Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
EKSPLORASI PENGALAMAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH (SIPD) DALAM MENINGKATKAN AKUNTABILITAS PUBLIK : SEBUAH STUDI GROUNDED THEORY
Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman penggunaan Sistem Informasi
Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam meningkatkan akuntabilitas publik di
Kabupaten Jember. Dengan menggunakan pendekatan Grounded Theory,
penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teori baru yang relevan dengan
dinamika implementasi SIPD di tingkat daerah. Data dikumpulkan melalui
wawancara mendalam dengan 20 responden yang terdiri dari pengguna SIPD,
pejabat pemerintah daerah, dan pihak-pihak terkait lainnya. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa implementasi SIPD memiliki potensi besar dalam
meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelola keuangan daerah. Namun,
terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, antara lain keterbatasan infrastruktur
teknologi, kurangnya pelatihan bagi pengguna, dan resistensi terhadap perubahan.
Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, pengguna SIPD menerapkan berbagai
strategi seperti peningkatan pelatihan, perbaikan infrastruktur, dan peningkatan
koordinasi dengan pemerintah pusat. Penelitian ini menghasilkan teori baru yang
disebut "Theory of Public Accountability Effectiveness," yang menekankan
pentingnya interaksi antara efektivitas teknologi, kapasitas sumber daya manusia,
dan dukungan kebijakan dalam mewujudkan akuntabilitas publik melalui SIPD.
Kata Kunci: SIPD, Grounded Theory, Akuntabilitas Publik, Transparansi,
Efisiensi, Theory of Public Accountability Effectivenes
REPRESENTASI PESAN MORAL DALAM DRAMA KOREA ITAEWON CLASS
Drama Korea telah menjadi fenomena budaya global yang berkontribusi dalam penyebaran Korean Wave, termasuk di Indonesia. Itaewon Class merupakan salah satu drama yang menonjol dengan penggambaran perjuangan sosial dan bisnis yang sarat nilai moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pesan moral dalam drama Itaewon Class pada episode 5 hingga 12, dengan fokus pada dialog antar karakter sebagai medium komunikasi efektif. Pendekatan semiotika Roland Barthes digunakan untuk mengkaji makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terkandung dalam narasi drama tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa drama ini tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi yang menyampaikan nilai-nilai solidaritas, kerja sama, kepercayaan, dan inovasi dalam menghadapi ketidakadilan sosial dan tantangan bisnis. Studi ini memberikan kontribusi signifikan dalam kajian komunikasi massa dengan menyoroti peran media visual dalam membentuk pemahaman sosial dan etika serta memperkaya wawasan mengenai efektivitas penyampaian pesan moral melalui drama Korea.
HUBUNGAN NURSES RESPONSIVENESS DENGAN PATIENT SATISFACTION DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT PARU JEMBER
Latar Belakang: Nurses responsiveness mengacu pada kecepatan dan ketepatan perawat secara keseluruhan, kemampuan mereka memberikan informasi kepada pasien tentang prosedur keperawatan, dan kecepatan perawat dalam menanggapi permintaan bantuan pasien dan keluarga selama pemberian asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat. Tujuannya Mengidentifikasi Hubungan Nurses Responsiveness dengan Patient Satisfaction di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Paru Jember. Metode: Penelitian ini menerapkan desain penelitian korelasi dengan pendekatan Studi Cross-Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden rawat inap ruang tulip dan Bougenville Rumah Sakit Paru Jember yang diambil menggunakan teknik quota sampling. Instrumen pada penelitian ini berupa kuesioner. Hasil: Ditemukan dari 10 responden menyatakan kurang tanggap dengan 80% merasa tidak puas dan 20% merasa puas. 50 responden menyatakan tanggap dengan 94% nya merasa puas. Uji statistik responsiveness dengan patient satisfaction menggunakan spearman rank (rho) dengan α = 0,05 didapatkan p value = 0,000 dan r = 0,944 yang artinya responsiveness memiliki hubungan dalam kategori sangat kuat dengan patient satisfaction. Simpulan: Semakin baik nurses responsiveness yang diberikan maka patient satisfaction akan meningkat
Collaborative Governance Melalui Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember Tahun 2025
Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang berdampak
pada tumbuh kembang anak serta kualitas sumber daya manusia. Kecamatan
Sukorambi di Kabupaten Jember menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan
stunting karena memiliki angka prevalensi yang cukup tinggi. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis proses collaborative governance dalam percepatan
penurunan stunting serta peran setiap aktor yang terlibat. Pendekatan yang
digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah
Kecamatan Sukorambi, sektor swasta (Mora Group), dan masyarakat (melalui Tim
Pendamping Keluarga dan TPPS) telah berjalan secara sinergis dan efektif.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui berbagai program intervensi seperti one day one
egg, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), edukasi gizi, dan Sekolah Orang Tua
Hebat. Penurunan angka stunting yang signifikan dari 19% pada Februari 2023
menjadi 6,1% pada September 2024 menjadi bukti keberhasilan pendekatan ini.
Penelitian ini menggunakan model collaborative governance dari Ansell dan Gash
yang menekankan pentingnya dialog, kepercayaan, komitmen, dan pemahaman
bersama. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi kolaboratif dapat menjadi solusi
efektif dalam penanganan stunting di tingkat lokal.
Kata Kunci: Collaborative Governance; Stunting; Kolaborasi Lintas Sektor; Tim
Percepatan Penurunan Stuntin
HUBUNGAN KEAKTIFAN LANSIA BERKUNJUNG KE POSYANDU LANSIA DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI PUSKESMAS MUMBULSARI JEMBER
Keaktifan lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keaktifan lansia berkunjung ke posyandu lansia dengan kualitas hidup lansia di Puskesmas Mumbulsari. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 responden, 80% lansia termasuk dalam kategori aktif berkunjung ke posyandu, dan 60% memiliki kualitas hidup baik. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keaktifan lansia berkunjung ke posyandu dengan kualitas hidup mereka (p-value = 0,001; r = 0,711). Dengan demikian, semakin aktif lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu, semakin baik kualitas hidup mereka. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi kesehatan dan dukungan keluarga agar mendorong lansia lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan posyandu guna meningkatkan kualitas hidup mereka
EKPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA GERAK TARI GENJAH GUMIWANG KREASI KOMUNITAS SENI DAMAR ART BANYUWANGI
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan konsep etnomatematika yang terdapat dalam gerak tari Genjah Gumiwang kreasi Komunitas Seni Damar Art Banyuwangi. Etnomatematika merupakan kajian yang mengaitkan antara budaya lokal dan konsep matematika yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi yang dilakukan terhadap gerak tari Genjah Gumiwang, wawancara mendalam yang dilakukan kepada koreografer, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi gerak tari Genjah Gumiwang serta pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dalam bentuk deskriptif dan visual (gambar), serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa dalam gerak tari Genjah Gumiwang terdapat berbagai konsep matematika, seperti jenis-jenis sudut (sudut lancip, sudut tumpul, sudut siku-siku, dan sudut lurus) yang ditemukan pada gerakan tangan dan gerakan kaki, bangun datar (segitiga, trapesium, dan jajar genjang) yang ditemukan pada gerkaan tangan dan pola lantai, serta transformasi geometri berupa pencerminan yang ditemukan pada gerakan tangan dan pola lantai. Temuan ini menunjukkan bahwa gerak tari tradisional tidak hanya memiliki nilai estetika dan budaya, tetapi juga mengandung unsur matematika yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual di lingkungan pendidikan
KOMUNIKASI ANTARPERSONA ANTARA ORANG TUA DAN ANAK DALAM MEMOTIVASI ANAK MENJADI PENGHAFAL Al-QURAN DI PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM JEMBER
Komunikasi antarpersona antara orang tua dan anak sangat penting dalam mendukung motivasi anak menjadi penghafal Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam bagaimana komunikasi antarpersona antara orang tua dan anak memengaruhi motivasi anak dalam proses menghafal Al-Qur’an di Pondok Nurul Islam Jember. Penelitian ini menggunakan Teori Penetrasi Sosial oleh Altman Dan Taylor sebagai kerangka analisis untuk memahami dinamika dan kedalaman interaksi komunikasi yang terjadi antara orang tua dan anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan orang tua serta anak peserta program tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarpersona yang positif, terbuka, dan konsisten antara orang tua dan anak berperan signifikan dalam meningkatkan motivasi anak menghafal Al-Qur’an. Namun, terdapat hambatan berupa kendala psikologis dan emosional, keterbatasan waktu dan jarak, serta ketidakkonsistenan dalam komunikasi yang mempengaruhi proses tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan keterlibatan orang tua dan kualitas komunikasi antarpersona sebagai faktor utama keberhasilan penghafalan Al-Qur’an
PENERAPAN TEKNIK AKROSTIK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DALAM PEMBELAJARAN PUISI KELAS XI SMA
Keterampilan menulis puisi sering kali menjadi tantangan bagi siswa karena terbatasnya kosakata, kurangnya ide, serta minimnya kepercayaan diri dalam mengekspresikan diri. Di SMAN Kalisat Jember, permasalahan tersebut terlihat dari kesulitan siswa dalam menentukan diksi dan mengembangkan gagasan saat menulis puisi. Hal ini diperparah oleh pendekatan pembelajaran yang monoton dan berfokus pada buku teks.
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan teknik akrostik dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas XI, dan bagaimana hasil penulisan puisi melalui penerapan teknik akrostik yang dibuat oleh siswa kelas XI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan teknik akrostik dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas XI, serta mendeskripsikan hasil penulisan puisi yang dihasilkan siswa melalui penerapan teknik akrostik tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Dalam penelitian ini terdapat prosedur penelitian yaitu studi pendahuluan, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMAN Kalisat Jember. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas siswa, tes kemampuan menulis puisi sebelum dan sesudah tindakan, serta dokumentasi hasil karya siswa. Metode ini digunakan untuk melihat efektivitas penerapan teknik akrostik dalam meningkatkan kreativitas siswa dalam menulis puisi.
Melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus terhadap siswa kelas XI di SMAN Kalisat Jember, ditemukan bahwa penerapan teknik akrostik mampu meningkatkan kreativitas siswa dalam menulis puisi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek konsistensi judul, pemilihan diksi, ekspresi kreatif, gaya bahasa, dan struktur puisi. Setelah penerapan teknik ini, sebanyak 90% siswa mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan kategori sangat baik dan baik, membuktikan bahwa teknik akrostik efektif digunakan sebagai metode pembelajaran puisi yang dapat memicu daya imajinatif dan ekspresif siswa secara terstruktur dan menyenangkan.
Berdasarkan hasil penelitian, penerapan teknik akrostik dalam pembelajaran puisi di kelas XI SMA terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa. Teknik ini memudahkan siswa menemukan ide, memperkaya kosakata, dan menyusun puisi dengan struktur yang lebih terarah, sehingga mereka lebih percaya diri dan termotivasi dalam menulis puisi. Dengan demikian, teknik akrostik dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran yang inovatif untuk mengatasi kendala siswa dalam menulis puisi serta mendorong pengembangan potensi kreatif mereka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
STRATEGI HUMAS PALANG MERAH INDONESIA DALAM MEMBANGUN KESADARAN DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DONOR DARAH DI KABUPATEN JEMBER
PMI sebagai organisasi kemanusiaan memiliki tanggung jawab penting untuk memastikan ketersediaan stok darah. Perlu adanya strategi dari Humas dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana strategi Humas PMI dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat donor darah di Kabupaten Jember, media komunikasi yang digunakan, serta hambatan yang dihadapi dalam prosesnya. Teori yang digunakan pada penelitian ini yakni Teori Cutlip Center n Broom. Menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Unit Donor Darah PMI Kabupaten Jember, dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Informan pada penelitian ini meliputi Humas PMI, Humas Unit Donor Darah, Kepala Unit Donor Darah, dan Kepala Bidang Administrasi Unit Donor Darah Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Humas PMI dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dilakukan melalui edukasi langsung, kampanye melalui media sosial, serta bekerja sama dengan berbagai instansi dan komunitas. Program-program seperti donor darah mobile unit, kampanye digital, dan kemitraan dengan rumah sakit menjadi bagian dari upaya penyebaran informasi. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi kurangnya pengetahuan masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, serta adanya anggapan negatif terhadap donor darah. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi Humas PMI Kabupaten Jember telah berjalan dengan baik namun masih perlu penguatan pada sisi promosi dan pelibatan publik secara berkelanjutan. Faktor pendukung antara lain kerja sama lintas instansi, partisipasi komunitas, dan adanya regulasi pendukung. Sedangkan faktor penghambatnya meliputi kurangnya edukasi berkelanjutan, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam mendonorkan darah secara rutin
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KECERDASAN INTELEKTUAL, KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA APARATUR DESA DI DESA PACE KECAMATAN SILO KABUPATEN JEMBER
ABSTRAK
Latar Belakang Umum: Kesuksesan suatu organisasi bisa dilihat dari kinerja yang telah dicapai oleh karyawannya, oleh sebab itu organisasi mengharapkan agar para karyawan mampu menampilkan kinerja yang optimal dalam suatu organisasi. Kinerja seorang karyawan didalam organisasi tidak terlepas dari kepribadian dan kemampuan karyawan tersebut dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya. Latar Belakang Spesifik: Penurunan nilai kinerja pegawai, meskipun kecil, dapat mengindikasikan bahwa aspek kompetensi dan efektivitas dalam menyelesaikan pekerjaan perlu diperkuat agar target dan predikat kinerja dapat meningkat. Kecerdasan intelektual yang tinggi sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas administratif dan pelayanan dengan baik. Penurunan kecil dalam nilai kinerja pegawai dapat mengindikasikan adanya potensi masalah dalam komitmen organisasi, seperti kurangnya rasa memiliki terhadap pekerjaan atau rendahnya motivasi dalam mencapai target yang lebih tinggi. Tujuan: menambah wawasan akademik mengenai pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan komitmen organisasi terhadap kinerja aparatur desa, yang masih kurang diteliti di tingkat pemerintahan desa di Desa Pace Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif. Sampel pada penelitian berjumlah 91 responden. Hasil: Memanfaatkan SPSS untuk analisis data, penelitian ini menemukan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan pada kinerja aparatur Desa Pace. Pada Variabel kecerdasan intelektual memiliki pengaruh positif dan signifikan pada kinerja aparatur Desa Pace. Dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja aparatur Desa Pace. Kebaruan: Perspektif dan analysis ini mempengaruhi kesenjangan dalam penelitian yang ada dan menawarkan kontribusi praktis kepada pemerintah daerah untuk peningkatan kinerja terhadap pelayanan kepada masyaraka