Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
MODUL AJAR LITERASI FINANSIAL UNTUK PEMBELAJARAN ANAK USIA 5-6 TAHUN
Literasi finansial merupakan keterampilan penting abad ke-21 yang per dikenalkan sejak usia dini guna membentuk kebiasaan mengelola uang secar bijak dan bertanggung jawab. Namun, di jenjang Pendidikan Anak Usia Din (PAUD), pengenalan literasi finansial masih terbatas, cenderung bergantung pad inisiatif orang tua, dan belum didukung oleh modul pembelajaran yang sistemati serta sesuai tahap perkembangan anak. Laporan ini bertujuan untuk menyusun dar menguji kelayakan Modul Ajar Literasi Finansial bagi anak usia 5-6 tahun, serta mengevaluasi respons guru dan anak terhadap implementasinya.
Modul dikembangkan melalui tahapan perencanaan, penyusunan, validasi ahli, revisi, dan uji coba terbatas di lembaga PAUD. Mengusung pendekatan tematik-integratif berbasis bermain, modul ini memuat materi pengenalan uang, perbedaan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, serta nilai karakter seperti hemat, tanggung jawab, dan berbagi. Hasil validasi ahli menunjukkan skor 91,6 (kategori sangat baik), sedangkan uji coba menunjukkan bahwa anak-anak antusias dan mampu memahami konsep dasar literasi finansial. Guru juga memberikan tanggapan positif terhadap struktur modul yang aplikatif dan mendukung perencanaan pembelajaran.
Dapat disimpulkan bahwa modul ini layak digunakan sebagai bahan ajar di PAUD. Laporan ini merekomendasikan integrasi literasi finansial dalam kurikulum serta pelatihan guru, agar pembiasaan finansial dapat dilakukan secara sistematis sejak usia dini
REKONSTRUKSI LAPORAN KEUANGAN MASJID NURUL IMAN TEGALBARU PALERAN BERDASARKAN PSAK NO.109
Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi laporan keuangan Masjid Nurul Iman yang berlokasi di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 109 tentang Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah. Sebagai lembaga keagamaan nirlaba, masjid memiliki kewajiban moral dan administratif untuk menyajikan laporan keuangan yang akuntabel, transparan, dan sesuai standar guna meningkatkan kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode dokumentasi dan wawancara bersama pengurus masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum rekonstruksi, pelaporan keuangan dilakukan secara manual dan sederhana tanpa klasifikasi akun maupun penyusunan laporan keuangan yang lengkap. Setelah direkonstruksi sesuai PSAK No. 109, laporan keuangan disusun secara sistematis, mencakup laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan perubahan dana, dan catatan atas laporan keuangan. Rekonstruksi ini berdampak positif terhadap kesadaran pengurus akan pentingnya pengelolaan dana keagamaan yang profesional dan akuntabel. Penelitian ini merekomendasikan agar masjid-masjid lainnya mulai menerapkan standar akuntansi yang berlaku untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan masjid.
Kata Kunci: PSAK No. 109, laporan keuangan masjid, rekonstruksi, akuntabilitas, transparans
PEMANFAATAN RUANG BAWAH TANAH YANG BERADA DI BAWAH TANAH MILIK ORANG LAIN (STUDI PEMBANGUNAN LIGHT RAIL TRANSIT BALI OLEH PEMERINTAH PROVINSI BALI)
Pemanfaatan ruang bawah tanah yang terletak di bawah tanah milik orang lain menjadi isu penting dalam konteks pembangunan infrastruktur publik. Studi ini mengkaji aspek hukum penggunaan ruang bawah tanah yang dimanfaatkan oleh pemerintah dalam pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Bali. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dasar hukum, konflik kepentingan, serta mekanisme penyelesaian yang ada sesuai dengan Undang-Undang Agraria (UUPA). Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif digunakan dalam menganalisis dokumen hukum, regulasi, dan studi kasus pembangunan LRT di Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ruang bawah tanah harus mengacu pada prinsip kepentingan umum sebagaimana diatur dalam Pasal 18 UUPA, termasuk pemberian ganti rugi yang layak bagi pemilik tanah. Selain itu, keterlibatan pemerintah sebagai subjek Hak Pengelolaan sangat penting dalam pengaturan pemanfaatan ruang bawah tanah ini guna menunjang pembangunan infrastruktur strategis
Hubungan Antara Self-Efficacy dengan Burnout Akademik pada Mahasiswa yang Bekerja
Mahasiswa yang bekerja sambil kuliah sering menghadapi tekanan ganda berupa tuntutan akademik dan tanggung jawab pekerjaan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan burnout akademik, yang ditandai dengan kelelahan emosional, sinisme, serta menurunnya pencapaian pribadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan burnout akademik pada mahasiswa yang bekerja di Fakultas bidang keilmuan Humaniora Universitas Muhammadiyah Jember. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Alat ukur yang digunakan adalah skala self-efficacy berdasarkan teori Bandura yang dimodifikasi dari penelitian Sulistyowati (2016) dengan reliabilitas 0,920, serta skala burnout akademik yang diadaptasi dari Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS) dengan reliabilitas 0,909. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh yang berjumlah 80 mahasiswa yang dipilih menggunakan non-probability sampling. Analisis data dilakukan dengan uji analisis pearson product moment menggunakan SPSS 27 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar (r = -0,568; p > 0,05) artinya terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dengan burnout akademik pada mahasiswa yang bekerja. Dengan demikian (H0) ditolak dan (H1) diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-efficacy yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah tingkat burnout akademik yang mereka alam
STUDI DERAJAT STABILITAS ABUTMEN JEMBATAN JALAN RAYA DENGAN STRUKTUR ATAS BETON BERTULANG
Penelitian ini membahas analisa stabilitas abutment jembatan jalan raya dengan struktur atas beton bertulang, yang berlokasi di Jembatan 6 Road 1, Sungai Suboli, Halmahera Timur, Maluku Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan stabilitas struktur antara jembatan dengan beton bertulang dan jembatan dengan beton prategang. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur dengan pendekatan data sekunder yang dianalisis berdasarkan data teknis perencanaan dan hasil perhitungan stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi balok T yang digunakan memiliki lebar 0,8 meter dan tinggi 1,2 meter. Perubahan struktur atas dari beton prategang menjadi beton bertulang menyebabkan peningkatan berat sendiri struktur sebesar 96,4%. Dampak dari perubahan ini terhadap stabilitas guling menunjukkan peningkatan sebesar 24,4% pada kombinasi pembebanan 2. Namun, terjadi penurunan stabilitas guling pada kombinasi pembebanan 1, 3, 4, dan 5 dengan rata-rata penurunan sebesar 16,5%. Sementara itu, stabilitas geser mengalami peningkatan pada kelima kombinasi pembebanan dengan rata-rata kenaikan sebesar 10%. Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan jenis beton pada struktur atas jembatan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap stabilitas abutment, baik dari sisi stabilitas guling maupun stabilitas geser, sehingga perlu dipertimbangkan secara matang dalam proses perencanaan struktur jembatan
ANALISA MANAJEMEN WAKTU DENGAN MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD PADA PEKERJAAN JEMBATAN BAGOR KABUPATEN SITUBONDO
ABSTRAK
Jembatan Bagor yang terletak di Jalan Pemuda, Kabupaten Situbondo, merupakan infrastruktur penting yang menunjang konektivitas Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Jember. Rencana pembangunan jembatan Bagor yang terletak pada ruas Jalan Pemuda (Link. 35.060.13K) di wilayah Kabupaten Situbondo, dilakukan sebagai respons atas kondisi struktur eksisting yang sudah tidak layak secara teknis dan fungsional. Proyek jembatan ini mengalami keterlambatan pada pekerjaan struktur dan pekerjaaan dengan deviasi sebesar -7% dari jadwal yang telah direncanakan, di mana hingga periode 30 September s/d 06 Oktober progress aktual baru mencapai 59,516% dari target 68,820%. Pada penelitian ini digunakan metode CPM yang nantinya akan diketahui aktivitas kritis dalam pekerjaan pergantian jembatan dan digunakan metode crashing untuk percepatan waktu pada jam lembur. Berdasarkan analisis metode CPM didapatkan waktu pekerjaan selama 210 hari, lalu dilakukan jam lembur untuk 1 jam dengan produktifitas 90 % didapatkan durasi 183 hari, untuk 2 jam lembur dengan produktifitas 80 % selama 168 hari dan untuk 3 jam lembur dengan produktifitas 70 % selama 155 har
PENGARUH BAURAN PEMASARAN DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN MELALUI KEPUASAN PELANGGAN (Studi pada Pelanggan PT. Trajek Group di Kota Jember)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membahas pengaruh bauran pemasaran dan kualitas layanan terhadap loyalitas konsumen dengan kepuasan pelanggan sebagai intervening pada PT. Trajek Group Tour Travel. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori (explanatory research). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen PT. Trajek Group Tour Travel dengan menggunakan metode non-probability sampling. Penelitian ini menentukan sampel sebanyak 180 responden. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan SEM berbasis Variance atau Partial Least Square (SEM-PLS) dengan program SEM PLS Warp-PLS 7.0. Hasil penelitian menyatakan bahwa bauran pemasaran dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan Bauran pemasaran dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Kepuasan pelanggan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Bauran pemasaran tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen yang dimediasi oleh kepuasan pelanggan. Kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen yang dimediasi oleh kepuasan pelanggan.
.
Kata Kunci: bauran pemasaran, kualitas layanan, kepuasan pelanggan, dan loyalitas konsume
PROPERTI VIRTUAL SEBAGAI ASET DIGITAL PADA PLATFORM METAVERSE DITINJAU BERDASARKAN HUKUM WARIS BW (BURGERLIJK WETBOEK)
Dalam metaverse, masih ada banyak sekali elemen yang menciptakan pengalaman tadi
yang membuat lebih menarik dan imersif. Objek yang diperdagangkan berupa properti
virtual yang hanya dapat digunakan di Metaverse. Transaksi semacam ini sering disebut
juga sebagaiperdagangan melalui sistem elektronik. Salah satu bentuk aset digital adalah
properti virtual, yang menarik untuk dikaji apakah bisa untuk diwariskan. Dalam sistem
Burgerlijk Wetboek harta-warisan merupakan kesatuan yang sebagai keseluruhan beralih
dari si pewaris kepada para ahliwaris dan tidak ada perbedaan mengenai macam atau
asal barang yang ditinggalkan (Pasal 849 B.W.). Bahkan ada pasal 833 B.W. yang
menyatakan bahwa para ahliwaris dengan sendirinya (van rechtswege) memiliki segala
barang, hak dan pihutang dari si pewaris.
Kata Kunci Properti Virtual, Aset Digital, Metaverse, Hukum Waris Perdat
Pengaruh Terapi Guided Imagery Pada Pasien Pre Operasi Laparatomi Dengan Masalah Ansietas Di Ruang Gardena RSD dr. Soebandi
Ansietas merupakan masalah umum pada pasien pre operasi laparatomi dan dapat mengganggu proses penyembuhan. Terapi non-farmakologis seperti Guided Imagery menjadi salah satu metode yang potensial untuk menurunkan ansietas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Guided Imagery terhadap tingkat ansietas pasien pre operasi laparatomi berdasarkan Skala HARS di Ruang Gardena RSD dr. Soebandi Jember. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek berjumlah tiga pasien pre operasi laparatomi yang mengalami ansietas, dipilih melalui purposive sampling. Intervensi Guided Imagery dilakukan sesuai standar SOP, dan tingkat ansietas diukur menggunakan Skala HARS sebelum dan sesudah intervensi. Seluruh pasien menunjukkan penurunan tingkat ansietas setelah diberikan terapi Guided Imagery. Hasil observasi mencatat adanya penurunan skor HARS dan perbaikan gejala psikis maupun somatik, seperti gelisah, gangguan tidur, dan ketegangan otot. Intervensi ini terbukti efektif dalam menciptakan kondisi relaksasi, menurunkan persepsi terhadap ancaman, dan meningkatkan kesiapan mental pasien dalam menghadapi operasi. Terapi Guided Imagery terbukti efektif dalam menurunkan tingkat ansietas pasien pre operasi laparatomi. Intervensi ini layak diterapkan sebagai bagian dari standar asuhan keperawatan preoperatif
Hubungan Perilaku Pemenuhan Gizi Dengan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Jelbuk
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang
tidak adekuat dalam jangka panjang dan penyakit infeksi berulang, sehingga
berdampak pada pertumbuhan anak yang terhambat. Perilaku pemenuhan gizi
adalah tindakan, kebiasaan, dan upaya yang dilakukan seseorang atau keluarga
dalam memenuhi kebutuhan gizi anggota keluarganya, terutama anak balita, agar
tercapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Penelitian ini
menggunakan desain penelitian kolerasi dengan pendekatan cross sectional,
bertujuan untuk menghubungkan antara perilaku pemenuhan gizi dengan kejadian
Stunting. Populasi dalam penelitian ini adalah balita usia 24-59 Bulan dengan
jumlah sampel 226 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Probability Sampling dengan pendekatan Cluster Random
Sampling. Proses pengambilan data menggunakan kuesioner Perilaku Pemenuhan
Gizi dengan Indikator KADARZI (Keluarga Sadar Gizi). Hasil penelitian perilaku
pemenuhan gizi menunjukan mayoritas perilaku pemenuhan gizi kurang baik. Hasil
penelitian kejadian Stunting menunjukan mayoritas balita mengalami stunting.
Hasil penelitian menggunakan uji Spearman’s Rank Correlation (α = 0,05)
menunjukan adanya hubungan yang kuat antara perilaku pemenuhan gizi dengan
kejadian stunting di Wilayah kerja Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember, dengan
nilai p = 0,000. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa adanya hubungan yang kuat
antara perilaku pemenuhan gizi dengan kejadian stunting di Wilayah kerja
Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember. Rekomendasi penelitian ini yaitu dapat
dijadikan referensi perawat dalam melakukan peningkatan edukasi gizi,
pendampingan keluarga, serta intervensi kesehatan masyarakat secara
berkesinambungan untuk menurunkan angka stunting