Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
[TABS] Simple hijab dengan scan style, tutorial hijab digital dengan fitur custom gift
Perkembangan hijab yang menjadi tren saat ini tentunya dari kreativitas anak generasi masa kini, bahkan kini seseorang bisa tampil mengesankan dengan mengenakan hijab, melihat masyarakat indonesia yang mayoritas muslim menjadikan permintaan pasar terhadap hijab sangat meningkat, awal berdirinya Simplehijab pada tahun 2020 merupakan salah satu usaha yang bergerak pada bidang konveksi yang berlokasian dusun jadugan kecamatan Puger kabupaten Jember, tujuan usaha ini didirikan untuk ikut berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran yang ada di Indonesia dengan membuka peluang bagi pekerja lokal mendukung perekonomian daerah dan yang akan ingin kami wujudkan yaitu sebagian profit margin di gunakan untuk mengunjungi panti asuhan sehingga usaha kami tidak berdampak pada orang dewasa tetapi pada anak anak juga serta berbagi kepada masyarakat sekitar. Manfaatnya usaha ini memberikan solusi fashion yang modis sekaligus menciptakan peluang ekonomi, dan tidak hanya memenuhi kebutuhan wanita Muslim saja tetapi juga membuka kesempatan kerja, memberdayakan wanita, serta mendorong inovasi dalam desain dan materia
IMPLEMENTASI AKUNTANSI MUDHARABAH PADA MODEL PEMBIAYAAN UNTUK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA KSPPS NURI JATIM KC BANGSALSARI JEMBER
Mudharabah merupakan akad kerjasama bagi hasil antar pemilik modal (shahibul
maal) dan pengelola modal (mudharib). Dalam kontrak ini, pemilik modal menyediakan dana
untuk suatu usaha, sedangkan pengelola modal bertanggung jawab mengelola usaha tersebut
itu. Keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut kemudian dibagi antara kedua pihak para
pihak sesuai dengan nisbah yang disepakati pada awal kontrak.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akuntansi mudharabah di KSPPS
Nuri Jatim Kantor Cabang Jember, dengan fokus pada kesesuaiannya dengan PSAK 105.
PSAK 105 merupakan suatu standar akuntansi yang mengatur tentang perlakuan akuntansi
untuk transaksi mudharabah, sehingga menjadi acuan bagi lembaga keuangan syariah di
Indonesia dalam menyajikan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan pihak-pihak yang
terkait dengan pengelolaan pembiayaan mudharabah di KSPPS Nuri Jatim, seperti pengelola
KSPPS dan nasabah yang menggunakan fasilitas pembiayaan mudharabah. Observasi
dilakukan untuk mengamati secara langsung praktik akuntansi mudharabah yang diterapkan di
KSPPS Nuri Jatim. Dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan dokumen-dokumen terkait
dengan pembiayaan mudharabah, seperti laporan keuangan, akad mudharabah, dan dokumen
lainnya yang relevan.
Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi bagaimana
prinsip-prinsip syariah diintegrasikan dalam praktik akuntansi mudharabah di KSPPS Nuri
Jatim, serta bagaimana penerapan PSAK 105 mempengaruhi transparansi dan akuntabilitas
laporan keuangan KSPPS. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang
komprehensif mengenai implementasi akuntansi mudharabah di KSPPS Nuri Jatim, serta
memberikan masukan bagi KSPPS Nuri Jatim dan lembaga keuangan syariah lainnya dalam
meningkatkan kualitas sistem pembiayaan mudharabah dan kepatuhan terhadap PSAK 105.
Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu
akuntansi syariah, khususnya dalam bidang akuntansi mudharabah
Analisis Spasial Kesesuaian Lahan Tanaman Kopi Robusta Berdasarkan Faktor Curah Hujan, ELevasi dan Topografi Lahan (Studi Kasus : Kabupaten Jember)
Kesesuaian lahan adalah kecocokan sebidang lahan untuk tujuan penggunaan tertentu. Terdapat tiga faktor utama penyusun lahan yang perlu diperhatikan dalam memilih lahan yang cocok untuk usaha perkebunan kopi, ketiga faktor tersebut ialah tanah, iklim, dan timbulan muka bumi (topografi dan elevasi). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luasan dan sebaran curah hujan tahunan, kelas elevasi, kelas topogradi/kelerengan, dan kelas kesesuaian lahan kopi robusta pada tutupan lahan perkebunan berbentuk data spasial
Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode overlay dan matching. Proses matching mengacu pada pedoman kriteria kelas kesesuaian lahan kopi robusta dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia dengan berdasarkan parameter iklim (curah hujan), elevasi dan topografi lahan (kelerengan). Proses Overlay dilakukan dengan lima peta yaitu Peta Administrasi Kabupaten Jember, Peta Sebaran Tutupan Lahan Perkebunan, Peta Curah Hujan, Peta elevasi, dan Peta kelas kelerengan. Pembuatan peta curah hujan bersumber dari data curah hujan rerata tahunan di setiap stasiun klimatologi, kemudian dianalisis spasial dengan metode Inverse Distance Weighting (IDW), sementara peta elevasi dan kelas kelerengan dari data SRTM DEM Nasional yang diproses dengan spatial analys tools. Hasil analisis spasial berupa Peta Curah hujan, Peta Kelas Elevasi (mdpl), Peta Kelas Kelerengan, dan hasil akhir berupa Peta Kesesuaian Lahan Kopi Robusta wilayah dengan tutupan lahan perkebunan di Kabupaten Jember. Peta yang dihasilkan menunjukan kelas-kelas masing-masing parameter dan hasil akhir kelas kesesuaian lahan beserta dengan data atribut nya yang berisi informasi wilayah, kelas masing-masing parameter, kelas kesesuaian lahan, dan luasannya.
Hasil analisis spasial menunjukan Kabupaten Jember memiliki curah hujan dominan berkisar 2000 -3000 mm/tahun dengan persentase luasan sebesar 59 %, memiliki wilayah elevasi / ketinggian tempat dominan dikelas 0-250 mdpl dengan persentase luasan sebesar 56 %, memiliki wilayah dengan kelas kelerengan bervariasi antara 0-8 % sebesar 37 % luasan dan 8-25 % sebesar 35 % luasan. Kemudian untuk tutupan lahan perkebunan Kabupaten Jember secara umum masuk kriteria kelas kesesuaian lahan kopi robusta aktual sesuai dengan persentase luasan di 97%, Pada level sub ordo memiliki luasan masing-masing S1 seluas 3 % S2 seluas 39 dan S3 seluas 65 % luasan. Kelas S3 dominan dikarenakan faktor parameter kelerengan, Kelas kesesuaian lahan kopi robusta potensial tutupan lahan perkebunan masing-masing adalah S1 seluas 32 %, S2 seluas 65 %, dan N seluas 3 % luasan wilayah Kabupaten Jember
ANALISIS PENGARUH INVOLVEMENT HEDONIS, PROMOSI, DAN HARGA TERHADAP IMPULSIF BUYING PADA PRODUK FASHION BRAND 3 SECOND DI APLIKASI LAZADA
Seiring perkembangan teknologi, perubahan besar-besaran terjadi dalam sektor ekonomi dan
bidang perdagangan dengan munculnya media fasilitas pembelanjaan yang dimana hal itu akan
merubah kecenderungan masyarakat yang awalnya berbelanja pada toko offline namun hari ini
kita bisa merasakan bahwa fasilitas tersebut yakni e-commerce atau perdagangan elektronik
menjadi salah satu inovasi yang sangat berpengaruh dalam memudahkan proses jual beli. Brand 3
Second dalam menggunakan media promosi melalui platform digital marketing seperti Instagram,
TikTok, marketplace, dan YouTube untuk menjalankan kampanye mereka. Brand 3 Second telah
menggunakan marketplace salah satunya Lazada untuk mempromosikan produknya. Tujuan dari
penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari involvement hedonis, promosi, dan harga
terhadap impulsif buying pada produk 3 Second di Lazada. Penelitian ini melibatkan masyarakat
Jember, mengenai pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 85 responden. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa variabel involvement hedonis, promosi, dan harga berpengaruh
positif dan signifikan terhadap impulsif buying pada produk 3 Second di Lazada
PENGEMBANGAN GAME RPG "GARUDA QUEST" BERTEMAKAN MITOLOGI INDONESIA BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE
Dengan banyaknya penggemar games mobile pada kalangan gen Z di Indonesia, dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan berbagai macam makhluk mitologi lokal daerah dengan merancang game bergenre Role-Playing bertemakan mitologi Indonesia pada platform android dengan judul “Garuda Quest”. Game ini dikembangkan menggunakan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle), metode ini memiliki 6 tahapan yaitu concept (pengonsepan), design (pendesainan), material collecting (pengumpulan materi), assembly (pembuatan), testing (pengujian), dan distribution (pendistribusian). Hasil uji coba menggunakan blackbox testing menunjukkan bahwa seluruh fungsionalitas fitur game “Garuda Quest” berjalan dengan baik. Adapun uji coba terhadap 50 responden menunjukkan perolehan persentase pada kelayakan fitur sebesar 85,52% dan persentase pengalaman bermain sebesar 82,48% yang menunjukkan bahwa game “Garuda Quest” dapat diterima dengan baik
Hubungan Antara Dukungan Sosial terhadap Kualitas Hidup pada Individu Penyandang Disabilitas
Penyandang disabilitas adalah individu dengan kelainan tubuh yang dapat menghambat fungsi dan kesejahteraan sosialnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup adalah dukungan sosial orang tua. Dukungan sosial yang diterima oleh penyandang disabilitas yang tinggal di asrama dapat berbentuk perhatian, komunikasi dan material. Dimana dukungan tersebut tetap berperan penting meskipun tidak tinggal bersama. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara dukungan sosial orang tua dan kualitas hidup penyandang disabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh peneliti menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden individu penyandang disabilitas yang tinggal di asrama. Instrumen yang digunakan menggunakan Skala Kualitas Hidup dari WHOQOL-Breff (α=0.925) dan Dukungan Sosial (α=0.932) Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan kualitas hidup (r=0.607, p<0.05). Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima oleh individu dengan disabilitas, semakin baik kualitas hidup mereka. Berdasarkan analisis deskriptif sebanyak 62% responden memiliki tingkat dukungan sosial yang tinggi, dan 59% memiliki kualitas hidup yang tinggi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA AKUNTANSI DALAM PENGAMBILAN SERTIFIKASI AKUNTANSI (Studi Empiris pada Mahasiswa Akuntansi di Perguruan Tinggi Kabupaten Jember)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi dalam pengambilan sertifikasi akuntansi, dengan fokus pada mahasiswa akuntansi di perguruan tinggi Kabupaten Jember. Faktor yang diteliti mencakup motivasi, persepsi dan tingkat pemahaman mahasiswa terhadap sertifikasi akuntansi.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa akuntansi. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap minat mahasiswa dalam mengambil sertifikasi akuntansi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi memiliki pengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa dalam mengambil sertifikasi akuntansi. Mahasiswa yang memiliki dorongan untuk meningkatkan kompetensi dan prospek karier cenderung lebih berminat untuk mengikuti sertifikasi. Selain itu, persepsi mahasiswa terhadap sertifikasi akuntansi juga berpengaruh positif terhadap minat mereka, di mana mahasiswa yang memiliki pandangan positif mengenai manfaat sertifikasi lebih terdorong untuk mengikutinya. Tingkat pemahaman mahasiswa terhadap sertifikasi akuntansi juga terbukti mempengaruhi minat mereka, di mana mahasiswa dengan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya sertifikasi cenderung memiliki minat yang lebih tinggi.
Temuan ini memberikan implikasi bagi institusi pendidikan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mahasiswa mengenai sertifikasi akuntansi serta memberikan dorongan dan fasilitas yang mendukung mahasiswa dalam memperoleh sertifikasi
Hubungan Perilaku Phubbing dengan Kualitas Persahabatan Remaja
Phubbing adalah tindakan mengabaikan seseorang di lingkungan sosial
dengan fokus pada ponsel daripada memperhatikan dan berinteraksi dengan lawan
bicara. Ketika seseorang mengalihkan pandangannya ke ponsel selama percakapan,
hal ini dapat mengurangi afiliasi, kedekatan, dan membuat percakapan menjadi
kurang intim. Ketika remaja terlibat dalam phubbing, interaksi tatap muka mereka
terganggu, sehingga berdampak negatif pada kualitas persahabatan yang dibangun.
Kualitas persahabatan sangat mempengaruhi keberhasilan dalam berinteraksi sosial
dengan teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
perilaku phubbing dengan kualitas persahabatan remaja. Metode dalam penelitian
ini menggunakan metode kuantitatif koresional. Skala yang digunakan adalah skala
phubbing adaptasi dari penelitian Karadag dan skala kualitas persahabatan
adapatasi dari penelitian Parker dan Asher. Populasi penelitian adalah mahasiswa
Universitas Muhammadiyah Jember angkatan 2021 dengan jumlah sampel 297.
metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisa data
menggunakan Rank Spearman menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat hubungan negatif signifikan terhadap variabel phubbing
dengan kualitas persahabatan. Artinya ketika mahasiswa sering mengabaikan
temannya karena sibuk dengan smarthphone, maka hubungan persahabatannya
cenderung rendah atau kurang dekat
PENERAPAN ANKLE STRATEGY EXERCISE PADA LANSIA TERHADAP PENINGKATAN STATUS KESEIMBANGAN FUNGSIONAL LANSIA DENGAN GANGGUAN KESEIMBANGAN DI UPT. PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) BONDOWOSO
Proses penuaan pada lansia menyebabkan penurunan fungsi otot dan sistem saraf yang berdampak pada keseimbangan tubuh. Gangguan keseimbangan meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup lansia. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan adalah Ankle Strategy Exercise, yaitu latihan yang menargetkan otot pergelangan kaki untuk mempertahankan postur tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Ankle Strategy Exercise pada lansia dengan gangguan keseimbangan di UPT PSTW Bondowoso. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada lansia dengan gangguan keseimbangan. Proses keperawatan yang dilakukan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi dilakukan selama 6 hari dan dievaluasi menggunakan alat ukur seperti Timed Up and Go (TUG) Test, Romberg Test, dan Morse Fall Scale (MFS). Hasil menunjukkan adanya perbaikan pada keseimbangan statis dan dinamis, yang ditunjukkan melalui penurunan waktu pelaksanaan TUG, pergeseran hasil Romberg Test dari positif ke negatif, serta berkurangnya skor MFS. Hal ini menunjukkan penerapan Ankle Strategy Exercise terbukti memberikan dampak positif bagi lansia, khususnya dalam meningkatkan keseimbangan fungsional, memperkuat otot ekstremitas bawah, dan menurunkan risiko jatuh. Intervensi ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kepercayaan diri dan kemandirian lansia dalam beraktivitas. Dengan karakteristik yang sederhana dan tanpa memerlukan alat khusus, latihan ini layak diterapkan secara rutin baik di institusi pelayanan lanjut usia maupun di lingkungan komunitas
EVALUASI PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN KAS KECIL PADA PT PLN (Persero) UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN SITUBONDO
Pengelolaan keuangan dalam perusahaan merupakan kunci utama dalam mendukung kegiatan operasional dan tidak dapat dipisahkan dari aktivitas akuntansi. Kas kecil adalah dana khusus yang dibentuk perusahaan untuk membiayai pengeluaran dengan nominal relatif kecil dan bersifat rutin sehari-hari. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Situbondo merupakan kantor pelaksana pelayanan distribusi listrik yang berada di bawah Unit Induk Distribusi Jawa Timur, berlokasi di Sumberkolak, Panarukan, Situbondo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dana kas kecil pada PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Situbondo. Pengelolaan kas kecil pada unit tersebut menggunakan metode dana tetap (imprest fund system). Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana kas kecil pada PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Situbondo belum optimal karena pencatatan penggunaan kas kecil tidak dilakukan sesuai periode yang ditetapkan, pengendalian kas kecil yang masih belum terlaksana secara sistematis dan detil. Berdasarkan temuan tersebut, hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Situbondo untuk meningkatkan efektivitas dan monitoring pengelolaan dana kas kecil.
Kata Kunci: Kas, Kas Kecil, Metode Tetap dan Pengelolaan Kas Keci