UIN Datokarama Palu Repository
Not a member yet
4153 research outputs found
Sort by
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Profesionalisme Guru di SDN 19 Sindue
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Peran kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan profesionalisme Guru di SDN 19 Sindue adalah berperan sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, dan motivator. Kepala SDN 19 Sindue telah menunjukkan fungsi dan perannya secara nyata dalam upaya meningkatkan profesionalisme guru, seperti memberikan bimbingan kepada guru-guru dan siswa serta mengikutsertakan para guru dalam berbagai pelatihan,
KKG dan workshop. (2). Faktor pendukung dan penghambat peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SDN 19 Sindue adalah pertama adalah (a) silaturrahmi yang terjalin dengan baik seperti adanya
kegiatan- kegiatan yang dilakukan guru diluar sekolah seperti halnya melakukan arisan guru dan tasyakuran bersama apabila ada hajat. (b) Komunikasi yang baik ketika didalam sekolah maupun diluar sekolah. (c) Kesiapan mental guru ketika akan mengajar Sedangkan faktor penghambat (a) Kurangnya kesadaran guru seperti halnya keterlambatan dalam pembuatan perangkat pembelajaran, serta kurang maksimalnya penggunaan alat peraga untuk praktik keagamaan yang sudah
sediakan. (b) Permasalahan pada guru, sarana prasarana dan siswa-siswi
Penentuan Kriteria Awal Waktu Salat Subuh Muhammadiyah (Tinjauan Ulama Sulawesi Tengah)
Hasil penelitian menunjukan bahwa Muhammadiyah menetapkan awal waktu Salat Subuh berdasarkan penelitian astronomi dan observasi langsung yang menghasilkan standar depresiasi matahari -18°. Sementara itu, Kementerian Agama tetap berpegang pada standar -20° yang telah lama digunakan sebagai rujukan di Indonesia. Maka dari itu perbedaan antara waktu Salat Subuh Muhammadiyah dan Kementerian Agama atau yang dipakai secara umum yaitu 8 menit. Alkhairaat menunjukan sikap lebih fleksibel dengan tidak mempermasalahkan perbedaan selama masih dalam rentang waktu Subuh. Pakar falak umumnya mendukung pendekatan berbasis observasi dan mengusulkan adanya kajian lebih lanjut untuk
meningkatkan akurasi penentuan awal waktu Salat Subuh. Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Tengah berupaya mengakomodasi berbagai pandangan dan menekankan pentingnya musyawarah dalam menentukan standar yang dapat diterima oleh semua pihak
Strategi Kepala Sekolah dalam Mengatasi Perilaku Bullying di Madrasah Aliyah Alkhairaat Sibalaya Kab. Sigi
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bullying yang terjadi di Madrasah Aliyah Alkhairaat Sibalaya Kab. Sigi berbentuk fisik dan verbal. Bullying fisik meliputi pemukulan dan pemalakan makanan, sedangkan bullying verbal yaitu penghinaan dan memanggil dengan nama orang tua. Sedangkan strategi yang di lakukan kepala sekolah dalam mengatassi bullying adalah melakukan pendekatan dengan siswa, guru dan orang tua, memberikan punishment bagi siswa yang melakukan pelanggaran, dan memberikan edukasi tentang bahaya bullying bagi siswa, guru, dan orang tua
Nilai-Nilai Islam Dalam Ritual Nompandiusi Bulava Mpongeo di Desa Towale Kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala
Hasil penelitian ini adalah 1) Pelaksanaan ritual Nompandiusi Bulava Mpongeo merupakan tradisi turun-temurun yang melibatkan seluruh masyarakat Desa Towale, dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan dan penghormatan terhadap alam. Persiapan ritual meliputi pengumpulan bahan-bahan seperti air dari empat mata air, bunga, serta bahan pokok, yang diikuti dengan doa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat. Ritual ini dimulai dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan persembahan, dan diakhiri dengan ritual inti yaitu pemandian Bulava Mpongeo menggunakan air sakral yang telah disiapkan. Musik tradisional dan pakaian adat turut memperkaya makna sakral ritual ini, memperkuat ikatan spiritual dan kebersamaan masyarakat. 2) Nilai-nilai Islam
dalam ritual Nompandiusi Bulava Mpongeo meliputi akidah yang menekankanpengakuan terhadap keesaan Allah sebagai sumber berkah, syariah yang dipegang masyarakat dalam kehidupan sehari-hari meskipun tidak tercermin langsung dalam ritual, serta akhlak yang terwujud melalui gotong royong, saling menghormati, persatuan, keadilan, dan kejujuran tanpa membedakan status sosial
Strategi Konselor dalam Meningkatkan Efikasi Diri Terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dalam Upaya Pencegahan Putus Obat di Dinas Kesehatan Kota Palu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi konselor di Dinas Kesehatan Kota Palu dalam meningkatkan efikasi diri ODHA di Kota Palu berfokus pada tiga aspek utama, yaitu edukasi mengenai kepatuhan terapi ARV, dukungan emosional, dan pemberdayaan individu. Edukasi yang diberikan oleh konselor melalui sesi konseling individu maupun kelompok terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ODHA tentang pentingnya menjalani terapi ARV secara teratur. Dukungan emosional yang diberikan dengan pendekatan empatik juga
berperan penting dalam membantu ODHA mengatasi stigma sosial serta meningkatkan kepercayaan diri mereka. Selain itu, pemberdayaan individu melalui keterlibatan berbagai pihak, seperti LSM dan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KOPA), memungkinkan ODHA untuk lebih mandiri dalam mengelola kesehatannya. Namun, faktor pendukung seperti dukungan keluarga dan fasilitas konseling yang memadai perlu dioptimalkan, sementara hambatan seperti stigma sosial dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan masih
menjadi tantangan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih terintegrasi serta strategi konseling yang adaptif guna meningkatkan efektivitas intervensi bagi ODHA dalam menjalani terapi ARV secara berkelanjutan
Problematika Guru Dalam Penggunaan Media Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial Di SD Alkhairaat Pusat Palu
Hasil penelitian menunjukan bahwa Problematika Guru Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial di SD Alkhairaat Pusat Palu adalah Keterbatasan infrastruktur Guru menghadapi kendala terkait keterbatasan infrastruktur di sekolah, seperti koneksi internet yang lambat, kurangnya perangkat teknologi yang memadai. Ketersediaan dan kualitas media pembelajaran jika materi pembelajaran tidak sesuai dengan dengan kebutuhan siswa atau kurang menarik hal ini dapat menarik efektifitas pembelajaran. Adapun Usaha yang dilakukan guru dalam mengatasi Problematika Penggunaan Media Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial yaitu: (a) Meningkatkan Pemahaman Tentang Pentingnya Media Pembelajaran. (b) mengidentifikasi kebutuhan dan kesiapan siswa. (c) memilih media pembelajaran yang tepat. (d) menerapkan strategi pembelajaran yang efektif. (e) mengatasi keterbatasan sumber aya. (f) meningkatkan keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran. (g) melakukan evaluasi dan refleks
Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Adat Mopopene di Desa Moubang Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong
Tradisi merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas budaya suatu masyarakat. Salah satu tradisi yang masih dilestarikan dan mengandung nilai-nilai religius adalah adat Mopopene di Desa Moubang, Kecamatan Mepanga, Kabupaten
Parigi Moutong. Tradisi ini merupakan prosesi adat pernikahan yang sarat dengan simbol dan makna filosofis, terutama yang selaras dengan ajaran Islam dalam Al-Qur’an. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengkaji bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an terefleksi dalam praktik budaya lokal, khususnya dalam konteks pernikahan adat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana prosesi adat Mopopene dilaksanakan oleh masyarakat Desa Moubang? dan (2) Apa saja nilai-nilai Al-Qur’an yang tercermin dalam prosesi Mopopene tersebut? Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode Living
Qur’an, menggunakan pendekatan antropologi dan tafsir untuk memahami praktik dan makna ayat-ayat Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan tokoh adat dan tokoh agama, serta
dokumentasi prosesi Mopopene. Analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulan dari data yang diperole
Penggunaan Teknologi Digital Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Di SMP Negeri 2 Palu
Pendidikan Agama Islam (PAI) saat ini, dihadapkan pada berbagai perkembangan yang menuntut perubahan dan perbaikan agar mampu melakukan adaptasi terhadap perubahan tersebut. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) menjadi tantangan bagi Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama ketika dihadapkan dengan era globalisasi yang telah mampu mencakup
jarak dan waktu antar berbagai negara dalam pertukaran informasi dan pengetahuan secara cepat dengan sistem informasi digital
Analisis Penggunaan Aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS) Pada Operasional Pegadaian Cabang Palu Barat
Penggunaan aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS) di Pegadaian Cabang Palu Barat memiliki potensi besar untuk mempermudah akses nasabah terhadap layanan Pegadaian, serta meningkatkan efisiensi dan kenyamanan transaksi. Meskipun ada beberapa tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan tingkat literasi digital yang bervariasi di antara nasabah, aplikasi ini tetap memberikan manfaat yang signifikan. Dengan terus meningkatkan faktor pendukung dan mengatasi hambatan-hambatan yang ada, aplikasi PDS dapat
semakin optimal digunakan di masa depan, baik di Cabang Palu Barat maupun cabang-cabang Pegadaian lainnya
Pengaruh Pengetahuan Dan Informasi Terhadap Minat Ojek Online Dalam Bertransaksi Menggunakan Layanan QRIS (Studi Pada Pengemudi Maxim Kota Palu)
Hasil penelitian menggunakan olahan statistik yang dibantu dengan program SPSS versi 30 for windows, menunjukkan bahwa Pengetahuan secara persial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS. Hal ini mengartikan bahwa Pengetahuan dipercaya dapat menimbulkan minat penggunaan konsumen dan berakhir pada penggunaan QRIS. Teknologi Informasi secara persial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS. Hal ini menunjukkan adanya kesesuaian harapan pengemudi Maxim dengan apa yang diperoleh setelah menggunakan QRIS