Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
    19650 research outputs found

    PENGARUH PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN AUDIT INTERNAL TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN (Studi Empiris Pada PT Mandiri Utama Finance Jember)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sistem pengendalian internal berbasis Artificial Intelligence (AI) dan audit internal dalam mencegah kecurangan laporan keuangan pada PT Mandiri Utama Finance Jember. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa pengendalian internal berbasis AI memiliki pengaruh yang lebih kuat dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan dibandingkan audit internal, karena kemampuannya dalam melakukan pemantauan secara real-time. Sebaliknya, audit internal tetap memberikan kontribusi positif meskipun terbatas pada pemeriksaan periodik. Nilai R² sebesar 85,6% menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan sebagian besar variasi dalam upaya pencegahan kecurangan. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi antara teknologi dan pengawasan manusia untuk memperkuat sistem pengendalian internal perusahaan

    Implementasi Teknik Pijat Punggung (Back Massage) pada Masalah Keperawatan Nyeri Persalinan Kala I di Ruang Bersalin Klinik Pratama Al-Kaff Medika Wuluhan Jember

    Get PDF
    ABSTRAK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER PROGRAM STUDI PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN KARYA ILMIAH AKHIR, Juli 2025 Ratih Kristiningrum, S.Kep Implementasi Teknik Pijat Punggung (Back Massage) Pada Masalah Keperawatan Nyeri Persalinan Kala I Di Ruang Bersalin Klinik Pratama Al-Kaff Medika Wuluhan Jember Xx + 57 halaman + 3 gambar + 4 tabel + 7 lampiran Abstrak Latar Belakang: Persalinan di mulai sejak uterus berkontraksi dan menyebabkan perubahan pada serviks dan berakhir dengan lahirnya plasenta secara lengkap salah satu proses fisiologis pada persalinan yaitu nyeri persalinan, nyeri persalinan mulai timbul pada persalinan Kala I, timbulnya nyeri disebabkan oleh adanya kontraksi uterus, teknik pijat punggung (back massage) menjadi salah satu implementasi nonfarmakologi yang relatif mudah dilakukan oleh tenaga kesehatan maupun untuk membantu ibu mengurangi tingkat nyeri persalinan Tujuan: Melaksanakan Implementasi Teknik Pijat punggung (back massage) Pada Masalah Keperawatan Nyeri Persalinan Kala I Di Ruang Bersalin Klinik Pratama Al-Kaff Medika Wuluhan Jember Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analisis deskriptif dengan studi kasus. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan implementasi pijat punggung (back massage), dilakukan 5 teknik dengan masing-masing teknik 2 menit dan dilakukan setiap pergantian pembukaan pada fase aktif Hasil: Hasil menunjukkan penurunan nyeri skala nyeri pada pasien dengan rentang 6-10 dan setelah diberikan terapi foot massage rentang skala nyeri menjadi 4-9. terbukti pijat endorphin mampu memberikan efek relaksasi dan meningkatkan kenyamanan pada pasien yang sedang mengalami kontraksi uterus. Kesimpulan: Pijat punggung (back massage) terbukti efektif sebagai terapi non-farmakologis dalam menurunkan nyeri persalinan pada Kala I. Teknik ini memperlancar metabolisme dalam tubuh, treatment pijat punggung (back massage) akan mempengaruhi kontraksi dinding kapiler sehingga terjadi keadaan vasodilatasi atau melebarnya pembuluh darah kapiler dan pembuluh getah bening, serta aliran oksigen dalam darah meningkat, sehingga memacu hormone endorphin yang berfungsi memberikan rasa nyaman, sehingga menimbulkan relaksasi, menciptakan kebugaran dan pikiran akan rileks saat persalinan Kata kunci : Teknik Pijat punggung (back massage), Nyeri Persalinan Kala I Daftar Pustaka (2020 – 2025

    Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Resiliensi pada Wanita yang Menjalani Proses Cerai Gugat di Pengadilan Agama Jember

    Get PDF
    Perceraian merupakan pengalaman hidup yang penuh tekanan, terutama bagi wanita yang menjalani proses cerai gugat. Dalam situasi tersebut, resiliensi menjadi kemampuan penting yang membantu individu beradaptasi dan bangkit dari tekanan psikologis, sosial, dan emosional. Salah satu faktor yang berperan penting dalam membentuk resiliensi adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan resiliensi pada wanita yang sedang menjalani proses cerai gugat di Pengadilan Agama Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 100 wanita yang memenuhi kriteria inklusi yakni wanita dalam proses cerai gugat dan belum menjalani sidang putusan. Instrumen yang digunakan adalah skala resiliensi berdasarkan teori Reivich dan Shatté (2002) serta skala dukungan keluarga berdasarkan teori Friedman (2010). Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan resiliensi (r = 0,265, p = 0,008 < 0,05). Artinya semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima, maka semakin tinggi pula tingkat resiliensi individu. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran yang fundamental dalam membentuk resiliensi wanita dalam proses cerai gugat secara utuh, sesuai dengan teori buffering model dan hasil penelitian terdahulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa 57% responden memiliki reiliensi yang rendah dan 55% responden mendapatkan dukungan keluarga yang rendah. Artinya, baik kemampuan resiliensi maupun dukungan keluarga yang diterima belum merata dan menyeluruh

    PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN BAHASA RESEPTIF ANAK USIA DINI DI TK ERLANGGA KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengembangkan bahasa reseptif anak usia dini di TK Erlangga Kecamatan Patrang. Bahasa reseptif merupakan kemampuan anak dalam memahami dan merespon bahasa lisan yang didengar, yang menjadi dasar penting bagi perkembangan komunikasi dan kognitif anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelompok B dan anak-anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam mengembangkan bahasa reseptif anak melalui berbagai metode seperti bercerita, bermain peran, menyanyi, serta penggunaan media pembelajaran yang interaktif. Selain itu, guru juga menciptakan lingkungan belajar yang komunikatif dan responsif terhadap kebutuhan bahasa anak. Kesimpulannya, peran guru sangat penting dalam stimulasi bahasa reseptif anak usia dini melalui pendekatan yang kreatif dan sesuai dengan tahap perkembangan anak

    HUBUNGAN MANAJEMEN STRES DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA SANTRI SELAMA IMTIHAN NIHA'I (IMNI) DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM ASSURUR KECAMATAN SILO KABUPATEN JEMBER

    Get PDF
    Kecemasan merupakan respon emosional yang muncul ketika individu menghadapi ancaman atau tekanan, yang dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi dan prestasi belajar. Pada santri kecemasan sering meningkat menjelang imtihan niha’i akibat beban materi yang banyak, tuntutan nilai dan ke khawatiran akan kelulusan. alah satu upaya mengurangi kecemasan adalah melalui manajemen stres. erdasarkan teori Lazarus dan Folkman, pengolahan stres dapat dilakukan dengan dua pendekatan yaitu problem – focused coping dan emotion – focused coping, yang dipengaruhi oleh penilaian primer dan skunder terhadap stresor. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis hubungan manajemen stres dengan tingkat kecemsan pada santri selama imtihan niha’i di Pondok Pesantren Darul Ulum Assurur Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan design korelasional dengan pendekatan cross-sectional,populasi penelitian adalah seluruh santri yang mengikuti imtihan niha’i yaitu sebanyak 69 responden yang diambil dengan tehnik total sampling. Variabel independen manajemen stres diukur menggunakan kuesioner The Brief Cope, dan variabel independen tingkat kecemasan menggunakan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale (SAS), dan Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil dari penelitian ini mayoritas santri memiliki manajemen stres dalam katagori sangat kurang sebanyak 38 (55,1%) sedangkan tingkat kecemasan berada dalam kategori sangat berat sebanyak 38 (55,1%), uji statistik menunjukkan ninai p = 0,001dan lebih kecil dari α 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara manajemen stres tingkat kecemasan pada santri selama imtihan niha’i. Sehingga disimpulkan bahwa semakin rendah kemampuan manajemen stres yang dimiliki santri maka tingkat kecemasan yang dirasakan akan semakin tinggi

    Implementasi Pemberian Digoxin pada Klien Atrial Fibrilasi dengan Masalah keperawatan Penurunan Curah Jantung di Ruang ICCU RSUD dr.H Koesnadi Bondowoso

    Get PDF
    Atrial fibrilasi (AF) merupakan masalah gawatdarurat medis yang hingga saat ini menjadi salah satu penyebab kematian dikarenakan jantung merupakan orang yang penting bagi tubuh manusia. Digoxin adalah glikosida kardiotonik yang termasuk dalam kelas “digitalis”, dengan rumus kimia C41H64O14. Penurunan curah jantung adalah ketidakmampuan jantung memompa darah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Desain penelitian ini yaitu studi kasus bertujuan untuk membandingkan perkembangan terhadap implementasi pemberian digoxin pada klien atrial fibrilasi dengan masalah keperawatan penurunan curah jantung. Subjek penelitian yang digunakan dalam studi kasus ini terdiri dari 3 klien diagnosa medis atrial fibrilasi dengan masalah keperawatan penurunan curah jantung serta pemberian digoxin. Proses pengambilan data menggunakan metode wawancara dan observasi, dengan menanyakan kepada keluarga klien maupun klien mengenai identitas, krinologis kejadian, riwayat dan genetic warisan penyakit klien, keluhan utama klien, pemeriksaan fisik head to-toe dan pendekatan IPPA (inspeksi, palpasi, perkusi, auskultasi) pada tubuh klien. Pengkajian tiga pasien menunjukkan gejala kardiorespirasi khas AF, seperti sesak, nyeri dada, dan takikardia ireguler. Klien 1 dan 2 memiliki riwayat risiko, sementara klien 3 diduga mengalami AF onset baru. Dari data pengkajian di rumuskan diagnosis keperawatan penurunan curah jantung. Implementasi yang dilakukan yaitu pemberian digoxin dalam waktu implementasi 3 hari. Evaluasi keperawatan menunjukkan perbaikan mengenai kondisi kesehatan klien. Selama tiga hari asuhan keperawatan, semua pasien dengan AF menunjukkan perbaikan hemodinamik seperti penurunan nadi

    ASUHAN KEPERAWATAN JIWA DENGAN MASALAH UTAMA ISOLASI SOSIAL (MENARIK DIRI) DI DESA BAGOREJO KECAMATAN GUMUKMAS KABUPATEN JEMBER

    Get PDF
    Jiwa yang tidak sehat atau terganggu merupakan kondisi dimana jiwa mulai terganggu dalam beberapa aspek. Salah satu gangguan jiwa yang sering ditemukan pada klien gangguan jiwa adalah isolasi sosial. Isolasi sosial merupakan kondisi seseorang untuk menghindari interaksi dan hubungan dengan orang lain. Tindakan keperawatan yang dapat diberikan dengan masalah utama isolasi sosial (menarik diri) dapat dilakukan dengan Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan (SPTK), yang meliputi tindakan mengidentifikasi penyebab isolasi sosial, berdiskusi tentang keuntungan dan kerugian bila tidak berhubungan dengan orang lain, mengajarkan klien cara berkenalan dengan satu orang. Dan selanjutnya klien dapat diajarkan untuk berkenalan dengan lebih dari satu orang, agar sosialisasi bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan jiwa dengan masalah utama isolasi sosial (menarik diri) di Desa Bagorejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis penelititan deskriptif dengan desain studi kasus, yaitu studi yang mengembangkan masalah dengan batasan yang terperinci, melakukan pengambilan data secara mendalam dan mengikutkan sumber lain secara terpercaya. Penelitian ini menggunakan tiga responden dengan kriteria responden memiliki masalah isolasi sosial. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari maka didapatkan klien mampu membina hubungan saling percaya dan dapat menjalin hubungan sosial dengan orang lain. Asuhan keperawatan yang tepat akan membantu menyelesaikan masalah klien dalam menghadapi isolasi sosial menarik diri. Kata kunci: Asuhan keperawatan Jiwa, Isolasi Sosial, Menarik dir

    ANALISIS SENTIMEN OPINI PUBLIK TERHADAP KEBIJAKAN KENAIKAN PPN 12% MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan opini publik terhadap kebijakan kenaikan PPN 12% pada platform X ke dalam tiga kategori sentimen menggunakan metode Naïve Bayes yang dipadukan dengan teknik balancing data SMOTE untuk mengatasi ketidakseimbangan data. Hasil analisis menunjukkan distribusi sentimen publik sebanyak 400 positif, 292 negatif, dan 151 netral, dengan mayoritas tanggapan bersifat positif. Pengujian menggunakan K-Fold Cross Validation (2, 4, 5, 8, dan 10 fold) menunjukkan kinerja yang baik, di mana nilai rata-rata tertinggi diperoleh pada K-Fold 4, 8, dan 10 dengan accuracy sebesar 83,57%, precision sebesar 83,99%, dan recall sebesar 83,70% untuk K-Fold 4; accuracy sebesar 83,81%, precision sebesar 84,34%, dan recall sebesar 83,96% untuk K-Fold 8; serta accuracy sebesar 83,81%, precision sebesar 84,21%, dan recall sebesar 83,85% untuk K-Fold 10. Performa terbaik dicapai pada K-Fold 10 uji ke-9 dengan accuracy sebesar 88,10%, precision sebesar 88,31%, dan recall sebesar 88,06%. Evaluasi akhir menggunakan confusion matrix pada data uji menghasilkan accuracy sebesar 71,60% dengan precision untuk kelas positif sebesar 71,91%, negatif sebesar 83,33%, dan netral sebesar 46,15%, serta recall positif sebesar 80,00%, negatif sebesar 76,27%, dan netral sebesar 40,00%. Adapun hasil evaluasi pada data validasi menunjukkan accuracy sebesar 71,43% dengan precision untuk kelas positif sebesar 79,07%, negatif sebesar 70,59%, dan netral sebesar 28,57%, serta recall positif sebesar 85,00%, negatif sebesar 82,76%, dan netral sebesar 13,33%. Hasil ini membuktikan bahwa kombinasi Naïve Bayes dan SMOTE efektif dalam mengklasifikasikan sentimen multikelas

    PENGARUH PSYCHOLOGICAL EMPOWERMENT TERHADAP INNOVATIVE WORK BEHAVIOR TENAGA PEMASARAN DI INDUSTRI PROPERTI KABUPATEN JEMBER

    Get PDF
    Pada era digital, tenaga pemasaran menghadapi berbagai tuntutan untuk beradaptasi secara cepat terhadap perubahan pasar yang semakin dinamis. Dalam konteks industri properti, terlihat dengan adanya perbedaan innovative work behavior antar tenaga pemasaran yang di pengaruhi oleh tingkat psychological empowerment yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Psychological Empowerment terhadap Innovative Work Behavior pada tenaga pemasaran di industri properti Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional. Sampel terdiri dari 270 tenaga pemasaran yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala likert dan dianalisis menggunakan program SPSS 22. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara psychological empowerment dengan innovative work behavior (p = 0,000 < 0,05; β = 0,710) yang menyatakan bahwa faktor individu dapat meningkatkan kecenderungan perilaku inovatif pada tenaga pemasaran dalam menghadapi tantangan dan menciptakan solusi dalam strategi pemasaran properti. Oleh karena itu, psychologiacal empowerment memegang peran penting untuk meningkatkan innovative work behavior pada tenaga pemasaran dalam melakukan pekerjaannya

    Dampak Atmosfer Cafe Kualitas Layanan dan Desain Interior terhadap Loyalitas Pelanggan Cafe Lir-ilir Social House Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh atmosfer kafe, kualitas layanan, dan desain interior terhadap loyalitas pelanggan di Lir-Ilir Social House, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling kepada 85 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui SPSS 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Secara parsial, variabel atmosfer kafe dan desain interior memiliki pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,036 dan 0,000 ( 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa suasana yang menyenangkan dan desain interior yang menarik memiliki peran penting dalam membentuk loyalitas pelanggan, sedangkan kualitas layanan tidak cukup kuat memengaruhi loyalitas secara langsung dalam konteks ini. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan pentingnya menciptakan atmosfer kafe yang nyaman dan desain interior yang estetik untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Saran yang dapat diberikan kepada manajemen kafe adalah untuk terus memperkuat elemen visual, tata ruang, serta menciptakan suasana khas yang mampu membangun keterikatan emosional pelanggan. Meskipun kualitas layanan tidak menunjukkan pengaruh signifikan, aspek tersebut tetap perlu dipertahankan demi mendukung keseluruhan pengalaman pelanggan secara holistik

    10,685

    full texts

    19,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Muhammadiyah Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇