UIN Datokarama Palu Repository
Not a member yet
4153 research outputs found
Sort by
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pendapatan Dan Gaya Hidup Terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga (Studi Pada Desa Loli Dondo Kec. Banawa Kab. Donggala)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, tingkat pendidikan dan gaya hidup memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kesejahteraan rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan yang baik serta gaya hidup yang sehat dan terkelola dapat meningkatkan kualitas kesejahteraan. Sementara itu, tingkat pendapatan secara parsial tidak berpengaruh signifikan. Hal ini menunjukan bahwa meskipun pendapatan merupakan faktor penting, tanpa pengelolaan keuangan yang baik, pendapatan tersebut tidak secara otomatis meningkatkan kesejahteraan. Namun secara simultan, ketiga variabel tersebut bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan rumah tangga. Temuan ini menunjukkan bahwa kesejahteraan rumah tangga merupakan hasil interaksi dari berbagai faktor yang saling terkait dan tidak berdiri sendir
Peran Guru Pamong Dalam Meningkatkan Profesionalisme Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Berbasis Learning Management System (LMS) Di LPTK UIN Datokarama Palu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru pamong dalam meningkatkan profesionalisme mahasiswa PPG berbasis Learning Manajement System (LMS) di LPTK UIN Datokarama Palu adalah pertama, berperan sebagai fasilitator, pembimbing, evaluator, konselor, dan teladan profesional. Kedua, guru pamong sebagai komunikator, ketiga, guru pamong juga mentor. Peningkatkan profesionalisme mahasiswa PPG melalui Learning Management System (LMS) sebagai indikator keberhasilan guru pamong di LPTK UIN Datokarama Palu, yaitu : Peningkatan pertama, kompetensi pedagogik, kedua, kompetensi kepribadian, ketiga, kompetensi sosial, keempat, kompetensi profesional. Peluang dan tantangan yang di hadapi oleh guru pamong dalam meningkatkan profesionalisme mahasiswa PPG berbasis Learning Management System (LMS) di UIN Datokarama Palu pertama, adanya integralisasi dari sistem kelembagaan,
Kedua, sebagai pembimbing pedagogis, penguji PPL dan UKIN, ketiga, menjadi mitra kolaboratif dalam penguatan kelembagaan akademik. Keempat, sebagai role model. Kelima, evaluator formatif. Keenam, sebagai inovator digital. Adapun
tantangan yang dihadapi, pertama, kendala konektivitas mahasiswa (daerah pelosok), kedua, manajemen waktu guru pamong, ketiga, tantangan koordinasi akademik lintas peran. Keempat, keterbatasan kompetensi digital dan digital
illiteracy mahasiswa. Kelima, guru pamong dilema etika profesional, Keenam,imbas partisipatif mahasiswa. Saran, replikasi penggunaan LMS PPG dapat diadopsi pada guru di lingkungan sekolah/madrasa
Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Minat Baca Dan Prestasi Akademik Mahasiswa Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPT. Perpustakaan UIN Datokarama Palu memiliki peran penting dalam meningkatkan minat baca dan prestasi akademik mahasiswa. Perpustakaan mendukung minat baca melalui koleksi yang relevan,
layanan literasi, serta program seperti workshop, duta baca, dan bimbingan penulisan. Pustakawan turut berperan sebagai fasilitator dan pendamping akademik. Dalam peningkatan prestasi, perpustakaan menyediakan referensi ilmiah, ruang
belajar, dan akses koleksi digital. Faktor pendukung meliputi fasilitas memadai, layanan pustakawan, dan pemanfaatan teknologi. Sementara itu, faktor penghambat
meliputi keterbatasan koleksi, kurangnya SDM, minimnya promosi layanan, dan fasilitas yang belum merata antar kampus
Implementasi Manajemen Kesiswaan Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di Madrasah Aliyah Darul Dakwah Wal-Irsyad (DDI) Palu
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana implementasi manajemen kesiswaan di Madrasah Aliyah Darul Dakwah Wal Irsyad DDI Palu dan bagaimana meningkatkan kedisiplinan siswa saat dalam proses belajar mengajar di Madrasah Aliyah Darul Dakwah Wal Irsyad (DDI) Palu? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai adalah untuk
mengetahui implementasi manajemen kesiswaan di Madrasah Aliyah Darul Dakwah Wal Irsyad (DDI) Palu dan meningkatkan kedisiplinan siswa saat dalam proses belajar mengajar di Madrasah Aliyah Darul Dakwah Wal Irsyad DDI Palu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen kesiswaan di Madrasah Aliyah Darul Dakwah Wal Irsyad DDI Palu mencakup berbagai kebijakan yang mengatur disiplin siswa, pengawasan yang konsisten, serta pembinaan karakter yang berkelanjutan. Upaya untuk meningkatkan kedisiplinan
siswa dilakukan dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mengoptimalkan interaksi antara guru, siswa, serta orang tua. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak madrasah lebih mengoptimalkan komunikasi antara sekolah, siswa, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung peningkatan kedisiplinan dan kualitas belajar siswa. Implikasi dari penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas manajemen pendidikan di madrasah-madrasah lainnya, khususnya dalam hal pengelolaan kedisiplinan siswa yang berhubungan langsung
dengan proses belajar mengaja
Pemenuhan Nafkah Bagi Pasangan Pernikahan Dini Studi Pada Desa Bambaira Kabupaten Pasang Kayu (Perspektif Undang- Undang Perkawinan Nomor 16 Tahun 2019 Dan Kompilasi Hukum Islam)
Hasil penelitian, pemenuhan nafkah terhadap pasangan pernikahan dini di Desa Bambaira secara lahiriyah dan batiniyah sudah dilakukan walaupun tidak sepenuhnya dan nafkah masih di bantu oleh orang tua. Berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam Tentang Pemenuhan Nafkah bahwa pasangan yang menikah usia dini di Desa Bambaira mengalami kesulitan dan belum optimal dalam hal nafkah karena keterbatasan ekonomi dan pendidikan, sehingga bergantung pada bantuan orang tua. Meski suami telah berusaha, usia muda dan pendidikan rendah menjadi tantangan dalam mencukupi nafkah
Penggunaan Media Audiovisual (CANVA) Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Kelas V SDN 6 Palu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Langkah-langkah penggunaan media audiovisual Canva dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di kelas V SDN 6 Palu dilakukan secara sistematis melalui tiga tahapan : (a) Tahap persiapan, guru menyiapkan perangkat ajar serta membuat materi pembelajaran menarik berupa slide, video, dan gambar menggunakan Canva, (b) Tahap pelaksanaan, memutar video singkat, lalu menjelaskan materi menggunakan canva yang dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab, dan (c) Evaluasi, pemberian tugas berbasis proyek kepada peserta didik berupa pembuatan poster atau komik menggunakan Canva dan dikumpulkan melalui Classroom. 2) Efektivitas media audiovisual Canva dalam pembelajaran PAI terbukti mampu meningkatkan minat belajar peserta didik. Hal ini terlihat dari meningkatnya antusias, keterlibatan aktif, fokus peserta didik saat pembelajaran berlangsung, serta adanya peningkatan hasil belajar. Canva mendorong kreativitas guru dalam menyampaikan materi dan memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi peserta didik
Peran Guru Dalam Mengatasi Ketidakdisiplinan Peserta Didik Pada Proses Pembelajaran IPAS Kelas IV MIN Donggala
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1). Faktor penyebab
ketidakdisiplinan peserta didik pada proses pembelajaran IPAS Kelas IV MIN Donggala yaitu: kurangnya motivasi belajar, metode yang monoton, kurangnya ketegasan dari guru, dan pergaulan teman yang kurang baik. (2). Peran guru dalam
mengatasi ketidakdisiplinan peserta didik pada proses pembelajaran IPAS yaitu: memberikan umpan balik positif (pengakuan/hadiah), menerapkan metode variatif, memberikan peringatan atau konsekuensi, dan memberikan konseling pada peserta didik
Analisis Faktor Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Materi Gaya Kelas IV di SD DDI Palu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kurangnya pemahaman siswa tentang pembelajaran IPAS dikarenakan guru tersebut tidak menggunakan media pembelajaran sebagai alat untuk mengajar pada saat didalam kelas. Sehingga siswa tersebut kurang memahami materi yang telah diajarkan oleh gurunya, dengan begitu semangat siswa untuk mau belajar secara baik dan terarah itu juga belum terlaksana dengan baik karena salah satunya media pembelajaran kadang digunakan kadang juga tidak. Sehingga memberikan motivasi dan semangat pada siswa itu masih terkendala di media pembelajaran dan juga ada beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan siswa dalam memahami pembelajaran IPAS yaitu: Faktor internal yang
berasal dari dalam diri siswa yang mempengaruhi kesulitan pada pembelajaran IPAS diantaranya ialah lingkungan disekolah tersebut dengan tergolong lingkungan pasar sehingga banyak pengaruh-pegaruh dan hal-hal yang dapat mempegaruhi aktifitas dan motivasi siswa. Sedangkan faktor eksternal ialah kurangnya perhatian orang tua terhadap kegiatan belajar siswa (2) Solusi yang diberikan guru kepada
siswa adalah siswa harus bisa memahami apa itu gaya di dalam pembelajaran IPAS. Sehingga siswa bisa lebih paham tentang materi gaya dan siswa juga bisa lebih memahami betul-betul dengan melakukan dan bisa fokus, dikarenakan tanpa disadari siswa bahwa yang selalu mereka bilang gaya itu pada saat mereka lagi saling tarik menarik, mendorong meja, dengan hal itu di dalam segala aktifitas siswa selalu menggunakan gaya. Dengan demikian pada saat guru melakukan proses belajar mengajar guru tersebut menyampaikan kepada siswa apa itu gaya yang ada disekitar mereka dan harus memahami dulu tentang gaya, jenis gaya, dan apa-apa yang perlu dilakukan dengan menggunakan gaya untuk memindahkan tempat dan seterusnya agar mereka bisa memahami dan lebih mudah mereka
melakukan hal it
Persepsi Mahasiswa Terhadap Fasilitas Perkuliahan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Datokarama Palu
Hasil penelitian yang di lakukan di lapangan menunjukan bahwa: Meskipun fasilitas dasar telah tersedia, masih diperlukan peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas pendukung untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal
bagi seluruh civitas akademika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Datokarama Palu. Implikasi dari penelitian ini adalah penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi pihak fakultas dalam menyusun prioritas pengembangan sarana dan
prasarana. Fakta bahwa fasilitas inti sudah memadai namun fasilitas pendukung masih memiliki kekurangan menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih fokus dan terarah terhadap aspek-aspek penunjang kenyamanan dan efektivitas pembelajaran mahasisw
Upaya Guru Dalam Menangani Anak Berkebutuhan Khusus di SDN 1 Tatura Palu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melakukan berbagai upaya strategis untuk menangani siswa tunagrahita. Upaya tersebut meliputi pemilihan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing anak, perencanaan strategi berdasarkan informasi dari komunikasi informal dengan orang tua, serta pengembangan strategi melalui evaluasi dan refleksi terhadap respons siswa di kelas. Guru menggunakan metode sederhana seperti penjelasan berulang, pendekatan individual, serta komunikasi intensif dengan orang tua. Namun, seluruh upaya ini harus dilakukan secara mandiri tanpa dukungan alat bantu maupun media
pembelajaran khusus guna memudahkan pemahaman siswa. Faktor pendukung dalam proses ini antara lain kepedulian guru, empati, kesabaran, dan komunikasi terbuka dengan orang tua yang memungkinkan kolaborasi antara rumah dan sekolah. Namun demikian, terdapat pula faktor penghambat yang cukup signifikan, yakni ketiadaan Guru Pendamping Khusus (GPK) dan keterbatasan sarana pembelajaran yang memadai. Kondisi ini membuat guru harus menangani seluruh kebutuhan siswa secara mandiri dan berimprovisasi dalam proses pembelajaran.
Hal ini menunjukkan perlunya perhatian dari pihak sekolah dan dinas pendidikan untuk mendukung pelaksanaan pendidikan inklusif secara optimal