Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
    19650 research outputs found

    PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK KACANG HIJAU TERHADAP KARAKTERISTIK MUTU FISIK dan KIMIA NUGGET IKAN KEMBUNG

    Get PDF
    Inovasi pangan olahan berbasis ikan menjadi salah satu alternatif strategis dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat serta diversifikasi produk UMKM. Salah satunya produk nugget menjadi makanan olahan pangan yang mudah dikonsumsi dikarena dianggap sebagai makanan olahan yang praktis dalam penyajian, serta memiliki daya simpan yang lebih lama dibandingkan dengan ikan yang masih segar. Nugget Ikan Kembung dengan penambahan bubuk kacang hijau merupakan produk potensial karena berbahan dasar ikan laut yang memiliki kandungan protein hewani tinggi, omega-3, dan harga yang terjangkau. Bubuk kacang hijau dikenal kaya akan protein nabati, serat, dan vitamin serta bebas gluten, sehingga berpotensi meningkatkan mutu produk. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pengaruh penambahan bubuk kacang hijau terhadap mutu fisik (warna, rasa, aroma, tekstur) nugget Ikan Kembung, dan (2) Mengetahui pengaruh penambahan bubuk kacang hijau terhadap mutu kimia (kadar air, lemak, abu, protein, dan karbohidrat) nugget ikan kembung. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga konsentrasi bubuk kacang hijau: 15%, 25%, dan 35%. Uji organoleptik meliputi parameter warna, aroma, tekstur, dan rasa. Dilakukan oleh 30 panelis, analisis data menggunakan software SPSS dengan metode Kruskal-Wallis dan uji lanjutan menggunkan metode Post Hoc Mann-Whitney, sementara uji kimia terdiri dari kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat, dilakukan di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi 25% bubuk kacang hijau memberikan hasil terbaik dan seimbang dari segi aroma, tekstur, warna, dan rasa. Dari segi kandungan protein pada nugget ikan kembung dengan penambahahan bubuk kacang hijau sebesar 17,40%, serta memenuhi standar nasional indonesia (SNI 7758:2013), serta memiliki kandungan lemak sebesar 11,57%, lebih rendah dari standar nasional indonesia (SNI 7758:2013) yaitu maksimal 15%. Dengan demikian, penambahan bubuk kacang hijau dapat menjadi inovasi bahan tambahan yang potensial dalam pengembangan nugget ikan yang sehat, bergizi, dan disukai konsumen. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pelaku UMKM dan industri rumah tangga dalam menciptakan produk olahan ikan bernilai jual tinggi

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN UPAYA PENATALAKSANAAN PENGENDALIAN GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS II DI DESA SIDODADI KECAMATAN TEMPUREJO JEMBER

    Get PDF
    Diabetes Mellitus tipe II adalah penyakit kronis yang tidak hanya memerlukan pengobatan medis, tetapi juga pengelolaan gaya hidup yang konsisten. Salah satu faktor yang sering kali menentukan keberhasilan pengendalian gula darah adalah dukungan dari keluarga. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan keluarga dengan upaya penatalaksanaan pengendalian gula darah pada penderita Diabetes Mellitus tipe II di Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 90 responden yang memenuhi kriteria diikutsertakan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner penatalaksanaan pengendalian gula darah, kemudian dianalisis dengan uji Spearman’s Rho. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah responden memiliki dukungan keluarga yang tinggi (75,6%) dan upaya penatalaksanaan yang teratur (76,7%) yaitu p value < 0,003 dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,407 yang berarti terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara dukungan keluarga dengan upaya penatalaksanaan pengendalian gula darah. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan upaya penatalaksanaan pengendalian gula darah penderita diabetes mellitus II di Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Jember. Kata Kunci: Dukungan keluarga, Penatalaksanaan, Pengendalian Gula Darah, Diabetes Mellitus Type I

    IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUSITAS PADA ANAK USIA DINI DI TKIT AR-RAHMAH KABUPATEN LUMAJANG

    Get PDF
    Pendidikan karakter religiusitas pada anak usia dini ialah pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai agama yang diajarkan melalui pembelajaran sejak usia dini yang meliputi beriman dan bertaqwa, bekerja sama, dan mencintai lingkungan. Masalah yang ingin dipecahkan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah implementasi pendidikan religiusitas pada anak usia dini dengan fokus penelitian pada nilai beriman dan bertaqwa, bekerja sama dan mencintai lingkungan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter religiusitas pada anak usia dini di salah satu TKIT di Kabupaten Lumajang yang memiliki karakteristik peserta didik agamis. Sumber data pada penelitian ini adalah kepala sekolah sebagai pemegang kebijakan di lembaga dan juga guru. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan berupa data hasil observasi dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter religiusitas pada anak usia dini di TKIT AR-RAHMAH sudah terlaksana dengan baik seperti beriman dan bertaqwa, bekerja sama dan mencintai lingkungan

    KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI SOSIAL DI PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM DESA ANTIROGO KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER (KAJIAN SOSIOPRAGMATIK)

    No full text
    Kesantunan berbahasa bukan hanya berkaitan dengan kebahasaan tetapi dengan aspek budaya. Masalah yang diteliti ialah pematuhan kesantunan berbahasa pada Interaksi Sosial di Pondok Pesantren Nurul Islam Desa Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa pada Interaksi Sosial di Pondok Pesantren Nurul Islam Antirogo, Sumbersari, Jember menurut teori Leech. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, teknik catat, dan teknik rekam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. analisis data penelitian ini ialah metode padan intralingual dengan hubung banding perbedaan. Langkah-langkah penganalisisan reduksi data, menyajikan data, dan penyimpulan data. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya pematuhan maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, pemufakatan dan kesimpatian. Data tersebut mencerminkan bahwa Interaksi Sosial di Pondok Pesantren Nurul Islam Antirogo, Sumbersari, Jember mempunyai tuturan yang sopan dan santun. Pertama, pematuhan maksim kebijaksanaan yang condong ke bentuk tuturan membantu dan menasihati lawan tutrnya. Kedua, maksim kedermawanan yang menekankan pada tuturan yang memaksimalkan bantuan kepada orang lain. Ketiga, maksim penghargaan mampu menghargai lawan tutur. Keempat, maksim kerendahan hati di mana mampu bersikap merendahkan diri dan tidak sombong. Kelima, maksim pemufakatan menekankan kecocokan terhadap lawan tutur. Keenam, maksim kesimpatian ciri khas dari tuturan ketika interaksi di lingkungan pesantren mampu memberikan rasa simpati dan kepedulian terhadap orang lai

    Analisis Pengaruh Penggunaan Sistem Rekrutmen, Seleksi, dan Penempatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT.KAI Daop 9 Jember

    No full text
    Kinerja Karyawan di PT.KAI Daop 9 Jember masih belum optimal. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya ada rekrutmen, seleksi dan penempatan kerja yang belum maksimal. Oleh karena itu, perusahaan sangat memerlukan berbagai upaya yang dapat meningkatkan kinerja karyawan, guna mencapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh rekrutmen, seleksi dan penempatan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT.KAI Daop 9 Jember. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel 283 responden dan menggunakan teknik pengambilan sampel probability sampling dengan teknik simple random sampling menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuisioner kepada responden. Adapun teknik analisis data dengan pengujian instrumen, asumsi klasik, regresi linier berganda, hipotesis dan koefisien determinasi.Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa rekrutmen, seleksi dan penempatan kerja berpengaruh positif dan signifikan secara terhadap kinerja karyawan PT.KAI Daop 9 Jembe

    PENGARUH IMPLEMENTASI SLOW DEEP BREATHING UNTUK MENURUNKAN SKALA NYERI PADA PASIEN CEDERA KEPALA RINGAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSD. dr. SOEBANDI JEMBER

    No full text
    Cedera kepala dapat diartikan adanya pukulan atau benturan pada kepala yang mendadak dengan atau tanpa kehilangan kesadaran. Pada cedera kepala ringan, nyeri kepala merupakan keluhan yang sering terjadi pada cidera kepala ringan, Tindakan slow deep breathing mungkin menjadi alternatif untuk mengatasi nyeri akut post trauma kepala karena secara fisiologis menimbulkan efek relaksasi sehingga dapat menurunkan metabolisme otak. Tujuan: Untuk mengetahuai efektifitas penerapan Slow Deep Breathing untuk menurunkan nyeri kepala pasien cedera kepala Metode: Desain penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan studi kasus yang bersifat evaluasi keperawatan yang bertujuan untuk mengetahui terapi nebulisasi dengan kebutuhan oksigen pada klien pneumonia.. Waktu penelitian dilakukan selama 2 Minggu untuk mencari 3 kasus dengan 3x evaluasi setiap 30 menit tiap klien. Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x dalam 2 Jam dengan penerapan Slow Deep Breathing didapatkan klien ke 1 sebelum dilakukan tindakan skala nyeri 5 dan sesudah tindaka skala nyeri menurun menjadi 3 klien ke 2 skala nyeri dari 5 menurun menjadi 4, klien ke 3 dari skala nyeri 6 setelah dilakukan tindakan menurun menjadi skala 4

    ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEKTOR PERHOTELAN SAAT DAN SESUDAH PANDEMI COVID-19

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perubahan kinerja keuangan yang signifikan selama dan setelah pandemi Covid-19 pada perusahaan subsektor perhotelan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan kinerja keuangan berupa ukuran profitabilitas seperti gross profit margin (GPM), return on equity (ROE), return on assets (ROA), dan net profit margin (NPM), serta penelitian event study yang mengkaji reaksi pasar terhadap suatu peristiwa. Studi peristiwa dilakukan untuk mengevaluasi informasi yang terkandung dalam pengumuman. Populasi yang dimasukkan dalam penelitian ini adalah perusahaan subsektor perhotelan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yang diperoleh dengan membandingkan lima kuartal sebelum dan sesudah Presiden Jokowi memilih menghapus status pandemi pada 21 Juni 2023 (BPMI Setpres, 2023). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan sampel dipilih melalui purposive sampling. Ada enam perusahaan yang diwakili sebagai sampel, dengan total 35 titik data awal. Alat analisis penelitian ini untuk menguji hipotesis adalah uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada gross profit margin (GPM), return on equity (ROE), return on assets (ROA), maupun net profit margin (NPM)

    EVALUASI KARAKTERISTIK FISIK DAN MEKANIK ASPAL PORUS DENGAN PENAMBAHAN LATEKS UNTUK MENINGKATKAN KEBERLANJUTAN DAN EFISIENSI DRAINASE RUNOFF PERMUKAAN JALAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan lateks pada campuran aspal porus terhadap stabilitas dan karakteristik fisiknya. Campuran yang diuji menggunakan aspal penetrasi 60/70 dengan kadar aspal optimum (KAO) 5,35%, serta penambahan lateks pada variasi 0%, 1%, 2%, dan 3%. Agregat kasar dan halus yang digunakan diperoleh dari PT. Uniagri Prima Teknindo, dan lateks dari Perkebunan Sumberjambe. Pengujian dilakukan menggunakan metode Marshall untuk mengukur stabilitas, flow, Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), Void Filled with Asphalt (VFA), dan Marshall Quotient. Hasil pengujian menunjukkan bahwa stabilitas campuran aspal porus meningkat dari 1014,21 kg (tanpa lateks) menjadi 1124,47 kg pada penambahan 2% lateks, yang merupakan nilai tertinggi. Namun, pada 3% lateks, stabilitas sedikit menurun menjadi 1120,06 kg. Nilai VIM menunjukkan peningkatan kandungan udara, dengan hasil 17,07% (0% lateks), 18,21% (1% lateks), 18,51% (2% lateks), dan 18,65% (3% lateks), semuanya memenuhi standar 15%-25%. Nilai flow pada kadar 0%, 1%, 2%, dan 3% lateks tercatat 5,40 mm, 3,80 mm, 5,00 mm, dan 5,40 mm, semua melebihi standar minimum 3 mm. Pada uji VFA, hasilnya menurun dengan nilai 27,96% (0% lateks), 25,45% (1% lateks), 24,85% (2% lateks), dan 24,55% (3% lateks), yang berada di bawah standar minimum 65%. Sementara itu, nilai VMA meningkat dengan hasil 23,69% (0% lateks), 24,43% (1% lateks), 24,61% (2% lateks), dan 24,70% (3% lateks), melebihi standar minimum 15%. Pengujian Marshall Quotient menunjukkan nilai 1,89 kN (0% lateks), 2,66 kN (1% lateks), 2,23 kN (2% lateks), dan 2,04 kN (3% lateks). Penurunan nilai Marshall Quotient pada 2% dan 3% lateks menunjukkan penurunan elastisitas akibat peningkatan kekentalan campuran. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan lateks hingga 2% meningkatkan stabilitas dan beberapa karakteristik fisik campuran aspal porus, namun penambahan lebih dari 2% dapat menurunkan elastisitas dan pengisian rongga aspal

    LEGAL EFFECTS OF IMPLEMENTING THE LAW ON DEVELOPMENT AND STRENGTHENING THE FINANCIAL SECTOR IN THE FINANCIAL SERVICES AUTHORITYS BUDGET AND REPORTING MECHANISM

    No full text
    The Financial Services Authority (OJK) is an institution that plays a strategic role in the supervision and regulation of the financial services sector in Indonesia. With the enactment of the Financial Sector Development and Strengthening Law, there are fundamental changes in the budgeting mechanism of the OJK. This study aims to determine the legal consequences of the implementation of the P2SK Law on the budgeting and reporting mechanism of the OJK. This research is a normative legal research using legal, conceptual and comparative approaches. The results of this study show that after the enactment of the Financial Sector Development and Strengthening Law, the integration of the OJK budget into the state budget (APBN) requires the OJK to comply with the provisions of the State Finance Law. These changes require OJK's financial management and accountability to follow the same procedures as other state institutions, including transparency, accountability and oversight by the Supreme Audit Institution. This study concludes that following the enactment of the P2SK Law, there has been a significant shift towards better governance and oversight, ensuring that OJK's financial activities are better aligned with national fiscal policy. This alignment strengthens the legal and institutional framework for financial sector regulation in Indonesia

    Penerapan Pasal 170 Ayat (1) KUHP Dalam Praktik Peradilan (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor : 230/Pid.B/2019/PN.Kpg)

    No full text
    Buku II Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), mengatur tentang kejahatan dengan berbagai sasaran, salah satunya adalah kejahatan terhadap tubuh manusia yang dikenal dengan penganiayaan, diatur mulai Pasal 351 sampai dengan Pasal 358 KUHP. Penganiayaan dapat dilakukan oleh satu orang atau lebih dengan kualifikasi yang berbeda, yakni sebagai orang yang melakukan, menyuruhlakukan, turut serta atau bersama-sama melakukan dan sebagai orang yang menggerakkan atau menganjurkan. Penelitian ini dilalukan untuk mengkaji penerapan Pasal 170 Ayat (1) KUHP pada kasus penganiayaan yang tercatat pada nomor perkara 230/Pid.B/2019/PN.Kpg. Dari hasil kajian yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pertimbangan Hakim dalam memutuskan bahwa para terdakwa bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama,sebagaimana dirumuskan dalam dakwaan alternatif kedua (in casu melanggar Pasal 351 Ayat (1) Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP) tidak tepat, karena para terdakwa dalam perkara ini satu dengan yang lain tidak saling kenal. Selain itu,untuk dikatakan turut serta atau bersama-sama melakukan tindak pidana, harus ada persamaan niat atau kehendak dan ada kerja sama secara fisik sesama para Terdakwa. Dengan kata lain unsur turut serta atau bersama-sama melakukan (medeplegen) tidak terpenuhi

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Muhammadiyah Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇