Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
    19650 research outputs found

    PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN DIGITALISASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI KOMPETENSI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PEMERINTAHAN DI KECAMATAN SEMBORO KABUPATEN JEMBER)

    Get PDF
    ABSTRAK Kinerja pegawai pemerintahan merupakan pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang efektif bagi masyarakat. Peningkatan kinerja ini sangat ditentukan oleh berbagai faktor, di antaranya adalah kualitas sumber daya manusia dan dukungan infrastruktur kerja modern. Penelitiann ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan dan digitalisasi kerja terhadap kinerja pegawai pemerintahan di Kecamatan Semboro, baik secara langsung maupun melalui mediasi kompetensi pegawai. Sampel penelitiann terdiri dari pegawai pemerintahan Kecamatan Semboro. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan WarpPLS untuk menguji hubungan antar variable. Hasil penelitiann menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan digitalisasi kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pegawai. Selanjutnya, kompetensi pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Selain itu, tingkat pendidikan dan digitalisasi kerja juga secara langsung memengaruhi kinerja pegawai secara signifikan. Analisis mediasi menunjukkan bahwa kompetensi pegawai menjadi jalur pengaruh penting yang menghubungkan tingkat pendidikan dan digitalisasi kerja dengan kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan pegawai serta optimalisasi digitalisasi kerja sebagai strategi utama dalam meningkatkan kompetensi dan kinerja pegawai pemerintahan. Pemerintah Kecamatan Semboro perlu mengembangkan program pelatihan dan pendidikan serta menyediakan infrastruktur digital yang memadai untuk meningkatkan kinerja pegawai dan pelayanan publik. Kata kunci: tingkat pendidikan, digitalisasi kerja, kompetensi pegawai, kinerja pegawai vii ABSTRAK The performance of government employees is a crucial pillar in realizing good governance and effective public services for the community. This performance improvement is largely determined by various factors, including the quality of human resources and the support of modern work infrastructure. This study aims to analyze the influence of education level and work digitalization on the performance of government employees in Semboro District, both directly and through the mediation of employee competency. The research sample consisted of government employees in Semboro District. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) method with the help of WarpPLS to test the relationship between variables. The results show that education level and work digitalization each have a positive and significant effect on employee competency. Furthermore, employee competency has a positive and significant effect on performance. In addition, education level and work digitalization also directly and significantly affect employee performance. The mediation analysis shows that employee competency is an important pathway connecting education level and work digitalization with performance. These findings emphasize the importance of improving the quality of employee education and optimizing work digitalization as key strategies in improving the competency and performance of government employees. The Semboro District Government needs to develop training and education programs and provide adequate digital infrastructure to improve employee performance and public services. Keywords: education level, digitalization of work, employee competency, employee performance vii

    EVALUASI HASIL PEMERIKSAAN GLUKOSA 2 JAM PP PADA KLIEN DIABETES MELLITUS DI RSU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

    Get PDF
    Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Ketidakstabilan kadar glukosa darah menjadi tantangan utama dalam penatalaksanaan diabetes mellitus tipe 2. Salah satu metode penting dalam memantau kestabilan kadar glukosa adalah pemeriksaan glukosa darah 2 jam post prandial (2 jam PP), yang memberikan gambaran tentang respon tubuh terhadap asupan makanan. Meskipun pemeriksaan ini memiliki nilai klinis yang tinggi, implementasinya masih belum optimal dalam praktik pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pemeriksaan glukosa darah 2 jam PP pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RSU Universitas Muhammadiyah Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Dari hasil evaluasi, ditemukan bahwa sebagian pasien masih mengalami ketidakstabilan kadar glukosa darah setelah 2 jam makan, yang berhubungan dengan ketidaksesuaian pola makan, kepatuhan terhadap terapi, dan pemantauan mandiri yang belum optimal.Pemeriksaan glukosa darah 2 jam PP merupakan indikator penting dalam memantau kestabilan kadar glukosa dan efektivitas manajemen diabete

    STUDI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SANTRI MADINATUL ULUM DALAM BERBELANJA DI MADINAH ORYZA MART DESA CANGKRING JENGGAWAH

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keputusan santri Pondok Pesantren Madintaul Ulum dalam berbelanja di Madinah Oryza Mart. Sebuah unit usaha yang dikelola oleh pesantren. Metode yang digunakan adalah penedekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi data( memilih data sesuai fokus penelitian), menyajikan data dalam bentuk narasi tematik, serta menarik kesimpulan dari pola-pola temuan yang muncul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa empat faktor utama kualitas produk, harga, fasilitas, dan lokasi yang berpengaruh terhadap keputusan pemeblian santri. Faktor harga menjadi yang paling dominan karena harga yang lebih murah dari pada pesaingnya dan letak toko yang strategis yaitu di depan gerbang pesantren, yang memudahkan akses santri untuk berbelanja. Adapaun kelemahan yang di temukan adalah terbatsanya variasi produk dan fasilitas yang belum maksimal seperti AC yang rusak. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan layanan dan kelengkapan produk sangat penting untuk mendukung kenyamanan serta kemandirian ekonomi pesantren

    Pengkajian Keperawatan pada Anak dengan Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) di Ruang Melati RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso

    Get PDF
    Pendahuluan: Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan ditandai oleh demam tinggi, perdarahan, serta kebocoran plasma. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, kasus DHF pada anak menunjukkan angka kejadian yang cukup tinggi setiap tahunnya, pada tahun 2021 terapat 73,518 kasus DHF dengan jumlah kematian sebanyak 705 kasus. DHF menjadi salah satu penyebab utama rawat inap dan kematian anak di rumah sakit. Metode: Desain studi ini adalah studi kasus yang bertujuan untuk membandingkan pengkajian pada setiap anak yang terkena Dengue Haemorrhagic Fever (DHF). Hasil: Setelah dilakukan pengkajian, didapatkan dari ketiga pasien mempunyai keluhan utama yang sama yaitu demam, disertai keluhan penyerta seperti mual, muntah, petekie positif, nyeri abdomen dan perdarahan. Kesimpulan: Pengkajian pada pasien anak dengan Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) memiliki keluhan yang sama tetapi data objektif setiap pasien berbeda-beda tergantung dengan keparahan infeksi yang diderita pasien

    ANALISIS CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP CITRA PERUSAHAAN (STUDI KASUS UMKM TAHU DI KABUPATEN SITUBONDO)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), yang terdiri atas tiga dimensi utama CSR sosial, CSR lingkungan, dan CSR ekonomiterhadap citra perusahaan pada pelaku UMKM tahu di Kabupaten Situbondo. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 60 pemilik atau pengelola UMKM tahu sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga dimensi CSR secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap citra perusahaan. Secara parsial, CSR sosial, lingkungan, dan ekonomi masing-masing menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 yang menandakan adanya pengaruh positif yang signifikan. Di antara ketiganya, CSR ekonomi memiliki pengaruh paling dominan terhadap peningkatan citra usaha. Nilai R Square sebesar 0,433 menunjukkan bahwa sebesar 43,3% variabilitas citra perusahaan dapat dijelaskan oleh ketiga dimensi CSR, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model.Temuan ini menunjukkan pentingnya pelaksanaan CSR secara konsisten dan nyata dalam membangun persepsi positif masyarakat terhadap usaha lokal. Oleh karena itu, pelaku UMKM disarankan untuk terus memperkuat praktik CSR, khususnya dalam aspek ekonomi dan sosial, guna meningkatkan citra dan daya saing usaha mereka di tengah masyarakat. Kata kunci : CSR Sosial,CSR Lingkungan,CSR Ekomoni dan Citra perusahaa

    PENGARUH VARIASI CAIRAN PENDINGIN TERHADAP KEAUSAN PAHAT HSS DAN ANALISIS STRUKTUR MIKRO PEMBUBUTAN BAJA ST 42

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi cairan pendingin terhadap tingkat keausan pahat High Speed Steel (HSS) serta perubahan struktur mikro setelah proses pembubutan baja ST 42. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan mesin bubut konvensional. Variasi cairan pendingin yang digunakan meliputi: coolant 30% air 70%, coolant 50% air 50%, air 100% dan tanpa cairan pendingin. Parameter pemotongan yang diterapkan meliputi putaran spindel 382 rpm, kecepatan potong 30 m/menit, kecepatan pemakanan 0.03 mm/menit dan kedalaman potong 1 mm. Keausan pahat diukur menggunakan jangka sorong, sedangkan analisis struktur mikro dilakukan menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan coolant 50% air 50% memberikan tingkat keausan pahat terendah yaitu 0,2 mm, sedangkan tanpa pendingin menghasilkan keausan tertinggi 0,73mm. Analisis struktur mikro menunjukkan bahwa variasi coolant yang seimbang lebih efektif dalam menjaga stabilitas struktur mikro pahat dibandingkan tanpa pendingin. Penggunaan cairan pendingin terbukti mampu mengurangi keausan pahat dan menjaga kualitas pemotongan pada proses pembubutan

    Analisis Sentimen Komentar Youtube Terkait Kenaikan PPN 12% Dengan Multinomial Naive Bayes

    Get PDF
    Penerapan kebijakan PPN 12% oleh pemerintah Indonesia memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat, terutama di media sosial seperti Youtube. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi terhadap komentar masyarakat di platform Youtube terkait kebijakan kenaikan PPN 12% dengan menggunakan K-Fold Cross Validation dan menggunakan algoritma Multinomial Naïve Bayes. Salah satu tantangan dalam klasifikasi teks adalah ketidakseimbangan kelas. Untuk mengatasi masalah tersebut digunakan teknik random oversampling guna menyeimbangkan distribusi kelas. Data yang digunakan merupakan komentar publik yang dikumpulkan dengan cara crawling dari video youtube yang membahas kenaikan ppn 12%, dengan total sebanyak 1690 data. Komentar kemudian diproses melalui preprocessing seperti cleaning, case folding, tokenizing, normalisasi, stopword removal, stemming. Fitur teks diekstraksi menggunakan Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) kemudian diklasifikasikan kedalam dua kategori sentimen yaitu positif dan negatif. Hasil klasifikasi menunjukknan bahwa model Multinomial Naïve Bayes memberikan performa yang cukup baik dengan akurasi sebesar 89.73%, presisi 88.98% dan recall 94.12%. Temuan ini menunjukkan bahwa algoritma Multinomial Naïve Bayes efektif dalam mengklasifikasikan sentimen publik terkait kebijakan kenaikan PPN 12% melalui analisis

    Pengaruh Komite Audit dan Dewan Komisaris Terhadap Nilai Perusahaan Melalui Islamic Social Reporting (ISR) Sebagai Variabel Mediasi pada Perusahaan Jakarta Islamic Index (JII)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komite audit dan dewan komisaris terhadap nilai perusahaan melalui Islamic Social Reporting (ISR) sebagai variabel mediasi pada perusahaan terindeks syariah yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) selama periode 2020-2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan regresi linier berganda, melibatkan sampel 130 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komite audit berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, dewan komisaris berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil uji mediasi menunjukan Islamic Social Reporting (ISR) memediasi (full mediation) pengaruh komite audit terhadap nilai perusahaan, dan Islamic Social Reporting (ISR) memediasi (full mediation) pengaruh dewan komisaris terhadap nilai perusahaan

    Survey Kondisi Fisik Extra Sepakbola SDN Sukokerto 01 Jember

    No full text
    Kholilullah, M. 2025. Survey Kondisi Fisik Extra Sepakbola Sdn Sukokerto 01 Jember. Skripsi, Program Studi Pendidikan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember. Pembimbing: (1) Dr. Agus Prasetyo Utomo, S,Si., M.Pd. (2) Ahmad Bahriyanto, M.Pd. Kata kunci: kondisi fisik, dan latihan kondisi fisik. Kondisi fisik merupakan satu kesatuan yang utuh dari komponen- komponen yang tidak dapat dipisahkan, baik perbaikan maupun pemeliharaannya. Kondisi fisik dan teknik dasar sepakbola pada dasarnya dapat dimulai secara maksimal melalui latihan secara teratur dan dalam meningkatkan penampilan pemain. Peningkatan kondisi fisik pemain sepakbola bertujuan agar kemampuan fisik enjadi prima. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi fisik yang meliputi kekuatan (push- up) dan (sit-up), daya eksplosif (standing broad jump), kecepatan (speed), kelincahan (illinois test), dan daya tahan (bleep test). Metode yang digunakan adalah survey dengan teknik tes dan pengukuran. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pengambilan data yang berkaitan dengan kondisi fisik. Menggunakan purposive sampling dengan jumlah sample 16 pemain dengan usis 10 sampai 12 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Kekuatan (push-up) pemain dengan kategori sedang terdapat 12 pemain (75%) dan kategori kurang 4 pemain (25%). Tes Kekuatan (sit-up) dengan kategori baik 1 pemain (6,25%), kategori cukup 3 pemain (18,75%), dan kategori sedang 12 pemain (75%). Tes Kecepatan (speed 30 meter) memiliki nilai kategori kurang 16 pemain (100%). Tes Kelincahan (illinois test) dengan kategori baik 5 pemain (31,25%), kategori sedang 9 pemain (56,25%), dan kategori kurang 2 pemain (12,5). Daya Eksplosif (standing broad jump) dengan kategori baik sekali 1 pemain (6,25%), kategori cukup 3 pemain (18,75%), kategori sedang 1 pemain (6,25%), kategori kurang 11 pemain (68,75%). Tes Daya Tahan (bleep test) kategori cukup 37,5%, kategori sedang 0%, kategori kurang 50%, dan kategori sangat kurang 12,5%. Dari hasil Beberapa tes yang dilakukan diatas yaitu tes Kekuatan (push-up dan sit-up), Daya Eksplosif atau Power Test (standing broad jump), Kecepatan (speed 30 meter), Kelincahan (illinois test), dan tes Daya Tahan (bleep test) dapat disimpulkan bahwasannya kondisi fisik yang dimiliki oleh pemain di SDN Sukokerto 01 Jember dikategorikan kurang

    SURVEITINGKAT MINAT SISWATERHADAP EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT DI SDN JATIAN 02

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa minat siswa dalam mengoikuti kegiatan ekstrakurikuler di SDN Jatian 02 Kecamatan Pakusari. Pencak silat sebagai salah satu cabang seni bela diri tradisional di Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan karakter, keterampilan fisik dan nilai-nilai budaya Indonesia. Namun, tingkat minat pada ekstrakurikuler pencak silat ini bervariasi yang dipengaruhi oleh faktor-faktor pemahaman siswa terhadap manfaat dari pencak silat sendiri, persepsi merka tentang kegiatan ekstrakurikuler ini sendiri, serta dukungan dari pihak sekolah dan pihak keluarga tentunya. Metode penelitian ini menggunkan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner pada para siswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat sebanyak 39 siswa dari kelas 1 hingga kelas VI di SDN Jatian 02. Penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive dikarenakan peneliti memilih sampel yang sesuai dengan ketentuan yang dibutuhkan oleh peneliti untuk dilakukan penelitian. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat berada pada kategori “sedang” dengan persentase 44% dari jumlah sampel yang di pilih untuk dilakukan penelitian. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pihak sekolah dan pemerintah meningkatkan fasilitas dan pelatihan yang lebih menarik, serta memberikan perhatian lebih terhadap dukungan sosial yang dapat mendorong partisipasi siswa dalam pencak silat

    10,685

    full texts

    19,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Muhammadiyah Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇