Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
The Effect of Picture Series Media on Students' Writing Skills at SMAN 1 Glenmore
This study investigates the effectiveness of picture series media in enhancing students’ writing skills, particularly in writing recount texts. The research was conducted to address the problem of whether the use of picture series media can significantly affect students’ writing performance. The objective was to determine the extent to which this visual-based media can serve as an effective tool to support students in generating ideas and applying accurate grammar in their writing. The hypothesis proposed that students taught with picture series media would demonstrate more effective writing outcomes compared to those taught using student worksheets.
The research employed a quasi-experimental design involving an experimental group that received instruction using picture series and a control group that was taught using student worksheets. Students’ writing was evaluated through pre-tests and post-tests using a rubric adapted from Brown, focusing on content development and grammatical accuracy.
The findings revealed that students who were exposed to picture series media showed more effective development in their writing skills. They were able to organize their ideas more clearly, use more accurate grammatical structures, and construct more coherent texts. These outcomes support theories such as Dual Coding Theory and Multimedia Learning Theory, which emphasize the benefits of combining visual and verbal inputs in the learning process. The study concludes that picture series media is an effective instructional tool for enhancing students’ writing skills in English, particularly in the context of recount text writin
HUBUNGAN HARDINESS DENGAN STRESS AKADEMIK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
Stress akademik merupakan cara individu memandang suatu stressor serta bagaimana mereka memberikan respons terhadapnya, baik dalam bentuk reaksi fisiologis, emosional, perilaku, maupun kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hardiness dengan stresss akademik pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Fakultas Psikologi dan Fakultas Ilmu Kesehatan angkatan 2022 dan 2023. Populasi penelitian berjumlah 609 mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 221 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik stratisfied random sampling . Instrumen yang digunakan meliputi skala stress akademik berdasarkan teori Gadzella (2005) dan skala hardiness berdasarkan teori Maddi (2013) yang telah dimodifikasi sesuai dengan konteks mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi pearson, dengan menunjukkan hasil bahwa adanya hubungan yang signifikan antara hardiness dengan stresss akademik (p = 0,000 < 0,05) dengan nilai korelasi sebesar r = 0,535. Artinya, semakin tinggi tingkat hardiness yang dialami oleh mahasiswa, maka semakin tinggi pula tingkat stresss akademiknya. Hasil ini menunjukkan bahwa hardiness merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi stresss akademik
HUBUNGAN FASILITAS KERJA PERAWAT DENGAN KUALITAS ASUHAN KEPERAWATAN DI RSD KALISAT JEMBER
Pendahuluan: Fasilitas kerja merupakan elemen penting dalam mendukung proses pelayanan keperawatan di rumah sakit. Ketersediaan sarana, prasarana, dan lingkungan kerja yang kondusif berperan besar dalam menentukan kualitas asuhan keperawatan. Ketidakcukupan fasilitas dapat menghambat kinerja perawat dan berdampak pada mutu pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fasilitas kerja perawat dengan kualitas asuhan keperawatan di RSD Kalisat Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap RSD Kalisat Jember, sebanyak 30 orang, yang seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner fasilitas kerja dan kuesioner kualitas asuhan keperawatan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rho dengan tingkat signifikansi r ≤ 0,05. Hasil dan Analisis: Sebagian besar responden menilai bahwa fasilitas kerja berada dalam kategori memadai, dan kualitas asuhan keperawatan berada dalam kategori baik. Hasil uji Spearman Rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara fasilitas kerja dengan kualitas asuhan keperawatan, dengan nilai p-value sebesar 0,01 dan koefisien korelasi 0,463. Nilai tersebut menunjukkan kekuatan hubungan dalam kategori cukup. Diskusi: Hasil penelitian mengindikasikan bahwa fasilitas kerja yang memadai dapat meningkatkan kinerja perawat dalam memberikan pelayanan yang berkualitas. Oleh karena itu, upaya peningkatan dan pemerataan fasilitas antar ruang perawatan perlu menjadi prioritas manajemen rumah sakit guna mendukung mutu pelayanan keperawatan yang optimal
STUDI REVIEW PERENCANAAN PONDASI RUMAH SUSUN PONDOK PESANTREN NURUL QARNAIN KECAMATAN SUKOWONO KABUPATEN JEMBER
Rumah Susun Rumah Susun Pondok Pesantren Nurul Qarnain Kabupaten Jember merupakan salah satu bangunan bantuan pemerintah melalui program Kementerian PUPR Provinsi Jawa Timur. Namun saat pelaksanaan terjadi perbedaan tipe kurva JHP dan letak kedalaman tanah keras dengan data perencanaan. Tujuannya penelitian ini untuk menganalisis kapasitas dan kemampuan daya dukung pondasi pada proyek pembangunan Gedung Rumah Susun Pondok Pesantren Nurul Qarnain. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menilai kesesuaiannya antara beban kolom dan kapasitas daya dukung pondasi yang telah direncanakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas kolom terbesar pada bangunan ini mencapai 375,44 kN, yang digunakan sebagai kondisi netral (lentur murni). Selanjutnya, berdasarkan hasil penyelidikan tanah pada kedalaman 4 meter, diketahui bahwa daya dukung izin untuk satu pondasi jenis strouse pile adalah 1.250 kN, sementara daya dukung pondasi kelompok mencapai 770,6 kN. Perbandingan antara kapasitas pondasi dan beban kolom menunjukkan bahwa pondasi yang direncanakan masih berada dalam batas aman dan mampu menahan beban struktural dengan efektif. Dengan demikian, pondasi yang digunakan dinyatakan layak secara teknis dan sesuai untuk diterapkan pada bangunan tersebut
HUBUNGAN STRES ORGANISASI DENGAN RISIKO BURNOUT PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PARU JEMBER
Burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang terjadi akibat paparan stres kerja berkepanjangan, khususnya pada profesi dengan tuntutan layanan intensif seperti perawat. Stres organisasi menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu burnout melalui beban kerja tinggi, ketidakjelasan peran, konflik interpersonal, dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan stres organisasi dengan risiko burnout pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Paru Jember. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 42 perawat dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner stres organisasi dan Maslach Burnout Inventory (MBI). Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank pada tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (59,5%), berusia 36–45 tahun (61,9%), memiliki pendidikan D3 (54,8%), dan masa kerja 1–10 tahun (81%). Tingkat stres organisasi terbanyak berada pada kategori sedang (73,8%), sedangkan burnout paling banyak pada kategori sedang (59,7%). Uji bivariat menunjukkan p-value 0,647 dengan koefisien korelasi -0,073, yang mengindikasikan tidak terdapat hubungan signifikan antara stres organisasi dan burnout. Arah korelasi negatif yang lemah menunjukkan bahwa peningkatan stres organisasi tidak secara langsung berkaitan dengan kenaikan risiko burnout. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun perawat menghadapi tekanan kerja, faktor lain seperti mekanisme koping, dukungan sosial, dan pengalaman kerja berperan penting dalam mencegah burnout
IMPLEMENTASI SISTEM REKOMENDASI FILM BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN PENDEKATAN COLLABORATIVE FILTERING DENGAN METODE WEIGHTED HYBRIDIZATION (SVD-KNN)
Sistem rekomendasi berperan penting dalam membantu pengguna menemukan item sesuai preferensi mereka, khususnya dalam domain film. Penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi berbasis website menggunakan pendekatan collaborative filtering dengan metode weighted hybridization yang menggabungkan algoritma Singular Value Decomposition (SVD) dan item-based K-Nearest Neighbors (KNN) berbasis cosine similarity. Evaluasi dilakukan pada dua dataset, MovieLens-100K dan MovieLens-1M, menggunakan metrik evaluasi Root Mean Square Error (RMSE) dan Mean Absolute Error (MAE). Hasil menunjukkan bahwa pendekatan weighted hybrid memberikan peningkatan akurasi prediksi dibandingkan metode SVD dan KNN secara independen. Pada dataset MovieLens-100K, terjadi peningkatan sebesar 8,53% (RMSE) dan 8,50% (MAE) dibandingkan dengan KNN, serta 0,17% (RMSE) dan 0,11% (MAE) dibandingkan dengan SVD. Pada dataset MovieLens-1M, meningkat sebesar 12,73% (RMSE) dan 12,17% (MAE) dibandingkan dengan KNN, serta 0,14% (RMSE) dan 0,03% (MAE) dibandingkan dengan SVD. Sistem diimplementasikan dalam website framework Streamlit yang dapat digunakan pengguna untuk mendapatkan hasil rekomendasi secara interaktif. Metode penggabungan SVD dan KNN dengan weighted hybrid terbukti efektif dalam meningkatkan akurasi dan stabilitas prediksi sistem rekomendasi film, terutama dalam menghadapi variasi jumlah dan dimensi data
Efektivitas Kombinasi EWS (Seismograf dan CCTV) Terhadap Respon Masyarakat Kelompok Rentan Dalam Situasi Gawat Darurat Di Gunung Semeru
Latar Belakang: Gunung Semeru sebagai gunung api aktif di Indonesia memiliki
potensi tinggi menyebabkan bencana, terutama bagi masyarakat yang tinggal di
Kawasan Rawan Bencana (KRB). Kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan
penyandang disabilitas memiliki risiko lebih tinggi ketika terjadi erupsi. Sistem
peringatan dini (Early Warning System/EWS) menjadi kunci untuk menyelamatkan
mereka. Kombinasi antara seismograf dan CCTV dapat meningkatkan kecepatan
dan akurasi informasi untuk merespons bahaya. Penelitian ini bertujuan
menganalisis efektivitas kombinasi seismograf dan CCTV terhadap respon
masyarakat kelompok rentan terhadap EWS di situasi gawat darurat Gunung
Semeru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik
korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah
masyarakat kelompok rentan di dusun Sumbersari wilayah KRB 3 dengan jumlah
responden sebanyak 30 orang yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen
pengumpulan data menggunakan kuesioner CASPER Preparedness berbasis skala
Guttman. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s Rho dengan tingkat
signifikansi α ≤ 0,05. Hasil: Sebagian besar responden menilai kombinasi
seismograf dan CCTV kurang efektif (53,3%). Sebanyak 33,3% menilai kombinasi
tersebut efektif. Respon terhadap sistem EWS juga mayoritas cukup (60,0%),
diikuti respon baik (33,3%). Hasil uji Spearman menunjukkan nilai p = 0,000 dan
koefisien korelasi r = 0,949, menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan
signifikan antara efektivitas kombinasi seismograf dan CCTV terhadap respon
masyarakat kelompok rentan dalam situasi gawat darurat. Kesimpulan: Terdapat
hubungan yang efektivitas kombinasi EWS (seismograf dan CCTV) dengan respon
masyarakat kelompok rentan dalam situasi gawat darurat di Gunung Semeru
REVIEW DESAIN JENIS PONDASI DALAM RUMAH SUSUN ASRAMA MAHASISWA UNIVERSITAS TRIBUWANA TUNGGADEWI MALANG TIPE STRUKTUR ATAS SRPMK
Perancangan pondasi pada bangunan bertingkat di wilayah seismik aktif merupakan aspek krusial yang menentukan keamanan dan stabilitas struktur. Studi ini mengkaji ulang desain pondasi pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang. Proyek ini dihadapkan pada dua tantangan rekayasa fundamental: kendala aksesibilitas lokasi yang menghambat penggunaan alat berat untuk pondasi tiang pancang, dan penerapan struktur atas Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) yang menuntut kapasitas tinggi pada pondasi untuk menahan beban gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memverifikasi desain pondasi borepile sebagai alternatif pengganti tiang pancang. Metodologi yang digunakan meliputi analisis kapasitas dukung pondasi tunggal secara geoteknik (metode Meyerhof berdasarkan data N SPT) dan struktural (mengacu pada SNI 2847:2019), analisis efisiensi dan kapasitas kelompok tiang (metode Converse-Labarre), serta verifikasi penurunan (settlement) dan kekuatan elemen pilecap terhadap beban terfaktor dari analisis SAP2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondasi borepile berdiameter 40 cm pada kedalaman 20 m memiliki daya dukung izin sebesar 1.063,66 kN, yang terbukti mampu menggantikan desain awal. Konfigurasi akhir kelompok tiang dan desain pilecap terverifikasi aman dalam menahan beban kombinasi aksial dan momen lentur dari struktur SRPMK, dengan nilai penurunan total dan kekuatan geser pons yang berada dalam batas yang diizinkan oleh standar
STUDI DINDING BASEMENT YANG MONOLITH DENGAN LANTAI (STUDI KASUS : BASEMENT CASCARA CAFE Trk AND BALLROOM KOTA TARAKAN)
ABSTRAK
Kota Tarakan adalah salah satu kota di Kalimatan Utara Indonesia yang mengalami perkembangan dalam bidang konstruksi bangunan gedung, hal ini dapat dilihat dari padatnya kota dengan gedung-gedung yang berdiri maupun sedang didirikan. Salah satu bangunan yang sedang didirikan adalah Gedung Cascara Cafe Trk and Ballroom. Gedung tersebut berfungsi sebagai layanan rumah makan dan pertemuan yang disediakan pihak swasta untuk masyarakat Kota Tarakan. Gedung Cascara Cafe Trk and Ballroom didirikan dalam area yang terbatas dan pada area sekitar juga merupakan lahan milik masyarakat, mengacu dari hal tersebut maka adanya kaki pada dinding penahan tamah tidak memungkinkan. Dari hasil analisis nilai total tekanan tanah aktif tanpa pengaruh beban gempa sebesar 4.186 t/m sedangkan tekanan tanah aktif dengan pengaruh beban gempa sebesar 4.823 t/m sehingga pengaruh beban gempa sebesar 0.6377 t/m . Dari hasil analisis didapatkan luas tulangan tarik dinding penahan tanah sebesar As = 10717,87 mm², untuk luas tulangan tekan sebesar As’ = 5358,93 mm² dan untuk luas tulangan pembagi sebesar As = 565,2 mm². Kontrol terhadap gaya uplift force qbawah = 1581706 kg > qatas = 1546454 kg. Kontrol terhadap geser Vc = 0,41583 mpa > v = 0,030674 mpa. Maka dinding penahan tanah yang monolith dengan pelat lantai Stabil.
Kata Kunci : Gempa, Stabilitas Dinding Penahan Tanah, Pelat Lantai, Dinding Penahan Monolith Dengan Lanta
PREFERENSI DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KOPI BUBUK KAHYANGAN PERUMDA PERKEBUNAN KAHYANGAN JEMBER
Kopi merupakan komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan menjadi bagian penting dalam perekonomian daerah. Kabupaten Jember memiliki potensi besar dalam industri kopi, salah satunya melalui Perumda Perkebunan Kahyangan yang memproduksi kopi bubuk dari varietas robusta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi dan kepuasan konsumen terhadap kopi bubuk Kahyangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 35 responden. Data dianalisis menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi dan kepuasan konsumen terhadap kopi bubuk Kahyangan termasuk dalam kategori “puas” dengan nilai CSI masing-masing sebesar 72,79% dan 72,22%. Atribut dengan nilai tertinggi dalam preferensi adalah rasa (78,28%) dan aroma (77,71%), sedangkan atribut dengan nilai terendah adalah harga (67,42%) dan ketersediaan (66,28%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara preferensi dan kepuasan konsumen. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi Perumda Perkebunan Kahyangan dalam menyusun strategi peningkatan mutu dan pemasaran produk kopi