Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
3084 research outputs found
Sort by
Peran Pemerintah Desa Dalam Penanggulangan Hama Sebagai Perwujudan Ketahanan Pangan 2024 (Studi Kasus Di Desa Purwodadi Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan)
Pemerintahan adalah sistem yang mengatur, mengelola kebijakan, sumber daya , dan urusan publik suatu negara kemudian dibutuhkannya peran agar menjadi penyeimbang dan mengatur ketertiban didalam kebijakan negara. Sama halnya juga dengan pemerintan di Desa untuk menjadikan masyarakat yang sejahterah harus dengan menerapkan kebijakan yang sesuai dengan undang-undang dengan cara pemerintah desa harus memiliki karakter stabilitator (sebagai penyeimbang), innovator (sebagai perancang ide baru), pelopor ( sebagai pemberi inisiatif), dan modernisator ( tanggung jawab dalam perubahan). Dalam penelitian akan membahas tentang peran pemerintah desa dalam sektor pembangunan pertanian yang ada di Desa Purwodadi dimana pertanian ini menjadi prioritas utama di desa tersebut akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah fenomena gagal panen selama tiga tahun yang mengakibatkan petani rugi. Adapaun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana peran pemerintah desa purwodadi dalam upaya pembangunan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data dengan dilakukan Obsesvasi, wawancara/ interview, dan dokumentasi. Teknik menggunakan chariri (2009:9), teknik analisis data interaktif (Miles et al., 2014) dalam (Kadji, 2016) yaitu Kondensasi Data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil dari penelitian ini adalah pemerintah desa dalam menjalankan perannya dalam bidang pertanian masih kurang baik dibuktikannya dengan program-program yang dibentuk tujuannya untuk menggugurkan kewajiban saja dan rencana yang dibuat tidak pernah terealisasikan kepada masyarakat akibatkan petani yang seharusnya memiliki integritas untuk dapat sejahtera malah menjadi korban hegemoni pemerintah desa
Analisis Budaya Kerja Aparatur Pemerintah Desa Dalam Prespektif Pierre Felix Bourdieu (Studi Di Desa Sengonagung Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan)
Budaya sangat penting dalam menjalankan tugas berorganisasi, karena budaya mencerminkan interaksis yang kompleks antara nilai (value), sikap (attitueds) dan perilaku (behaviors) yang kemudian membentuk menjadi siklus yang ditunjukan oleh setiap anggota-anggotanya. Habitus atau kebiasaan bukanlah bawaan alamiah atau kodrat tetapi merupakan hasil pembelajaran lewat pengasuhan dan bersosialisasi dalam masyarakat. Komponen penting dalam habitus ini adalah Modal dan Arena yang kemudian menjadi penting dalam membentuk habit atau kebiasaan aparatur desa sengonagung. Penelitian ini mengkaji tentang analisis budaya kerja aparatur pemerintah desa dengan menggunakan kaca mata perspektif pierre felix bourdieu serta apa saja yang membentuk budaya organisasi aparatur pemerintah desa sengonagung dengan kacamata penelitian pierre felix bourdieu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis budaya kerja aparatur pemerintah desa sengonagung dalam perspektif pierre felix bourdieu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara/interview, studi dokumentasi, dan triagulasi teknik menutut Yulianto Kadji (2014). Dan teknik analisis data Miles Huberman dan Saldana (2014) yaitu pengumpulan data (data collection), kondensasi data (data condensation), menyajikan data (data display), menarik kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing and verification). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Habitus aparatur desa sengonagung dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat tidak sesuai dengan aturan yang dibuat, seperti jam buka pelayanan yang tidak tepat waktu. Keterampilan dalam mengoperasikan Ilmu Teknologi (modal budaya), kerjasama yang baik untuk menutupi kekurangan antar aparatur desa (modal sosial), masalah pribadi yang menyebabkan terlambatnya masuk kantor (modal ekonomi) dan keberadaan kantor desa yang strategis (modal simbolik) menjadi satu komponen penting dalam pembentukan habitus pemerintah desa sengonagung. Sedangkan pembentuk budaya-budaya pemerintah desa sengonagung adalah salah satu pengaruh dari seorang pemimpin atau pemangku kepentingan. Keterbatasan dalam modal juga menjadi pembentuk budaya sendiri
Analisis Konten Tiktok ”War Takjil Ramadhan” Dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi Antar Umat Beragama
Fenomena "War Takjil Ramadhan" melibatkan masyarakat lintas agama yang berpartisipasi dalam kegiatan berburu takjil selama bulan Ramadhan, menggambarkan keseruan dan kebersamaan tanpa memandang perbedaan keyakinan. Penelitian ini menganalisis konten TikTok bertema "War Takjil Ramadhan" dalam upaya menumbuhkan sikap toleransi antar umat beragama di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk membimbing proses penelitian agar sesuai dengan realitas yang ditemui di lapangan serta mengkaji video TikTok. Objek dari penelitian ini adalah akun TikTok @Kelinisty dan @eloardoaruanse. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap konten video serta komentar dari pengguna TikTok yang menunjukkan respon terhadap fenomena tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok "War Takjil Ramadhan" berperan penting dalam menumbuhkan sikap toleransi antar umat beragama. Video-video tersebut tidak hanya memperlihatkan kebersamaan dalam menikmati takjil tetapi juga menekankan pentingnya menghormati dan menghargai perbedaan agama. Komentar positif dari pengguna TikTok memperkuat temuan bahwa pesan toleransi dapat diterima dan diapresiasi oleh masyarakat luas
Pengaruh Religiusitas Terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja Di MA Maarif Sukorejo
Kesejahteraan psikologis (psychological well being) suatu keadaan dimana individu mampu menerima keadaan secara positif dimana individu mengaktualisasikan diri dengan potensi-potensinya dan evaluasi individu terhadap kepuasan hidup dirinya. Religiusitas menjadi salah satu faktor yang turut serta memberikan pengaruh terhadap kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiusitas terhadap kesejahteraan psikologis remaja di MA Ma’arif Sukorejo. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi MA dari lintas jurusan sebanyak 388 siswa. Sampel penelitian sebanyak 197 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik probality sampling. Alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan skala religiusitas dan kesejahteraan psikologis. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian diperoleh nilai F sebesar 7,488 dengan Sig. sebesar 0,07 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan religiusitas (X) terhadap kesejahteraan psikologis(Y). Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan ada pengaruh religiusitas (X) terhadap kesejahteraan psikologis(Y), peserta didik di MA Ma’arif Sukorejo diterima
Pengaruh Dukungan Teman Terhadap Career Adaptability Mahasiswa Di Kota Pasuruan
Career adaptability merupakan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja di lapangan. Mahasiswa yang memiliki kemampuan beradaptasi karir akan menunjukkan kualitas sebagai pekerja yang baik, siap dengan segala situasi. Akan tetapi apabila memiliki kemampuan career adaptability yang rendah maka akan banyak menyebabkan dampak negatif seperti kurang kepercayaan diri terhadap pemilihan karir, kurangnya tanggung jawab tehadap karir, kurang berani untuk mengambil resiko. Career adaptability juga dipengaruhi oleh dukungan teman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dukungan teman terhadap career adaptability mahasiswa. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa di Kota Pasuruan dengan 344 sampel penelitian yang diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan skala career adaptability dan skala dukungan teman dengan perolehan item valid dari skala career adaptability sebanyak 27 dengan koefisien korelasi dari 0,317 hingga 0,478 dan skala dukungan teman sebanyak 29 item dengan koefisien korelasi 0,311 hingga 0,868. Hasil perhitungan relibilitas pada skala career adaptability diperoleh nilai 0,788 dan skala dukungan teman diperoleh 0,883. Perhitungan R square diketahui nilainya sebesar 0,291 hal ini mengandung arti bahwa pengaruh dukungan teman terhadap career adaptability sebesar 29,1%, dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini diperoleh F sebesar 140,327 dengan signifikansi 0,000, karena berkontribusi signifikan terhadap career adaptability mahasiswa. Artinya, semakin tinggi tingkat dukungan teman yang diterima oleh mahasiswa maka semakin tinggi tingkat career adaptability mahasiswa
Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) Pada Remaja Di Kota Pasuruan
Perilaku non-suicidal self-injury (NSSI) saat ini sedang menjadi permasalahan sosial. Perilaku non-suicidal self-injury (NSSI) paling sering terjadi pada awal hingga pertengahan masa remaja dan biasanya hilang pada awal masa dewasa. Salah satu faktor yang tampak pada Perilaku non-suicidal self-injury (NSSI) remaja adalah ikatan antara individu dengan teman sebayanya. Teman sebaya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan aturan sosial, peraturan, dan perilaku pribadi. Remaja biasanya cenderung untuk mendapatkan persetujuan dan penerimaan dari sesama teman sebayanya, hal ini berdampak positif atau negatif terhadap keputusan dan tindakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teman sebaya terhadap Perilaku non-suicidal self-injury (NSSI) pada remaja. Subjek pada penelitian ini melibatkan sebanyak 390 remaja di Kota Pasuruan. Pengambilan data pada penelitian ini adalah menggunakan skala teman sebaya dan skala Perilaku non-suicidal self-injury (NSSI). Analisa data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji regresi sederhana, dan diperoleh nilai F sebesar 41,037 dengan p = <0,000 (p<0,000). Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara teman sebaya dengan Perilaku non-suicidal self-injury (NSSI) pada remaja. Dimana teman sebaya memberikan sumbangsih sebesar 9,6% terhadap Perilaku non-suicidal self-injury (NSSI)
Pengembangan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Moderat Dalam Pencak Silat Pagar Nusa Di Padepokan Segoro Geni Gempol Pasuruan
Saat ini, banyak perguruan pencak silat bersaing satu sama lain di berbagai tempat, terutama di Jawa Timur, yang merupakan provinsi terbesar di Indonesia. Pencak silat adalah salah satu tradisi budaya Indonesia. Dalam kasus ini, meningkatnya tindakan kriminal dan kekerasan menyebabkan generasi muda mengalami krisis moral. Sebagian besar tindakan yang menunjukkan krisis moral di kalangan remaja dan anak-anak mengabaikan aturan dan norma yang diajarkan di sekolah. Tawuran, bullying, pelecehan seksual, dan akhlak terhadap orang tua adalah kasus yang banyak terjadi saat ini. Penelitian ini dipicu oleh karakter yang buruk dan banyaknya tindakan perkelahian dan perundungan di kalangan generasi muda saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kegiatan padeokan Segoro Geni membantu karakter santrinya, terutama karakter moderat, seperti latihan Pagar Nusa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana latihan Pagar Nusa dijalankan, serta proses pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter moderat. Penelitian kualitatif deskriptif dilakukan di Padepokan Segoro Geni Gempol Pasuruan dari Februari 2024 hingga Juli 2024. Ketua Rayon dan Koordinator Pelatih Pagar Nusa adalah informan penelitian ini, dan subjek penelitian ini adalah pelatih dan santri yang mengikuti kegiatan Pagar Nusa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis model Miles dan Huberman, yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data juga dilakukan dengan triangulasi metode dan sumber. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pembacaan tawassul kepada Nabi Muhammad Saw dan guru-guru sebelumnya berfungsi sebagai kegiatan pembukaan; 2) Pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter moderat berupa toleransi, komitmen nasional, anti kekerasan, dan akomodatif terhadap budaya lokal; dan 3) Proses pengembangan nilai-nilai karakter moderat melibatkan nasihat, pembiasaan, teladan, dan hukuman yang masih melihat siswa tidak hanya memberikan hukuman
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil’alamin (PPRA) Tema Kearifan Lokal Dalam Membentuk Akhlak Mulia Di MI Darut Taqwa Sengonagung Purwosari Pasuruan
Penelitian impelementasi projek penguatan profil pelajar rahmatan lil’alamin (PPRA) tema kearifan lokal dalam membentuk akhlak mulia di MI Darut Taqwa Sengonagung Purwosari dilatarbelakangi oleh adanya pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila untuk membentuk akhlak mulia pada peserta didik. Melalui pendekatakan yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan prinsip-prinsip Islam yang rahmatan lil’alamin, projeek ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan nlai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Metode pembelajaran yang digunakan melibatkan proyek kolaboratif dan interaktif yang memungkinkan siswa untuk mengaitkan konsep-konsep Pancasila dengan konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas pendekatan ini dalam meningkatkan kesadaran dan penghargaan siswa terhadap nilai-nilai luhur Pancasila. Fokus penelitian pada penelitian ini adalah: 1) bagaimana perencanaan implementasi PPRA tema kearifan lokal dalam membentuk akhlak mulia di MI Darut Taqwa Sengonagung? 2) Bagimana implementasi PPRA tema kearifan lokal dalam membentuk akhlak mulia di MI Darut Taqwa Sengonangung? Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sumber data diperoleh dari: observasi, wawancarara , dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di kelas 1 MI Darut Taqwa. Tujuan dari penelitian 1) untuk mengetahui perencanaan implementasi PPRA tema kearifan lokal dalam membentuk akhlak mulia di MI Darut Taqwa. 2) Untuk mengetahui Implementasi PPRA tema kearifan lokal dalam membentuk akhlak mulia di MI Darut Taqwa Sengonangung. Penelitian ini menghasilkan 1. Perencanaan P5PPRA memiliki beberapa tahapan yakni membentuk tim fasilitator, mengidentifikasi kesiapan dan kebutuhan madrasah, merancang dimensi, nilai, dan tema. 2. Pelaksanaan implementasi P5PPRA menggunakan alokasi waktu selama krang lebih 7 hari . kearifan lokal yang dipelajari adalah mengenalkearifan lokal yang dipelajari adalah mengenal berbagai macam daerah khas berpakaian adat. Tahapan dalam implementasinya terdiri dari beberapa tahapan yakni tahap pengenalan, kontekstualisasi, aksi nyata, refleksi dan tindak lanjut
Peranan Wisata Pemandian Sumber Kemado Terhadap Peningkatan Perekonomian Masyarakat Lokal Dalam Perspektif Islam (Studi Kasus Pemandian Sumber Kemado Desa Sumber Rejo Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan)
Salah Satu Potensi Ekonomi Yang Harus Digali Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Adalah Sektor Pariwisata. Saat Ini, Salah Satu Industri Yang Paling Menjanjikan Adalah Sektor Pariwisata, Meningkatkan Ekonomi Lokal. Padahal, Salah Satu Industri Dalam Perekonomian Yang Sangat Menjanjikan Adalah Salah Satu Daya Tarik. Perekonomian Masyarakat Sekitar Juga Dipengaruhi Oleh Keberadaan Tempat Wisata; Ketika Ada Objek Wisata, Itu Segera Menciptakan Lapangan Kerja Bagi Lingkungan Sekitar, Terutama Ketika Tidak Ada Objek Wisata Lain Di Dekatnya. Sebagai Salah Satu Tujuan Pariwisata, Maka Akan Memberikan Peluang Bagi Masyarakat Setempat Untuk Memulai Berbagai Usaha Kecil Yang Dapat Meningkatkan Perekonomian Mereka. Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Memahami Bagaimana Wisata Peranan Objek Yang Berkaitan. Peningkatan Pendapatan Masyarakat. Untuk Memahami Bagaimana Perspektif Ekonomi Islam Berhubungan Dengan Dampak Kenaikan Pendapatan Rata-Rata Pada Masyarakat Umum. Jenis Penelitian Yang Digunakan Dalam Penelitian Kualitatif. Penelitian Deskriptif Lapangan (Field Research). Teknik Mengumpulkan Data Menggunakan Primer Dan Sekunder. Penelitian Ini Menggunakan Observasi, Wawancara, Dan Dokumentasi,. Informasi Yang Dikumpulkan Kemudian Akan Dianalisis Dengan Menggunakan Teknik Penalaran Deduktif Dan Induktif. Keberadaan Objek Wisata Pemandian Sumber Kemado Tidak Dapat Dipungkiri Lagi Kontribusinya Sangat Besar Sebagai Tempat Yang Mampu Menyerap Tenaga Kerja Sekaligus Sebagai Penyedia Bagi Terciptanya UKM Di Masyarakat Sekitar Seperti Usaha Jual Beli Dan Jasa Secara Langsung. Mobil Kegiatan Bisnis. Seperti Yang Terjadi Di Objek Wisata Yang Indah, Ternyata Keberadaannya Sangat Berperan Positif Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Sekitar. Usaha Komersial Masyarakat Yang Berkisar Pada Objek Wisata Sumber Kemado Sejalan Dengan Teori Ekonomi Islam
Penafsiran Dzikir Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 152 Menurut Syekh Ibnu Ajibah (Studi Analisis Kitab Tafsir Bahrul Madid)
Di zaman yang penuh problematik ini, dalam kehidupan dapat dirasakan dimana-mana bahwa terdapat kegelisahan disebabkan oleh permasalahan yang mengusik kedamaian dengan berbagai polanya dan aneka rintangan yang membingungkan hati dan pikiran. Agar keimanan manusia itu tetap stabil, maka perlu adanya sebuah media untuk selalu mengingat Allah Swt yakni dzikrullah karena dzikir ialah salah satu proses stabilitas serta peningkatan keimanan manusia. karena Allah mengirimkan cahaya kepada orang-orang yang berdzikir yang ketika hatinya bergetar ketika mengingat Allah. Sebagaimana Allah berfirman : Allah meneguhkan imannya. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui penafsiran Ibnu Ajibah mengenai dzikir juga mengetahui relevansi dzikir surat Al-Baqarah ayat 152 di kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan cara menganalisa makna yang termuat dalam berbagai sumber primer maupun sekunder dan mengeksplorasi serta menguraikan penelitian dengan deskripsi. Selain itu, metode penelitian tafsir yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode riset dokumentasi, yaitu dengan cara mengumpulkan buku-buku, jurnal, artikel, catatan, lampiran,dan literatur-literatur lainnya. Hal pertama yang dilakukan yaitu Studi Kepustakaan terkait judul Penafsiran Dzikir Pada Surat Al-Baqarah Ayat 152 Menurut Syekh Ibnu Ajibah dalam Tafsir Bahrul Madid. Kedua, menganalisa penafsiran Syekh Ibnu Ajibah pada ayat 152 Surat Al-Baqarah. Ketiga, menarik kesimpulan dari penafsiran tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Penafsiran Syekh Ibnu Ajibah menafsirkan ayat 152 surat Al-Baqarah adalah maksud perintah Allah untuk mengingat-Nya yaitu mengingat Allah Swt dengan hati yang bening, jiwa yang bersih, tauhid yang tinggi dan iman yang kuat. maka Allah akan mengingat juga dengan membukakan mata hati, menyingkapkan hijab dan mengkaruniakan derajat tinggi di syurga dan bersyukur dengan mengingat kebaikan yang diberikan dan tidak mengkufuri-Nya dengan berlaku syirik karena Allah akan menarik lagi pertolongan-pertolongan-Nya. Relevansi dikehidupan adalah siapa yang mengingat Allah pasti diberi pengaruh besar pada kondisi kehidupannya yang akan terlihat secara lahir dan batin. Seperti ketenangan jiwa dan kebahagiaan yang hakiki