Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
PENGGUNAAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR DENGAN STRATEGI CROSS VALIDATION DALAM MENENTUKAN PENYAKIT DIABETES PADA WANITA
Diabetes adalah suatu penyakit yang diakibatkan terlalu banyak jumlah kadar gula
dalam darah dikarenakan produksi dan pelepasan insulin yang tidak normal. Penyakit
tersebut tergolong penyakit yang menyebabkan kompilkasi dan kematian. Seorang
wanita dapat dikatakan memiliki penyakit tersebut jika hasil pengujian lab
menunjukkan bahwa wanita tersebut positif diabetes. Beberapa Algoritma dapat
digunakan untuk perhitungan proses klasifikasi. Dalam penelitian ini peneliti akan
memakai metode K-Nearest Neighbor (KNN). Tujuan dalam melakukan penelitian ini
adalah ingin mengetahui nilai akurasi untuk mengetahui tingkat ketepatan suatu
metode dalam mendiagnosis, presisi untuk menghasilkan pengujian berulang data
positif, dan recall untuk menghasilkan pengujian berulang data negatif. Data yang
akan digunakan pada penelitian ini yakni sebanyak 768 data dengan 8 atribut yang
terdiri dari kehamilan, glukosa, tekanan darah, ketebalan kulit, insulin, bmi,
keturunan diabetes, dan umur. Nilai K yang akan digunakan dalam penelitian ini
yaitu 5, 7, 11, dan 13. Sedangkan untuk nilai KFold Cross Validation yang akan
digunakan yaitu 4, 6, 8, 12. Dari hasil klasifikasi yang telah dilakukan oleh peneliti
mendapatkan hasil yang akurat yaitu berada di nilai K=11 dengan Kfold 12 yakni
akurasi sebesar 74,37%, Presisi sebesar 72,01% dan recall sebesar 69,91%
PENGARUH SELF ESTEEM TERHADAP KECEMASAN SOSIAL PADA MAHASISWA BARU DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
Transisi ke universitas merupakan fase penuh tantangan, terutama dalam
adaptasi sosial. Peralihan ini dapat memicu kecemasan sosial, karena mahasiswa
baru berusaha untuk diterima oleh teman sebaya dan membangun hubungan sosial
yang mendukung. Namun, keraguan terhadap penyesuaikan diri di lingkungan baru
dapat muncul, yang berkaitan dengan tingkat harga diri seseorang. Harga diri adalah
sikap individu terhadap dirinya sendiri, yang bisa bersifat positif maupun negatif.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh harga diri terhadap kecemasan sosial
pada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Jember. Pendekatan ini adalah
kuantitatif dengan populasi 1.451 mahasiswa baru. Sampel penelitian berjumlah
314 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random
sampling dengan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan
Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dengan reliabilitas (0,807) dan Social Anxiety
Scale for Adolescents (SASA) dengan reliabilitas (0,922). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa harga diri berpengaruh signifikan terhadap kecemasan sosial
dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Implikasi yang dapat diberikan oleh
lingkungan kampus dengan menciptakan suasana yang inklusif dan mendukung
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PESERTA TERBAIK DARUL ARQAM DASAR IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH MENGGUNAKAN METODE SAW BERBASIS WEB
Pemilihan peserta terbaik dalam Darul Arqam Dasar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DAD IMM) masih dilakukan secara manual, sehingga rentan terhadap subjektivitas dan kurang efisien. Penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk meningkatkan objektivitas dan transparansi penilaian. Kriteria penilaian meliputi Ketepatan Waktu, Perhatian dalam Forum, Tidur dalam Forum, Etika Feedback, Perizinan dalam Forum, Penilaian Individu, Penilaian Kelompok, Pertanyaan, dan Hafalan. Metode SAW digunakan untuk menormalisasi dan membobotkan kriteria, menghasilkan peringkat peserta dengan nilai tertinggi 0,93415 dan terendah 0,67089. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Black Box Testing dan System Usability Scale (SUS). Hasil Black Box Testing menunjukkan 100% keberhasilan dari 30 skenario uji. Sementara itu, pengujian SUS dengan 32 responden menghasilkan skor 77,57, masuk dalam kategori "Baik". Hasil ini menunjukkan bahwa sistem meningkatkan efisiensi penilaian, mengurangi subjektivitas, dan memberikan hasil lebih akurat serta transparan
(TABS) Do exercise for 4 weeks using rubber to increase the speed of gyaku tsuki karate punches gokasi karate athletes aged 16-20 years?
Effective physical training is crucial for karate athletes aiming to enhance their techniques and increase the speed of their attacks, particularly gyaku-tsuki. This study investigates the impact of rubber-based exercise on the speed of gyaku-tsuki punches among Gokasi karate athletes in Jember Regency with an age range of 16-20 years, male and female. An experimental method with a one-group pretest- posttest design was employed. The population in this study were Gokasi Jember karate athletes in junior to senior classes, with a total of 12 athletes. The sampling technique used in this research is total sampling. Therefore, the entire population was taken as a sample of 12 athletes. Speed measurements of the gyaku-tsuki punch were taken both before and after the rubber training regimen. Data analysis using SPSS 21 covering descriptive analysis, normality test, and Paired sample Test. The paired sample test yielded a significance value of 0.000, which is below the 0.05 threshold. Analysis of the pre-test and post-test averages shows an increase from 30.67 to 31.92. These findings suggest that a four-week rubber training program positively affected Gyaku-Tsuki punch speed. Furthermore, the average results demonstrate an improvement in punch speed. These findings contribute to karate coaches and athletes applying rubber exercises to improve gyaku-tsuki punch speed. The findings also provide valuable insights for karate coaches and athletes, recommending the inclusion of rubber-based training in their routines to enhance the speed and effectiveness of gyaku-tsuki punches
(TABS) Pengaruh Pemberian Kafein Terhadap Kebugaran Jasmani
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kafein mempengaruhi
tingkat kebugaran fisik siswa. Menggunakan satu kelompok dalam sebuah eksperimen
Desain pre-tes dan post-tes digunakan pada sepuluh siswa SMA Muhammadiyah 3
Jember, usia 15 sampai 17 tahun. Tidak ada kelompok kontrol. Alat yang digunakan
untuk mengukur kebugaran fisik menggunakan tes yang sah dan baku (TKSI), meliputi
Hand Eye Coordination test, Vertical Jump test, T test, Hand Touch Reaction test,
Dipping test, Beep test. Sampel menerima perlakuan berupa 64 mg kafein, atau satu
teguk espresso sebanyak 30 ml. Menggunakan Uji paired sample t-test dalam penelitian
ini. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik dalam
semua ukuran Kebugaran Fisik pada siswa yang mengikuti perawatan kafein (Post-tes)
dibandingkan dengan kebugaran fisik dasar mereka (Pre-tes). Perbedaan yang signifikan
antara data Pre-tes dan Post-tes ditunjukkan oleh nilai uji statistik Paired Sample t-test,
yang menunjukkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,00 kurang dari 0,05. Simpulan, kita
dapat berkesimpulan bahwa anak-anak yang menggunakan kafein memiliki tingkat
kebugaran fisik yang lebih tinggi
Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Terhadap Pemberian Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Konsentrasi POC Azolla
Terong merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang sangat digemari oleh masyarakat karena selain rasa enak juga bias dibuat asinan dan manisan terong serta dapat dijadikan sebagai sumber nutrisi untuk menunjang kesehatan masyarakat. Seiring perkembangan zaman, nilai komersil serta konsumsi dari masyarakat mengalami pelonjakan yang cukup baik. Hal ini memicu permintaan pasar akan tanaman terong meningkat sebagai potensi dari bisnis tanaman terong sangat menjajikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk kandang kambing dan pupuk organik cair azolla terhadap pertumbuhan dan produksi tanamn terung. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember dari bulan Juni hingga bulan September 2024 dengan ketinggian ±89 meter diatas permukaan laut. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) terdapat dua faktor, faktor pertama adalah pupuk kandang kambing yang terdiri dari 3 taraf: (K0 = Tanpa Pemberian Pupuk Kandang Kambing, K1 = 3 kg/plot, K2 = 6 kg perplot), faktor kedua yaitu pupuk organik cair azolla yang terdiri dari 4 taraf: (A0 = tanpa pemberian POC, A1 = 100 ml/l, A2 = 120 ml/l, A3 = 140 ml/l). Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan pupuk kandang kambing (K2 = 6 kg/plot) meruapak perlakuan terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman terung. Perlakuan POC azolla (A2 = 120 ml/l) merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanamn terung. Perlakuan kombinasi K2A2 (6 kg/plot : 120 ml/l) merupakan interaksi terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman terung
PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA PASIEN DIABETES MELITUS
Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang mengganggu insulin. Dewasa madya paling terdampak, mengalami stres akibat gejala fisik dan tuntutan hidup. Gejala seperti kelelahan, luka sulit sembuh, dan perubahan gaya hidup dapat menimbulkan frustrasi, kecemasan, serta depresi. Transisi dari sehat ke sakit memicu perasaan kehilangan dan ketidakberdayaan, yang berdampak psychological well-being. Psychological well-being menjadi faktor penting dalam membantu penderita diabetes dalam beradaptasi dengan kondisinya. Aspek-aspek seperti penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, autonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas terhadap psychological well-being pada pasien diabetes melitus. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 pasien diabetes melitusdengan rentang usia 40-65 tahun, dengan teknik pengambilan sampel mengguanakan accidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen skala Religiusitas (20 item, α = 0.838), sedangkan psychological well-being (19 item, α = 0.787). Uji asumsi dilakukan dengan hasil uji normalitas ( 0.378, p > 0.05) dan linearitas (0.642, p > 0.05), menunjukkan distribusi data normal dan hubungan linier antar variabel. Uji hipotesis menunjukkan bahwa religiusitas tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap psychological well-being (p > 0.05), dengan kontribusi varians sebesar 3% (R² = 0.030), sehingga 97% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Saran bagi peneliti selanjutnya memperluas sampel dengan mempertimbangkan faktor demografi seperti lokasi penelitian yang berbeda, pendidikan, pekerjaan, untuk melihat perbedaan pengaruh religiusitas terhadap psychological well-being
HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN TINGKAT STRES KERJA DI RUANG RAWAT INAP KELAS III RSD dr. SOEBANDI JEMBER
ABSTRACT MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF JEMBER PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FACULTY ILMU KESEHATAN Thesis, Februari 2025 Pandu Wibowo The Relationship Between Nurses' Workload and Work Stress Levels in the Class III Inpatient Room at RSUD dr. Soebandi Jember Introduction: Nurses are health workers who have a crucial role in carrying out health services, especially in providing nursing care directly to patients. According to the Indonesian Ministry of Health (2001), health services include a sustainable bio- psycho-social-spiritual approach in carrying out their profession. Nurses are prone to stress because the demands are large, resulting in too much workload and can cause tension in a person, causing stress. Nurses in hospitals have many duties and responsibilities set by the hospital itself, so that the work carried out by nurses can provide its own workload due to the many tasks and pressures that exist. The work stress faced by nurses not only has an impact on the well-being of the nurses themselves, but can also affect the quality of nursing services provided to patients..Methode: This research uses a correlational with a cross-sectional approach, the subjects of this research are executive nurses who are active at RSUD dr. Soebandi with a sample of 90 people and the sampling technique used was purposive sampling. This research uses two questionnaires which can be filled out using g-form. Data processing in this study used Spearman-Rho Result: The results obtained in this study were the relationship between nurses' workload and the level of work stress in the Class III Inpatient Room at RSD dr. Soebandi Jember has a value of r=0.923, where the strength of the relationship between two variables is strong and has a p value of 0.000 which is below 0.001 Discuss: There is a relationship between workload and work stress in class III inpatient nurses at RSUD dr. Soeebandi Keywords: Workload, Job Stress Leve
Pengaruh Kecerdasan Emosional dengan Memaafkan pada Remaja Akhir Korban Kekerasan Verbal
Korban kekerasan verbal merupakan seseorang yang mengalami kekerasan berupa lisan yang didalamnya bisa menimbulkan dampak negatif bagi korban. Sebagai upaya untuk menangani serta mencegah dampak negatif yang dirasakan korban dengan memaafkan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi korban untuk memaafkan yakni kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional dengan memaafkan pada remaja akhir korban kekerasan verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, sampel pada penelitian sebanyak 126 siswa dari seluruh kelas yang didapatkan dari rumus slovin dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen skala Kecerdasan Emosional dengan (α= 0,750) dan Transgression Related Interpersonal Motivations Inventory (TRIM-18) dengan (α=0,847). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap memaafkan dengan nilai signifikansi 0,001 (p<0,05) hal ini memiliki arti kecerdasan emosional mampu memengaruhi seseorang untuk bisa memberikan pemaafan pada pelanggar kekerasan verbal. Namun kontribusi kecerdasan emosional dengan memaafkan tergolong lemah karena hanya sebesar 8%
PENGARUH PEMOTONGAN UMBI BIBIT DAN PERENDAMAN ZPT EKSTRAK TAUGE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonium L ) VARIETAS BIRU LANCOR
Salah satu upaya peningkatan bawang merah (Allium
ascalonicum L.) dengan melakukan pemotongan fungsi dari
pemotongan adalah mempercepat pertumbuhan tunas tergantung
kondisi lingkungan disekitar dan fungsi dari perendaman ZPT
ekstrak tauge adalah mempercepat pembelahan sel karena
mengandung auksin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh
pemotongan umbi bibit dan perendaman ZPT ekstrak tauge terhadap
pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas biru lancor.
Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok,
dua pelakuan yang disusun secara faktorial dengan tiga ulangan.
Perlakuan pertama adalah pemotongan umbi bibit pelakuan kedua
perendaman ZPT ekstrak tauge. Hasil penelitian ini menunjukkan
pemotongan umbi bibit berpengaruh nyata pada parameter tinggi
tanaman umur 28 dan 49 hst, berat kering pertanaman dan berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman
umur 14, 21, 35 dan 42 hst. Perlakuan perendaman ZPT ekstrak tauge berpengaruh nyata pada parameter tinggi
tanaman umur 35 dan 42 hst, jumlah daun umur 49 hst dan berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman
umur 21 hst, panjang akar, berat basah pertanaman, berat basah perplot, berat kering pertanaman. Perlakuan interaksi
berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun umur 49 hst, berat kering pertanaman dan berpengaruh sangat nyata
pada parameter tinggi tanaman umur 21, 35, 42 dan 49 hst, panjang akar