Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
    3084 research outputs found

    Analisis Pengendalian Kualitas Produk Tempe Menggunakan Metode Seven Tools Di UMKM Makmur Sentosa

    No full text
    Kualitas adalah aspek krusial yang harus dikelola baik pada produk maupun proses, karena ini akan mencerminkan keunggulan kompetitif suatu perusahaan dibandingkan dengan pesaingnya. Pengendalian kualitas adalah usaha teknik dan manajerial yang dilakukan untuk mengukur kualitas produk, membandingkan hasil tersebut dengan spesifikasi yang diinginkan, dan mengambil tindakan perbaikan jika hasilnya tidak memenuhi standar. Metode Seven Tools adalah pendekatan grafik yang digunakan untuk menyelesaikan masalah terkait kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian kualitas produk dengan metode Seven Tools dan memberikan inovasi yang sesuai untuk mengurangi jumlah produk cacat pada UMKM Makmur Sentosa. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan alur proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis cacat yang paling banyak terjadi adalah cacat dimakan hewan sebanyak 86 produk, diikuti cacat kemasan rusak 82 produk, bentuk tidak merata 81 produk, dan warna kehitaman 73 produk. Untuk mengatasi masalah tersebut, analisis dilakukan dengan mengidentifikasi masalah, mempersempit ruang lingkup, mencari dan memastikan penyebabnya, serta mencegah kesalahan akibat kelalaian. Berdasarkan hasil ini, sampel produk cacat sebanyak 100 diambil dalam 20 kali pengambilan, sehingga total cacat mencapai 332 produk

    Implementasi Sistem QR-Code Sebagai Optimalisasi Manajemen Data Absensi Santri Di Asrama M Berbasi Android

    No full text
    Pondok Pesantren Ngalah memiliki beberapa asrama putra dan putri, termasuk Asrama M. Absensi kegiatan santri secara manual sering kali mengalami berbagai kendala, seperti kesalahan pencatatan dan lambatnya proses rekapitulasi dan potensi kehilangan data yang dapat mempengaruhi keakuratan laporan absensi. Kesalahan pencatatan dapat disebabkan oleh human error, sedangkan lambatnya proses rekapitulasi seringkali disebabkan oleh metode manual yang memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan. Potensi kehilangan data juga menjadi masalah yang dapat mempengaruhi akurasi laporan absensi dan pengelolaan kegiatan santri. Untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pencatatan absensi, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi absensi santri berbasis android dengan menggunakan teknologi QR Code. Implementasi melibatkan pengembangan aplikasi android yang terintegrasi dengan sistem QR Code. Proses perancangan aplikasi absensi santri mencakup pengumpulan data, pengolahan data, dan pengujian sistem

    Edible Coating Berbasis Umbi Talas (Colocasia esculenta L. Schott) Untuk Mempertahankan Stabilitas Mentimun Segar Selama Penyimpanan

    No full text
    Talas (Colocasia esculenta L. Schoot) adalah tanaman pangan herba menahun yang berasal dari India dan Indonesia. Umbi talas mengandung pati yang potensial untuk industri karena memiliki swelling power dan peak viscosity tinggi, serta dapat membentuk gel halus. Edible coating berbasis pati talas dapat memperpanjang masa simpan mentimun dengan menghambat pematangan, menjaga kesegaran, dan mencegah kontaminasi mikroorganisme. Penelitian ini mengembangkan edible coating dari umbi talas untuk mempertahankan stabilitas mentimun segar selama penyimpanan. Metode penelitian menggunakan RAL 2 faktorial (Rancangan acak lengkap) dengan 8 perlakuan dan dilakukan perulangan sebanyak 3 kali sehingga didapat 24 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gliserol berpengaruh sangat nyata terhadap karakterisktik fisikokimia (ANOVA) dan organoleptik (Uji Friedman) terhadap mentimun segar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan terbaik terdapat pada penambahan gliserol sebanyak 2% (G1) dengan memiliki nilai rata-rata susut bobot 0.028% , TPT 0.56 oBrix , Kadar air 194.8% , kadar abu 0.06%

    Optimasi Maserasi Ekstrak Kulit Mangga (Mangifera indica L.) Dengan Pelarut Etanol Berdasarkan Fisiko Kimia Dan Organoleptik

    No full text
    Kulit mangga merupakan salah satu produk sampingan dari buah mangga yang memiliki kandungan senyawa bioaktif, senyawa bioaktif adalah molekul sekunder yang menunjukkan sifat antioksidannya didalam molekul-molekunya, sehingga memiliki potensi untuk diekstraksi dan diterapkan sebagai agen antioksidan atau antimikroba diberbagai bidang. Proses ekstraksi ini menggunakan metode maserasi. Proses pembuatan ekstrak kulit manggga yaitu dengan cara kulit mangga dikeringkan kemudian dihaluskan lalu dimaserasi selama 3 hari dengan sesekali pengadukan. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu Rancangan Acak Tunggal (RAT) yang teridiri dari 1 faktor dengan 4 perlakuan yaitu perbedaan konsentrasi pelarut dan massa dari bubuk kulit mangga. Adapun pelarut yang digunakan adalah pelarut etanol 96%, yang setiap perlakuan dilakukan 3 kali pengulangan sehingga diperoleh 12 kali percobaan. Uji yang dilakukan meliputi uji aktivitas antioksidan, uji viskositas, dan organoleptic. Analisa data untuk kandungan fisikokimia dilakukan menggunakan aplikasi Minitab untuk mencari data Analysis of Variance (ANOVA) dengan selang kepercayaan % dan untuk menentukan notasi menggunakan Tukey Method. Untuk menemukan perlakuan terbaik dengan menggunakan uji Indeks Efektifitas De Garmo. Hasil penelitian terbaik pada ekstrak kulit mangga dengan perbedaan konsentrasi pelarut dan berat massa bubuk kulit mangga terdapat pada perlakuan S1P1 yaitu konsentrasi pelarut etanol 800 ml dan ekstrak bubuk kulit mangga 80 g dengan hasil radikal bebas sebesar 87,05% inhibisi dan hasil uji viskositas sebesar 38,04 Cp

    Formulasi Pakan Ikan Nila (Oreochromis spp.) Mandiri Berbahan Baku Lokal Di Pakwali Desa Bakalan Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan

    No full text
    Pakan ikan merupakan suatu hal penting dalam menghasilkan produk maksimal pada kegiatan budidaya ikan. Telah dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk pakan ikan nila (Oreochromis spp.) mandiri berbahan baku lokal menggunakan perhitungan Pearson’s Square berdasarkan parameter kadar protein, kadar lemak, dan kadar serat kasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, analisa mutu pakan ikan dengan parameter kadar protein, kadar lemak, dan kadar serat kasar dilakukan di Laboratorium Uji Obat Hewan Dan Pakan Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Balai Veteriner Semarang Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juli 2024. Hasil dari penelitian ini yakni komposisi bahan baku yang tepat dalam menyusun formulasi 2 kg pakan ikan yakni tepung ikan 0,64 kg, limbah nasi 0,36 kg, limbah roti 0,36 kg, ampas tahu 0,64 kg. Mutu pakan ikan nila (Oreochromis spp.) mandiri berbahan baku lokal pada ikan nila masa pembesaran dengan parameter uji protein 18,06% (minimal 25%), lemak 4,415% (minimal 5%), dan serat kasar 11,47% (maksimal 8%) yang berarti pakan tersebut belum memenuhi syarat SNI 7242:2018 pakan buatan untuk ikan nila (Oreochromis spp.)

    Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Remaja Terhadap Konservasi Berbasis Kearifan Lokal Tengger

    No full text
    Suku tengger bertempat tinggal di wilayah pegunungan Tengger. Masyarakat suku tengger terkenal sangat patuh dan teguh memegang ajaran nenek moyangnya khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Masyarakat tengger percaya bahwa kelestarian lingkungan adalah warisan alam yang harus dijaga. Masyarakat tengger memiliki kearifan lokal yang berkenaan dengan pelestarian sumber daya alam dalam bentuk kepercayaan akan keberadaan dewi atau dewa yang selalu menjaga alam sehingga mereka tidak berani mengganggu kelestarian alam di daerah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan kearifan lokal suku tengger dalam kegiatan konservasi. (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja dalam konservasi berbasis kearifan lokal suku tengger. Penelitian dilakukan di kabupaten pasuruan dengan responden 50 orang. Metode analisis yang digunakan adalah metode kuantitatif untuk menggambarkan presepsi perilaku remaja terhadap pengetahuan konservasi berbasis kearifan loka tengger. Analisi untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja terhadap konservasi berbas is kearifan loka tengger adalah analisis regresi logit. Hasil menunjukkan bahwa refrensi adat, refrensi konsevasi, dan organisasi adat berpengaruh terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja terhadap konservasi. Hasil tersebut merupakan hasil yang berpengaruh secara positif dan faktor lainya mempengaruhi tetapi bernilai negatif. Faktor tersebut harus ditingkatkan lagi agar pengetahuan tentang konservasi lingkungan lebih memahami dan juga lingkungan di sekitar tetap terjaga dengan adat yang sudah di lestarikan

    Analisis Pendapatan Usahatani Alpukat Di Desa Wonorejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang

    No full text
    Alpukat memiliki potensi yang besar dikembangkan sebagai komoditas unggulan. Beberapa faktor mendukung termasuk kebutuhan pasar yang terus meningkat, harga yang stabil. Petani memerlukan suatu analisis usaha yang dijalankan agar dapat mengetahui keuntungan yang didapatkan. Analisis pendapatan merupakan salah satu hal pokok untuk merinci semua usaha untuk korbanan yang telah dilakukan petani dan menghitungkan penerimaan yang diterima dari hasil usahatani tersebut. Data ini harus dicari melalui narasumber atau dalam istilah teknisnya responden, yaitu orang yang kita jadikan objek penelitian atau orang yang kita jadikan sebagai sarana mendapatkan informasi ataupun data. Sampel penelitian ini adalah petani alpukat di Desa Wonorejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang yang meliputi 30 petani alpukat dan dibagi menjadi tiga kelompok.Pendapatan yang dihasilkan usahatani alpukat tergantung dengan luas lahan yang digarap dan cara manajemen perawatan petani itu sendiri, jika luas lahan yang digarap sangat besar dan cara manageman perawatannya dilakukan dengan baik dan benar maka hasil pendapatan petani akan semakin besar.Kelayakan usahatani di Desa Wonorejo sudah dapat diketahui melalui perhitungan R/C Ratio kelompok I (satu) dengan jumlah 1.7/ (layak), R/C Ratio kelompok II (dua) dengan jumlah 2.7/ (layak), dan R/C Ratio kelompok III (tiga) dengan jumlah 2.5/ (layak) karena angka-angka tersebut lebih besar dari 1. Artinya bahwa usahatani di Desa Wonorejo Kecamata Lawang Kabupaten Malang sudah sangat layak untuk dilanjutkan apalagi bagi yang menjadikan usahatani alpukat jadi mata pencaharian utama

    Strategi Marketing Mix Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada Usaha Tanaman Hias Di Atha Flora Batu

    No full text
    Dalam mengembangkan suatu usaha, perlu adanya strategi yang dilakukan, Melalui Marketing mix menetapkan 4 variable pemasaran yang digunakan untuk mempengaruhi konsumen dan mencapai tujuan perusahaan. Penelitian ini dilakukan di Atha Flora Batu untuk menentukan bagaimana tempat usaha tersebut dapat menggunakan bauran pemasaran untuk meningkatkan penjualan tanaman hias. Pendekatan penelitian kualitatif termasuk analisis SWOT digunakan untuk penelitian ini. Hasil penelitian diagram SWOT menunjukan pada tipe kuadran 1, yakni mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif. Luasan matriks SWOT rangking pertama berada pada kuadran I dengan luasan matriks sebesar 7,58, maka menggunakan strategi SO. Pada matriks IE faktor IFAS sebesar 2,36 dan faktor EFAS sebesar 2,06 menunjukan bahwa posisi perusahaan berada pada posisi Growth dan Stability. Artinya strategi marketing mix sudah berjalan dengan karena tidak ada perubahan yang signifikan

    Kualitas Pelayanan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Di Kabupaten Pasuruan (Studi Di Desa Rembang Kecamatan Rembang)

    No full text
    Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau yang biasa disebut PTSL merupakan sebuah program yang berhasil dibuat oleh Pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. PTSL memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum mendaftarkan tanah miliknya yang berada di seluruh Wilayah Republik Indonesia dalam satu Wilayah Desa atau Kelurahan. Penelitian ini mengkaji tentang kualitas pelayanan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Rembang Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan, serta proses pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan program PTSL di Desa Rembang Kecamatan Rembang dengan berdasar pada teori kualitas pelayanan dai Zeithaml (1990): (1) Kualitas pelayanan program PTSL di Desa Rembang telah memenuhi aspek Tangibles. (2) Kualitas pelayanan program PTSL di Desa Rembang belum memenuhi aspek Emphaty. (3) Kualitas pelayanan program PTSL di Desa Rembang belum memenuhi aspek Reliability. (4) Kualitas pelayanan program PTSL di desa Rembang telah memenuhi aspek Responsiveness. (5) Kualitas pelayanan Program PTSL di Desa Rembang belum memenuhi aspek Assurance. Dan untuk proses pelaksanaanya program PTSL di desa Rembang Kecamatan Rembang sudah sesuai dengan Pasal 3 ayat 4 Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Kepala Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

    Komunikasi Interpersonal Guru Dalam Membangun Nilai Nilai Toleransi (Studi Kasus Di SDN Ngadirejo I Tutur)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal guru dalam membangun nilai-nilai toleransi beragama di SDN Ngadirejo I Tutur, melalui lima aspek dari Teori Pendekatan Humanistik Joseph A. Devito, yakni Keterbukaan (Openness), Empati (Empathy), Sikap Mendukung (Supportiveness), Sikap Positif (Positiveness), dan Kesetaraan (Equality). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa jika dianalisis menggunakan pendekatan humanistik Joseph A. Devito, maka komunikasi interpersonal guru dalam membangun nilai-nilai toleransi dapat dikatakan berjalan dengan baik, yang mana ditunjukkan melalui interaksi terbuka antara guru dan siswa dengan pendekatan secara personal, pemberian arahan kepada siswa untuk saling memahami dan peduli kepada sesama siswa yang mengalami kesulitan tanpa memandang perbedaan agama, menanamkan sikap saling mendukung antara satu sama lain terutama dalam memperingati hari keagamaan disekolah, membangun rasa positif siswa melalui kebiasaan-kebiasan positif, serta memberikan perlakuan yang setara dan sama kepada semua siswa dengan tidak membeda-bedakan tempat duduk selama didalam kelas maupun saat kegiatan diluar kelas. Selain itu, terdapat empat nilai – nilai toleransi beragama yang diterapkan oleh guru dan siswa dalam membangun nilai-nilai toleransi, yakni nilai menghormati, nilai menghargai, nilai tolong menolong, dan nilai bekerja sama

    1,291

    full texts

    3,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Yudharta Pasuruan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇