Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
3084 research outputs found
Sort by
Analisa Rekayasa Nilai (Value Engineering) Pada Struktur Bangunan SDN Karangketug 3 Kota Pasuruan
Proyek pembangunan SDN Karangketug 3 kota Pasuruan memiliki beberapa bagian item pekerjaan yang memiliki biaya yang besar, namun bagian tersebut masih dapat dioptimalisasi dengan cara pengefisienan kembali. Pada pekerjaan struktur peneliti mencoba merubah desain struktur dengan alternatif- alternatif desain yang lain tanpa mengurangi mutu atau kekuatan struktur dengan menerapkan Rekayasa Nilai. Tahapan dalam melakukan penelitian Observasi, Identifikasi Desain dan biaya, Analisa struktur, Estimasi Biaya, dan hasil Analisa. Penghematan biaya dilakukan dengan cara memperkecil dimensi penampang struktur balok dan kolom yang tentu saja akan diperhitungkan juga kekuatan struktur dengan menggunakan program komputer yaitu SAP2000 serta menghitung ulang biaya anggaran yang optimal. Analisa SAP2000 menunjukan bahwa semua rangka alternatif telah lulus pemeriksaan tegangan / kapasitas. Besar biaya anggaran yang optimal setelah dilakukan rekayasa nilai pada pekerjaan struktur Balok dan Kolom diperoleh sebesar 34,23 % yaitu Rp. 39.802.709,05,- dari biaya awal sebesar Rp. 116.284.340,70,- Menjadi 76.481.631,6
Evaluasi Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) Studi Kasus Jalan Raya Ngopak-Kedawung
Jalan merupakan sarana transportasi bagi masyarakat yang sangat penting dalam pengembangan suatu daerah supaya dapat memberikan kemudahan bagi penggunanya. Volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas perkerasan jalan. Wilayah jalan raya Ngopak Kedawung Grati Pasuruan, yang merupakan salah satu arteri penting jawa timur, mengalami peningkatan beban lalu lintas secara signifikan.Peningkatan beban lalu lintas ini berpotensi menyebabkan kerusakan perkerasan jalan, yang ditandai dengan kerusakan seperti retak, lubang, dan deformasi permukaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan dan mengetahui jenis-jenis kerusakan jalan di wilayah Jalan Raya Ngopak-Kedawung STA 0+000 sampai 1+000, dengan menggunakan metode pavement condition indeks (PCI), perhitungan nilai kondisi berdasarkan metode PCI adalah 52,46 cukup, jenis kerusakan yang ditemukan di jalan raya Ngopak-Kedawung STA 0+000 sampai 1+000 adalah retak blok, lubang dan retak halus. Usulan perbaikan antara lain penambalan lubang, penutupan retak dan perataan. Kerusakan paling parah terjadi pada segmen 1, 2 dan segmen 7 yaitu STA 0+000 sampai 0+200 dan STA 0+600 sampai 0+700 dengan kondisi cukup
Perencanaan Fasilitas Pedestrian Pada Jalan Pesantren Ngalah Desa Sengonagung Kabupaten Pasuruan
Salah satu permasalahan yang memerlukan perhatian dalam proses rekayasa lalu lintas di daerah JL.Pesantren Ngalah adalah ketersediaan fasilitas pejalan kaki. Dimana pejalan kaki yang mele wati jalur pedestrian tidak efektif yang menyebabkan kemacetan, memungkinkan terjadinya kurangnya keselamatan dari pejalan ka ki dan mengganggu lalu lintas yang ada. Solusi yang di lakukan un tuk permsalahan ini adalah melakukan perencanaan pemgbangua n fasilitas pejalan kaki (Trotoar). Untuk mengetahui hasil penelitian dan analisa di lokasi penga matan tersebut, maka harus mengetahui volume yang maksimum. Menghitung lebar efektif trotoar bagi pejalan kaki yang didapat me lalui volume rata – rata per menit pada jam puncak. Dengan meng gunakan metode yang dapat di terapkan dilapangan dengan data k ondisi existing yang ada. Dari analisa dan hasil yang di dapat bahwa existing trotoar y ang di dapat hasil volume pejalan kaki terbanyak yaitu pada hari s enin sisi kanan 538 orang, pada hari selasa sisi kiri 505orang /60m enit. Kecepatan rata-rata pada hari senin sisi kanan 10.832m/mnt, dan hari senin sisi ki ri 10.796m/mnt. Dari hasil perhitungan analisis di lakukan pemba ngunan perecnanaan torotar dengan lebar badan jalan 4m dan leb ar trotoar 2m
Analisa Thermophisic Variasi Campuran Minyak Jarak Dengan CaCO3 Sebagai Alternatif Cairan Pendingin Permesinan
Mesin frais atau mesin milling merupakan peralatan penting dalam industri manufaktur yang menggunakan gerakan memutar pahat untuk memotong benda kerja. Faktor-faktor yang mempengaruhi kekasaran permukaan pada pengolahan logam dengan mesin milling meliputi kecepatan potong, kondisi mesin, ketebalan umpan, material benda kerja, geometri pahat, cairan pendingin, dan keterampilan operator. Seiring dengan tantangan penggunaan coolant kimia yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan, penelitian ini mengeksplorasi penggunaan daun jarak sebagai alternatif coolant alami. Daun jarak, yang kaya akan minyak dengan kandungan 25%-35% pada biji dan 50%-60% pada daging buah, dipilih sebagai bahan baku utama, sementara kalsium karbonat (CaCO3) ditambahkan dalam bentuk partikel sebagai aditif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas campuran minyak jarak dan CaCO3 sebagai bahan pendingin dalam proses pemesinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran minyak jarak dengan 0,15% CaCO3 memiliki densitas rata-rata tertinggi yaitu 1192,524 kg/m³, dibandingkan dengan variasi lainnya dan coolant konvensional. Analisis viskositas menunjukkan bahwa viskositas partikel fluida berbanding terbalik dengan suhu, dan sedimentasi menunjukkan stabilitas campuran tanpa perubahan signifikan setelah 30 hari. Temuan ini mendukung potensi penggunaan daun jarak dan CaCO3 sebagai alternatif coolant yang efektif dan ramah lingkungan dalam proses pemesinan
Analisa Pengaruh Kecepatan Udara Panas Terhadap Kecepatan Proses Pengeringan Mesin Pengerin Permen Jelly
Pengeringan adalah salah satu proses pengolahan pada bahan pangan agar kandungan air yang ada didalam berkurang. Pengeringan ini dilakukan untuk mencegah pembusukan bahan pangan karena kebanyakan kadungan air dan mencegah penumbuhan bakteri dan jamur akibat kebanyakan kandungan air. Dalam penelitian ini, penulis melakukan eksperimen pengeringan terhadap permen jelly. Untuk mengetahui seberapa cepat pengeringan yang dilakukan oleh mesin pengerin permen jelly. Pengujian terhadap mesin pengering tersebut ada beberapa variasi yang digunakan yaitu 40oc,35oc,30oc dan kecepatan udara 2,5m/s, 3,5m/s, 30m/s dengan waktu 5 jam pengujian. Hasil terbaik yang didapat dalam pengujian ini adalah dengan suhu 40oc dan kecepatan udara 3,5m/s dengan waktu 5 jam di dapatkan pengeringan airyang dikeringkan 17,75% dan air yang tersisa 19,76% dengan ketentuan SNI 3547.2-2008(BSN,2008) untuk kembang gula lunak (permen jelly) yaitu air yang tersisa 20%. Dan laju pengeringan yang di hasilkan setiap menit yaitu 3,03 gram/menit pengurangan kadar airnya. Biaya penggunaan daya listrik yang digunakan dalam proses pengeringan selama 5 jam adalah sebesar 2.209rp dan daya yang dikeluarkan adalah 1,5kwh
Pengendalian Kualitas Proses Penetasan Telur Ayam Broiler Menggunakan Pendekatan Six Sigma Guna Meminimalisir Cacat Produk (Studi Kasus Pada Departemen Produksi PT. Super Unggas Jaya)
Penelitian ini menganalisis penyebab reject pada produksi telur ayam broiler menggunakan metode Six Sigma DMAIC. Ditemukan tujuh jenis cacat utama: Miss (18,52%) disebabkan oleh umur induk terlalu tua, Thin (13,74%) karena kekurangan vitamin dan vaksin, Small (3,46%) akibat induk terlalu muda, Dirty (8,16%) karena induk bertelur tidak pada tempatnya, Crack Farm (35,93%) akibat induk bertelur tidak pada tempatnya, Crack Hatchery (12,37%) disebabkan oleh proses perpindahan telur yang tidak hati-hati, dan Damage (5,47%) karena kerusakan saat perpindahan dan grading. Untuk mengurangi tingkat reject, tindakan yang diusulkan meliputi: memperhatikan umur induk untuk cacat Miss, memberikan vitamin dan vaksinasi untuk cacat Thin, memastikan induk cukup umur untuk cacat Small, memastikan induk bertelur pada tempatnya untuk cacat Dirty dan Crack Farm, serta memperketat pengawasan saat perpindahan dan grading telur untuk cacat Crack Hatchery dan Damage. Penerapan tindakan-tindakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi telur ayam broiler
Analisis Efektivitas Mesin Bordir Komputer Menggunakan Metode Overall Equipment Effectivenes (OEE) Dan Six Big Loses Pada UD. Jadi Gumilang Sukorejo
Perusahaan konfeksi UD. Jadi Gumilang merupakan sebuah industri rumahan yang berlokasi di Desa Mojotengah, Kec. Sukorejo, Kab. Pasuruan, Jawa Timur. UD. Jadi Gumilang memiliki usaha yaitu pembuatan tas, baju, dan seragam serta pembordiran yang diproduksi ketika ada pesanan dari customer saja. Sering terjadinya kerusakan mesin bordir komputer diakibatkan karena operator tidak melakukan perawatan rutin seperti aturan dari konfeksi. Dari permasalahan tersebut dilakukan perhitungan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) supaya bisa dilakukan analisa mengenai faktor terbesar penyebab terjadinya downtime. OEE sendiri adalah hasil perkalian dari variabel Availability (90%), Performance (95%), serta Quality (99%). Setelah melakukan perhitungan nilai OEE, kemudian dilakukan perhitungan nilai six big losses untuk mencari nilai losses tertinggi yang menyebabkan nilai OEE rendah. Kemudian dari nilai losses tertinggi dilakukan analisa fishbone diagram (diagram sebab akibat) untuk mengetahui faktor kerusakan sehingga bisa meminimalisir hal yang sama agar tidak terulang kedepannya. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan dari 2 mesin bordir komputer terdapat 1 mesin bordir Komputer yang memiliki nilai OEE nya dibawah 85 % yaitu mesin bordir komputer 1 (84,64%). Dari nilai tersebut dilakukan perhitungan six big losses yang menghasilkan nilai losses terbesar adalah nilai idling and minor stoppages losses sebesar 20,02 %. Setelah dilakukan analisa fishbone diagram dapat diketahui faktor penyebab idling and minor stoppages losses yaitu dari Manusia, Mesin, Metode, dan Bahan Baku. Serta dapat diberikan usulan untuk mencegah idling and minor stoppages losses dengan sering melakukan pembersihan di area produksi ketika selesai produksi, sering memberikan pelumasan pada mesin supaya tidak cepat aus, selalu mengecek kondisi mesin sebelum digunakan, dan lain-lain
Implementasi Metode First In First Out (FIFO) Pada Aplikasi Mobile Untuk Monitoring Persediaan Buah Pada Gudang Toko Buah
Persediaan buah pada gudang toko buah sering mengalami kekurangan dan kelebihan stok buah. Hal ini, dikarenakan admin gudang masih mencatat keluar dan masuknya buah secara manual, yang mengakibatkan adanya resiko pemborosan dan kerugian persediaan yang tinggi. Pada penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi mobile untuk monitoring persediaan buah pada gudang toko buah, serta untuk mempermudah dalam memonitoring stok persedian buah pada gudang dengan menggunakan metode FIFO, yaitu barang yang pertama kali masuk akan dikeluarkan terlebih dahulu. Aplikasi dalam penelitiaan ini dibangun menggunakan metode waterfall. Adapun uji fungsional menggunakan Blackbox Testing diperoleh dengan hasil 100% berjalan normal. Berdasarkan uji Usability Testing, digunakan untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi aplikasi dengan hasil 97,14% untuk aspek learnbility, aspek efficiency sebesar 0,020 goals / sec dengan rata- rata overall relative efficiency 97,8% dan aspek error sebesar 0,05. Maka hasil dari pengujian dapat disimpulkan bahwa aplikasi monitoring persediaan buah telah memenuhi aspek usability dan aplikasi ini mampu membantu admin gudang dalam mencatat dan memantau persediaan buah secara efektif
Rancang Bangun Sistem Sensor LM393 Untuk Suhu Dan Kelembaban Udara Pada Kandang Kelinci Berbasis Internet Of Things
Kandang atau tempat tinggal hewan merupakan kebutuhan yang sangat penting dibutuhkaan oleh seorang peternak. Pada umumnya peternak hanya menyediakan kandang saja tanpa memperhatikan kelayakan kandang bagi hewan. Penerapan sistem pemantauan kelembaban udara pada kandang yang memanfaatkan internet of thing dengan menggunakan sensor bertujuan untuk meningkatkan efisiensi manajemen budidaya dan menciptakan lingkungan yang sejahtera bagi hewan. Oleh karena itu perlu dibuat alat yang dapat memonitoring kelembaban udara pada kandang kelinci yang memanfaatkan jaringan internet dengan menggunakan metode Research and Development dengan menggunakan sensor LM393 untuk mengukur suhu dan kelembaban. Adapun Aplikasi “Monitoring Rabbit Cage” digunakan untuk memantau kelembaban dan suhu kandang kelinci secara jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan internet
Prediksi Penyakit Thyroid Disease Menggunakan Seleksi Fitur Particle Swarm Optimization (PSO) Pada Algoritma Naïve Bayes
Thyroid disease ialah gangguan kesehatan yang memerlukan deteksi dini untuk penanganan yang lebih efektif. Dalam penelitian ini, dilakukan prediksi penyakit thyroid disease dengan menerapkan algoritma Naïve Bayes yang dikombinasikan dengan seleksi fitur memanfaatkan Particle Swarm Optimization (PSO). Seleksi fitur PSO bertujuan untuk meningkatkan akurasi prediksi dengan mengidentifikasi fitur-fitur relevan yang paling signifikan dalam dataset. Algoritma Naïve Bayes digunakan sebagai metode klasifikasi karena kemampuannya yang baik dalam menangani data dengan distribusi probabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan seleksi fitur PSO pada algoritma Naïve Bayes mampu meningkatkan performa prediksi dibandingkan dengan penggunaan algoritma Naïve Bayes tanpa seleksi fitur. Pada penelitian ini, hasil akurasi Niave Bayes tanpa PSO sebesar 23%, sedangkan kombinasi algoritma Naïve Bayes dengan PSO mempunyai nilai akurasi sebesar 95% yang menunjukan adanya peningkatan yang signifikan. Dengan adanya hasil dari uji coba ini diharapkan dapat membantu mendiagnosa secara tepat bagi tim kesehatan untuk memprediksi penyakit thyroid disease