Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
Pengaruh Literasi Keuangan, Pendapatan, Perilaku Keuangan, dan Gaya Hidup terhadap Kesejahteraan ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso
Di Kabupaten Bondowoso, ditemukan bahwa sejumlah ASN di Dinas Pendidikan
mengalami berbagai persoalan keuangan meskipun memiliki penghasilan tetap. Banyak dari
mereka terlibat dalam pinjaman daring, arisan dengan bunga tinggi, serta pengeluaran
konsumtif yang tidak terkontrol. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam
memperkaya literatur mengenai manajemen keuangan pribadi dan perilaku keuangan setiap
Aparatur Sipil Negara (ASN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel
literasi keuangan, pendapatan, perilaku keuangan, dan gaya hidup terhadap kesejahteraan.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu 88. Sampel
yang digunakan yaitu sampel jenuh yakni 88 orang pegawai. Teknik analisis data yang
digunakan yaitu regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dua variabel menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap
kesejahteraan, dan dua variabel lain menunjukkan pengaruh yang positif namun tidak
signifikan terhadap kesejahteraan. Temuan ini mengidentifikas
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN POST STROKE DI DESA KLUNGKUNG KECAMATAN SUKORAMBI KABUPATEN JEMBER
ABSTRAK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Karya Ilmiah Akhir, Juli 2025
Tasyatul Farida S.Kep
Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Post Stroke Di Desa Klungkung
Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember
xv + 157 Hal + 23 Tabel + 14 Lampiran
Abstrak
Masalah utama yang sering dialami oleh pasien post stroke adalah penurunan
kemampuan gerak (mobilitas fisik) akibat kelumpuhan atau kelemahan otot di satu
sisi tubuh (hemiparesis). Kondisi ini menyebabkan pasien kesulitan melakukan
aktivitas dasar sehari-hari dan meningkatkan risiko komplikasi seperti kekakuan
sendi (kontraktur) dan atrofi otot jika tidak ditangani dengan tepat. Keluarga
memiliki peran penting sebagai pengasuh, namun kurang memahami pentingnya
latihan ROM. Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis hasil Asuhan
keperawatan keluarga dengan post stroke Di Desa Klungkung Kecamatan
Sukorambi Kabupaten Jember. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk
mempertahankan kekuatan otot dan keluarga mampu berperan aktif dalam
perawatan di rumah, sehingga meningkatkan kualitas hidup pasien dan mencegah
komplikasi lebih lanjut. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan
sampel 3 keluarga dengan hemiparese post stroke. pendekatan studi kasus
menggunakan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan,
intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kekuatan otot dan
kemampuan fungsional pasien ketiga. Tn.A mengalami peningkatan kekuatan otot
dari 3/5 menjadi 4/5, Ny.M menunjukkan peningkatan kemampuan gerak
fungsional meskipun kekuatan otot stabil, dan Ny.H mengalami peningkatan
kekuatan otot dari 5/4 menjadi 5/5 .keluarga mampu berperan dalam merawat
keluarga dengan membawa ke fasilitas terdekat. Studi ini menunjukkan bahwa
intervensi ROM aktif secara efektif dalam mempertahankan kekuatan otot dan
mobilitas pasien post stroke, serta menekankan pentingnya peran aktif keluarga
dalam perawatan di rumah
Kata Kunci : stroke, ROM (range of motion), peran keluarg
ANALISIS YURIDIS PERGANTIAN CALON ANGGOTA LEGISLATIF TERPILIH PADA PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT TAHUN 2024 (Studi kasus SK DPP PKB Nomor 33591/DPP/01/VII/2024 Tertanggal 31 Juli 2024 Tentang Pergantian Anggota DPR RI Atas Nama Ach. Ghufron Sir
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi pengkajian ulang regulasi Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota
legislatif untuk memperkuat perlindungan hak konstitusional calon terpilih dan menjaga integritas demokrasi
perwakilan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan,
konseptual, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakharmonisan antara UU Pemilu, UU
Partai Politik, UU MD3, dan peraturan KPU yang membuka celah bagi partai politik untuk mengganti calon
terpilih secara sepihak dengan alasan pelanggaran AD/ART partai, tanpa prosedur yang transparan dan
akuntabel. Praktik ini berpotensi menegasikan prinsip suara terbanyak, mencederai kedaulatan rakyat, dan
menimbulkan ketidakpastian hukum. Kasus Achmad Ghufron Sirodj memperlihatkan lemahnya mekanisme
perlindungan hukum bagi calon terpilih, khususnya terkait kewenangan Mahkamah Partai dan pengawasan
KPU. Simpulan penelitian ini menegaskan perlunya reformulasi regulasi PAW dengan menitikberatkan pada
due process of law, keadilan substantif, dan perlindungan suara rakyat. Rekomendasi meliputi penguatan peran
Mahkamah Partai, harmonisasi peraturan antar lembaga, dan pembatasan kewenangan partai dalam PAW
untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan serta memastikan pergantian anggota legislatif selaras dengan
prinsip demokrasi dan supremasi hukum.
Kata Kunci: Lembaga Legislatif, Pemilihan Umum, Partai Politik, Pergantian Antar Waktu.
Abstract
This study aims to analyse the urgency of reviewing the regulations on the replacement of legislative members
during their term of office (PAW) in order to strengthen the protection of the constitutional rights of elected
candidates and maintain the integritybof representative democracy. The method used is normative juridical with
a legislative, conceptual, and case study approach. The resultsbof the study show that there is a lack of harmony
between the Election Law, the Political Party Law, the MD3 Law, and KPUnregulations, which opens up
loopholes for political parties to unilaterally replace elected candidates on the grounds of violations of
partynstatutes, without transparent and accountable procedures. This practice has the potential to negate the
principle of majority rule,nundermine the sovereignty of the people, and create legal uncertainty. The case of
Achmad Ghufron Sirodj highlights the weakness ofnlegal protection mechanisms for elected candidates,
particularly regarding the authority of the Party Court and KPU oversight. Thenfindings of this st udy
underscore the need to reformulate PAW regulations with a focus on due process of law, substantive justice,
andnprotection of the people's voice. Recommendations include strengthening the role of the Party Court,
harmonising regulations betweenninstitutions, and limiting the authority of parties in PAW to prevent abuse of
power and ensure the replacement of legislative members aligns with democratic principles and the supremacy
of law.
Keywords: Legislative Institutions, General Elections, Political Parties, Mid-Term Replacemen
Hubungan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dengan Keterampilan Perawat Melakukan Tindakan Resusitasi Jantung Paru di Rumah Sakit Islam Lumajang
Latar Belakang: Resusitasi Jantung Paru (RJP) merupakan prosedur penyelamatan hidup yang harus dikuasai oleh perawat, khususnya dalam situasi henti jantung. Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) berperan penting dalam meningkatkan keterampilan perawat dalam melaksanakan tindakan RJP secara cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pelatihan BHD dengan keterampilan perawat dalam melakukan tindakan RJP di RS Islam Lumajang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di RS Islam
Lumajang sebanyak 58 orang, dengan sampel sebanyak 53 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pelatihan BHD berbasis skala Likert dan observasi keterampilan RJP
menggunakan checklist skala Guttman. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rho dengan tingkat signifikansi α ≤ 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki skor pelatihan BHD dalam kategori baik, dan keterampilan RJP dalam kategori cukup hingga sangat terampil. Uji Spearman Rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pelatihan BHD dan
keterampilan perawat dalam tindakan RJP dengan nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi r = 0,612 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pelatihan Bantuan Hidup
Dasar dengan keterampilan perawat dalam melakukan tindakan Resusitasi Jantung Paru di RS Islam Lumajang. Pelatihan yang rutin dan terstruktur dapat meningkatkan keterampilan perawat dalam penanganan kasus henti jantung
ANALISA PERBANDINGAN METODE CLARK,SNYDER DAN SOIL CONSERVATION SERVICE (SCS) DALAM MENCARI DEBIT BANJIR RENCANA PADA DAS WRINGIN MENGGUNAKAN HEC HMS
Bendung merupakan infrastruktur pengairan yang berfungsi mengatur aliran sungai
untuk irigasi sekaligus pengendalian banjir, terutama pada saat curah hujan tinggi.
Salah satu bendung penting di Kabupaten Jember adalah Bendung Wringin yang
terletak di Desa Badean, Kecamatan Panti. Pada peristiwa banjir besar, bendung ini
mengalami kerusakan total, sehingga tiga kecamatan terdampak banjir dengan
genangan signifikan. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan hasil
perhitungan debit banjir rencana menggunakan perangkat lunak HEC-HMS dengan
tiga metode, yaitu Clark, Snyder, dan Soil Conservation Service (SCS). Data yang
digunakan meliputi curah hujan historis, karakteristik daerah aliran sungai (DAS),
serta data klimatologi pendukung. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Metode
Clark menghasilkan debit banjir 2,6 m³/s dengan nilai koefisien Nash–Sutcliffe
Efficiency (NSE) sebesar 0,361. Metode Snyder menghasilkan debit 1,1 m³/s
dengan NSE 0,366, sedangkan metode SCS menghasilkan debit 3,4 m³/s dengan
NSE 0,365. Berdasarkan nilai NSE tertinggi, metode Snyder dinilai paling akurat
dan sesuai untuk perhitungan debit banjir di DAS Wringin. Temuan ini diharapkan
menjadi acuan dalam perencanaan rekonstruksi Bendung Wringin agar fungsi
pengendalian banjir dapat optimal pada musim hujan mendatang
SINKRONISASI SYARAT PENGANGKATAN DIREKSI P E R U S A H A A N U M U M D A E R A H ( P E R U M D A ) (BERDASARKAN PASAL 57 PERATURAN PEMERINTAH No. 54 TAHUN 2017 TENTANG BADAN USAHA MILIK DAERAH DENGAN PASAL 23 PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBER No. 6 TAHUN 2020 TENTANG PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM T I R T A P A N D A L U N G A N )
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS POC AZOLLA DAN PUPUK KANDANG KAMBING
Muhammad Bilal Akbar Setiawan (2110311005) Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Terhadap Pemberian Berbagai Dosis POC Azolla Dan Pupuk Kandang Kambing. Dosen Pembimbing Utama Ir. Hudaini Hasbi, M,Sc. Agr dan dosen Pembimbing Anggota Ir. Insan Wijaya, MP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis POC Azolla dan pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember dari bulan November 2024 sampai bulan Maret 2025 dengan ketinggian ±89 meter di atas permukaan laut. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) terdapat dua faktor, Faktor pertama adalah POC Azolla yang terdiri dari 4 taraf: (A1 = 240 ml/tanaman, A2 = 250 ml/tanaman, A3 = 260 ml/tanaman, A4 = 270 ml/tanaman), Faktor kedua yaitu penambahan pupuk kandang kambing dengan 4 taraf yaitu (K0= Tanpa pupuk kandang kambing, K1= 3 kg/plot, K2= 6 kg/plot, K3= 9 kg/plot). Berdasarkan hasil analisis ragam dan uji Duncan Perlakuan POC Azolla A4 (dengan dosis 270 ml/tanaman) merupakan perlakuan yang menghasilkan tanaman tertinggi. Perlakuan pupuk kandang kambing K3 4,5 kg/m2 merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan tanaman buncis, sedangkan perlakuan pupuk kandang kambing K2 3 kg/m2 merupakan perlakuan terbaik pada produksi tanaman buncis. Perlakuan kombinasi A4K2 (POC 270 ml/tanaman dan pupuk kandang kambing 3 kg/m2 ) merupakan interaksi terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman buncis
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENGGUNA LAYANAN PARKIR DALAM SISTEM GANDA DI KABUPATEN JEMBER
Penelitian ini mengkaji penerapan sistem retribusi parkir ganda (berlangganan dan harian) di Kabupaten Jember. Fokusnya adalah penerapan sistem retribusi parkir ganda (berlangganan dan harian). Kajian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem retribusi parkir ganda (berlangganan dan harian) di Kabupaten Jember dan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada pengguna layanan parkir dalam sistem ganda tersebut. Penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, Penerapan sistem retribusi parkir ganda (berlangganan dan harian) di Kabupaten Jember terhadap retribusi parkir berlangganan tidak sesuai dengan yang ada di dalam peraturan karena masih banyak subjek parkir yang menikmati fasilitas retribusi parkir berlangganan melakukan pembayaran ganda. Dan tidak ada penjelasan mengenai bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada pengguna layanan parkir dalam sistem ganda apabila terjadi penarikan retribusi lagi yang dilakukan oleh juru parkir dan kerusakan atau kehilangan terhadap kendaraan yang diparkir tersebut.
Kata Kunci : Parkir, Berlangganan, Harian, Retribus
Keterlibatan Organisasi Masyarakat (Perguruan Silat) dalam Proses Restorative Justice Berdasarkan Pasal 5 Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021
Penelitian ini mengkaji pergeseran penyelesaian perkara pidana di Indonesia dari pendekatan retributif menuju keadilan restoratif yang berorientasi pada pemulihan hubungan sosial. Fokusnya adalah peran perguruan silat sebagai organisasi kemasyarakatan dalam mendukung mediasi dan rekonsiliasi berbasis nilai-nilai kearifan lokal. Kajian ini bertujuan merumuskan dasar hukum dan mekanisme partisipatif yang memperkuat penerapan keadilan restoratif dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, Berdasarkan Pasal 5 Perpol No. 8 Tahun 2021, penerapan keadilan restoratif dibatasi oleh syarat materiil seperti tidak menimbulkan keresahan masyarakat, tidak berdampak konflik sosial, dan bukan merupakan tindak pidana berat. Dalam kasus pengeroyokan dan perusakan yang melibatkan perguruan silat di Nganjuk dan Watulimo, syarat tersebut sulit terpenuhi karena menimbulkan korban luka, kerusakan fasilitas umum, serta keresahan sosial yang meluas. Meski demikian, perguruan silat memiliki peran strategis dalam mendorong penerapan keadilan restoratif melalui nilai-nilai persaudaraan dan musyawarah. Keterlibatan aktif organisasi menjadi kunci keberhasilan proses perdamaian dan pemulihan hubungan sosial antar kelompok
PENGARUH INSENTIF FINANSIAL, INSENTIF NON FINANSIAL, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI DINAS PERIKANAN JEMBER
Penelitian ini mengkaji pengaruh insentif finansial, insentif non finansial, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Dinas Perikanan Jember. Penelitian ini dilatarbelangi oleh adanya perbedaan persepsi dan kepuasan terhadap sistem insentif, terutama antara karyawan. Peningkatan signifikan volume pekerjaan akibat program strategis daerah tidak diimbangi dengan penambahan jumlah pegawai, sehingga beban kerja menjadi tinggi dan berlapis. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan motivasi yang berpotensi menurunkan kinerja organisasi. Metode yang digunakan penelitian adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan Dinas Perikanan yaitu 63 karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) variabel insentif finansial (X1) thitung > ttabel (10,063 > 2,00100) dan nilai signifikansi ttabel ( 7,032 > 2,00100) dan nilai signifikansi ttabel ( 6,886 > 2,00100) dan nilai signifikansi < 0,05 artinya variabel motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini berarti bahwa 78% perubahan variabel yang diamati dapat dijelaskan oleh variabel insentif finansial, insentif non finansial, dan motivasi kerja, sedangkan sisanya 22% dijelaskan oleh variabel lain di luar model.
Kata kunci : MSDM, Insentif Finansial, Insentif Non Finansial, Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawa