Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
    19650 research outputs found

    RANCANG BANGUN SISTEM PEMUTUS ARUS LISTRIK RUMAH TANGGA SECARA OTOMATIS BERBASIS DETEKSI KEBOCORAN GAS UNTUK MENCEGAH KEBAKARAN

    Get PDF
    Kebocoran gas LPG merupakan risiko kebakaran serius di rumah tangga, yang seringkali diperparah oleh kelalaian dalam memutus arus listrik saat terjadi kepanikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem pemutus arus listrik otomatis berbasis deteksi kebocoran gas menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem ini juga dirancang untuk membandingkan kinerja tiga jenis sensor gas yang berbeda, yaitu MQ-6, MQ-6 V2, dan TGS2610, guna menentukan sensor yang paling optimal. Prototipe sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor gas, aktuator berupa servo dan relay, serta mengirimkan notifikasi peringatan real-time melalui aplikasi Telegram. Kinerja akurasi sensor dianalisis menggunakan metode Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dengan membandingkannya pada alat standar gas leak detector. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor TGS2610 memiliki akurasi paling unggul dengan nilai MAPE rata-rata terendah sebesar 0,18%, diikuti oleh sensor MQ-6 V2 (0,61%) dan MQ-6 (0,64%). Kesimpulannya, sistem keamanan ini berhasil dirancang dan berfungsi secara efektif dan andal. Seluruh aktuator, seperti relay pemutus listrik dan servo pengaman regulator, bekerja sesuai fungsinya saat gas terdeteksi, dan notifikasi peringatan berhasil terkirim secara konsisten. Berdasarkan tingkat akurasi dan kestabilannya, sensor TGS2610 menjadi pilihan yang paling direkomendasikan untuk implementasi sistem peringatan dini kebocoran gas

    HUBUNGAN FUNGSI AFEKTIF KELUARGA DENGAN PERILAKU TEMPER TANTRUM PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (3-5 TAHUN) DI TK AISYIYAH II BANYUWANGI

    No full text
    Fungsi afektif yang optimal menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan suportif, sehingga membantu anak mengembangkan control emosinya. Ketika fungsi afektif keluarga ini berjalan baik, anak mampu mengelola emosinya yang secara langsung menurunkan kemungkinan terjadinya perilaku temper tantrum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan fungsi afektif keluarga dengan perilaku temper tantrum pada anak usia prasekolah (3-5 tahun) di TK Aisyiyah II Banyuwangi. Metode penelitian kuantitatif, korelasional dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah populasi sebanyak 110, dengan sampel 86 responden menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian menggunakan McMaster Family Assessment Device dan Temper Tantrum Scale. Hasil penelitian menggunakan uji statistik spearman rho didapatkan p= 0,001 < α (0,05) maka dapat disimpulkan H₁ diterima H₀ ditolak. Sedangkan untuk nilai koefisien korelasi sebesar -0,830 yang menunjukkan kekuatan antar variabel pada kategori sangat kuat. Pada penelitian ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam memberikan dukungan emosional guna mencegah perilaku temper tantrum anak

    KARAKTERISASI DAN APLIKASI ASAP CAIR BERBAHAN BAKU LIMBAH BATANG TEMBAKAU SEBAGAI PENGAWET IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis)

    No full text
    Tembakau merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi di Kabupaten Jember. Populasi tanaman tembakau per hektar 22. 000 pohon, dengan estimasi berat setiap batang tembakau mencapai 0,5 kg. Produksi tahunan batang tembakau lebih dari 2 juta ton. Batang tembakau sering dibiarkan mengering oleh petani tanpa diolah lebih lanjut. Para petani tembakau di Indonesia membakar batang tembakau sebagai solusi untuk mengatasi limbah. Maka diperlukan sebuah inovasi yang tepat untuk mengolah batang tembakau salah satunya diolah menjadi asap cair yang bisa dimanfaatkan sebagai pengawet bahan pangan. Batang tembakau mengandung jumlah kandungan selulosa 56,10%, lignin 15,11%, hemiselulosa 22,44%, total karbon organik 44.61% yang dilakukan tahapan distilasi untuk pemurniaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kimia asap cair hasil destilasi limbah batang tembakau pada berbagai variasi suhu dan waktu destilasi, serta mengevaluasi pengaruh penggunaannya terhadap mutu ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) asap. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan mengunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk memcoba 3 perlakuan proses destilasi asap cair hasil dari proses pirolisis batang tembakau yang terdiri dari: P1 (100oC, 40 menit), P2 (110oC, 30 menit), P3 (120oC, 20 menit). Pada proses destilasi suhu 120°C selama 20 menit, rendemen asap cair menunjukkan peningkatan paling tinggi, yakni 30,9% untuk Grade 2 dan 16,6% untuk Grade 1. Ini berarti, dari 1000 ml bahan baku berhasil diperoleh 309 ml asap cair Grade 2 dan 166 ml asap cair Grade 1. Analisis karakteristik kimia asap cair meliputi rendemen, pH, kandungan fenol, dan kandungan asam. Asap cair diaplikasikan pada proses pengawetan ikan cakalang dengan konsentrasi perendaman 0%, 2%, 4%, dan 6%, kemudian dilakukan uji organoleptik, kadar air, dan total mikroba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada suhu destilasi 120°C, nilai pH asap cair paling rendah (3,2), menunjukkan kondisi sangat asam yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada produk ikan asap. Kadar fenolik total menurun pada suhu tinggi (0,143%), asam yang dihasilkan serta senyawa aktif lainnya dalam asap cair pada kondisi ini tetap efektif sebagai pengawet. Penambahan asap cair grade 1 pada konsentrasi 0% hingga 6% menunjukkan perbedaan signifikan pada beberapa atribut sensori ikan cakalang asap. Tekstur dan rasa paling disukai pada konsentrasi rendah (0% dan 2%), dengan penurunan kesukaan signifikan pada konsentrasi 4% dan 6%. Warna ikan asap tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar konsentrasi, sehingga asap cair tidak terlalu memengaruhi persepsi warna pada ikan cakalang asap. Kadar air ikan asap pada kontrol (0%) terendah (38,91%), penambahan asap cair pada 2% dan 4% justru meningkatkan kadar air (masing-masing 53,06% dan 50,76%). Pada konsentrasi 6%, kadar air kembali menurun mendekati kontrol (46,25%). Penambahan asap cair 2%, 4%, dan 6% malah menunjukkan peningkatan jumlah koloni E. coli secara bertahap (250, 405, dan 530 cfu/ml), semua dinyatakan positif, mengindikasikan bahwa penambahan asap cair pada rentang konsentrasi ini belum efektif secara mikrobiologis untuk menghambat pertumbuhan E. coli selama 5 hari penyimpanan pada suhu ruang

    Hubungan Tugas Kesehatan Keluarga Dengan Perilaku Pemenuhan Gizi Balita Di Desa Menampu Kecamatan Gumukmas

    No full text
    Pemenuhan gizi balita merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Keluarga memiliki peran sentral melalui pelaksanaan tugas kesehatan keluarga, yang mencakup upaya pencegahan, perawatan, serta pemenuhan kebutuhan gizi. Namun, keterlibatan keluarga dalam pemenuhan gizi masih bervariasi, sehingga berpotensi memengaruhi pola gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tugas kesehatan keluarga dengan perilaku pemenuhan gizi balita. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 567 keluarga, dengan sampel sebanyak 123 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang telah melalui uji validitas menggunakan Pearson Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Hasil uji menunjukkan bahwa seluruh item instrumen dinyatakan valid (r hitung > r tabel 0,361) dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,842 untuk variabel tugas kesehatan keluarga dan 0,881 untuk variabel perilaku pemenuhan gizi balita, yang termasuk kategori reliabel. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tugas kesehatan keluarga dengan perilaku pemenuhan gizi balita (p = 0,001; r = 0,701). Koefisien korelasi menunjukkan hubungan kuat dengan arah positif, yang berarti semakin baik keluarga menjalankan tugas kesehatannya, semakin baik pula perilaku pemenuhan gizi balita. Intervensi berbasis keluarga direkomendasikan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam menjalankan tugas kesehatan keluarga, sehingga mendukung pemenuhan gizi balita secara optimal

    EFEKTIVITAS TERAPI MUROTTAL AL QURAN SURAH AR-RAHMAN TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OP DEBRIDEMENT ULKUS DIABETIKUM DI RSUD Dr. ABDOER RAHEM SITUBONDO

    No full text
    Nyeri pasca operasi merupakan masalah yang sering muncul pada pasien setelah tindakan debridement ulkus diabetikum. Penanganan nyeri tidak hanya dilakukan melalui terapi farmakologis, tetapi juga dapat didukung dengan terapi nonfarmakologis, salah satunya murottal Al-Qur‟an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi murottal surah Ar-Rahman terhadap intensitas nyeri pada pasien pasca operasi debridement ulkus diabetikum. Desain penelitian menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 32 pasien pasca operasi debridement ulkus diabetikum yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan uji Paired Sample T-Test untuk membandingkan skor nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan sebelum diberikan terapi murottal surah ArRahman, rata-rata intensitas nyeri pasien pasca operasi debridement ulkus diabetikum adalah 6,81 (SD = 1,2). Setelah intervensi, rata-rata intensitas nyeri menurun menjadi 3,45 (SD = 1,1). Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dengan nilai p = 0,001 (< 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa murottal surah Ar-Rahman efektif menurunkan intensitas nyeri secara bermakna.. Terapi murottal Al-Qur‟an surah Ar-Rahman efektif menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi debridement ulkus diabetikum, sehingga dapat direkomendasikan sebagai salah satu metode nonfarmakologis pendukung dalam manajemen nyeri

    IMPLEMENTASI KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN REBUSAN AIR DAUN SIRSAK PADA KLIEN HIPERTENSI DI DESA SUKORAMBI KABUPATEN JEMBER

    No full text
    Abstrak Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi tinggi dan dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat. Di Desa Sukorambi, Kabupaten Jember, kasus hipertensi masih banyak ditemukan, namun keterlibatan keluarga dalam pengelolaan penyakit ini masih terbatas. Pemberian rebusan air daun sirsak sebagai terapi komplementer yang berbasis tanaman obat keluarga (TOGA) berpotensi menjadi alternatif pengobatan yang aman, murah, dan sesuai dengan budaya lokal. Tujuan: Mengetahui implementasi keluarga dalam pemberian rebusan air daun sirsak pada klien hipertensi di Desa Sukorambi Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus terhadap tiga keluarga dengan anggota yang menderita hipertensi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi intervensi keperawatan. Hasil: Seluruh keluarga menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi dalam penggunaan rebusan daun sirsak sebagai terapi pendamping. Terjadi penurunan tekanan darah pada masing-masing klien setelah intervensi dilakukan selama 5–7 hari secara rutin. Keluarga juga mampu membuat dan mencatat pemberian rebusan dengan mandiri. Kesimpulan: Implementasi keluarga dalam pemberian rebusan air daun sirsak efektif membantu mengelola tekanan darah klien hipertensi dan meningkatkan keterlibatan keluarga dalam asuhan keperawatan. Intervensi ini dapat dijadikan bagian dari pendekatan promotif dan preventif berbasis keluarga di komunitas

    RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR AZOLLA DAN PUPUK SP36

    No full text
    Galang Ega Mawan (2110311026) “Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organic Cair Azolla Dan Pupuk SP36”, Dosen Pembimbing Utama Ir. Hudaini Hasbi MSc.Agr., Dosen Pembimbing Anggota Ir. Insan Wijaya, MP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Respon pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun terhadap pemberian pupuk organik cair azolla, 2). Respon pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun terhadap pemberian pupuk SP36, 3). Interaksi antara pemberian pupuk organik cair azolla dan pupuk SP36 terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor. Dua faktor tersebut yaitu pemberian pupuk organik cair azolla (A), dalam 4 taraf yaitu : A0 = 0 ml/tanaman, A1 = 24 ml/tanaman, A2 = 48 ml/tanaman, A3 = 72 ml/tanaman dan pemberian pupuk SP36 (P), dalam 3 taraf yaitu : P0 = 0 g/tanaman, P1 = 15 g/tanaman, P2 = 30 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian pupuk organik cair Azolla berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.), terbukti pada semua variabel pengamatan. Perlakuan pemberian pupuk SP36 berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.), terbukti pada semua variabel pengamatan. Interaksi perlakuan pemberian pupuk organik cair azolla dan pupuk SP36 berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.), terbukti pada variabel pengamatan tinggi tanaman, berat buah pertanaman, berat buah perplot dan panjang akar tanaman. Perlakuan terbaik ada pada A3 (72ml/tanaman), P2 (30 g/tanaman) dan interaksi A3P2 (24 ml/tanaman;30 g/tanaman)

    PENGARUH WORK FAMILY CONFLICT TERHADAP KEPUASAN HIDUP IBU PEKERJA PERKEBUNAN X DI JEMBER

    Get PDF
    Ibu pekerja buruh menghadapi permasalahan dalam menyeimbangkan peran ganda selain mengurus rumah tangga juga membantu perekonomian dalam keluarga, yang menimbulkan beban fisik maupun psikologis. Ketidakseimbangan peran ini berdampak pada menurunnya kepuasan hidup, terutama karena pekerjaan dan keluarga menjadi faktor utamanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh work-family conflict terhadap kepuasan hidup ibu pekerja buruh perkebunan X di Jember dengan desain kuantitatif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 79 orang, dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala WFC dari Greenhaus & Beutell (1985) dengan 20 item (reliabilitas 0,925) serta SWLS dari Diener, Lucas, & Smith (1999) dengan 21 item (reliabilitas 0,895). Analisis data menggunakan regresi linier sederhana menunjukkan nilai F = 86,957 dengan Sig. 0,000 < 0,05, sehingga H1 diterima. Hasil penelitian membuktikan adanya pengaruh signifikan work-family conflict terhadap kepuasan hidup, dengan koefisien beta -0,728 yang menunjukkan hubungan negatif: semakin tinggi konflik peran, semakin rendah kepuasan hidup, dan sebaliknya. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan sektor pekerjaan lain dan populasi yang lebih luas untuk memperkuat generalisasi temuan

    HUBUNGAN PENYESUAIAN DIRI DENGAN KEPATUHAN PADA SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL ISLAM JEMBER TINGKAT MADRASAH ALIYAH

    Get PDF
    Kehidupan santri di pondok pesantren ditandai dengan aturan yang ketat dan aktivitas harian yang padat. Namun, fenomena ketidakpatuhan terhadap peraturan masih sering ditemukan dan dapat menghambat proses pendidikan serta pembinaan karakter. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam kepatuhan santri adalah kemampuan penyesuaian diri, yaitu kemampuan individu untuk beradaptasi secara sosial, emosional, dan kognitif dengan tuntutan lingkungan pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara penyesuaian diri dengan kepatuhan pada santri tingkat Madrasah Aliyah di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan dua variabel, yakni penyesuaian diri sebagai variabel independen dan kepatuhan sebagai variabel dependen. Populasi penelitian mencakup seluruh santri aktif tingkat Madrasah Aliyah, dengan jumlah sampel 155 orang yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala penyesuaian diri dan skala kepatuhan yang telah dimodifikasi. Analisis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penyesuaian diri dengan kepatuhan (r = 0,266; p =0,05). Hasil ini menegaskan bahwa semakin baik penyesuaian diri santri, semakin tinggi pula kepatuhan mereka terhadap aturan pesantren. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pihak pesantren dalam merancang strategi pembinaan yang berfokus pada peningkatan kemampuan adaptasi santri guna menciptakan lingkungan pendidikan yang disiplin dan religius

    EVALUASI GEOMETRIK ALINYEMEN HORIZONTAL PADA TIKUNGAN RUAS JALAN RAYA KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan masalah seperti jari-jari tikungan yang terlalu kecil, superelevasi tidak memadai, serta kurangnya rambu dan marka jalan, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan mengurangi kenyamanan berkendara, khususnya saat hujan atau malam hari. Untuk pengambilan data yang diperlukan pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari hasil perhitungan kemiringan elevasi ruas jalan sedangkan data sekunder dihasilkan dari studi pustaka juga instansi terkait. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kesesuaian geometrik alinyemen horizontal pada tikungan ruas jalan di Kecamatan Patrang dengan standar yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga. Penelitian dilakukan pada tujuh titik lokasi, di mana seluruhnya memiliki bentuk tikungan tipe Spiral–Circle–Spiral (SCS).Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kondisi superelevasi pada setiap titik belum sesuai dengan standar untuk kecepatan rencana 50 km/jam. Persentase superelevasi yang diperoleh yaitu: lokasi 1 sebesar 8,3%, lokasi 2 sebesar 7,9%, lokasi 3 sebesar 8,7%, lokasi 4 sebesar 9,1%, lokasi 5 sebesar 6,8%, lokasi 6 sebesar 7,4%, dan lokasi 7 sebesar 9,1%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ruas jalan di Kecamatan Patrang belum memenuhi ketentuan geometrik jalan sebagaimana yang diatur dalam standar Direktorat Jenderal Bina Marga

    10,685

    full texts

    19,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Muhammadiyah Jember
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇