Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN KEBERSYUKURAN DAN MAKNA HIDUP PADA PEDAGANG KAKI LIMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran
dan makna hidup pada pedagang kaki lima di Alun-Alun Kota Jember. Latar
belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena ketahanan psikologis para
pedagang yang tetap mampu menjalani hidup secara positif di tengah tekanan
ekonomi dan ketidakpastian kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif korelasional dengan jumlah sampel sebanyak 160 orang
pedagang kaki lima, yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Instrumen
yang digunakan berupa skala kebersyukuran dan skala makna hidup yang telah
dimodifikasi dari versi sebelumnya dan disesuaikan dengan konteks subjek
penelitian. Hasil uji validitas pada skala makna hidup dengan 30 item dengan
hasil 0,335 hingga 0,600 (α= 0,907), sementara skala kebersyukuran dengan 16
item dengan hasil 0,340 hingga 0,907 (α=0,879). Analisis data dilakukan
menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara
kebersyukuran dan makna hidup (r = -0,084; p = 0,290). Meskipun demikian,
sebagian besar pedagang menunjukkan tingkat kebersyukuran dan makna hidup
yang tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa makna hidup pada pedagang
kaki lima lebih banyak dibentuk oleh proses refleksi eksistensial dan nilai
personal dibandingkan oleh pengalaman afektif seperti rasa syukur. Implikasi dari
penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan psikologi makna dalam
pemberdayaan kelompok kerja informal
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, FINTECH DIGITAL PAYMENT, DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA KABUPATEN JEMBER
Perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa menjadi fenomena yang semakin menonjol,
terutama di era digital yang mempermudah akses terhadap transaksi keuangan dan informasi
gaya hidup melalui media sosial. Literasi keuangan berperan penting dalam membentuk
kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan secara rasional, sementara penggunaan
fintech digital payment memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi, yang dapat
memicu pembelian impulsif. Di sisi lain, gaya hidup modern yang berorientasi pada tren,
kenyamanan, dan pencitraan diri turut menjadi faktor yang mendorong perilaku konsumtif.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, fintech digital payment,
dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif mahasiswa di Kabupaten Jember. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan diklasifikasikan sebagai explanatory research.
Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Kabupaten Jember yang telah menggunakan
layanan fintech dan aktif dalam kegiatan konsumsi. Teknik pengambilan sampel menggunakan
purposive sampling dengan jumlah 398 responden. Analisis data dilakukan menggunakan
analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa: (1) literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif,
(2) fintech digital payment berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, dan
(3) gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif. Temuan ini
mengindikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan dapat menekan perilaku konsumtif
mahasiswa, sedangkan kemudahan akses pembayaran digital dan gaya hidup modern
mendorong peningkatan perilaku konsumtif
HUKUM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE MELALUI E-COMMERCE MENURUT PROF. DR. WAHBAH AZ-ZUHAILI DALAM KITAB FIQIH ISLAM WA ADILLATUHU
Skripsi ini mengkaji hukum jual beli melalui media e-commerce dalam sudut
pandang fiqih Islam, dengan fokus pada pendapat Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili
sebagaimana termuat dalam kitab Fiqh al-Islam wa Adillatuhu. Fenomena
digitalisasi membawa transformasi besar dalam dunia muamalah, termasuk
munculnya transaksi yang tidak lagi mengandalkan pertemuan langsung antara
penjual dan pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keabsahan akad jual
beli digital dan menelaah sejauh mana konsep fikih tradisional dapat diaplikasikan
pada transaksi modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan
pendekatan studi pustaka (library research) yaitu mengkaji sumber-sumber literatur
utama dan pendukung yang berkaitan dengan hukum jual beli dalam Islam. Data
utama bersumber dari kitab karya Wahbah Az-Zuhaili, sedangkan data sekunder
diambil dari kitab-kitab fikih klasik dan modern lainnya. Teknik analisis yang
diterapkan adalah deskriptif-analitis untuk menyusun pemahaman yang utuh
mengenai prinsip-prinsip dasar akad dalam konteks transaksi elektronik. Temuan
penelitian ini menunjukkan bahwa akad jual beli melalui e-commerce dinilai sah
menurut Wahbah Az-Zuhaili apabila memenuhi syarat dan rukun yang ditetapkan
syariah, terutama terkait dengan kejelasan ijab dan qabul walaupun dilakukan
melalui media tidak langsung seperti tulisan, pesan digital, atau alat komunikasi
lainnya. Beliau menegaskan pentingnya prinsip kebolehan asal muamalah (al
ibahah al-asliyyah), adanya kerelaan antara pihak yang berakad, serta terhindarnya
transaksi dari unsur gharar. Gagasan ini memperlihatkan fleksibilitas fikih dalam
merespons dinamika zaman dan kebutuhan umat dalam bermuamalah secara
digital
Pertanggungjawaban Pengguna Sepeda Listrik Sebagai Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Di Jalan Raya
Perkembangan teknologi transportasi ramah lingkungan telah mendorong peningkatan
penggunaan sepeda listrik di jalan raya. Namun, maraknya penggunaan sepeda listrik tanpa
pemahaman terhadap aturan lalu lintas menimbulkan potensi risiko kecelakaan yang cukup
tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban hukum
pengguna sepeda listrik apabila terbukti sebagai penyebab kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-
undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum adanya regulasi yang
secara spesifik mengatur sepeda listrik dalam Undang-Undang No. 22
Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyebabkan kekosongan hukum dalam
menetapkan pertanggungjawaban secara tegas. Namun demikian, pengguna sepeda listrik tetap
dapat dimintai pertanggungjawaban baik secara pidana maupun perdata apabila terbukti lalai dan
menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya
penyesuaian regulasi lalu lintas yang mengakomodasi karakteristik kendaraan listrik, serta
peningkatan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pengguna sepeda listrik
ANALISIS BREAK EVEN POINT USAHATANI SAYURAN SELADA HIDROPONIK SISTEM NFT (Nutrient Film Technique) DI P4S RESWARAFARM KABUPATEN LUMAJANG
Kemajuan teknologi dalam budidaya tanaman secara hidroponik telah menjadi solusi inovatif untuk mengatasi tantangan dalam penyediaan sayuran bebas pestisida dan keterbatasan lahan. Hidroponik adalah metode cocok tanam menggunakan media air. Selada merupakan salah satu jenis sayuran yang mempunyai harga jual berfluktuasi. Harga yang rendah memicu kerugian bagi pengusaha usahatani selada. Untuk menghindari kerugian maka petani harus berusaha untuk memproduksi di atas titik impas. Tujuan penelitian: (1) menganalisis Break Even Point (BEP) dalam satuan produk, penerimaan dan harga usahatani sayuran selada hidroponik, (2) menganalisis Margin Of Safety (MoS) usahatani sayuran selada hidroponik (3) menentukan harga jual dengan laba 25% dari total biaya. Metode analisis data yang digunakan BEP dan MoS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani sayuran selada hidroponik: (1) mencapai BEP pada tingkat produksi 179,55 kg, dan penerimaan Rp5.386.427 serta harga Rp 21.546/kg (2) Margin of Safety sebesar 28,18%, (3) Penetapan harga sebesar Rp 26.932 per kilogram adalah harga penyebab laba sebesar 25% dari total biaya produksi.
Kata kunci: Break Even Point (BEP), Hidroponik, Margin of Safety (MoS),
Selad
PENGARUH LINGKUNGAN ISLAMI TERHADAP PERKEMBANGAN KREATIVITAS SISWA DI SEKOLAH SMP ISLAM TERPADU BINA INSAN CEMERLANG BONDOWOSO
Manusia tumbuh dan berkembang dalam lingkungan. Lingkungan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Lingkungan selalu mengitari manusia dari waktu ke waktu, sehingga antara manusia dan lingkungan terdapat hubungan timbal balik dimana lingkungan mempengaruhi manusia dan sebaliknya manusia juga mempengaruhi lingkungan. Lingkungan juga mempengaruhi perkembangan Kreativitas siswa. Maka dari itu peneliti tertarik untuk meneliti apakah ada pengaruh antara lingungan dan perkembengan kreativitas siswa. Pendekatan yang dilaukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang berfokus pada pengaruh lingkungan Islami terhadap perkembangan kreativitas siswa di sekolah SMP Islam Terpadu Bina Insan Cemerlang bondowos. Jenis penelitian ini menggunakan metode survey. Instrumen penelitian yang akan digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah observasi yang berisi pernyataan terkait variable lingkungan pendidikan islam dan angket yang berisi pernyataan terkait variable karakter islami. Angket yang akan digunakan, diuji terlebih dahulu validitas dan reliabilitasnya dengan bantuan program spss versi 25.0. Instrumen yang telah melewati uji validitas dan reliabilitas, telah dapat digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil analisis data menunjukkan hipotesis yang di ajukan dapat di ambil kesimpulan bahwa adanya hubungan negatif antara variabel bebas (X) yaitu Lingkungan Islami terhadap variabel terikat (Y) yaitu Kreativitas siswa di sekolah SMP Islam Terpadu Bina Insan Cemerlang dengan nilai kolerasi / hubungan (R) yaitu sebesar 0.089. dari output tersebut di peroleh koefisen determinasi (R Square) sebesar 0.008 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (Lingkungan Islami) terhadap variabel terikat (Kreativitas Siswa) adalah sebesar 8%. dengan demikian untuk menjawab pertanyaan peneliti dengan jawaban bahwasannya “ada pengaruh Lingkungan Islami Terhadap Kreativitas Siswa di Sekolah SMP Islam Terpadu Bina Insan Cemerlang Bondowoso
PERAN BUDAYA KOKOCORAN DALAM PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DITINJAU DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH (Studi Di Pulau Kangean Kabupaten Sumenep)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan budaya Kokocoran di Pulau Kangean serta sejauh mana kontribusinya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dalam perspektif ekonomi syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelaku budaya dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Kokocoran merupakan tradisi khas masyarakat Kangean yang dilakukan setelah resepsi pernikahan, dengan prosesi pemberian sumbangan uang sambil menari diiringi musik gamelan. Tradisi ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi simbol solidaritas sosial dan bentuk tolong-menolong antarwarga. Setiap sumbangan dicatat dan akan dikembalikan ketika pemberi sumbangan mengadakan hajatan serupa, membentuk sistem sosial yang saling menguatkan secara turun-temurun. Secara ekonomi, Kokocoran memberikan dampak signifikan bagi penyelenggara dan masyarakat sekitar. Sumbangan yang diterima dapat menutupi biaya pesta bahkan menjadi tambahan modal usaha, sementara warga sekitar mendapat peluang usaha dari jasa dan produk pendukung acara. Dalam perspektif ekonomi syariah, tradisi ini mencerminkan prinsip-prinsip keadilan, saling tolong-menolong, serta bebas dari unsur riba dan gharar, sehingga dapat dipandang sebagai bentuk investasi sosial berbasis kepercayaan dan nilai-nilai Islam
Pengaruh Pengembangan Kompetensi, Pengelolaan Pegawai dan Penghargaanterhadap Kinerja Perangkat Daerah dengan Work Life Balance sebagai Variabel Mediasi
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pengembangan kompetensi, pengelolaan pegawai, dan penghargaan terhadap kinerja perangkat daerahdi Kabupaten Jember, dengan work-life balance sebagai variabel mediasi. Fokusutama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yangmempengaruhi kinerja perangkat kecamatan, yang menjadi titik awal interaksi antara warga dan pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan seluruh pegawai di 31 kecamatan Kabupaten Jember. Datadikumpulkan melalui kuisioner yang menggunakan skala Likert untuk mengukur pengembangan kompetensi, pengelolaan pegawai, penghargaan, work-life balance, dan kinerja. Analisis data dilakukan dengan menggunakan WarpPLSuntukmenguji hubungan antar variabel dengan pendekatan Partial Least SquaresStructural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwapengembangan kompetensi, pengelolaan pegawai, dan penghargaan berpengaruhpositif dan signifikan terhadap kinerja perangkat daerah. Selain itu, work-lifebalance terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memediasi hubunganantara pengembangan kompetensi, pengelolaan pegawai, penghargaan, dankinerja. Penelitian ini juga menyarankan agar organisasi pemerintahmemperhatikan peningkatan kompetensi karyawan, pengelolaan pegawai yanglebih efektif, dan sistem penghargaan yang adil guna mendukung kinerja yangoptimal. Selain itu, penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukungkeseimbangan kerja-kehidupan yang sehat, guna meningkatkan produktivitas dankesejahteraan pegawai. Keterbatasan penelitian ini mencakup penggunaan sampel dari satu wilayah dan pendekatan cross-sectional yang tidak dapat menjelaskanhubungan sebab-akibat dalam jangka panjang. Penelitian lebih lanjut dengansampel yang lebih luas dan desain longitudinal diperlukan untuk memperkayapemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perangkat daerah. Dengan hasil ini, penelitian ini memberikan kontribusi bagi kebijakan pengelolaansumber daya manusia di pemerintahan dan saran praktis untuk meningkatkankinerja perangkat daerah melalui peningkatan work-life balance dan pengelolaanpegawai yang efektif
PENGARUH SIKAP, NORMA SUBJEKTIF, KONTROL PERILAKU TERHADAP PERILAKU PEMBELIAN DENGAN NIAT BELI PADA APLIKASI TIKTOKSHOP PROGRAM AFILIASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA AKUN NAYASALIA_
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh sikap, norma subjektif,
dan kontrol perilaku terhadap perilaku pembelian dengan niat beli sebagai variabel
intervening di akun TikTok Shop Nayasalia_. Permasalahan yang diangkat
mencakup pengaruh langsung dan tidak langsung dari faktor-faktor tersebut
terhadap keputusan pembelian pelanggan, yang menjadi tantangan dalam strategi
pemasaran digital. Lokasi penelitian adalah akun TikTok Shop Nayasalia_, dengan
sampel sebanyak 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan
desain eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang
mencakup variabel independen (sikap, norma subjektif, kontrol perilaku), variabel
intervening (niat beli), dan variabel dependen (perilaku pembelian). Analisis data
dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) berbasis
Partial Least Squares (PLS) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku secara
signifikan memengaruhi perilaku pembelian dan niat beli. Namun, niat beli tidak
memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pembelian. Selain itu, variabel
intervening niat beli tidak memperkuat hubungan antara variabel independen dan
perilaku pembelian. Kesimpulan ini memberikan wawasan penting untuk
optimalisasi strategi pemasaran digital melalui pendekatan yang lebih terintegrasi
pada platform TikTok Shop
Implementasi latihan fisik yoga exercise dalam mengurangi disminore pada keluarga dengan tahap perkembangan remaja di desa pakis kecamatan panti
Pendahuluan : Dismenore merupakan nyeri perut bagian bawah yang terjadi
akibat endometrium mengandung prostalgandin dalam jumlah tinggi. Jika kadar
prostalgandin berlebihan memasuki peredaran darah maka dapat mengakibatkan
nyeri haid yang berdampak pada fisiologi dan psikologis, sehingga latihan fisik
senam yoga sangat penting bagi remaja yang sedang mengalami disminorea.
Tujuan penelitian ini adalah memberikan asuhakan keperawatan keluarga dengan
tahap perkembangan remaja yang mengalami disminorea dengan masalah
keperawatan nyeri akut Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif
dengan pendekatan metode studi kasus (case study) populasinya adalah remaja di
desa Pakis yang mengalami nyeri haid hari pertama dan sampel dalam penelitian
ini adalah 3 orang remaja yang mengalami nyeri haid hari pertama. Hasil
penelitian: menunjukkan setelah dilakukan tindakan pemberian intervensi
edukasi dan latihan fisik yoga pada pasien dan keluarga didapatkan remaja dan
keluarga mampu melakukan manajemen nyeri secara baik dengan terapi
nonfarmakologis latihan fisik yoga exercise Kesimpulan: Berdasarkan hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa terapi nonfarmakologis latihan fisik yoga
dapat menurunkan skala nyeri serta dengan ditambahkan edukasi tetang
manajemen nyeri dengan terapi nonfarmakologis latihan fisik yoga kemampuan
remaja dan keluarga tentang masalah kesehatan keluarga mampu melakukan
secara mandiri Saran: diharapkan pasien remaja dan keluarga dapat menerapkan
manajemen nyeri terapi nonfarmkologis yang diberikan secara mandiri apabila
disminorea dialami kembali