Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI TERAPI TOTOK PUNGGUNG PADA PASIEN HIPERTENSI DIWILAYAH GARAHAN JEMBER
Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global yang sering tidak terdeteksi karena bersifat asimtomatik. Penanganan non-farmakologis seperti terapi totok punggung dinilai memiliki potensi dalam menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi dan stimulasi titik-titik refleksi. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif yang dilakukan pada satu pasien hipertensi di Desa Garahan Jember. Intervensi yang diberikan berupa terapi totok punggung dan dilakukan selama 30 menit sekali sehari selama tiga hari berturut-turut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan pengukuran tekanan darah serta skala nyeri kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil intervensi menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dari 150/90 mmHg menjadi 140/80 mmHg setelah hari ketiga. Diskusi: Terapi totok punggung berpotensi sebagai intervensi komplementer dalam pengelolaan hipertensi melalui mekanisme aktivasi sistem saraf parasimpatis yang meningkatkan vasodilatasi dan mengurangi sekresi hormon stres. Hasil ini mendukung penelitian sebelumnya mengenai manfaat terapi komplementer pada hipertensi. Namun penelitian dengan desain eksperimental dan ukuran sampel lebih besar diperlukan untuk memverifikasi efektivitasnya.
Kata kunci: Hipertensi, Terapi Totok Punggun
IMPLEMENTASI TANDEM WALKING EXCERCISE UNTUK MENGATASI GANGGUAN KESEIMBANGAN PADA LANSIA DI UPT PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) JEMBER
Pendahuluan: Lansia rentan mengalami gangguan keseimbangan akibat proses
degeneratif yang meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup.
Intervensi fisik seperti Tandem Walking Exercise dapat menjadi alternatif untuk
meningkatkan keseimbangan. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus
dengan desain deskriptif analisis menggunakan pendekatan proses intervensi.
Subjek penelitian adalah tiga lansia dengan gangguan keseimbangan di UPT PSTW
Jember yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui
wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Intervensi Tandem
Walking Exercise dilakukan setiap hari selama 1 minggu dengan durasi 15 menit
per sesi. Hasil pengukuran menggunakan Timed Up and Go (TUG) test sebagai
instrumen evaluasi keseimbangan. Hasil: Sebelum intervensi, ketiga klien
menunjukkan nilai TUG >20 detik yang mengindikasikan risiko jatuh sedang
hingga tinggi. Setelah intervensi, terdapat penurunan waktu TUG secara signifikan
(rata-rata penurunan 5–7 detik) yang menunjukkan adanya peningkatan
keseimbangan dan mobilitas fungsional. Diskusi: Latihan jalan tandem terbukti
efektif meningkatkan keseimbangan postural dengan melatih kontrol proprioseptif,
koordinasi otot dan respons vestibular. Hasil ini sejalan dengan penelitian
sebelumnya yang menunjukkan Tandem Walking Exercise mengurangi risiko jatuh
pada lansia. Kesimpulan: Implementasi Tandem Walking Exercise efektif
meningkatkan keseimbangan pada lansia dengan gangguan keseimbangan.
Disarankan penerapan latihan ini secara rutin sebagai bagian dari program
rehabilitasi di panti sosial lansia
Hubungan Antara Pengetahuan Mengenai Menarche dengan Regulasi Emnosi Pada Remaja Saat Menghadapi Menstruasi
Remaja putri yang mengalami menarche sering kali belum memiliki pengetahuan yang memadai, sehingga menimbulkan berbagai respons emosional seperti kecemasan, ketakutan, hingga kepanikan. Ketidaksiapan ini mencerminkan lemahnya kemampuan regulasi emosi, yang seharusnya dapat terbantu dengan pemahaman yang cukup mengenai menstruasi sebagai proses alami dalam perkembangan remaja perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan mengenai menarche dengan regulasi emosi pada remaja saat menghdapi menstruasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yaitu remaja putri yang sudah mengalami menarche.. intrumen yang digunakan menggunakan Skala Pengetahuan Menarche (α=0.872) dan Skala Regulasi emosi (α=0.784). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang sinifikan antara pengetahuan menarche dengan regulasi emosi pada remaja perempuan(r=0.169 ; p>0.05). Berdasarkan hasil deskriptif sebanyak 52% responden memiliki tingkat regulasi emosi yang tinggi, dan 50% memiliki pengetahuan yang tinggi
STRATEGI PEMASARAN ISLAMI BERBASIS HALAL DAN THAYYIB DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN KONSUMEN PADA UD MITRA JAMUR
Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat dan kondisi ekonomi yang berubah-ubah, strategi pemasaran memegang peranan penting dalam menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan usaha dengan memenuhi kebutuhan serta kepuasan konsumen. Ketika harapan konsumen tidak terpenuhi, hal ini dapat berdampak pada citra perusahaan dan loyalitas pelanggan, sehingga strategi pemasaran yang adaptif, etis, dan terarah menjadi sangat penting dalam menjaga keberhasilan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran Islami berbasis halal dan thayyib yang diterapkan oleh UD Mitra Jamur serta dampaknya terhadap kepercayaan konsumen. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku usaha UD Mitra jamur dan Karyawannya dan beberapa Konsumen, kemudian observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dilakukan secara offline melalui retail dan kegiatan sosial, serta online melalui Tokopedia dan TikTok; sementara distribusi dan produksi mengikuti standar halal-thayyib yang mencakup kebersihan, transparansi, dan penggunaan alat berbahan stainless steel. SOP dan evaluasi rutin diterapkan untuk menjaga kualitas. Strategi ini membentuk kepercayaan konsumen yang terlihat dari loyalitas, persepsi positif terhadap kehalalan dan kualitas produk, serta pandangan terhadap etika pemasaran yang jujur dan edukatif. Kesimpulannya, strategi pemasaran Islami berbasis halal dan thayyib mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan menjadi keunggulan kompetitif yang mencerminkan prinsip spiritual dan etis dalam praktik bisnis UMK
ANALISIS DAMPAK SERTIFIKASI HALAL TEHADAP PENINGKATAN PENJUALAN DAN PENGEMBANGAN UMKM (STUDI KASUS UD. MITRA JAMUR)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Sertifikasi Halal terhadap peningkatan penjualan dan pengembangan usaha pada UMKM UD. Mitra Jamur Jember. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik dan karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan Sertifikasi Halal memberikan dampak positif terhadap kepercayaan konsumen, yang kemudian meningkatkan omzet penjualan secara signifikan. Selain itu, Sertifikasi Halal mendorong pengembangan usaha dalam hal kualitas produk, sistem produksi, dan perluasan pasar. Temuan ini membuktikan bahwa Sertifikasi Halal bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap syariat Islam, tetapi juga menjadi strategi bisnis yang efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM
Asuhan Keperawatan Pemberian Terapi Fisik Latihan Napas Dalam (Slow Deep Breathing) dengan Pola Napas Tidak Efektif pada Klien Heart Failure di Ruang Paviliun Teratai RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso
Pasien dengan Heart Failure sering mengalami gangguan sistem
pernapasan berupa sesak napas akibat penurunan curah jantung dan kongesti paru.
Kondisi ini tidak hanya menurunkan kenyamanan fisik, tetapi juga berdampak pada
kualitas tidur, kecemasan, dan penurunan aktivitas fungsional pasien. Upaya
pengelolaan yang tepat sangat diperlukan agar pasien mampu bernapas lebih efektif
dan mencegah kelelahan napas berulang. Salah satu pendekatan non-farmakologis
yang dapat digunakan adalah Slow Deep Breathing, yaitu latihan napas dalam
secara teratur dan terkontrol untuk meningkatkan ventilasi paru dan menurunkan
beban pernapasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Slow
Deep Breathing pola napas tidak efektif pada pasien Heart Failure di Ruang
Paviliun Teratai RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso.
Metode : Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap tiga pasien Heart Failure
dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Data dikumpulkan melalui
wawancara, lembar observasi skala borg (Modified Borg Dsypnea Scale) selama
tiga hari berturut-turut. Evaluasi dilakukan menggunakan form SOAP.
Hasil : Sebelum terapi, 2 pasien mengalami sesak berat (skala borg 5-6) dan satu
pasien sesak agak berat (skala borg 4). Setelah 3 hari di intervensi, seluruh pasien
menunjukkan penurunan skor borg menjadi 4 – 3 (sesak agak berat – sesak ringan).
Perubahan juga tampak pada pasien dengan penurunan keluhan sesak napas,
berkurangnya penggunaan otot bantu napas, dan ekspresi wajah yang lebih tenang
Diskusi : Terapi Slow Deep Breathing efektif dalam menurunkan sesak napas pada
pasien Heart Failure. Terapi ini membantu pasien mengurangi sesak napas dan
meningkatkan kenyamanan pernapasan. Efektivitas terapi diperkuat oleh edukasi
berulang, posisi terapeutik yang tepat, serta keterlibatan aktif pasien selama proses
latihan
Kata Kunci Heart Faliure, Sesak napas, Slow Deep Breathing, Skala Bor
PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN, LINGKUNGAN BISNIS DAN KEMAMPUAN MANAJEMEN TERHADAP KINERJA USAHA PADA UMKM KERAJINAN DI DESA TUTUL KECAMATAN BALUNG JEMBER
UMKM merupakan pilar utama dalam perekonomian
nasional, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Tutul, Kecamatan
Balung, Kabupaten Jember. Desa ini dikenal sebagai sentra kerajinan
berbasis limbah kayu dengan kontribusi yang signifikan terhadap
perekonomian lokal dan penyerapan pada tenaga kerja. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana orientasi kewirausahaan,
lingkungan bisnis, dan kemampuan manajemen berdampak pada
kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerajinan di Desa
Tutul. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif, di mana data
primer diperoleh secara langsung melalui pengisian kuesioner oleh
responden melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM.
Sampel ditentukan melalui teknik non-random atau non-probability
menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah responden
sebanyak 63 pelaku UMKM. Prosedur pengolahan data pada penelitian
ini meliputi uji terhadap instrumen penelitian, evaluasi asumsi klasik,
penerapan analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis, serta
penghitungan nilai koefisien determinasi. Hasil analisis penelitian
mengindikasikan bahwa secara parsial, orientasi kewirausahaan,
kondisi lingkungan bisnis, serta kapabilitas manajerial memiliki
pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM
kerajinan yang berada di Desa Tutul.
Kata Kunci: Orientasi Kewirausahaan, Lingkungan Bisnis, Kemampuan Manajemen, Kinerja Usah
Klasifikasi Tugas Akhir Menggunakan Binary Relevance dan Algoritma Support Vector Machine
Tugas Akhir (TA) merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Abstrak merupakan bagian sistematika penulisan karya tulis ilmiah yang menjelaskan secara singkat tentang latar belakang, metode, hasil dan kesimpulan. Klasifikasi TA dibutuhkan untuk memberikan struktur yang jelas, memastikan standard dan konsistensi akademik, meningkatkan relevansi suatu penelitian dan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam menemukan referensi yang sesuai. Namun, klasifikasi TA sering kali tidak mempertimbangkan kompleksitas bidang keahlian yang tumpang tindih sehingga menyebabkan kurangnya ketepatan dalam pengelompokannya. Klasifikasi TA berdasarkan bidang minat sering kali mengkategorikan TA kedalam 1 label saja padahal dalam konteks TA bisa mencakup lebih dari 1 bidang minat. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk membuat model klasifikasi multi-label yang dapat mengkategorikan TA secara otomatis kedalam beberapa kategori. Terdapat 3 kategori yang digunakan yaitu, Ilmuwan data, Rekayasa Perangkat Lunak, dan Jaringan Komunikasi Data. Algoritma yang digunakan adalah Support Vector Machine (SVM) dengan pendekatan Binary Relevance. Hasil penelitian menunjukkan performa terbaik diperoleh dengan menggunakan nilai parameter C = 0.001 dengan nilai hamming loss 0.0303, Micro F1 sebesar 96,5% dan Macro F1 sebesar 94,4%
PENGARUH ETOS KERJA, PENGEMBANGAN SDM DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PT. SURYA MUSTIKA KARYA.
ABSTRAK Persaingan yang semakin ketat di industri konstruksi, perusahaan dituntut untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja secara konsisten. Faktor-faktor seperti etos kerja, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan motivasi kerja menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut. Memahami bagaimana ketiga faktor ini memengaruhi kinerja perusahaan sangat penting untuk merancang strategi pengelolaan karyawan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etos kerja, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan motivasi kerja terhadap kinerja PT. Surya Mustika Karya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya faktor-faktor tersebut dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kerja di industri konstruksi yang kompetitif dan menuntut ketepatan waktu serta standar tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan PT. Surya Mustika Karya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap kinerja perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja, pengembangan SDM, dan motivasi kerja secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja PT. Surya Mustika Karya. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan aspek-aspek tersebut dapat memperkuat efektivitas kerja dan reputasi perusahaan dalam menyelesaikan proyek konstruksi. Kesimpulannya, perusahaan perlu terus mengembangkan dan memotivasi karyawan melalui program-program yang mendukung etos kerja, pengembangan kompetensi, serta pemenuhan kebutuhan motivasi agar kinerja perusahaan semakin optimal. Kata Kunci : etos kerja, pengembangan SDM, motivasi kerja, kinerja perusahaan ABSTRACT The increasingly tight competition in the construction industry, companies are required to consistently increase productivity and work quality. Factors such as work ethic, human resource development (HRD), and work motivation are the main keys in achieving these goals. Understanding how these three factors affect company performance is essential to designing an effective and sustainable employee management strategy. This study aims to analyze the effect of work ethic, human resource development (HRD), and work motivation on the performance of PT. Surya Mustika Karya. The background of this study is based on the importance of these factors in increasing productivity and quality of work results in the competitive construction industry that demands punctuality and high standards. The research method used is quantitative with a survey approach, where data is collected through questionnaires distributed to employees of PT. Surya Mustika Karya. Data analysis was carried out using multiple linear regression to test the effect of independent variables on company performance. The results of the study indicate that work ethic, HRD development, and work motivation partially and simultaneously have a positive and significant effect on the performance of PT. Surya Mustika Karya. This finding confirms that improving these aspects can strengthen the effectiveness of work and the company's reputation in completing construction projects. In conclusion, companies need to continue to develop and motivate employees through programs that support work ethic, competency development, and fulfillment of motivational needs so that company performance is increasingly optimal. Keywords: work ethic, HR development, work motivation, company performanc
Learning Anxiety in Speaking Activities Among Senior High School Students
Many senior high school students experience anxiety when speaking
English due to lack of confidence, fear of negative evaluation, and limited
preparation. This condition can hinder their speaking performance and participation in class activities. This research, entitled “Learning Anxiety in
Speaking Activities Among Senior High School Students”, aims to investigate the level and types of speaking-related anxiety experienced by students in English learning contexts.
The research problem is formulated as follows: “How is the description of speaking anxiety experienced by senior high school students in learning
activities?” The objective of the research is to describe the students’ level of anxiety and identify which aspects are most dominant among communication apprehension, test anxiety, and fear of negative evaluation.
This study used a descriptive quantitative method involving 100 eleventh- grade students of SMAN 1 Asembagus as research participants. Data were collected using the Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS), with 24 valid items analyzed. The data were then processed using SPSS version 27 for descriptive statistical analysis.
The results showed that 40% of students experienced low anxiety, 55% moderate, and only 5% high. Among the three aspects, communication apprehension had the highest mean score (25.50), followed by fear of negative evaluation (23.22), and test anxiety (12.31) as the lowest. These findings indicate that most students feel anxious during spontaneous speaking situations and fear making mistakes or being judged by others.
In conclusion, most students experience moderate speaking anxiety, with communication apprehension being the most dominant factor. Students are encouraged to practice speaking regularly without fear of mistakes. Teachers should foster a supportive classroom environment using interactive learning methods. It is suggested that future researchers investigate deeper strategies to reduce speaking anxiety through qualitative approaches