Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
3084 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kepemimpinan, Kepuasan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan (Studi Kasus Bagian Pullchik Di PT. Super Unggas Jaya)
Loyalitas pegawai tercermin dari ketaatan, tanggung jawab, dan kedisiplinan pegawai. Pengamatan awal menunjukkan bahwa jumlah karyawan semakin berkurang dari tahun ke tahun, dan beberapa karyawan melanggar peraturan, seperti datang terlambat dan tidak mengikuti peraturan perusahaan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah gaya kepemimpinan, motivasi, dan penghargaan berpengaruh terhadap retensi karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yaitu analisis data numerik yang diolah menggunakan metode statistik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan, kepuasan kerja, dan motivasi terhadap loyalitas karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 13 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan program IBM SPSS 24. Kesimpulan dari hasil tersebut adalah pengaruh kepemimpinan, kepuasan kerja, dan motivasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas karyawan. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah mengumpulkan sampel yang lebih besar di perusahaan dan mengisi kuesioner dengan bahasa yang lebih mudah dipahami oleh karyawan
Penentuan Strategi Pegembangan UKM Tempe Pak Fadli Menggunakan Metode Analisis Swot Dan Boston Consulting Group (BCG)
Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam ekonomi Indonesia dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. UKM Tempe Pak Fadli, yang berlokasi di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, menghadapi tantangan persaingan ketat di industri tempe serta kekurangan informasi tentang teknologi modern dalam pemasaran. Penelitian ini menggunakan Metode Analisis SWOT dan Matriks BCG untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta strategi yang tepat untuk mengembangkan bisnis Tempe Pak Fadli. Hasil Analisis SWOT menunjukkan bahwa UKM Tempe Pak Fadli memiliki kekuatan yang lebih besar (4,08) dibandingkan kelemahan (3,17), menempatkannya di Kuadran I, yang berarti UKM ini harus memanfaatkan kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Berdasarkan Matriks BCG, UKM Tempe Pak Fadli berada di Kuadran III (Cash Cows) dengan pangsa pasar 1,03 dan pertumbuhan pasar 2,4%, menunjukkan bahwa meski memiliki pangsa pasar besar, sektor ini berkembang lambat. Strategi yang disarankan termasuk meningkatkan pangsa pasar dan memperluas jaringan distribusi. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi strategi pengembangan dan pemasaran yang efektif untuk membantu UKM Tempe Pak Fadli bersaing dan memaksimalkan pendapatan
Rancang Bangun Aplikasi Mobile Money Changer Menggunakan Metode Waterfall Berbasis Android
Keuangan merupakan aspek vital dalam kehidupan, dengan pendapatan stabil menjadi kebutuhan mendasar. Perkembangan teknologi digital, khususnya Financial Technology (Fintech), telah membawa solusi inovatif seperti uang digital dan dompet elektronik, yang semakin populer, terutama di masa pandemi Covid-19. Dengan internet yang berkembang, cara memperoleh pendapatan online semakin beragam, seperti melalui pengisian kuisioner berhadiah. Hadiah ini biasanya dikirim ke dompet elektronik internasional seperti PayPal. Namun, ada kendala dalam penarikan dan penggunaan dana dari aktivitas online, terutama untuk saldo kecil. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun aplikasi mobile money changer berbasis Android menggunakan metode Waterfall, yang memudahkan pengguna dengan menyediakan informasi tarif yang jelas, mendukung transaksi kecil, dan memiliki fitur riwayat transaksi. Aplikasi ini dibangun melalui tahapan sistematis mulai dari analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, hingga pengujian. Implementasi dilakukan dengan bahasa pemrograman Dart menggunakan Android Studio, dan pengujian menggunakan metode blackbox. Hasil pengujian menunjukkan aplikasi berfungsi dengan baik, dengan fitur-fitur utama seperti registrasi pengguna, login, penukaran mata uang, cek kurs, dan riwayat transaksi berhasil diimplementasikan dan diuji
Peningkatan Efisiensi Manajemen Perangkat Jaringan Melalui Implementasi Protokol TR-069 Dengan Aplikasi Server Genieacs Berbasis Cloud
Jaringan Fiber-To-The-Home (FTTH) menjadi pilihan utama untuk menyediakan koneksi internet cepat dan stabil. Namun, pengelolaan jaringan FTTH menghadapi tantangan besar karena semakin banyak perangkat yang terhubung dan kebutuhan akan manajemen jarak jauh serta otomatisasi yang meningkat. Protokol TR-069, atau CPE WAN Management Protocol, memungkinkan komunikasi yang efektif antara perangkat pengguna akhir dan server konfigurasi otomatis (ACS). Studi ini menggunakan GenieACS, sebuah platform manajemen perangkat open-source yang mendukung protokol TR-069, untuk mengatasi masalah ini. Implementasi server TR-069 berbasis cloud dengan GenieACS bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas manajemen jaringan. Infrastruktur cloud memberikan fleksibilitas yang diperlukan untuk menangani pertumbuhan jumlah perangkat, sedangkan GenieACS menawarkan fitur manajemen yang kuat dan dapat diprogram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan GenieACS dengan infrastruktur cloud tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga meningkatkan keandalan dan keamanan manajemen perangkat jaringan. Penelitian ini memberikan solusi teknis yang dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan manajemen jaringan FTTH, serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja dan keandalan jaringan
Implementasi Virtual Tour Sebagai Media Informasi Interaktif Untuk Mempermudah Akses Lokasi Di Pondok Pesantren Ngalah
Pondok Pesantren Ngalah memiliki struktur yang unik dan berbeda dari pondok pesantren pada umumnya. Bangunan asrama yang tersebar dan berbaur dengan lingkungan masyarakat menyebabkan calon wali santri sering kesulitan dalam menemukan lokasi asrama yang akan ditempati oleh anak mereka. Media informasi yang ada, seperti brosur dan papan pengumuman, masih bersifat non-interaktif dan tidak memberikan informasi yang lengkap dan mendetail. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi virtual tour berbasis Android menggunakan foto 360 derajat sebagai media informasi interaktif untuk Pondok Pesantren Ngalah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle). Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung di pondok pesantren. Foto 360 di ambil menggunakan aplikasi Google Camera fitur photo sphere. Setelah melakukan demo dan penyebaran aplikasi dilakukan pula penyebaran kuisioner dengan rata-rata hasil perhitungan skala likert didapatkan rata-rata 83,4% yang menyatakan bahwa aplikasi ini berhasil menyampaikan informasi dengan interaktif di pondok pesanren ngalah.,Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah calon wali santri dalam mendapatkan informasi yang akurat dan mendetail mengenai lokasi dan informasi lainnya
Analisis Segmentasi Pelanggan Toko Sepatu Di e-Commerce Shopee Berdasarkan Model RFM (Recency, Frequency, Monetary) Menggunakan Algoritma K-Means Klastering
Dalam perkembangan teknologi platform e- commerce yang sangat pesat, memudahkan konsumen membeli berbagai produk melalui platform shopee. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan yaitu masih banyak pelanggan yang hanya melakukan satu kali pembelian dan tidak kembali untuk melakukan pembelian. Ini menunjukkan rendahnya Tingkat retensi pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi pelanggan toko sepatu di e-commerce shopee berdasarkan model RFM dan algoritma k-means clustering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan kombinasi analisis FRM dan K-Means memberikan wawasan tentang karakteristik dan nilai setiap pelanggan, sehingga dapat digunakan untuk merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan meningkatkan retensi pelanggan
Strategi Pengembangan Usaha Tani Jahe Di Desa Kunjorowesi
Penelitian ini mengkaji strategi pengembangan usaha tani jahe di Desa Kunjorowesi dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan pertanian lokal. Penelitian ini bertujuan pertama, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani jahe, dan kedua, untuk mengevaluasi potensi pengembangan strategi usaha tani jahe yang dapat meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan pertanian. Metode penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara dengan petani, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Analisis dilakukan dengan menggunakan model analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam usaha tani jahe di Desa Kunjorowesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti lahan yang luas, kondisi lahan yang mendukung, dan ketersediaan tenaga kerja terampil, serta faktor eksternal seperti kondisi agroklimat yang mendukung dan permintaan pasar yang besar, berpotensi mendukung pengembangan usaha tani jahe. Namun, terdapat juga tantangan seperti keterbatasan modal, jarak lokasi usahatani, dan gangguan dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Berdasarkan analisis SWOT, disarankan strategi pengembangan menggunakan pendekatan SO (Strengths-Opportunities) untuk memanfaatkan kekuatan internal dan peluang eksternal. Strategi ini mencakup optimalisasi penggunaan lahan dengan tenaga kerja terampil dan memperkuat kerjasama antara petani, pemerintah, dan pedagang untuk meningkatkan informasi pemasaran
Pengaruh Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) Terhadap Pendapatan Petani Penerima Kur Dan Petani Non Penerima KUR (Studi Kasus : Desa Karangsono, Kec. Wonorejo, Kab. Pasuruan)
Salah satu langkah pemerintah dalam penguatan modal bagi petani adalah melalui program kur yang ditujukan untuk sektor pertanian. Program ini dirancang untuk membantu petani dalam mengembangkan usaha pertanian mereka dari tahap produksi hingga pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kur terhadap pendapatan petani, dengan fokus pada petani yang memanfaatkan kredit usaha rakyat dari bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem peminjaman dan pengembalian kur serta untuk mengevaluasi pengaruh kur terhadap pendapatan petani jagung di Desa Karangsono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Data yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua jenis: data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama adalah pemilihan lokasi penelitian secara sengaja (purposive sampling), di mana Desa Karangsono dipilih sebagai lokasi penelitian. Tahap kedua melibatkan penentuan sampel petani dengan menggunakan metode sensus, yang mencakup seluruh petani di desa tersebut, sehingga jumlah total sampel adalah 48 orang. Peserta yang ingin mengikuti program kredit usaha rakyat harus terlebih dahulu mengajukan pinjaman dengan melengkapi berbagai administrasi yang diperlukan. Dana kur akan dicairkan setelah mendapatkan persetujuan dalam waktu 3 hari. Proses pengembalian kur untuk sektor pertanian akan disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara pihak bank dan petani penerima kur. Biaya total petani jagung non penerima kur lebih besar di bandingkan biaya total yang di peroleh petani penerima kur yaitu sebesar Rp 3.907.432 sedangkan untuk petani non penerima kur yaitu sebesar Rp 4.257.704. Penerimaan petani non penerima kur lebih besar yaitu sebesar Rp 7.894.797 dan petani penerima kur sebesar Rp 7.436.913. Untuk rata – rata pendapatan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Rp 3.529.481 untuk petani penerima kur dan Rp 3.704.043 untuk petani non penerima kur. Pendapatan petani yang menerima kredit usaha rakyat ternyata lebih rendah dibandingkan dengan pendapatan petani yang tidak menerima kur. Dengan kata lain, kur tampaknya tidak berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pendapatan petani jagung
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Pembelian Bunga Pot Di UD. Atha flora Kota Batu
Penelitian dilakukan di Desa Banaran, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dengan pemilihan lokasi yang ditentukan secara purposive sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang yang telah setuju untuk berpartisipasi. Regresi logistik digunakan untuk menemukan hubungan antara variabel respon (Y) dengan variabel prediktor (X), yang meliputi faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Hasil analisis menunjukkan bahwa satu variabel independen berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kepuasan konsumen, sedangkan beberapa variabel lainnya tidak berpengaruh. Model regresi yang digunakan terbukti sesuai, dengan akurasi mencapai 91%, menunjukkan bahwa model ini efektif dalam memprediksi kondisi yang terjadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa regresi logistik adalah alat yang efektif dalam memprediksi perilaku konsumen terkait pembelian bunga pot di UD Atha Flora Kota Batu
Implementasi Kebijakan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Di Desa Bulukandang Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan (Studi Kasus Desa Bulukandang Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan)
Program BLT yang dilaksanakan di desa Bulukandang merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu masyarakat miskin. Pelaksanaan BLT di desa Bulukandang melibatkan beberapa petugas, serta koordinasi antara pemerintah desa. Pada tahun 2023 sebanyak 38 orang mendapatkan BLT, program ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada implementasi kebijakan blt dan juga untuk mengetahui kendala implementasi. Dengan rumusan masalah yang pertama yaitu bagaimana implementasi program blt didesa bulukandang dan yang kedua yaitu apakah yang menjadi kendala dalam implememtasi blt. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi program kebijakan blt dengam menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penatikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori implementasi van meter dan van horn yang terdiri dari 6 indikator yaitu: (1) standart kebijakan dan sasaran program/tujuan (2) sumberdaya (3) komunikasi (4) karakteristik (5) lingkungan social,ekonomi,politik, (6) sikap/disposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa indikator berjalan dgn baik, namun beberapa indicator perlu dikaji lebih mendalam yaitu pada indicator standar kebijakan dan sasaran program/tujuan dan juga sumberdaya waktu yang perlu dikembangkan lagi