Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
PENGARUH PERSEPSI KEMANFAATAN DAN PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNAAN SIMPEG TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan sebagai variabel intervening pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Lapas Kelas II A Jember yang berjumlah 83 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan Structural Equation Modelling (SEM) dengan menggunakan software WarpPLS versi 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan penggunaan SIMPEG (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Persepsi kemudahan penggunaan SIMPEG (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Persepsi kemanfaatan penggunaan SIMPEG (X1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan (Z). Persepsi kemudahan penggunaan SIMPEG (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan (Z). Kepuasan (Z) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Persepsi kemanfaatan penggunaan SIMPEG (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) melalui kepuasan (Z). Persepsi kemudahan penggunaan SIMPEG (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) melalui kepuasan (Z)
Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua Dengan Pengetahuan Tentang Menarche Pada Remaja Awal
Menarche adalah sebuah istilah haid pertama yang ditandai dengan
munculnya perubahan fisiologis, meliputi perubahan fisik seperti bertambahnya
tinggi, berat badan serta muncul rambut di area kemaluan dan perubahan mental
seperti cemas, gelisah, serta emosi yang bergejolak. Dukungan sosial terutama dari
keluarga sebagai peranan penting bagi remaja dalam menghadapi menarche.
Dukungan sosial sebagai bentuk perasaan kenyamanan, penghargaan, perhatian,
dan atau berupa bantuan yang didapat oleh individu. Penelitian ini menggunakan
desain kuantitatif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
dukungan sosial orang tua dengan pengetahuan tentang menarche pada remaja awal
pada siswi di sekolah X. Penelitian ini melibatkan 106 siswi di sekolah X dari kelas
IV-VI, baik yang sudah mengalami menarche maupun belum dan menggunakan
metode berupa analisis korelasi spearman.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara variabel X yaitu dukungan sosial dengan variabel Y yaitu
pengetahuan menarche, dimana aspek tertinggi pada dukungan sosial yakni
comphanionship support dengan persentase sebesar 58,5% dan paling rendah
adalah informational support dengan persentase sebesar 23,6%. Aspek
pengetahuan menarche yang paling banyak diketahui oleh siswa adalah pada
pengetahuan perubahan fisik dan mental dengan persentase sebesar 82,1% dan
informasi yang paling sedikit diketahui oleh siswa yakni pada siklus menstruasi
sebesar 25,5%. Saran bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan aspek sosial
yang lain, selain keluarga seperti teman, guru maupun kerabat
The Influence of Rewards, Job Satisfaction, Culture, and Engagement on Retention at KDS Department Store Genteng Banyuwangi.
Employee retention is one of the main
challenges in human resource management, especially in the
retail sector, which has a high turnover rate. This research
aims to analyze the influence of Rewards, Job Satisfaction,
Organizational Culture, and Employee Engagement on
employee retention levels at Karunia Damai Sejati (KDS)
Department Store Genteng. This research uses quantitative
methods with a causal approach. The research population was
all 65 KDS employees, using a totalsampling technique. Data
was collected through questionnaires and analyzed using
multiple linear regression. The research results show that
Rewards and Job Satisfaction have a significant influence on
employee retention, with values of 2,764 (p=0.008) and 3,834
(p=0.000), respectively. However, Organizational Culture
(t=0.539, p=0.592) and Employee Engagement (t=1.442,
p=0.155) did not have a partially significant effect.
Simultaneously, these four independent variables have a
significant effect on employee retention (F=30.527,
p=0.000), with an R2 value of 0.671, indicating that these
variables can explain 67.1% of the variation in employee
retention. This research emphasizes the importance of
Rewards and Job Satisfaction as priorities in strategies to
increase employee retention
(Similarity + Document) Chemical Analysis and Shelf Life Estimation of Rose Flower Tea With Variation of Drying Time
Roses from Karangpring Village are a mainstay of Jember Regency and are
widely used as sowing flowers. In addition to sowing flowers, roses can also be
processed into various processed products such as tea bags, rose jam, candy agar. In
making rose tea, the drying process greatly affects the quality and chemical content of
the tea. This study aims to determine the effect of temperature variation and drying time
on chemical characteristics, organoleptic test, and shelf life of rose flower tea. The
materials used were rose flowers, DPPH solution, ethanol, distilled water, amylum
solution, ascorbic acid, gallic acid, Na2CO3 7.5%, Follin-Ciocalteu, KCL, HCL, acetic
acid, sodium acetate, AlCl3, quercetin. The main tools used in this study are measuring
flask, centrifuge, micro pipette, erlenmeyer, UV-VIS spectrophotometer, oven, cup,
balance, vortex tube, test tube. Based on SNI dry tea in packaging 3836: 2013
polyphenol content in tea products has a minimum value of 5.2% and a maximum value
of water content of 8.0%, thus the polyphenol content and water content of rose flower tea are included in the category set by SNI dry
tea in packaging. The highest water content value was found in the P3 treatment of 0.940%, antioxidant content value of 39.181%,
polyphenol content of 32.312 mg GAE/g, anthocyanin content value of 4.713%, vitamin C content value of 29.371%, flavonoid content
value of 42.521 mg QE/g. The results of the organoleptic test showed that panelists gave scores to treatment P2 with a drying
temperature and time of 60oC for 5 hours, and had a shelf life of 17 days
PENGAWASAN PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI TERHADAP PENGELOLAAN LIMBAH HASIL DARI USAHA PABRIK IKAN YANG ADA DI KECAMATAN MUNCAR BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR
Salah satu bentuk implementasi kesehatan lingkungan adalah dengan telah
terbit dan berlakunya Undang-Undang No 32 Tahun 2009 Pasal 67 Undang- tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, menyebutkan bahwa : Setiap
orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta
mengendalikan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup. Salah satu
permasalahan lingkungan hidup adalah tercemarnya lingkungan laut yaitu di
wilayah Muncar, Banyuwangi. Hal ini sangat berdampak pada jumlah hasil
tangkapan ikan yang setiap tahunnya menurun drastis, sungai-sungai yang berbau
menyengat sampai ke pemukiman warga, dan menguningnya air sumur yang
digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari kini sudah tidak
layak dikonsumsi. Namun tidak ada upaya yang jelas dari Pemerintah Daerah
Kabupaten Bayuwangi untuk memberikan sanksi baik secara administrasi maupun
pidana kepada para pengusaha pabrik pengolahan ikan yang membuang limbah
hasil industrinya secara sembarangan melalui selokan yang menuju ke sungai serta
mengarah ke pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi pada pengawasan kegiatan
usaha pabrik ikan yang berada di daerah Muncar terhadap pengelolaan limbah baku
mutu air berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 3 Tahun
2011 tentang Pengendalian Pencemaran Air. Hasil dan pembahasan penelitian ini
adalah Pada Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi pada
pengawasan kegiatan usaha pabrik ikan yang berada di daerah Muncar terhadap
pengelolaan limbah baku mutu air berdasarkan Peraturan Daerah No 3 Tahun 2011
tentang Pengendalian Pencemaran Air dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten
Banyuwangi melalui Dinas Lingkungan Hidup dengan kunjugan keliling ke sungaisungai yang ada di kawasan Muncar untuk melihat pabrik-pabrik yang ada disekitar
sungai apakah telah mematuhi peraturan perundang-undangan yang ada apabila
ditemukan pabrik yang tidak mematuhi peraturan maka akan langsung diberikan
saksi. Upaya lain yang di lakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup juga berupa
kegiatan pengawasan dan pembinaan kunjungan kelapangan, pemberian surat
kepada perusahaan, setiap tahun melakukan sosialisasi kepada perusahaa
Study Eksperimental Kapasitas Beban Tekan Aksial Panel Pagar Beton Pracetak Bertulang Bambu
Dalam dunia konstruksi, panel pagar merupakan elemen nonstruktural. Kebanyakan proyek konstruksi menggunakan panel pagar sebagai pembatas lahan. Kebutuhan akan panel tersebut mendorong munculnya inovasi-inovasi baru dalam pembuatan panel pagar pracetak yang ringan, efisien, ekonomis dan aman. Berdasarkan survei, harga panel pagar beton industri dijual Rp 120.000 per buah. Sedangkan untuk harga produksi panel, kami menghitung biaya produksi panel beton bertulang bambu lebih murah yaitu Rp 75.000 per lembar. Bambu merupakan salah satu energi baru terbarukan yang dapat digunakan sebagai pengganti panel pagar bertulang yang menggunakan tulangan baja, karena bambu mempunyai kekuatan tarik yang tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini akan membuktikan kapasitas beban tekan aksial. Penelitian ini akan membandingkan panel industri dengan panel eksperimen. Pengujian kapasitas beban tekan aksial dilakukan di laboratorium dengan menggunakan data logger, pompa hidrolik, dongkrak hidrolik, LVDT, dan load cell. Benda uji diletakkan mendatar di atas alat uji dengan bantuan pelat besi 1/3 bentang panel sebagai beban merata. Setelah semuanya siap, pengujian dilakukan secara bertahap hingga panel runtuh. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas beban tekan aksial panel pagar bertulang bambu dengan kode PNL-N-s15 dan PNL-N-s20 diperoleh nilai maksimum sebesar 20,12 kN dan 16,13 kN. Dibandingkan dengan panel industri lokal yang memiliki nilai kapasitas lebih rendah dibandingkan panel PNL-N-s20 yaitu 8,97 kN
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Anemia Dengan Masalah Intoleransi Aktivitas di Ruang Bougenville Rumah Sakit Umum Dr. H Koesnadi Bondowoso
Anemia adalah kondisi ketika jumlah sel darah merah yang berfungsi membawa
oksigen mengalami penurunan untuk memenuhi kebutuhan fisiologi tubuh.
Sedangkan dismenore adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan
keluhan kram yang menyakitkan dan umumnya muncul saat sedang haid atau
menstruasi. Hasil pemeriksaan laboratorium yang menujukkan nilai hemoglobin
dibawah nilai normal menunjukkan kondisi anemia. Dalam hal ini merawat klien
yang mengalami anemia membutuhkan peran keluarga untuk meningkatkan
pengetahuan klien. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pasien,
menegakkan diagnosis keperawatan, menyusun rencana keperawatan, melakukan
tindakan keperawatan serta mengevaluasi hasil asuhan keperawatan pada pasien
anemia dengan masalah intoleransi aktivitas di Ruang Bougenville Rumah Sakit
dr.H Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus
dengan pengumpulan data melalui wawancara sekaligus memberikan asuhan
keperawatan kepada pasien dan keluarga pasien. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pasien dan keluarga mampu kooperatif dalam proses pelaksanaan asuhan
keperawatan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu keluarga mampu menerapkan
terkait penanganan anemia dan menjaga kesehatan tubuh dengan baik dan benar.
Dalam penelitian ini memberikan rekomendasi kepada keluarga klien agar selalu
medampingi dan mencari wawasan baru dalam hal pengetahuan tentang kesehatan
tubuh dan juga pola hidup sesuai hasil asuhan keperawatan pada pasien anemia
dengan masalah intoleransi aktivitas di Ruang Bougenville Rumah Sakit Umum
Dr.H Koesnadi Bondowos
(Artikel+Similarity)Analisis Kebutuhan Bank Kapasitor Untuk Perbaikan Faktor Daya di PT Beras Rajawali Menggunakan Optimal Capacitor Placement ETAP 19
Representasi Perlawanan Kaum Tertindas dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori: Teori Resistensi James C. Scott
Arabella, Sophia. 2024. Representasi Perlawanan Kaum Tertindas Dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori: Perspektif Moral Ekonomi James C. Scott. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember.
Pembimbing (1) Dr. Dzarna, M.Pd, (2) Dina Merdeka Citraningrum, M.Pd.
Kata kunci: novel, perlawanan, representasi
Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori, merupakan novel yang memiliki unsur-unsur cerita menarik, salah satunya kepedihan yang dialami masyarakat dan aktivis mahasiswa di masa Orde Baru. Permasalahan yang muncul dari latar belakang mengenai berbagai persoalan interaksi kehidupan manusia dengan lingkungan pada masa Orde Baru, meliputi kesejahteraan dan keadilan sosial dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Oleh karena itu, penulis ingin menganalisis bentuk perlawanan terhadap pemerintahan Orde Baru dalam membela hak-hak masyarakat yang dirampas oleh penguasa.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi perlawanan yang dilakukan oleh masyarakat dan para tokoh mahasiswa kepada otoritas yang ditunjukkan melalui bentuk perlawanan terbuka dan tertutup dalam novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori dengan menggunakan teori resistensi James C. Scott. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra dengan teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan catat. Metode analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis isi (content analysis). Sumber data yang digunakan adalah novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori.
Hasil penelitian ini menunjukkan dua bentuk perlawanan yang terdapat dalam novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori terdapat dua bentuk, yaitu perlawanan terbuka yang disesuaikan berdasarkan karakteristik teori resistensi James. C Scott. Data yang ditemukan diantaranya adalah menyampaikan aspirasi, pembentukan organisasi aktivis, konferensi pers, konferensi PBB, dan penelitian forensik, membangun kelas darurat, aksi demonstrasi, unjuk rasa dalam peristiwa sabtu kelabu, aksi Ngawi, pembacaan manifesto pembungkaman yang mengacu pada karakteristik menghilangkan dominasi dan penindasan. Bentuk perlawanan tertutup yang ditemukan diantaranya adalah perlawanan simbolik, grafiti politik, aksi tanam jagung, aksi subversif, penyamaran identitas, diskusi. Adapun implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia, sebagai bentuk sumber belajar peserta didik. Objek penelitian ini, Novel Laut Bercerita dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif. Setelah mempelajari hasil penelitian ini, diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai karakter positif pada siswa, seperti keberanian dan kegigihan dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan, semangat nasionalisme dan patriotisme, kepedulian terhadap sesama manusia, terinspirasi untuk menjadi individu yang berani, kritis, dan peduli terhadap lingkungan sekitar
CURAHAN WAKTU KERJA DAN KONTRIBUSI WANITA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA PADA USAHATANI JAMBU KRISTAL DI DESA GADINGREJO KECAMATAN UMBULSARI KABUPATEN JEMBER
Tenaga kerja wanita wanita memiliki peran yang penting sebagaimana tenaga kerja pria dalam semua di sektor pertanian, namun masih dirasakan terdapat diskriminasi perhatian dan kesempatan terhadap kaum wanita. Kontribusi wanita disektor pertanian adalah sesuatu yang tidak terbentahkan dalam kegiatan usahatani. Tujuan penelitian ini untuk: 1) mengetahui curahan waktu kerja buruh tani pria dan wanita; 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi curahan waktu kerja wanita; 3) menganalisis kontribusi pendapatan buruh tani wanita terhadap pendapatan keluarga. Penelitian dilakukan di Desa Gadingrejo Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember, lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive). Sampel pada penelitian menggunakan snowball sampling sebanyak 30 buruh tani wanita sebagai sampel penelitian. Metode analisis data menggunakan kriteria hari kerja orang (HKO/musim), analisis regresi linier berganda, dan kontribusi tenaga kerja wanita. Hasil penelitian menyimpulkan: 1) Curahan waktu tenaga kerja pria buruh tani pada usahatani jambu kristal rata-rata sebesar 8,96 HKO/musim, Sedangkan curahan waktu tenaga kerja wanita buruh tani pada usahatani jambu kristal rata-rata sebesar 4,12 HKO/musim. 2) Faktor-faktor yang signifikan dalam mempengaruhi curahan waktu tenaga kerja wanita buruh tani jambu kristal di Desa Gadingrejo Kecamatan Umblsari Kabupaten Jember yaitu Umur (X1) dan tingkat pendidikan (X2) sedangkan faktor-faktor yang tidak signifikan adalah pengalaman kerja (X3), jumlah anggota keluarga (X4) dan pendapatan suami (X5). 3) Besar pendapatan yang diperoleh wanita atau istri dari kegiatan produktif yang dilakukan sebesar Rp 1.484.167,-/bulan dari total pendapatan keluarga sebesar Rp 4.500.834,-/bulan. Kontribusi pendapatan wanita sebagai istri adalah 34,24% dan masih relatif rendah atau kecil dibandingkan dengan pria atau suami, karena masih berada dibawah 50%