Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
3084 research outputs found
Sort by
Implementasi Sistem Monitoring Dan Kontrol Gas LPG Berbasis Internet Of Things (IOT) Menggunakan Sensor Gas MQ-5
Mengimplementasikan sensor gas MQ-5 untuk mendeteksi kebocoran gas LPG dengan akurat dan efisien dengan cara Motor Servo mengambil tindakan menutup pipa Gas LPG secara otomatis jika terjadi kebocoran. Manfaat ini dijadikan pengalaman berharga sehingga penulis dapat mengembangkan keahlian dalam bidang IoT, sensor, dan pemrograman mikrokontroler dengan mengimplementasikan sistem ini. Hal ini dapat meningkatkan kompetensi penulis dalam teknologi terkait dan memperluas pengetahuan penulis dalam bidang ini. Gas LPG merupakan sumber energi yang umum digunakan di rumah tangga untuk memasak, pemanasan, dan keperluan lainnya. Namun, kebocoran gas LPG dapat menyebabkan risiko kebakaran, ledakan, dan bahaya kesehatan yang serius. Oleh karena itu, penting untuk memiliki sistem yang dapat mendeteksi kebocoran gas LPG secara cepat dan memberikan peringatan kepada penghuni rumah. Sistem monitoring dan kontrol gas LPG menggunakan Arduino berbasis internet of things telah berhasil dibuat. Dalam pembuatan alat ini didukung beberapa komponen seperti mikrokontroler NodeMCU ESP8266, Sensor MQ-5, Motor Servo, serta alat pendukung lainnya
Karakteristik Fisiko Kimia Es Krim Dengan Penambahan Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.)
Ketidak seimbangan antara asupan dan perilaku manusia menyebabkan ketidak seimbangan tubuh yang menimbulkan penyakit seperti kanker, jantung koroner, diabetes, hati dan penuaan dini. salah satu antioksidan alami yaitu dari kulit buah manggis, Namun konsumsi pangan sumber antioksidan dari kulit buah manggis secara tidak langsung kurang diminati oleh masyarakat. Karena rasanya yang pahit dan memiliki aroma yang langu sehingga kurang menarik minat dan selera masyarakat.Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan minat masyarakat terhadap konsumsi asupan antioksidan dengan warna, citarasa es krim yang menarik, nilai gizi yang tinggi, memiliki nilai fisiologi bagi tubuh serta terjangkau oleh semua kalangan. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 15 kali percobaan. Parameter uji fisikokimia yang dilakukan terhadap produk es krim kulit manggis meliputi uji antioksidan, daya leleh, dan overrun. Sedangkan untuk parameter uji organoleptik terhadap Es krim kulit manggis meliputi rasa, warna, dan tekstur. Penelitian ini dillaksanakan di Laboratorium Pengolahan Pangan dan Biokimia Pangan Universitas Yudharta Pasuruan yang dilaksanakan pada bulan mei - juli 2024. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of variance) dengan uji lanjut Tukey taraf kepercayaan 95% (α=0.05). Sedangkan uji sensoris dilakukan dengan Uji Friedman dengan skala hedonik (Hedonik Scale Test). Perlakuan terbaik menggunakan metode indeks efektivitas de Garmo. termodifikasi oleh susrini (1998). Hasil penelitian karakteristik fisikokimia menghasilkan overrun berkisar antara 20,81-12,76 %, kecepatan meleleh berkisar antara 13 menit 33 detik - 9 menit 17 detik dan kadar antioksidan 82-46,67 %. presentase ekstrak kulit manggis terbaik yaitu pada perlakuan PE4 dengan penambahan ekstrak kulit manggis 60% dengan kadar antioksidan nyang dihasilkan yaitu sebesar 82%
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Turunnya Harga Jual Apel Di Desa Andonosari Tutur Nongkojajar Kabupaten Pasuruan
Analisis faktor yang mempengaruhi turunya harga jual apel di Nongkojajar, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Apel (Malus Pumila.) merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan penting bagi pendapatan petani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan ketua kelompok tani di Desa Andonosari, serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tani apel di desa Andonosari mulai tahun 2020 mengalami penurunan yang sangat drastic,faktor yang mempengaruhi turunya harga jual apel sanglatlah banyak diantaranya adalah musim yang tidak menentu,buah apel bukan salah satu buah unggulan yang banyak di cari Masyarakat.Dengan adanya penurunan harga jual apel tersebut tidak banyak dari para petani yang mengalami kerugian dan beraliansi menanam jeruk,yang awalnya dari 100% para petani apel sekarang hanya tinggal 50%,karena Sebagian para petani disana memilih untuk menanam jeuk,holtikultura,dan juga memelihara hewan ternak.Meskipun begitu usaha petani apel di Desa Andonosari masi bisa dikembangkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa petani apel di Desa Andonosari masih bisa berkembang dan memberikan keuntungan finansial yang signifikan, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan perekonomian bagi para petani yang ada di sana
Efektivitas Pelayanan E-Kir Dalam Pengujian Kendaraan Bermotor Di Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui efektivitas pelayanan e-kir pengujian kendaraan bermotor dan faktor pendukung serta faktor penghambat dalam pelayanan e- kir pengujian kendaraan bermotor di dinas perhubungan kabupaten pasuruan. Dalam pelaksanaanya banyak ditemukan masyarakat yang mendaftar secara manual dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui akan adanya dan tata cara penggunaan aplikasi e-Kir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi,dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil efektivitas pelayanan e- kir pengujian kendaraan bermotor didinas perhubungan kabupaten pasuruan serta pendukung dan penghambat dalam pelayanan berdasarkan teori yang sudah telah dipaparkan mendapatkan hasil bahwa pelayanan e- kir pengujian kendaraan bermotor didinas perhubungan kabupaten pasuruan belum efektif. Pengukuran yang dilakukan peneliti dengan menggunakan teori efektivitas yang terdiri dari lima indikator tersebut dapat disimpulkan bahwa 5 indikator tersebut telah terpenuhi akan tetapi dalam proses sosialisasi belum maksimal sehingga berpengaruh pada jumlah pemohon uji masih ada yang menggunakan cara manual dan menggunakan jasa calo. Dan untuk faktor pendukung dalam efektivitas pelayanan e- kir ini adalah dari Sumber daya manusia tepatnya pegawai yang pernah mendapatkan pelatihan serta kelengkapan sarana dan prasarana dalam pelayanan. Adapun Faktor penghambat dari efektivitas pelayanan e- kir ini adalah dari kurang kesadaran masyarakat akan penerimaan teknologi serta kurang nya stabilitas listrik yang turut menghambat pemberian layanan
Peran Pemuda Karangtaruna Dalam Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) (Survey Di Desa Plintahan Kec. Pandaan Kab. Pasuruan)
Penelitian ini menganalisis peran pemuda Karang Taruna dalam pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. BUMDes berfungsi untuk memanfaatkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan desa. Karang Taruna berperan penting dalam pengembangan BUMDes, wisata air terjun, dan gantangan burung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam untuk mengevaluasi peran Karang Taruna serta faktor pendukung dan penghambat dalam kerjasama mereka dengan pemerintahan desa. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan tentang kontribusi pemuda dalam ekonomi lokal dan rekomendasi untuk pengembangan kebijakan serta strategi BUMDes
Deskripsi Regulasi Diri Remaja Di Kawasan Lokalisasi Tretes : Tinjauan Teori Social Learning
Remaja yang tinggal di kawasan lokalisasi Tretes dengan lingkungan dan norma sosial berisiko tinggi yang berbeda dari masyarakat pada umumnya menghadapi tantangan yang signifikan dalam pengembangan regulasi dirinya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui deskripsi regulasi diri remaja di kawasan lokalisasi Tretes yang ditinjau dari teori social learning. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian yaitu remaja dengan kisaran usia 12-22 tahun yang tinggal di kawasan lokalisasi Tretes. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara yang dilakukan di Kelurahan Prigen Kabupaten Pasuruan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga informan memiliki regulasi diri yang berbeda-beda. Regulasi diri informan 1 cenderung dipengaruhi oleh norma sosial dan teman sebaya, meskipun demikian informan 1 memiliki kontrol diri yang cukup dalam beberapa aspek, tetapi juga menunjukkan ketidakpedulian dalam situasi tertentu. Informan 2 menunjukkan regulasi diri dan evaluasi diri yang baik dengan kontrol yang kuat terhadap tindakan dan pengaruh sosial. Informan 3 menunjukkan regulasi diri yang baik dengan kesadaran yang tinggi terhadap pengaruh negatif lingkungan serta cenderung lebih introspektif dan berusaha untuk menjadi lebih baik dari kesalahan yang dilakukan
Pengaruh Penerimaan Diri Terhadap Self-Esteem Remaja Pengguna Media Sosial
Self-esteem seseorang dapat menurun ketika memasuki masa remaja. Remaja dengan self-esteem rendah cenderung sedih, minder, tidak berguna, dan tidak percaya pada kemampuan mereka saat melihat postingan orang lain yang berbau fisik, pencapaian, dan gaya hidup di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerimaan diri terhadap self-esteem remaja pengguna media sosial. Subjek pada penelitian ini melibatkan sebanyak 200 siswa siswi SMA Ma’arif Pandaan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Pengambilan data pada penelitian ini adalah menggunakan skala self-esteem yang dikembangkan berdasarkan teori Coopersmith (1967) dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,766 dan skala penerimaan diri yang dikembangkan oleh Supratiknya (1995) dengan koefiesn reliabilitas sebesar 0,781. Analisa data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji regresi linier sederhana, dan diperoleh nilai F sebesar 84, 246 dengan p<0,05 (p<0,05). Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari penerimaan diri terhadap self-esteem remaja pengguna media sosial. Di mana penerimaan diri memberikan sumbangsih sebesar 29,8% terhadap self-esteem
Pengaruh Dukungan Dosen Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa
Resiliensi akademik sangat penting bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studinya di perguruan tinggi. Resiliensi akademik memiliki faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal dari resiliensi akademik yaitu self-efficacy, self esteem, regulasi emosi, optimisme, spiritualitas atau menyangkut pada emosional quotient (EQ) seseorang. Faktor eksternal yaitu dukungan sosial, yang bisa didapat dari orangtua, guru atau teman. Dalam penelitian ini menggunakan dukungan dari dosen yang dilakukan di Universitas Yudharta Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, menggunakan teknik simple random sampling, subjek dari penelitian ini yaitu 336 mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan. Pengumpulan data menggunakan skala resiliensi akademik yang berisi 16 item, koefisien validitas berkisar 0,333 sampai 0,761 dengan Cronbach Alpha diperoleh koefisien reliabilitas sebsar 0,895. Skala dukungan dosen sebanyak 25 item, dengan kefisien validitas berkisar 0,493 sampai 0,753, dan koefisien reliabilitas sebesar 0,938. Analisis data menggunakan analisis regresi non-linier yaitu analisis regresi exponential diperoleh nilai F sebesar 400,346 dengan Sig 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dukungan dosen (X) terhadap resiliensi akademik (Y). Subangan efektif dukungan dosen dalam memengaruhi resiliensi akademik mahasiswa sebesar 54,5%. Dengn demikian hipotesis yang menyatakan ada pengaruh dukungan dosen terhadap resiliensi mahasiswa di Universitas Yudharta Pasuruan diterima
Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Tigkat Akhir Ditinjau Dari Jenis Kelamin
Hampir semua orang melewati masa transisi dari remaja menuju dewasa yang cukup sulit, kebingungan serta kecemasan tentang masa depan dan lebih dikenal dengan fase emerging adulthood. Begitu juga yang dialami oleh sebagian besar mahasiswa ketika hendak menyelesaikan perkuliahannya karena banyaknya tuntutan yang dihadapi, seperti dalam hal akademik, pekerjaan, pandangan tentang masa depan hingga hubungan interpersonal dan lebih populer disebut dengan istilah Quarter Life Crisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan rata-rata Quarter Life Crisis antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan di Universitas Yudharta Pasuruan. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 543 mahasiswa tingkat akhir. Sampel penelitian sebanyak 226 mahasiswa tingkat akhir. Alat ukur yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan skala Quarter Life Crisis. Teknik analisa data menggunakan uji independent sample t-Test untuk membandingkan rata-rata sampel dalam bentuk data interval atau rasio. Berdasarkan hasil uji independent sample t-Test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,449 > 0,05 yang dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata Quarter Life Crisis yang signifikan antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan tingkat akhir di Universitas Yudharta Pasuruan
Fear Of Missing Out (FoMO) Ditinjau Dari Kesejahteraan Psikologis Remaja Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sukorejo
Remaja merupakan fase perkembangan yang penuh dengan perubahan signifikan, baik secara fisik, emosional, maupun sosial. Perubahan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan dipengaruhi oleh faktor eksternal. Salah satunya adalah era perkembangan internet yang semakin masif. Internet memungkinkan remaja untuk terhubung dengan teman-teman mereka. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya penggunaan internet di kalangan remaja yang menimbulkan banyak fenomena baru, seperti cancel culture, catfishing, cyberbullying, FoMO, dan lain sebagainya. Salah satu faktor yang memiliki urgensi lebih adalah kesejahteraan psikologis, yang mencakup aspek-aspek seperti rasa otonomi, kompetensi dan keterhubungan sosial. Ketika kebutuhan-kebutuhan dasar ini tidak terpenuhi, individu cenderung mengalami ketidakpuasan yang dapat meningkatkan perasaan takut ketinggalan atau FoMO. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Sukorejo, dengan tujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kesejahteraan psikologis terhadap fear of missing out pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan subjek sebanyak 267 remaja di SMK Negeri 2 Sukorejo, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik regresi linier satu prediktor dengan bantuan SPSS statistic versi 26 for windows. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai koefisien sebesar -0,253 dengan taraf sig 0,000 (sig < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang siginifikan antara kesejahteraan psikologis terhdap fear of missing out pada remaja. Hal ini dinyatakan dengan Rsquare = 0,064, bahwa kesejahteraan psikologis memberikan sumbangan sebesar 6,4% terhadap fear of missing out, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini