Universitas Yudharta Pasuruan Repository
Not a member yet
    3084 research outputs found

    Persepsi Guru Terhadap Kepemimpinan Kepala Sekolah Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Di MI Darut Taqwa Sengonagung

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi yaitu: Kepala sekolah merupakan pejabat profesional yang ada dalam organisasi sekolah. Ketercapaian tujuan pendidikan tergantung pada kecakapan dan kebijaksanaan kepala sekolah dalam memimpin, Kepala sekolah mengatur sumber daya sekolah dan bekerjasama dengan guru-guru, staf, dan pegawai lainnya dan mendidik peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan. Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan hendaknya berperilaku membangun, karena keberhasilannya sangat tergantung pada kualitas kepemimpinannya. Fokus Penelitian ini adalah: 1.) Bagaimana tanggapan guru tentang kepemimpinan kepala sekolah mi darut taqwa? 2.) bagaimana penilaian kinerja guru mi darut taqwa? 3.) bagaimana kepala sekolah berperan dalam meningkatkan kinerja guru mi darut taqwa?. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan jenis deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang memberikan gambaran tentang situasi dan kejadian secara faktual dan sistematis mengenai faktor-faktor, sifat-sifat, dan hubungan suatu fenomena, Agar dapat mendapatkan data yang relevan dengan masalah ini, metode pengumpulan data akan melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi, Hasil Penelitian menunjukkan, bahwa: Kepala sekolah merupakan penentu arah kebijakan sekolah yang akan menentukan bagaimana tujuan-tujuan sekolah dan pendidikan pada umumnya direalisasikan. Kepala sekolah sudah melakukan perannya dengan baik, yaitu membimbing dan mengarahkan guru dalam memecahkan masalah yang dihadapi guru di dalam kelas seperti memberi masukan dalam hal proses belajar mengajar. Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru MI Darut Taqwa berjalan dengan baik Menurut paraguru kepala sekolah memiliki peran penting bagi semua guru, staff, serta muridnya yaitu sebagai contoh dalam bersikap antar sesama, sopan santun yang dijaga, tutur kata yang baik, dan sifat kepemimpinannya yang perlu ditiru. Kepala sekolah yang memiliki sifat kedisiplinan yang baik dapat memberikan pengaruh yang baik kepada para guru, staff, serta muridnya dalam menjalankan tugasnya sesuai aturan yang berlaku

    Pengembangan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Pembelajaran PAI Kisah Nabi Muhammad SAW Membangun Kota Madinah Di SDN Oro-Oro Pule Kejayan Pasuruan

    No full text
    Penggunaan media sebagai sumber belajar pada saat proses pembelajaran masih kurang, salah satu sumber belajar yang dapat digunakan oleh guru yaitu media audio visual yang diproyeksikan dengan infokus / LCD Proyector. Media audio visual yang diproyeksikan dengan infokus/LCD Proyector dapat mengaktifkan siswa, memudahkan penyampaian materi dalam proses pembelajaran dan menambah minat belajar siswa. Proses pembelajaran dikelas akan lebih efektif jika menggunakan media pembelajaran, karena media pembelajaran dengan berbasis teknologi memberikan dampak yang sangat positif bagi kemampuan dan kemauan siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Fokus Penelitian( 1) Pengembangan media pembelajaran audio visual di SDN Oro-Oro Pule Kejayan? (2) Pelaksana pengembangan media audio visual di SDN Oro- Oro Pule Kejayan? (3) Hasil pengembangan media audio visual di SDN Oro-Oro Pule Kejayan?. Tujuan Penelitian (1) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan pengembagan media audio visual di SDN Oro-Oro Pule Kejayan. (2) Untuk mendekripsikan mengaktifkan siswa dalam pengembangan media audio visual di SDN Oro-Oro Pule Kejayan. (3) Untuk mendeskripsikan hasil siswa dalam pengembangan media audio visual di SDN Oro-Oro Pule Kejayan. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatankualitatif, yang bersifat deskriptif. Pendekatan kualitatif merupakan cara kerja penelitian yang menekankan pada aspek pendalaman data demi mendapatkan kualitas dari hasil suatu penelitian. Hasil belajar ialah kemampuan yang diperoleh siswa setelah menerima pengalaman pengalaman pembelajaran dari guru atau pendidik. Beberapa pengalaman yang diterima siswa merangkup ranah kognitif, afektif, psikomotor. Hasil belajar berperan penting dalam proses pembelajaran sebab dengan hasil tersebut guru dapat mengetahui perkembangan siswa. Pembelajaran adalah teori yang memberikan resep bagaimana cara mengajar yang baik berdasarkan teori belajar. Sehingga fokus teori pembelajaran adalah memberikan resep kepada pendidik dan pelatih agar mereka menjadi lebih efektif dan menarik. Media pembelajaran adalah salah satu faktor yang berperan penting dalam proses belajar dan mengajar

    Inovasi Media Pembelajaran Arabic Alphabet Dalam Meningkatkan Minat Belajar Pada Pelajaran BTQ Untuk Siswa Dasar Kelas 2 SDN Purwodadi 2

    No full text
    Media pembelajaran dalam pengenalan huruf hijaiyah di SDN Purwodadi I masih kurang menarik bagi siswa, sehingga siswa bosan dan kesulitan dalam memahami huruf hijaiyah. Adanya permasalahan tersebut, peneliti mempunyai tujuan untuk menginovasi media pembelajaran yang menyenangkan dan memudahkan siswa dalam memahami huruf hijaiyah. Oleh karena itu, disini peneliti akan menganalisis dan mendeskripsikan akan (1) inovasi media pembelajaran arabic alphabetpada pelajaran Baca Tulis al-Qur`an (BTQ) untuk siswa kelas 2 SDN Purwodadi I, (2) kelayakan media pembelajaran arabic alphabetpada pelajaran Baca Tulis al-Qur`an (BTQ) untuk siswa kelas 2 SDN Purwodadi I, (3) peningkatan minat belajarpada pelajaran Baca Tulis al-Qur`an (BTQ) untuk siswa kelas 2 SDN Purwodadi I. Jenis penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE yaitu, Analysis (analisis), Design (perancangan), Devolepment (pengembangan), Implement (implementasi), Evaluation (evaluasi). Teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data adalah dengan cara observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil kelayakan media pembelajaran arabic alphabet dari penilaian validator ahli materi adalah 3,5 dengan kategori sangat layak, dan hasil dari validator ahli media adalah 3,5 yang artinya sangat layak juga, sedangkan lembar hasil observasi pada siswa dalam mengenal huruf hijaiyah adalah 85% dengan kategori sangat tinggi. Dapat disimpulkan bahwasannya media pembelajaran yang telah dibuat oleh peneliti sangat layak untuk digunakan karena telah mencapai indikator yang dicapai

    Mindset Menurut Al-Qur’an ( Kajian Tahlili Pada Surah Al-Fatihah Ayat 7 )

    No full text
    Surah al-Fatihah ini dikenal dengan berbagai nama yang lainnya. Pertama, Surah al-fatihah, surah ini merupakan surah pembuka kitab Al-Qur'an serta dibaca dalam setiap shalat, seperti dijelaskan oleh Ath-Thabari. Kedua, Ummul Kitab, yang berarti "Induk Kitab," surah ini mencakup inti dari ajaran al-qur'an. Dalam surah al-fatihah ini, ada juga pujian kepada Allah, pengakuan terhadap kekuasaan-Nya, pengabdian kepada-Nya, kepatuhan terhadap perintah dan larangan-Nya, serta permohonan agar mendapatkan petunjuk menuju keridhaan-Nya. Nama "umm" dalam bahasa Arab sering digunakan untuk merujuk pada sesuatu yang mencakup berbagai hal. Selama menjalani kehidupan, baik scara sadar maupun tidak, pikiran memiliki pengaruh yang besar dalam menghadapi segala situasi, bahkan dapat memengaruhi perubahan pada diri seseorang. Penampilan luar manusia merupakan cerminan dari dunia batinnya. Seseorang menjadi apa yang dia pikirkan, karena pikiran memberi energi untuk merealisasikan apa yang ingin dicapai. Para nabi yang dipilih oleh Allah untuk mendapatkan petunjuk dan membimbing umat manusia menuju kebenaran, memiliki cara berpikir yang khusus. Mereka selalu berkata dan bertindak dengan tepat, mempunyai kesungguhan, kepercayaan, kecerdasan, dan keterbukaan, serta menyampaikan suatu hal yang mesti disampaikan. Mereka terjaga dari dosa dan pelanggaran, menjaga identitas mereka dengan baik. Begitupun kisah yang dialami oleh nabi Ayyub As

    Analisis Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka Dalam Mengembangkan Materi Pembelajaran Pai Budi Pekerti Berbasis Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural

    No full text
    Dalam kurikulum merdeka, Capaian pembelajaran (CP) adalah kompetensi minimum yang harus dicapai peserta didik untuk setiap mata pelajaran termasuk PAI dan Budi Pekerti. Sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional, PAI bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai agama Islam, memperkuat identitas keagamaan, serta membantu siswa dalam mengembangkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam. PAI yang diajarkan dalam konteks Kurikulum Merdeka tidak hanya berfungsi sebagai pembelajaran keagamaan, tetapi juga sebagai wahana untuk mengembangkan kesadaran multikultural dan memupuk sikap toleransi serta kerjasama antar siswa dari berbagai latar belakang. Fokus dalam penelitian ada dua, yaitu: 1) Bagaimana muatan Nilai-nilai pendidikan multikultural dalam Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran PAI Budi Pekerti kurikulum merdeka?, 2) Bagaimana mengembangkan materi Pembelajaran PAI-Budi Pekerti berbasis Pendidikan multicultural? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik dokumentasi. Untuk teknik analisis data menggunakan analisis isi. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan: 1) Muatan Nilai-nilai pendidikan multikultural dalam Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran PAI Budi Pekerti kurikulum merdeka yaitu toleransi, moderat, kemanusiaan, saling menghormati dan perdamaian. Nilai-nilai ini tersebar dalam capaian pembelajaran Fase E dan F pada elemen al-Qur’an dan Hadist, Fikih, Aqidah, Akhlaq, dan Sejarah Kebudayaan Islam, 2) Materi Pembelajaran PAI-Budi Pekerti berbasis Pendidikan multicultural yang dikembangkan terdapat 7 bab dalam buku PAI jenjang SMA dan sesuai dengan Capaian Pembelajaran kurikulum merdeka. Materi tersebut dikembangkan melalui elaborasi sumber belajar diantaranya dari situs peacegeneration, youtube narasi matanajwa, BBC News Indonesia, artikel detik.com dan NU Online dengan menggunakan metode ceramah bervariasi, diskusi, game (dunia berwarna dan dunia suku), bermain peran, studi kasus, projek kolaborasi, dan kunjungan studi

    Meningkatkan Minat Ikan Anak Terhadap Ikan Melalui Pemberian Nugget Ikan Bandeng (Chanos Chanos) Siap Saji

    No full text
    Rendahnya minat ikan anak yang terdapat di desa Kalipare padahal ikan sendiri memiliki kandungan protein yang tinggi. Sebagai negara penghasil ikan terbanyak pemerintah ndonesia mendirikan program GEMARIKAN untuk meningkatkan minat ikan terhadap warganya. Nugget ikan bandeng dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan minat ikan terutama bagi anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat ikan anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan ekrperimental. Pengambilan sampel menggunakan Teknik sampling acak stratifikasi, Total sampel yang di ambil adalah 45 anak berdasarkan kategori usia (6-7 tahun, 8-9 tahun, 10-12 tahun). Pengumpulan data menggunakan metode PRE TEST dan POST TEST menggunakan kuesioner yang dilakukan selama satu bulan. Kategori kuesionernya tentang minat ikan dan preferensi anak terhadap ikan. Menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Setelah perlakuan selama satu bulan dengan pemberian nugget ikan bandeng terjadi perubahan secara signifikan. Adanya perbedaan sebelum dan setelah intervensi dari yang sebelumnya tidak tertarik dengan ikan menjadi tertarik dengan ikan setelah mengonsumsi nugget ikan bandeng. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab anak -anak berani mencoba nugget ikan bandeng rasa dan penampilan, tekstur dan aroma, pola makan anak, pengaruh teman, penyajian, pengalaman sebelumnya, dan peran orang tua. Disarankan untuk melakukan uji lanjutan tentang perbandingan nugget ikan bandeng siap saji yang dijual di pasaran dengan nugget ikan bandeng olahan sendiri

    Pengaruh Sosial Media Marketing Instagram Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Di Donatto Pandaan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosial media marketing Instagram dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen di donatto pandaan. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan metode survey, analisis deskriptif dan regresi linier berganda Daerah penelitian diambil secara sengaja (purposive) yaitu di Perumahan Kutorejo Kecamatan Pandaan .Metode pengambilan sempel konsumen secara Accidental Sampling sebanyak. 50 konsumen Donatto Pandaan yang terdiri dari 47 wanita dan 3 orang laki-laki. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder dengan teknik Survey, kuesioner, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pada variabel sosial media marketing Instagram (X1) diperoleh nilai t hitung sbesar 6,812 dimana nilai tersebut lebih besar dari Ttabel 1,678 dengan signifikasi sebesar 0,000 < 0,05. Artinya variabel sosial media marketing Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan variabel Kualitas Produk (X2) memiliki nilai thitung sebesar 2,272 dimana nilai tersebut lebih besar dari Ttabel 1,678. dengan signifikasi sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya variabel Kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Dari hasil tersebut maka hipotesis yang diajukan (H1) dan (H2) dapat terbukti bahwa sosial media marketing Instagram dan kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Donatto Pandaan

    Pengaruh Pakan Dan Tenaga Kerjaterhadap Produksi Susu Sapi Perah (Studi Di Dusun Dempok Desa Sumber Pitu Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan)

    No full text
    Usaha ternak sapi perah adalah salah satu kegiatan usaha ternak yang mampu menghasilkan produk susu sebagai produk utamanya, Peningkatan jumlah konsumsi susu di Indonesia belum seimbang terhadap tingkat produksi susu yang dihasilkan oleh populasi sapi perah yang ada, belum seimbangnya jumlah produksi terhadap konsumsi susu di Indonesia menimbulkan tidak terpenuhinya kebutuhan konsumsi susu masyarakat dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh jumlah pakan konsentrat, pakan hijauan, dan Tenaga kerja terhadap produksi susu Sapi perah, Untuk tujuan penelitian yang ke dua mengidentifikasi faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap produksi susu sapi dalam usaha ternak sapi perah dengan fokus khusus pada jenis pakan dan tingkat tenaga kerja yang digunakan.di Dusun Dempok, Desa Sumber Pitu Kecamatan Tutur. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Variabel penelitian ini adalah pakan konsentrat, pakan hijauan, dan Tenaga kerja. Dalam penelitian ini kami menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan metode Coob-Douglas). Hasil penelitian ini menemukan bahwa variabel Pakan Konsentrat berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi susu, variabel pakan hijauan dan Tenaga kerja berpengaruh dan signifikan terhadap produksi susu. Hasil pendugaan model fungsi produksi memberikan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,894 menunjukkan bahwa 0,894 dari varian satu keragaman produksi Susu sapi dapat dijelaskan oleh varian faktor-faktor produksi dalam model. Dengan kata lain 0,894 secara bersama-sama berpengaruh terhadap produksi susu dan 92,48% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar model atau dipengaruhi oleh hal lain yang tidak di teliti

    Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Kabupaten Pasuruan Nomor 1 Tahun 2015 Pasal 55 Tentang Pencatatan Kematian Di Desa Sumber Suko Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan

    No full text
    Implementasi Kebijakan merupakan tindakan yang dilakukan oleh individu, pejabat atau kelompok pemerintah atau swasta yang diarahkan untuk mencapai tujuan yang di gariskan dalam keputusan kebijakan. Penelitian ini mengkaji tentang implementasi kebijakan Perda Kabupaten Pasuruan No 1 Tahun 2015 pasal 55 tentang pencatatan kematian serta apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dilihat dari kacamata A Model Of The Policy Implementastion menurut Van Metter dan Van Horn (1975) dengan 6 indikator yaitu (1) Standart dan sasaran kebijakan/ukuran dan tujuan kebijakan; (2) Sumberdaya; (3) Krakteristik Organisasi Pelaksana; (4) Sikap para pelaksana; (5) Komunikasi antar organisasi terkait kegiatan-kegiatan pelaksana; (6) Lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan dikatakan baik dalam perspektif A Model Of The Policy Implementastion menurut Van Metter dan Van Horn (1975). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara/interview, studi dokumentasi, dan triguasi teknik menurut Yulianto Kadji (2014). Dan teknik analisis data Miles Huberman dn Saldana (2014) yaitu pengumpulan data, kondensasi data, menyajikan data, menarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan sumberdaya,karakteristik dan sikap pelaksana serta aspek lingkungan sosial dan politik telah dijalankan dengan baik dan benar, dengan standar, sumberdaya masyarakat dan komunikasi antar organisasi yang perlu dikaji lebih mendalam penerapannya di Desa Sumber Suko, dengan faktor pendukung sumber daya manusia dan materi, karakteristik pelaksana, serta lingkungan sosial, ekonomi dan politik. Sedangkan faktor penghambat adalah standar kebijakan, sumber daya masyarakat dan waktu yang masih sangat peru di kembangkan serta komunikasi antar organisasi atau instansi yang masih sangat kurang sehingga perlu pengembangan kembali

    Fenomenologi Komunikasi Pada Ritual Megengan Di Desa Wonosunyo Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomenologi komunikasi yang terjadi dalam ritual Megengan di Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Ritual Megengan adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat setempat menjelang bulan Ramadan, yang memiliki makna simbolik dalam budaya dan kehidupan sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali makna mendalam dari komunikasi yang terjadi selama pelaksanaan ritual Megengan. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam ritual Megengan memiliki makna simbolik yang kuat, yang tercermin dalam berbagai aspek, seperti penyampaian pesan melalui simbol-simbol makanan, praktik pelaksanaan ritual, serta interaksi sosial antarwarga. Tradisi ini tidak hanya memperkuat ikatan sosial dan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya lokal. Analisis fenomenologis mengungkap bahwa setiap elemen dalam ritual Megengan memiliki arti yang mendalam bagi masyarakat Desa Wonosunyo, yang dipahami dan dihargai secara kolektif

    1,291

    full texts

    3,084

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Yudharta Pasuruan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇