Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS PEMASARAN TABUNGAN EMAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BERINVESTASI NASABAH DI PT PEGADAIAN UPC RAMBIPUJI JEMBER
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel bauran pemasaran
yaitu variabel produk terhadap minat berinvestasi nasabah, variabel harga terhadap minat
berinvestasi nasabah, variabel promosi terhadap minat berinvestasi nasabah dan variabel tempat
terhadap minat berinvestasi nasabah (Studi Kasus PT. Pegadaian UPC Rambipuji Jember).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier
berganda yang artinya penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ataupun juga
hubungan antara dua variabel atau lebih. Dalam penelitian ini meneliti mengenai pengaruh
produk, harga, promosi dan tempat terhadap minat berinvestasi nasabah pada PT. Pegadaian
UPC Rambipuji Jember. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah tabungan emas pada PT.
Pegadaian UPC Rambipuji, dengan sampel sebanyak 364 orang. Sampel diambil menggunakan
Teknik purpossive sampling dimana penentuan sampel ini dengan pertimbangan atau kriteria
tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang disebarkan secara offline dan
online kepada reponden yang merupakan nasabah tabungan emas pada PT. Pegadaian UPC
Rambipuji.
Hasil penelitian ini pada taraf signifikan 0,05% dapat disimpulkan secara parsial bahwa
produk, harga, promosi dan tempat memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat
berinvestasi nasabah pada PT. Pegadaian UPC Rambipuji Jember. Hal ini dapat dilihat
berdasarkan hasil uji koefisien determinasi (R2) bahwa keempat variabel independen
berpengaruh pada minat berinvestasi nasabah pada PT. Pegadaian UPC Rambipuji Jember
sebesar 74,5% dan sisanya sebesar 25,5% dipengaruhi oleh variabel lain. Efektivitas produk
dalam meningkatkan minat berinvestasi nasabah sebesar 97%, efektivitas harga dalam
meningkatkan minat berinvestasi nasabah sebesar 93%, efektivitas promosi dalam
meningkatkan minat berinvestasi nasabah sebesar 91% dan efektivitas tempat dalam
meningkatkan minat berinvestasi nasabah sebesar 92%. Maka keempat variabel tersebut
dikatakan sangat efektif dalam meningkatkan minat berinvestasi nasabah
PENGARUH SELF EFFICACY DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR (OCB) SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN JEMBER)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy dan locus of control terhadap kinerja pegawai dengan OCB sebagai variabel intervening (studi kasus pada Dinas Perhubungan Kabupaten Jember). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Explanatory Research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Jember berjumlah 202 pegawai. Peneliti menggunakan metode sampel jenuh dimana seluruh anggota populasi menjadi sampel. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi Self Efficacy akan meningkatkan Kinerja, semakin tinggi Locus of Control akan meningkatkan Kinerja, semakin tinggi Self Efficacy akan meningkatkan OCB, semakin tinggi Locus of Control akan meningkatkan OCB, semakin tinggi OCB akan meningkatkan Kinerja, Self Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai struktural melalui OCB, Locus of Control berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai struktural melalui Organizational Citizenship Behavior
PENGUKURAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) TERHADAP KINERJA PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN DI KECAMATAN BALUNG 2024
Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya pembangunan
infrastruktur sebagai indikator kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi,
serta kesenjangan antara rencana pembangunan dengan kebutuhan aktual masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja
pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Balung, Kabupaten
Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui kuesioner online (Google Form) dan observasi lapangan.
Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik Cluster
Random Sampling dengan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks
Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan
di Kecamatan Balung termasuk dalam kategori "Baik" dengan skor rata-rata 76,61–
88,30. Aspek penilaian meliputi ketersediaan fisik, kualitas fisik, kesesuaian,
efektivitas pemanfaatan, dan kontribusi terhadap perekonomian. Temuan ini
mengindikasikan bahwa pembangunan infrastruktur telah memenuhi ekspektasi
masyarakat, meskipun masih terdapat ruang perbaikan, terutama pada kondisi fisik
jalan dan jembatan di beberapa desa. Implikasi penelitian ini adalah sebagai bahan
evaluasi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan
infrastruktur yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu,
penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan konsep IKM serta
praktis bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor infrastruktur.
Kata Kunci: Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), Infrastruktur Jalan dan Jembatan,
Pembangunan Daerah, Kecamatan Balung, Survei Kuantitatif
Makna Tari Dalam Kesenian Reog Ponorogo
Reog Ponorogo merupakan salah satu warisan budaya yang di miliki Indonesia berupa tari yang berasal dari salah satu Kabupaten yang ada di Indonesia yaitu Kabupaten Ponorogo. Tari ini tidak hanya memiliki nilai seni yang luar biasa, tetapi juga menyimpan makna yang mendalam yang berkaitan dengan tradisi dan cerita masyarakat. Jadi, Reog itu sendiri memiliki banyak versi asal usul yang beredar di Masyarakat seperti asal usul Reog versi Bantarangin, asal usul Reog versi Raden Bathara Katong, dan asal usul Reog versi Raja Brawijaya V. Reog Ponrogo juga sudah dikenal dan berkembang di beberapa daerah di Indonesia. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna gerak tari dan makna busana yang terkandung didalam Kesenian Reog Ponorogo, khusunya Tari Dadhak Merak dan Tari Jathil. Penelitian ini mengguanakan metode penelitian kualitatif dimana hasil penelitian berupa narasi kata yang disimpulkan sesuai dengan topik penelitian yang ada. Pada penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik verbal dan non- verbal guna untuk mencari makna yang terkandung dalam Kesenian Reog Ponorogo. Penelitian ini mendapat hasil akhir berupa makna pada tari Jathil merupakan penggambaran pasukan berkuda, sedangkan pada tari dadhak merak merupakan penggambaran hewan harimau. Disamping itu juga ada kendala yang dihadapi pada saat mencari makna yang terdapat dalam Kesenian Reog Ponorogo.
Reog Ponorogo is one of Indonesia's cultural heritages in the form of a dance originating from one of the regencies in Indonesia, namely Ponorogo Regency. This dance not only has extraordinary artistic value, but also holds deep meanings related to the traditions and stories of the community. So, Reog itself has many versions of origins circulating in the community such as the origin of Reog Bantarangin version, the origin of Reog Raden Bathara Katong version, and the origin of Reog King Brawijaya V version. Reog Ponrogo is also known and developed in several regions in Indonesia. The purpose of this study was to determine the meaning of dance movements and the meaning of clothing contained in the Reog Ponorogo Art, especially the Dadhak Merak Dance and Jathil Dance. This study uses a qualitative research method where the results of the study are in the form of narrative words that are concluded according to the existing research topic. This study uses the theory of verbal and non-verbal symbolic interaction in order to find the meaning contained in the Reog Ponorogo Art. This research got the final result in the form of meaning in the Jathil dance is a depiction of cavalry, while in the Dadhak Merak dance is a depiction of a tiger. In addition, there are also obstacles faced when searching for the meaning contained in the Reog Ponorogo Art
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS CRYPTARITHM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis cryptarithm yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis dan mengetahui hasil validitas dan kepraktisan produk yang dikembangkan. Permasalahan utama dalam pembelajaran matematika adalah kurangnya variasi metode pembelajaran yang dapat merangsang kemampuan berpikir logis peserta didik. Hingga saat ini, metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika di MAS Unggulan Nurul Iman masih menggunakan metode ceramah, dan terfokus pada buku paket yang dipinjamkan secara terbatas dari perpustakaan sekolah. Pengembangan bahan ajar yang berbasis permainan juga belum pernah dilakukan sehingga pembelajaran peserta didik monoton, dan dapat menimbulkan pikiran bahwa matematika membosankan. Sehingga peneliti berencana untuk mengembangkan bahan ajar dalam bentuk LKPD matematika yang berbasis cryptarithm dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir logis peserta didik.
Jenis penelitian yaitu pengembangan dengan metode R&D. Model pengembangan ADDIE yang meliputi Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Analyze dilakukan dengan analisis kebutuhan siswa, materi, dan tugas. Design dilakukan dengan pemilihan media berupa cetak, format penulisan, dan perancangan LKPD menggunakan aplikasi Canva. Development dilakukan dengan uji kevalidan produk oleh 2 ahli yang memperoleh skor 96,38% dengan kategori sangat valid. Implementation dilakukan dengan uji coba kepada peserta. Implementation dilakukan dengan uji coba dua tahap yakni uji coba skala terbatas oleh 5 peserta didik dan skala luas oleh 20 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD dikatakan sangat praktis digunakan oleh peserta didik sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis dengan perolehan nilai kepraktisan sebesar 87,13%. Evaluation yang dilakukan pada setiap tahap pengembangan ADDIE menhasilkan produk LKPD yang layak digunakan setelah melalui tahap revisi dan perbaikan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasiss cryptarithm untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis yang telah dikembangkan mendapat kategori Sangat Valid dan Sangat Praktis
PENGARUH DESAIN INTERIOR, HARGA, DAN CITA RASA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA ERENKA COFFEE SHOP , BANYUWANGI
Persaingan yang semakin ketat mengharuskan produsen untuk mampu menerapkan manajemen yang baik dan membutuhkan strategi yang benar agar dapat mempertahankan dan mengembangkan bisnis usahanya seperti penganalisisan, perencanaan dan pelaksanaan untuk membangun keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh desain interior, harga, dan cita rasa terhadap keputusan pembelian pada Erenka Coffee Shop, Banyuwangi. Jenis penelitian ini penelitian kausalitas, menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden dan menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan pendekatan Accidental Sampling dan Purposive Sampling, menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner kepada responden. Adapun teknik analisis data penelitian ini dengan menggunakan pengujian instrument, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji hipotesis dan koefisien determinasi R2. berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda menghasilkan temuan yang positif, artinya jika desain interior, harga, dan cita rasa terus ditingkatkan akan berdampak terhadap keputusan pembelian di Erenka Coffee Shop. Hasil analisis uji t yang diperoleh menunjukan bahwa desain interior, harga, dan cita rasa bepengaruh parsial dan simultan secara signifikan terhadap keputusan pembelian pada Erenka Coffee Shop, hasil pengujian koefisien determinasi R2 yakni Tingkat kontribusi pengaruh sebesar 0,993 atau 99,3%.
Kata Kunci : Desain Interior, Harga, Dan Cita Rasa Terhadap Keputusan Pembelia
IMPLEMENTASI PROGRAM DESA DIGITAL:PERSPEKTIF DIGITAL GOVERNANCE (STUDI KASUS DI DESA SIDOMULYO KABUPATEN JEMBER TAHUN 2025)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Desa
Digital di Desa Sidomulyo, Kabupaten Jember, dalam konteks digital governance.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan efisiensi,
transparansi, dan akuntabilitas dalam pelayanan publik, meskipun terdapat
tantangan dalam hal keterbatasan infrastruktur dan literasi digital masyarakat.
Penelitian ini juga menemukan bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM)
dan infrastruktur teknologi sangat penting untuk keberlanjutan program. Oleh
karena itu, penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan dan
peningkatan infrastruktur teknologi untuk meningkatkan efektivitas Program Desa
Digital. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa lainnya
dalam menerapkan digital governance dan meningkatkan kualitas pelayanan
publik
ANALISIS KEMAMPUAN SPASIAL SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH BANGUN RUANG BERDASARKAN GAYA BELAJAR DENGAN PENDEKATAN TEORI FELDER DAN SILVERMAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan spasial siswa SMP
dalam menyelesaikan masalah bangun ruang berdasarkan gaya belajar mereka,
dengan menggunakan pendekatan teori Felder dan Silverman. Fokus utama terletak
pada dua masalah matematika bangun ruang yang dianalisis melalui tiga indikator
kemampuan spasial: Spatial Orientation, Spatial Visualization, dan Speeded
Rotation. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian
deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini adalah deskriptif. Instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini berupa masalah matematika mengenai bangun
ruang, angket gaya belajar, angket teori Felder-Silverman, lembar observasi gaya
belajar, lembar observasi teori Felder-Silverman, dan wawancara. Penelitian ini
menggunakan dua jenis gaya belajar yaitu gaya belajar VAK dengan pendekatan
teori Felder-Silverman khususnya dimensi input visual-verbal. Analisis data dalam
penelitian ini reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini
dilaksanakan pada tanggal 24-26 Februari 2025 di SMP Negeri 1 Srono.
Subjek penelitian berjumlah enam siswa yang merepresentasikan kategori
kemampuan spasial tinggi, sedang, dan rendah, serta mewakili variasi gaya belajar
seperti gaya belajar auditorial dengan pendekatan teori Felder-Silverman yaitu
visual, gaya belajar kinestetik dengan pendekatan teori Felder-Silverman yaitu
visual, gaya belajar visual dengan pendekatan teori Felder-Silverman yaitu visual,
gaya belajar auditorial dengan pendekatan teori Felder-Silverman yaitu verbal, gaya
belajar kinestetik dengan pendekatan teori Felder-Silverman yaitu verbal, dan gaya
belajar visual dengan pendekatan teori Felder-Silverman yaitu verbal. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan gaya belajar auditorial dengan
pendekatan teori Felder-Silverman yaitu visual dan gaya belajar kinestetik dengan
pendekatan teori Felder-Silverman yaitu visual memiliki kemampuan spasial yang
sangat baik pada ketiga indikator, terutama karena gaya belajar mereka mendukung
visualisasi aktif dan pengalaman fisik. Subjek dengan kemampuan sedang yaitu
gaya belajar visual dengan pendekatan teori Felder-Silverman visual dan gaya
belajar auditorial dengan pendekatan teori Felder-Silverman yaitu verbal
menunjukkan pemahaman yang cukup baik pada indikator Spatial Orientation dan
Spatial Visualization, namun mengalami kesulitan dalam Speeded Rotation.
Sementara itu, subjek dengan gaya belajar kinestetik dengan pendekatan teori
Felder-Silverman yaitu verbal dan gaya belajar visual dengan pendekatan teori
Felder-Silverman yaitu verbal dengan kategori kemampuan spasial rendah mengalami kesulitan signifikan dalam memahami dan memanipulasi bangun ruang
secara mental pada ketiga indikator. Dari temuan ini disimpulkan bahwa terdapat
hubungan yang erat antara gaya belajar dan pencapaian kemampuan spasial siswa
dalam menyelesaikan masalah bangun ruang. Gaya belajar yang melibatkan elemen
visual dan aktivitas fisik cenderung lebih mendukung pengembangan kemampuan
spasial dibandingkan gaya belajar yang hanya mengandalkan verbal atau auditorial
secara pasif
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Burnout Pada Pasien Carcinoma Mammae Dalam Masa Perawatan Di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember
Carcinoma mammae dapat menyebabkan burnout akibat tekanan fisik dan psikologis selama perawatan.Dukungan keluarga berperan penting dalam mengurangi tingkat burnout.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan burnout pada pasien carcinoma mammae di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember.Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 70 responden dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan burnout. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (69%) mengalami burnout sedang, dan sebagian besar (79%) mendapat
dukungan keluarga dengan kategori baik. Hasil uji korelasi person menunjukkan hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan burnout (p = 0,001; r = -0,719). Semakin tinggi dukungan keluarga, maka semakin rendah tingkat burnout. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan keluarga berperan penting dalam mengurangi burnout selama masa perawatan carcinoma mamma
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR, SEMANGAT KERJA, DAN PENILAIAN PRESTASI TERHADAP KINERJA APARATUR DESA DI DESA PONTANG KECAMATAN AMBULU KABUPATEN JEMBER
Dalam predikat baik tetapi ada penilaian kinerja yang menurun dan belum adanya peningkatan kinerja Aparatur Desa Pontang menjadi sangat baik sehingga bisa menciptakan ide baru dan/atau cara baru dalam peningkatan kinerja yang memberi manfaat bagi Pemerintah Desa Pontang. Selain itu, Pemerintah Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember memiliki cara khusus dalam pengimplementasian tentang pengembangan karir serta penilaian prestasi kerja terhadap karyawan sehingga terkadang dalam pelaksanaanya belum optimal karena tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berbagai alasan yang lain. Hal ini yang menyebabkan Aparatur Desa di Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember menjadi malas dalam bekerja dan menyebabkan kinerja karyawan menurun. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, beban kerja, dan stres kerja terhadap kepuasan kerja aparatur desa di Desa Pontang Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif. Sampel pada penelitian berjumlah 128 responden. Dengan hasil memanfaatkan SPSS untuk analisis data, penelitian ini menemukan bahwa pengembangan karir dan prestasi memiliki pengaruh positif dan signifikan pada kinerja aparatur Desa Pontang, dan Semangat kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja aparatur Desa Pontang. Kebaruan pada penelitian ini yakni perspektif dan analysis ini mempengaruhi kesenjangan dalam penelitian yang ada dan menawarkan kontribusi praktis kepada pemerintah daerah untuk peningkatan kinerja terhadap pelayanan kepada masyarakat