Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
KOMPONEN-KOMPONEN YANG MEMPENGARUHI KETIDAKTEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA BURSA EFEK INDONESIA
Informasi berupa laporan keuangan sangat memuat banyak informasi yang sangat
dibutuhkan oleh para investor dalam pangsa pasar dunia bisnis nasional maupun internasional.
Maka dari itu pihak manajemen perusahaan harus mengusahakan bagaimana laporan
keuangan tersebut dapat selesai dengan tepat waktu, karena jika tidak tepat waktu
mengakibatkan berkurangnya nilai manfaat dari laporan keuangan. Selain itu perusahaan go
publik yang terdaftar di BEI, jika melakukan keterlambatan pelaporan keuangan akan diberi
sangsi tulis dan juga denda yang telah ditentukan. Penelitian terhadap ketidaktepatan waktu
atau keterlambatan pelaporan keuangan masih jarang untuk diteliti.
Dalam hal ini ketidaktepatan waktu pelaporan keuangan dilakukan dengan memilih
perusahaan yang terdaftar di BEI dan mengalami keterlambatan dalam pelaporan keuangan
periode 2021-2023, dengan kriteria data yang dibutuhkan tersaji lengkap dalam website resmi
BEI maupun perusahaan yang bersangkutan. Diperoleh jumlah populasi 289 perusahaan
terlambat dan sampel berjumlah 167 perusahaan terlambat yang laporannya tersaji lengkap.
Data yang sudah didaptkan kemudian di kelompokkan sesuai kategori pervariabel dalam excel,
dan di proses menggunakan spss 26 untuk mengetahui hasil menggunakan uji regresi logistik
biner dikarenakan variabel Y merupakan dummy. Dengan mencari uji statistik dan
multikolinearitas terlebih dahulu.
Hasil yang didaptkan bahwa variabel independennya terbebas dari multikolinearitas
terhadap variabel dependennya. Variabel yang mempengaruhi ketidaktepatan waktu pelaporan
keuangan yaitu variabel profitabilitas (ROA) dengan arah negatif, sementara variabel umur
perusahaan, reputasi KAP dan kepemilikan publik secara positif signifikan tidak
mempengaruhi ketidaktepatan waktu pelaporan keuangan. Penelitian ini mengalami
keterbatasan dalam penelitian, dalam uji negalkerke R square hanya sedikit yang dipengaruhi
oleh variabel independennya. Sementara masih banyak yang dijelaskan oleh variabel lainnya
yang belum diujikan, dan penyajian data secara keseluruhan ada beberapa perusahaan yang
datanya belum tersedia atau tersajii secara lengkap.
Kata kunci : Ketidaktepatan waktu pelaporan keuangan, profitabilitas, umur perusahaan,
reputasi KAP, kepemilikan publik
ANALISIS KESALAHAN REPRESENTASI SEMIOTIK SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH SEGITIGA BERDASARKAN TEORI NEWMAN
ABSTRAK
Ramadani, Pramoditha Anggun. 2025. Analisis Kesalahan Representasi Semiotik Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Segitiga Berdasarkan Teori Newman. Skripsi, Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember. Pembimbing (1) Dr. Christine Wulandari S., M.Pd (2) Dr. Fatqurhohman, M.Pd.
Kata Kunci: Teori Newman, Representasi Semiotik, Segitiga
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesalahan representasi semiotik siswa dalam menyelesaikan masalah segitiga berdasarkan teori Newman. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa LKPD, observasi, dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Reduksi data dilakukan untuk memilah dan merangkum data LKPD, observasi, dan wawancara yang berkaitan dengan kesalahan representasi semiotik. Penyajian data dilakukan dalam bentuk narasi, tabel, atau kutipan langsung. Penarikan kesimpulan, di dasarkan pada pola kesalahan yang ditemukan untuk menyimpulkan jenis kesalahan representasi semiotik menurut tahapan teori Newman. Subjek penelitian berjumlah 3 siswa. Subjek yang terpilih adalah siswa yang melakukan kesalahan representasi semiotik berdasarkan teori Newman. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Jember dengan subjek penelitian siswa kelas VII-C.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek 1 melakukan tiga jenis kesalahan representasi semiotik, yaitu kesalahan ikonik, simbolik, dan indeks. Subjek 2 melakukan dua jenis kesalahan representasi semiotik, yaitu kesalahan simbolik dan indeks. Subjek 3 melakukan satu jenis kesalahan representasi semiotik, yaitu kesalahan simbolik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis kesalahan representasi semiotik yang paling banyak ditemukan adalah kesalahan simbolik. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesalahan dalam merepresentasikan masalah ke dalam bentuk simbol matematika secara tepat, sehingga kesalahan simbolik menjadi jenis kesalahan yang paling dominan dalam representasi semiotik
PERBANDINGAN SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING DAN DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING PADA PENJUALAN OBAT DI APOTEK CATUR ASA
PERBANDINGAN SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING DAN DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING PADA PENJUALAN OBAT DI APOTEK CATUR ASA
Riqo Rastra Wicaksana 1, Moh. Dasuki2, Habibatul Azizah Al Faruq3
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember
Email : [email protected]
[email protected] [email protected]
ABSTRAK
Di era modern, teknologi memiliki peran penting dalam peramalan (forecasting) penjualan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi. Peramalan penjualan sangat krusial bagi bisnis dalam pengambilan keputusan, pengelolaan sumber daya, dan perencanaan masa depan. Apotek Catur Asa berupaya meningkatkan efisiensi operasional dengan memperkirakan penjualan obat secara akurat. Proses ini melibatkan analisis data historis, tren musiman, dan faktor eksternal yang memengaruhi permintaan. Saat ini, peramalan penjualan di Apotek Catur Asa masih dilakukan secara manual tanpa pemrosesan data yang sistematis, sehingga diperlukan sistem otomatis untuk meningkatkan akurasi prediksi. Beberapa metode yang dapat digunakan dalam peramalan adalah Single Exponential Smoothing (SES) dan Double Exponential Smoothing (DES), yang termasuk dalam metode time series untuk peramalan kuantitatif berbasis waktu. Penelitian ini membandingkan metode SES dan DES dalam peramalan penjualan obat di Apotek Catur Asa. Studi ini bertujuan untuk mengetahui prediksi penjualan obat dalam satu bulan ke depan serta menentukan metode yang paling akurat antara SES dan DES.
Kata kunci: Peramalan Penjualan, Single Exponential Smoothing, Double Exponential Smoothing, Apotek
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI DESA SRUNI KABUPATEN JEMBER
Kepatuhan diet adalah suatu perilaku pasien dalam proses melaksanakan pemenuhan asupan makanan yang telah ditentukan oleh penyedia pelayanan kesehatan. pengaturan diet tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Desa Sruni Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectonal dengan melibatkan pasien diabetes melitus tipe 2 di Desa Sruni Kabupaten Jember dengan populasi 132 pasien diabetes melitus tipe 2. Pasien diabetes melitus tipe 2 dipilih menggunakan Teknik random sampling. Data diambil menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji spearman Rho. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar mendapatkan kategori sedang dan kepatuhan diet juga mendapatkan kategori sedang. Analisis bivariate menunjukkan secara signifikan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet (p-value = 0,000 ; a = 0,05; r = 859). Arah hubungan positif dengan kekuatan hubungan baik.dukungan keluarga berdampak pada kepatuhan diet pada pasien. Oleh karena itu perlu kebijakan untuk melakukan upaya edukasi terkait kesehatannya dan edukasi terkait dukungan keluarga
PERENCANAAN PERSEDIAAN BENIH PADI POKOK PADA PT ABC BANYUWANGI
PT ABC Banyuwangi merupakan perusahaan pertanian yang bergerak dibidang produksi dan distribusi benih padi pokok. Perusahaan ini menghadapi tantangan dalam memenuhi permintaan benih padi baik dari segi jumlah maupun varietas. Permasalahan yang sering terjadi adalah ketidaksesuaian antara persediaan dan kebutuhan pasar, sehingga berdampak pada ketersediaan benih bagi konsumen. Penelitian ini menggunakan metode peramalan Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) dan perencanaan kebutuhan material melalui Material Requirement Planning (MRP) berbasis Lot for Lot (LfL). Fokus perencanaan persediaan ditujukan pada tiga varietas benih padi, yaitu Ciherang, Inpari 32 HDB, dan Mekongga. Tujuan penelitian ini adalah: (1) memprediksi permintaan, (2) menentukan safety stock, (3) dan merencanakan persediaan bahan baku tahun 2025. Data historis permintaan benih dianalisis dengan model SARIMA untuk memproyeksikan pola permintaan pada tahun 2025, sementara MRP dengan pendekatan LfL digunakan untuk menentukan perencanaan pemesanan bahan baku. Hasil penelitian menunjukkan: (1) varietas Ciherang (MAPE 19,4%) memiliki lonjakan permintaan pada Oktober 5.237,1 pack dan November 7.774,3 pack; Inpari 32 HDB (MAPE 6,1%) mencapai puncak pada April 13.816,8 pack dan September 11.187,6 pack; serta Mekongga (MAPE 40,9%) mengalami peningkatan pada Oktober 1.429,4 pack dan November 1.726,4 pack, (2) safety stock yang ditentukan adalah 4.982 pack untuk Ciherang, 6.758 pack untuk Inpari 32 HDB, dan 887 pack untuk Mekongga (3) perencanaan kebutuhan bahan baku menunjukkan permintaan tertinggi terjadi pada November untuk Ciherang 143.110 kg dan Mekongga 29.590 kg, serta pada April untuk Inpari 32 HDB 233.380 kg. Hal ini memastikan ketersediaan bahan baku sesuai kebutuhan sepanjang tahun 2025
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA YANG MENGALAMI IMOBILITAS DENGAN MASALAH NYERI MENGGUNAKAN TERAPI SERAI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERSARI JEMBER
Pendahuluan: 57% lansia di dunia mengalami masalah kronik pada sistem tulang
dan sendi, 40% diantaranya terdiagnosis arthritis dengan gejala nyeri.
Penanganannya dianjurkan menggunakan terapi nonfarmakologi dengan
pertimbangan bahwa terapi farmakologi yang diberikan secara terus menerus
berpotensi menimbulkan ketergantungan dan mengganggu organ tubuh lansia.
Metode: Studi ini menggunakan desain studi kasus pada tiga klien yang mengalami
sindrom geriatri imobilitas dengan masalah nyeri. Pengumpulan informasi melalui
wawancara dan observasi, menggunakan analisis induktif dan penyajian data. Studi
ini dilakukan selama 4 hari kerja. Hasil: Hasil evaluasi yaitu, skala nyeri klien 1
sebelum dilakukan terapi kompres hangat serai 6 (nyeri sedang) setelah diberikan
terapi menjadi 2 (nyeri ringan). Skala nyeri klien 2 sebelum dilakukan terapi
kompres hangat serai 7 (nyeri berat) setelah diberikan terapi menjadi 4 (nyeri
sedang). Skala nyeri klien 3 sebelum dilakukan terapi kompres hangat serai 6 (nyeri
sedang) setelah diberikan terapi menjadi 3 (nyeri ringan). Kesimpulan: Skala nyeri
klien menurun setelah dilakukan terapi kompres hangat serai.
Kata Kunci: Sindrom Geriatri Imobilitas, Nyeri Kronis Lansia. Terapi Sera
PENGARUH MIX MARKETING DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PASIEN RAWAT INAP MELALUI KEPUASAN PASIEN DI RSUD dr. SOEBANDI KABUPATEN JEMBER
Penelitian ini mengkaji pengaruh bauran pemasaran dan kualitas layanan terhadap
kepuasan serta loyalitas pasien di RSUD dr. Soebandi, rumah sakit milik
pemerintah di Kabupaten Jember. Menggunakan desain penelitian kuantitatif,
penelitian ini melibatkan 200 pasien rawat inap yang dipilih melalui teknik
pengambilan sampel acak bertingkat untuk memastikan representasi dari berbagai
kelas perawatan. Data dikumpulkan melalui survei yang mengukur persepsi
terhadap elemen-elemen bauran pemasaran (produk, harga, tempat, promosi, orang,
proses, dan bukti fisik) serta kualitas layanan (keandalan, responsivitas, jaminan,
empati, dan bukti fisik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran
dan kualitas layanan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kepuasan dan
loyalitas pasien, dengan kepuasan pasien berperan sebagai mediator yang
menghubungkan pengaruh bauran pemasaran dan kualitas layanan terhadap
loyalitas pasien. Temuan ini menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan
dan penerapan bauran pemasaran yang strategis untuk membangun loyalitas pasien
jangka panjang, memberikan wawasan berharga bagi manajemen rumah sakit
dalam menghadapi persaingan di sektor perawatan kesehatan
ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KEPUASAN KERJA, DISIPLIN KERJA, DAN TRANSFORMASI DIGITAL TERHADAP PRESTASI KERJA PADA PEGAWAI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
Prestasi kerja pada pegawai yang ada di Universitas Muhammadiyah Jember diketahui sebagian pegawai masih ada yang belum melaksanakan tugas serta tanggung jawabnya dengan baik, berdasarkan data penilaian kinerja pada tahun 2024 mayoritas dari pegawai Universitas Muhammadiyah Jember masih mendapatkan grade B dan C dengan skor kisaran 7-8 ( Baik ) dan 5-6 ( Cukup ), diketahui beberapa faktor yang dapat mempengaruhi prestasi kerja pada pegawai Universitas Muhammadiyah Jember adalah Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Disiplin Kerja, dan Transformasi Digital. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 105 responden dan menggunakan teknik pengambilan sampel dengan bantuan kuesioner sebagai alat utama dalam pengumpulan data. Data yang dikumpulkan
dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda untuk mengetahui hubungan antara variabel independen, yaitu budaya organisasi, kepuasan kerja, disiplin kerja, dan transformasi digital, dengan prestasi kerja pegawai. Hasil analisis menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Secara spesifik, hipotesis pertama menyatakan bahwa budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap
prestasi kerja pegawai, hipotesis kedua menyatakan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai, hipotesis ketiga menyatakan bahwa disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai, dan hipotesis keempat menyatakan bahwa transformasi digital berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai
Pengaruh Religiusitas, Budaya, Literasi Keuangan dan Lingkungan Sosial Terhadap Perilaku Menabung Gen z Studi Kasus Siswa SMA di Kecamatan Ambulu
Penelitian ini mengkaji pengaruh religiusitas, budaya, literasi keuangan, dan lingkungan sosial
terhadap perilaku menabung generasi Z, dengan studi kasus pada siswa SMA di Kecamatan
Ambulu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena generasi Z yang memiliki sifat
konsumtif tinggi sehingga mempengaruhi perilaku menabung. Data dari Katadata Insight
Center (KIC) menunjukkan bahwa sebagian besar generasi Z jarang atau tidak pernah
menyisihkan dana untuk menabung dan memisahkan rekening tabungan dari pengeluaran
sehari-hari. Penelitian ini menggunakan theory of planned behavior sebagai landasan teori
untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat dan perilaku menabung. Metode
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang
disebarkan kepada 100 siswa SMA di Kecamatan Ambulu. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan teknik regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen
terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas, budaya, literasi
keuangan, dan lingkungan sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku menabung
siswa SMA di Kecamatan Ambulu. Religiusitas membentuk karakter siswa menjadi lebih
disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. Budaya yang mendorong sikap
hemat dan perencanaan keuangan juga berkontribusi positif terhadap kebiasaan menabung
siswa. Literasi keuangan yang baik membantu siswa dalam membuat keputusan keuangan yang
efektif. Lingkungan sosial yang mendukung juga memengaruhi minat dan keputusan siswa
untuk menabung. Hal ini berarti bahwa 73,4% perubahan variabel yang diamati dapat dijelaskan
oleh variabel religiusitas, budaya, literasi keuangan, dan lingkungan sosial, sedangkan sisanya
sebesar 26,6% dijelaskan oleh variabel lain di luar model, seperti motivasi pribadi, pendidikan,
kondisi ekonomi, atau faktor eksternal lainnya
Analisis Pengaruh EM4 terhadap Produksi Biogas dari Kotoran Sapi, Kambing dan Kuda sebagai Energi Alternatif
Energi merupakan salah satu sumber yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat karena
dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari terutama gas bumi. Ketergantungan masyarakat pada
energi dengan seiring bertambahnya penduduk dan pasokan energi semakin menipis dapat
menyebabkan kirsis energi sehingga dibutuhkan solusi yaitu energi alternatif biogas.
Pembuatan biogas pada penelitian ini menggunakan kotoran hewan ternak sapi, kambing serta
kuda dengan starter EM4. Rumusan masalah bagaimana pengaruh starter EM4 pada kotoran
sapi, kambing dan kuda terhadap volume gas yang dihasilkan, serta bagaimana pengaruh starter
EM4 pada kotoran sapi, kambing dan kuda terhadap kesetabilan pH. Pada penelitian ini
menggunakan metode eksperimen dengan pengujian yang meliputi rasio C/N pada bahan, pH
awal hingga akhir, suhu, volume gas, komposisi gas dan fermentasi selama 32 hari. Hasil dan
pembahasan pada penelitian ini yaitu kotoran kambing yang cocok sebagai enargi alternatif
karena meiliki rasio C/N yang ideal yaitu 21, untuk pH awal kotoran kambing yang ideal 7, pH
campuran 6.8, pH akhir 5.0, memiliki suhu 26,6, volume gas tertinggi 7539.84 cm3, komposisi
gas terdiri dari oksigen terkecil 3,6%, hydrogen sulfida terkecil 2 pmm, karbon dioksida 11
ppm dan yang utama gas methana tertinggi 786 ppm