Repository Universitas Muhammadiyah Jember
Not a member yet
19650 research outputs found
Sort by
RANCANG BANGUN SOLAR DRYER AKTIF TIPE LANGSUNG UNTUK PENINGKATAN MUTU BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)
Skripsi ini membahas rancang bangun dan efektivitas solar dryer aktif tipe langsung untuk meningkatkan mutu biji kakao (Theobroma cacao L.). Latar belakang penelitian ini adalah penurunan produktivitas kakao di Indonesia akibat penanganan pascapanen yang belum optimal, khususnya proses pengeringan yang rentan terhadap kontaminasi dan fluktuasi cuaca, sehingga menghasilkan biji kakao dengan kadar air tinggi (51-60%) yang mudah rusak.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi kinerja solar dryer aktif yang memanfaatkan energi surya sebagai sumber utama, dilengkapi dengan sistem kontrol otomatis (panel surya, Arduino Uno, sensor DHT22, exhaust fan, dan pemanas) untuk menjaga suhu dan kelembaban optimal. Alat ini dirancang dengan rangka baja profil kotak, ruang pengering beratap polikarbonat miring 25°, dan penampung bahan aluminium berlubang berkapasitas 40 kg.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa solar dryer aktif ini sangat efektif. Alat ini mampu menurunkan kadar air biji kakao dari 70% menjadi 7.5% (basis basah) dalam 6 hari (49 jam operasi), dengan rata-rata laju pengeringan 1.27%/jam dan efisiensi sistem 29.55%. Kadar air akhir ini memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 2323:2008 dan menghasilkan biji kakao dengan kualitas visual yang baik (warna seragam, bebas jamur). Dibandingkan metode tradisional, alat ini lebih higienis, terkontrol, dan efisien waktu. Hasil ini konsisten dengan prinsip perpindahan panas dan massa serta didukung oleh penelitian terdahulu. Meskipun demikian, alat ini memiliki keterbatasan berupa ketergantungan pada intensitas surya dan biaya investasi awal yang lebih tinggi
IMPLEMENTASI PIJAT MARMET SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EJEKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI RSD BALUNG
Latar belakang: ASI merupakan sumber nutrisi paling optimal bagi bayi, namun
dalam praktiknya, banyak ibu mengalami berbagai kendala saat menyusui. ASI
yang tidak lancar atau belum keluar pada hari-hari pertama setelah persalinan
menjadi hambatan yang paling umum terjadi. Salah satu metode yang dapat
digunakan untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut adalah teknik marmet,
yaitu metode kombinasi pijatan dan perahan payudara secara manual yang
bertujuan merangsang pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan implementasi teknik marmet dalam meningkatkan ejeksi ASI
pada ibu Postpartum di RSD Balung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain
studi kasus deskriptif non-analitik pada satu subjek dengan intervensi selama tiga
hari berturut-turut menggunakan instrumen berupa lembar observasi, pedoman
wawancara, dan SOP teknik marmet. Hasil: Hasil implementasi menunjukkan
bahwa teknik marmet mampu merangsang keluarnya ASI sejak hari pertama,
dengan peningkatan volume secara progresif, serta meningkatkan kepercayaan diri,
kenyamanan dan kemandirian ibu dalam menyusui. Kesimpulan: Penerapan pijat
marmet menunjukkan perubahan positif dalam proses menyusui, seperti ASI lebih
mudah keluar, payudara terasa lebih nyaman, dan ibu lebih percaya diri melakukan
stimulasi secara mandiri. Diharapkan teknik ini menjadi alternatif sederhana yang
bermanfaat bagi ibu menyusui dengan dukungan tenaga kesehatan.
Kata kunci: Ejeksi ASI, Ibu Postpartum,Teknik Marme
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Kanker Di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso
Komunikasi terapeutik adalah salah satu komponen penting dalam pelayanan keperawatan berkualitas. Komunikasi terapeutik yang buruk sering kali menyebabkan pasien merasa tidak dihargai, tidak mendapatkan informasi yang cukup, atau tidak memperoleh perhatian yang layak sehingga mempengaruhi motivasi pasien dalam pengobatan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kolerasional cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien kanker yang menjalani kemoterapi di instalasi kemoterapi RSUD dr. Koesnadi Bondowoso sebanyak 43 orang dan sampel pada penelitian ini ditetapkan 39 menggunakan rumus slovin dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk menilai komunikasi terapeutik perawat adalah Global International Therapeutic Communication Scale (GITCS) , sedangkan tingkat kepuasan pasien diukur dengan membandingkan kenyataan dengan harapan pasienasil. Analisis data menggunakan uji statistik spearman rho menunjukkan hasil pahwa p value = 0.002 < 0.05. hasil ini menunjukkan bahwa H1 diterima dengan koefisien korelasi (r) = 0, 489 yang dapat diartikan hubungan cukup. Ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) MELALUI SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH KECAMATAN SUKOWONO KABUPATEN JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui sistem pembayaran digital berbasis prinsip syariah di Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember. Perkembangan teknologi telah mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran digital seperti QRIS, transfer bank, dan dompet digital yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi transaksi dan memperluas jangkauan pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi membawa manfaat signifikan seperti kemudahan transaksi dan peningkatan pendapatan, pelaku UMKM masih menghadapi berbagai kendala seperti koneksi internet yang tidak stabil, pola pikir masyarakat, kurangnya pemahaman teknologi dan biaya administrasi atau potongan transaksi. Untuk mengatasi hal tersebut terdapat beberapa Strategi yang diterapkan mencakup pemberian diskon insentif untuk pembayaran digital, penempatan informasi pembayaran digital di lokasi strategis, komunikasi langsung dan aktif kepada pelanggan, pemanfaatan media sosial dan whatsAPP untuk promosi, dan pengunaan data transaksi digital untuk analisis usaha. Dalam perspektif ekonomi syariah, penerapan sistem pembayaran digital ini harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai syariah seperti kejujuran, keterbukaan, dan keadilan, serta menghindari praktik yang mengandung unsur riba, gharar, dan maisir. Dengan demikian, sistem pembayaran digital yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan UMKM secara ekonomi, tetapi juga memberikan keberkahan dalam pengelolaan usah
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH LANSIA TANGGUH (SELANTANG) BINA KELUARGA LANSIA TANJUNG DI KABUPATEN BONDOWOSO
Program Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) Bina Keluarga Lansia Tanjung di Kabupaten Bondowoso merupakan upaya inovatif dari BKKBN untuk
meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendidikan nonformal. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis implementasi program tersebut dengan menggunakan
teori Implementasi Kebijakan dari Merilee S. Grindle sebagai landasan utama. Selain
itu, pendekatan Collaborative Governance juga digunakan untuk memperkuat
pemahaman tentang peran kolaboratif antar aktor dalam mendukung keberhasilan
implementasi program. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak Dinas Sosial Pemberdayaan
Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana, kader Bina Keluarga
Lansia, dan lansia peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
implementasi Program Sekolah Lansia Tangguh telah berjalan dengan baik berkat
sinergi dan partisipasi aktif berbagai pihak. Namun, terdapat kendala utama berupa
keterbatasan dana yang memengaruhi kelangsungan dan pengembangan program.
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kader, perluasan cakupan program, dan
dukungan anggaran berkelanjutan sangat diperlukan agar program dapat memberikan
dampak nyata bagi kesejahteraan lansia di Kabupaten Bondowoso
PENERAPAN TERAPI GUIDED IMAGERY UNTUK MENURUNKAN NYERI POST OPERASI PADA PASIEN CA MAMMAE DI RUANG DAHLIA RSUD dr. H. KOESNADI BONDOWOSO
ABSTRAK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Karya Tulis Ilmiah
Rivela Julia Fadli
Penerapan Terapi Guided Imagery untuk Menurunkan Nyeri Post Operasi pada Pasien Ca Mammae di Ruang Dahlia RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso
Abstrak
Pendahuluan: Kanker payudara (carcinoma mammae) merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita di Indonesia. Pasien pasca operasi Modified Radical Mastectomy (MRM) sering mengalami nyeri akut yang memerlukan manajemen efektif. Terapi guided imagery sebagai metode nonfarmakologis diharapkan dapat membantu mengurangi intensitas nyeri melalui relaksasi dan visualisasi positif. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan terapi guided imagery untuk menurunkan nyeri post operasi pada pasien ca mammae di ruang dahlia RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif yang dilakukan pada satu pasien post operasi Ca Mammae di ruang Dahlia RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Intervensi terapi guided imagery dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut (23–25 Februari 2024) disertai pemantauan tanda vital, pengkajian lokasi dan intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) serta kolaborasi pemberian analgesik (Peinlos injeksi 2×1). Hasil: implementasi asuhan keperawatan menunjukkan penurunan bertahap intensitas nyeri. Pada hari pertama, skala nyeri menurun dari 5 menjadi 4, hari kedua turun menjadi 3 dan hari ketiga menurun lagi menjadi 2 setelah diberikan intervensi. Pasien juga melaporkan perasaan lebih rileks dan nyaman setelah setiap sesi terapi. Kesimpulan: Terapi guided imagery terbukti efektif sebagai salah satu intervensi non farmakologis, terapi imajinasi dengan suasana seperti dipantai dengan perstujuan pasien dalam menurunkan nyeri post operasi pada pasien Ca Mammae. Penerapan terapi ini disarankan sebagai bagian dari asuhan keperawatan berbasis evidence.
Kata Kunci: Carcinoma Mammae, Guided Imagery, Modified Radical Mastectomy, Nyeri Post Operasi
ABSTRACT
UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH JEMBER
NURSING DIII STUDY PROGRAM
FACULTY OF HEALTH SCIENCES
Scientific Papers
Rivela Julia Fadli
Application of Guided Imagery Therapy to Reduce Postoperative Pain in Ca Mammae Patients in the Dahlia Room of dr. H. Koesnadi Bondowoso Hospital
Abstract
Introduction: Breast cancer (carcinoma mamma) is one of the highest causes of death in women in Indonesia. Postoperative patients with Modified Radical Mastectomy (MRM) often experience acute pain that requires effective management. Guided imagery therapy as a non-pharmacological method is expected to help reduce pain intensity through relaxation and positive visualization. Objective: To describe the application of guided imagery therapy to reduce postoperative pain in ca mammae patients in the dahlia room of dr. H. Koesnadi Bondowoso Hospital. Methods: This study is a descriptive case study conducted on one postoperative patient of Ca Mammae in the Dahlia room of dr. H. Koesnadi Bondowoso Hospital. The guided imagery therapy intervention was carried out for three consecutive days (23–25 February 2024) accompanied by vital sign monitoring, assessment of pain location and intensity using the Numeric Rating Scale (NRS) and collaboration in the administration of analgesics (Peinlos injection 2×1). Results: the implementation of nursing care showed a gradual decrease in pain intensity. On the first day, the pain scale decreased from 5 to 4, the second day dropped to 3 and the third day decreased again to 2 after the intervention. Patients also reported feeling more relaxed and comfortable after each therapy session. Conclusion: Guided imagery therapy has proven to be effective as one of the non-pharmacological interventions, imagination therapy with an atmosphere like the beach with the patient's agreement in reducing postoperative pain in Ca Mammae patients. The application of this therapy is recommended as part of evidence-based nursing care.
Keyword: Carcinoma Mammae, Guided Imagery, Modified Radical Mastectomy, Post Surgery Pai
PENGARUH PERSEPSI MANFAAT, KEMUDAHAN, KEPERCAYAAN DAN RISIKO TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN QRIS PADA UMKM SEKOTA JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, kemudahan, kepercayaan, dan risiko terhadap keputusan penggunaan QRIS pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Jember. Jenis penelitian yang digunakan yakni metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampel pada penelitian sebanyak 100 pelaku UMKM yang telah menggunakan QRIS, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda yang diolah dengan bantuan perangkat lunak SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, keempat variabel independen yaitu persepsi manfaat, kemudahan, kepercayaan, dan risiko berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS. Secara parsial, persepsi manfaat memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan, yang artinya semakin tinggi manfaat yang dirasakan, semakin tinggi kecenderungan UMKM menggunakan QRIS. Kemudahan juga berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa QRIS dinilai mudah diakses dan digunakan. Kepercayaan memberikan pengaruh positif signifikan, yang mengindikasikan bahwa rasa aman dan keandalan sistem mendorong penggunaan. Sementara itu, persepsi risiko memiliki pengaruh negatif namun signifikan, yang artinya semakin tinggi risiko yang dirasakan, maka kecenderungan UMKM untuk menggunakan QRIS menurun. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi lembaga keuangan dan pemerintah daerah untuk memperkuat edukasi, sosialisasi, serta peningkatan keamanan sistem QRIS agar tingkat adopsi di kalangan UMKM semakin meningkat
PENGARUH KOMUNIKASI, KOMPETENSI, DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI DINAS PEMBERDAYAAN PEREM
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh komunikasi, kompetensi,
dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Jember. Fenomena yang terjadi di DP3A menunjukkan
bahwa meskipun kinerja tinggi mengalami peningkatan dari 45% pada tahun 2021 menjadi 47%
pada tahun 2025, masih terdapat kinerja rendah sebesar 20%, serta persoalan komunikasi
internal yang kurang efektif, ketidakseimbangan kompetensi antarpegawai, dan program
pengembangan karir yang belum terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada
seluruh pegawai DP3A Jember, yaitu sebanyak 63 orang, dengan teknik pengambilan sampel
menggunakan metode sensus. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian
dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui bantuan software SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa komunikasi, kompetensi, dan pengembangan karir memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan.
Komunikasi yang baik mampu meningkatkan pemahaman dan koordinasi kerja; kompetensi
yang memadai mendorong pelaksanaan tugas yang optimal; serta pengembangan karir yang
terencana mampu meningkatkan motivasi dan kontribusi pegawai. Temuan ini
menggarisbawahi pentingnya strategi pengelolaan sumber daya manusia secara terpadu untuk
meningkatkan efektivitas kerja serta kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh instansi
pemerintah.
Kata Kunci : komunikasi, kompetensi, pengembangan karir, kinerja karyawan, DP3A Jembe
PENGARUH MODAL SOSIAL, TANGGAPAN KONSUMEN DAN PEMASARAN SOSIAL TERHADAP KINERJA BISNIS UMKM KULINER (Study Kasus Pada Gen Z di Kabupaten Jember)
Penelitian ini mengkaji pengaruh modal sosial, tanggapan konsumen dan pemasaran sosial terhadap kinerja bisnis UMKM kuliner, dengan fokus pada generasi Z di Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh modal sosial, tanggapan konsumen dan pemasaran sosial terhadap kinerja bisnis UMKM kuliner, dengan fokus pada generasi Z di Kabupaten Jember. Sempel yang digunakan pada penelitian ini yaitu responden pelaku usaha UMKM di Kabupaten Jember, dengan sampel sebanyak 100 responden. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pengambilan (Non Probability Sampling), dengan pendekatan (Purposive Sampling) yang disesuaikan pada kreteria pengambilan sampel mencakup survei dan wawancara dengan pelaku UMKM serta konsumen untuk mengumpulkan data yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa modal sosial, tanggapan konsumen dan pemasaran sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja bisnis, terutama dalam hal penjualan dan loyalitas pelanggan. Selain itu, penerapan strategi pemasaran sosial yang efektif terbukti mampu menarik perhatian generasi Z, yang cenderung peduli terhadap isu sosial dan keberlanjutan. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pelaku UMKM kuliner dalam merumuskan strategi yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan pasar. Dengan memahami hubungan antara ketiga faktor ini, UMKM dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka di era digital
PENGARUH KARAKTERISTIK WIRAUSAHA, MOTIVASI, PENGALAMAN, KEMAMPUAN USAHA, TERHADAP KEBERHASILAN USAHA PADA UMKM OLAHAN IKAN DI PESISIR DUSUN WATU ULO, DESA SUMBEREJO
UMKM olahan ikan di wilayah pesisir memiliki potensi ekonomi yang besar dalam mendukung pertumbuhan lokal, namun kerap dihadapkan pada berbagai tantangan dalam mencapai keberhasilan usaha secara berkelanjutan. Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku usaha di Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo adalah rendahnya kapasitas internal yang mencakup aspek karakteristik wirausaha, motivasi, pengalaman, dan kemampuan usaha dalam mengelola bisnis secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh masing-masing faktor tersebut terhadap keberhasilan usaha pelaku UMKM olahan ikan di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 60 responden pelaku usaha. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi, pengalaman, dan kemampuan usaha berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan usaha, sementara karakteristik wirausaha tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya peningkatan kapasitas kewirausahaan secara praktis melalui pelatihan teknis, penguatan motivasi berwirausaha, dan pengembangan kemampuan usaha berbasis kebutuhan lokal. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada pentingnya peran pemerintah dan lembaga pendamping dalam memberikan dukungan terstruktur untuk mendorong keberhasilan UMKM pesisir sebagai bagian dari pembangunan ekonomi daerah.
Kata Kunci: Karakteristik Wirausaha, Motivasi, Pengalaman, Kemampuan Usaha, Keberhasilan Usaha