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kecepatan membaca dan tes pemahaman bacaan yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan metode Speed Reading. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji inferensial paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata rata kecepatan membaca siswa meningkat secara signifikan setelah penerapan metode Speed Reading, dari nilai awal menjadi rata-rata 202,55 kata per menit. Peningkatan juga terjadi pada aspek pemahaman membaca, dari rata-rata pretest sebesar 56,25 menjadi 79,5 pada posttest. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) untuk kedua variabel, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Speed Reading berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan kecepatan membaca dan pemahaman bacaan siswa
Pengaruh Customer Relationship Management dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Peserta Dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Moderating (Studi Pada Peserta Pensiun PT Taspen (Persero) KC Palu)
Hal ini dinyatakan berdasarkan uji SPSS 27 dengan nilai thitung sebesar 9.659> ttabel 1.660 dan nilai signifikansi (sig) 0,000. Hal ini dinyatakan berdasarkan hasil uji SPSS 27, dengan nilai thitung sebesar 6.354 >ttabel 1.660 dan nilai signifikansi (sig) 0,000. Dengan nilai F hitung sebesar 185.761 > 3,09 dan nilai sig 0,000 < 0,05 sedangkan dari hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai koefisien sebesar 78,9% dengan kata lain, 21,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian. Dan nilai MRA sebesar sebesar -3.411 dengan niali signifikan
0,001< 0,05, dan -3.266 dengan nilai signifikan 0,002 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa customer relationship management dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pesertadan kepercayaan dapat memoderasi ke arah negativ
Pengaruh Financial Knowledge, Fintech Payment, dan Fear Missing Out (FOMO) Terhadap Perilaku Konsumtif (Studi Pada Mahasiswa UIN Datokarama Palu)
Analisis Semiotika Pesan Dakwah Dalam Film Munafik 1
Pengertian dakwah dari segi bahasa dan definisi para ahli sebagaimana disebutkan di atas memiliki padanan dengan istilah-istilah yang lain,antara lain: tablig, khutbah, nashilah, tabsyiar wa tandzir, washiyyah dan sebagainya. Seiring berkembangnya zaman semakin banyak cara untuk menyampaikan dakwah salah satunya adalah melalui media sosial. Film adalah salah satu media komunikasi yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk pola fikir masyarakat. Selain itu, film merupakan sarana untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat dengan cara yang menghibur dan menyenangkan. Banyaknya film yang telah diproduksi salah satunya film yang bergenre keagamaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja
simbol-simbol atau tanda-tanda yang digunakan dalam film munafik 1 dalam menyampaikan pesan dakwah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui simbol- simbol atau tanda-tanda yang digunakan dalam film munafik 1 dalam menyampaikan pesan dakwa
Pengaruh Kualitas Layanan Dan Penerapan Aplikasi BRIMobile (BRIMO)Terhadap Efisiensi Transaksi Keuangan Nasabah Bank BRI Unit Sabang Di Desa Sioyong
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Di SMA Negeri 1 Sigi
Skripsi ini berkenaan dengan Paran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik Di SMA Negeri 1 Sigi dan masalah yang ada dalam penelitian ini yaitu bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik di SMA Negeri 1 Sigi dan apa saja faktor pendukung dan penghambat guru Pendidikan Agama Islam dalam upaya meningkatkan kedisiplinan peserta didik di SMA Negeri 1 Sigi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, ataupun Teknik analisis data yang digunakan adalah redukasi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sejauh ini peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik di SMA Negeri 1 Sigi tergolong sangat efektif. karena guru mampu membimbing peserta didiknya bukan hanya dalam hal memberikan pembelajaran tetapi guru juga mampu meningkatkan kedisiplinan peserta didik, walaupun ada beberapa peserta didik yang belum dapat terkondisikan dikarenakan lingkungan dan jarak tempuh antara rumah dan sekolah. Tetapi juga guru selalu memberikan motivasi dan arahanarahan yang baik kepada peserta didik. Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kedisiplinan dengan indikator-indikator sebagai berikut: Peran guru Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Sigi terbukti efektif dalam meningkatkan peserta didik. guru tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing dan memotivasi peserta didik untuk bersikap disiplin melakui teladan dan arahan yang positif, meskipun terdapat faktor lingkungan dan jarak tempuh, guru tetap berupaya memberikan bimbingan yang konsisten sehingga pembentukan sikap disiplin disiplin dapat terlaksana dengan baik