Institutional Repository of STIE Ekuitas
Not a member yet
1095 research outputs found
Sort by
Pengaruh Motivasi Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Pt. x
Didalam perusahaan, apabila karyawan tidak mencapai kepuasan kerjanya maka akan timbul sikap-sikap negatif dalam pekerjaan yang salah satunya dipengaruhi oleh Motivasi Kerja dan Pengembangan Karir seperti judul pada penelitian yaitu “Pengaruh Motivasi Kerja dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi”. Memiliki rumusan masalah Bagaimana Motivasi Kerja karyawan dan Pengembangan Karir serta Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Motivasi Kerja karyawan, Pengembangan Karir dan Kepuasan Kerja karyawan pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi serta mengetahui Pengaruh motivasi kerja dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi.
Penelitian ini menggunakan adalah jenis penelitian verificative research atau menguji hasil penelitian sebelumnya. Dalam penelitian ini populasinya adalah semua karyawan PT. Artdeco Sejahtera Abadi dengan jumlah 120 orang karyawan. Data akan dianalisa dengan metode deskriptif analisis Landasan teori yang digunakan adalah teori Manajemen Sumber Daya Manusia dan Dimensi Kepuasan Kerja.
Berdasarkan hasil analisis diambil beberapa kesimpulan bahwa Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi dengan kontribusi yang diberikan sebesar 40,0%. Demikian pula Pengembangan Karir secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi dengan kontribusi sebesar 29,6%. Sedangkan secara simultan Motivasi Kerja dan Pengembangan Karir berpengaruh signifikan pada Kepuasan Kerja Karyawan di PT. Artdeco Sejahtera Abadi dengan pengaruh simultan sebesar 69,6%.Prinsiana - NPM : A11140043 ;
Pembimbing : Dr. Deddy Rusyandi, SE., M.Si.
Didalam perusahaan, apabila karyawan tidak mencapai kepuasan kerjanya maka akan timbul sikap-sikap negatif dalam pekerjaan yang salah satunya dipengaruhi oleh Motivasi Kerja dan Pengembangan Karir seperti judul pada penelitian yaitu “Pengaruh Motivasi Kerja dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi”. Memiliki rumusan masalah Bagaimana Motivasi Kerja karyawan dan Pengembangan Karir serta Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Motivasi Kerja karyawan, Pengembangan Karir dan Kepuasan Kerja karyawan pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi serta mengetahui Pengaruh motivasi kerja dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi.
Penelitian ini menggunakan adalah jenis penelitian verificative research atau menguji hasil penelitian sebelumnya. Dalam penelitian ini populasinya adalah semua karyawan PT. Artdeco Sejahtera Abadi dengan jumlah 120 orang karyawan. Data akan dianalisa dengan metode deskriptif analisis Landasan teori yang digunakan adalah teori Manajemen Sumber Daya Manusia dan Dimensi Kepuasan Kerja.
Berdasarkan hasil analisis diambil beberapa kesimpulan bahwa Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi dengan kontribusi yang diberikan sebesar 40,0%. Demikian pula Pengembangan Karir secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Artdeco Sejahtera Abadi dengan kontribusi sebesar 29,6%. Sedangkan secara simultan Motivasi Kerja dan Pengembangan Karir berpengaruh signifikan pada Kepuasan Kerja Karyawan di PT. Artdeco Sejahtera Abadi dengan pengaruh simultan sebesar 69,6%
Pengaruh Pengetahuan Perpajakan Dan Kualitas Pelayanan Account Representative Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survei Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Garut Tahun 2018)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh secara parsial dan simultan pengetahuan perpajakan dan kualitas pelayanan Account Representative terhadap kepatuhan wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Garut. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah pengetahuan perpajakan dan kualitas pelayanan Account Representative sebagai variabel independen. Sedangkan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif menggunakan analisis deskriptif verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Garut. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu probability sampling dengan teknik simple random sampling. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian secara parsial dan simultan menunjukan bahwa pengetahuan perpajakan dan kualitas pelayanan Account Representative berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Garut.Aoulia Dewi Nugraha - NPM : C10140238 ;
Pembimbing : Tri Widiastuty, SE., Ak., M. Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh secara parsial dan simultan pengetahuan perpajakan dan kualitas pelayanan Account Representative terhadap kepatuhan wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Garut. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah pengetahuan perpajakan dan kualitas pelayanan Account Representative sebagai variabel independen. Sedangkan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif menggunakan analisis deskriptif verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Garut. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu probability sampling dengan teknik simple random sampling. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian secara parsial dan simultan menunjukan bahwa pengetahuan perpajakan dan kualitas pelayanan Account Representative berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Garut
Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Arus Kas Terhadap Harga Saham (Pada Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2017)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh kinerja keuangan dan arus kas terhadap harga saham. Kinerja keuangan dan arus kas sebagai variabel independen yang diwakili oleh Return On Asset dan Arus Kas Operasi serta harga saham sebagai variabel dependen yang diwakili oleh harga saham penutupan.
Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2017 dan memiliki populasi sebanyak 5 perusahaan, pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan teknik purposive sampling dan memiliki sampel sebanyak 4 perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari artikel, jurnal, buku, website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), dan website resmi seputarforex.
Hasil penelitian ini menyatakan terdapat pengaruh signifikan secara simultan antara kinerja keuangan dan arus kas dengan menggunakan rasio profitabilitas yang diproksikan menggunakan Return On Asset (ROA) serta arus kas operasi terhadap harga saham. Terdapat pengaruh signifikan secara parsial antara ROA terhadap harga saham, dan tidak adanya pengaruh antara arus kas operasi terhadap harga saham.Regina Tia Syafitri - NPM : C10150101
Pembimbing : Yane Devi Anna, SE., M.Si., Ak., CA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh kinerja keuangan dan arus kas terhadap harga saham. Kinerja keuangan dan arus kas sebagai variabel independen yang diwakili oleh Return On Asset dan Arus Kas Operasi serta harga saham sebagai variabel dependen yang diwakili oleh harga saham penutupan.
Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2017 dan memiliki populasi sebanyak 5 perusahaan, pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan teknik purposive sampling dan memiliki sampel sebanyak 4 perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari artikel, jurnal, buku, website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), dan website resmi seputarforex.
Hasil penelitian ini menyatakan terdapat pengaruh signifikan secara simultan antara kinerja keuangan dan arus kas dengan menggunakan rasio profitabilitas yang diproksikan menggunakan Return On Asset (ROA) serta arus kas operasi terhadap harga saham. Terdapat pengaruh signifikan secara parsial antara ROA terhadap harga saham, dan tidak adanya pengaruh antara arus kas operasi terhadap harga saham
Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Ukm X
Salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam menetapkan harga jual adalah harga pokok produksi, penentuan harga pokok produksi yang kurang tepat akan menyebabkan harga pokok penjualan yang kurang tepat sehingga dapat menyebabkan kerugian bagi pelaku usaha karena pelaku usaha tidak dapat menutup biaya-biaya yang telah dikeluarkan. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi pada UKM X.
Dalam studi ini penulis menggunakan metode deskriptif dan metode kuantitatif dalam proses pemecahan masalahnya. Jenis data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara.
Berdasarkan hasil studi disimpulkan bahwa UKM X melakukan perhitungan biaya produksi dengan mengakumulasi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Hasil perhitungan harga pokok produksi pada bulan Juni 2018 menunjukan ada kelemahan, dan pada realisasinya terdapat selisih yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan karena UKM X belum memasukan biaya angkut bahan baku dan tidak tepat dalam menghitung biaya overhead pabrik.Farras Syifa Nurasyah - NPM : C00160034
Pembimbing : Aneu Kuraesin, SE., M.Si.
Salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam menetapkan harga jual adalah harga pokok produksi, penentuan harga pokok produksi yang kurang tepat akan menyebabkan harga pokok penjualan yang kurang tepat sehingga dapat menyebabkan kerugian bagi pelaku usaha karena pelaku usaha tidak dapat menutup biaya-biaya yang telah dikeluarkan. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi pada UKM X.
Dalam studi ini penulis menggunakan metode deskriptif dan metode kuantitatif dalam proses pemecahan masalahnya. Jenis data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara.
Berdasarkan hasil studi disimpulkan bahwa UKM X melakukan perhitungan biaya produksi dengan mengakumulasi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Hasil perhitungan harga pokok produksi pada bulan Juni 2018 menunjukan ada kelemahan, dan pada realisasinya terdapat selisih yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan karena UKM X belum memasukan biaya angkut bahan baku dan tidak tepat dalam menghitung biaya overhead pabrik
Pengaruh Pendapatan Mudharabah Dan Pendapatan Ijarah Terhadap Laba Bersih (Profit Sharing) Pada x Periode 2012-2016
Bank syariah dalam menjalankan fungsinya menghimpun dana dan mengalokasikan dananya untuk kegiatan lain yang menghasilkan keuntungan. Salah satunya adalah pendapatan mudharabah dan pendapatan ijarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Mudharabah dan Pendapatan Ijarah terhadap Laba Bersih (Profit Sharing).
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan Teknik pengumpulan data secara studi dokumentasi (Decumentary Research) yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dan studi kepustakaan (Library Research). Pengambilan Data dari laporan keuangan Bank Syariah Mandiri Periode tahun 2012-2016. Data yang digunakan yaitu data sekunder. Rancangan pengujian hipotesis menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t dan uji f.
Hasil penelitian ini menunjukkan Pendapatan Mudharabah dan Pendapatan Ijarah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih (Profit Sharing) yang ditunjukkan dengan Fhitung 7,427 > Ftabel 3,55.Nazilla Nurul Hanifa - NPM : A10140189 ;
Pembimbing : Dede Ropik Yunus, Lc., M.Ag.
Bank syariah dalam menjalankan fungsinya menghimpun dana dan mengalokasikan dananya untuk kegiatan lain yang menghasilkan keuntungan. Salah satunya adalah pendapatan mudharabah dan pendapatan ijarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Mudharabah dan Pendapatan Ijarah terhadap Laba Bersih (Profit Sharing).
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan Teknik pengumpulan data secara studi dokumentasi (Decumentary Research) yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dan studi kepustakaan (Library Research). Pengambilan Data dari laporan keuangan Bank Syariah Mandiri Periode tahun 2012-2016. Data yang digunakan yaitu data sekunder. Rancangan pengujian hipotesis menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t dan uji f.
Hasil penelitian ini menunjukkan Pendapatan Mudharabah dan Pendapatan Ijarah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih (Profit Sharing) yang ditunjukkan dengan Fhitung 7,427 > Ftabel 3,55
Perencanaan Pengendalian Bahan Baku Jeans dengan Menggunakan Metode Just In Time (JIT) (Studi Kasus pada Alker Konveksi)
Alker Konveksi merupakan home industry (industri rumahan) yang bergerak pada bidang konveksi pakaian. Selama ini persediaan bahan baku belum digunakan dengan efisien, yang terlihat dari pembelian bahan baku yang berlebihan sehingga menyebabkan kelebihan stok persediaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar efisiensi total biaya persediaan dengan menggunakan metode Just In Time (JIT). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.
Hasil perhitungan biaya perencanaan persediaan bahan baku jeans dengan menggunakan metode perusahaan menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 427.296.450. Sedangkan hasil perhitungan dengan metode Just In Time (JIT) menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 406.424.358. Sehingga, penerapan metode Just In Time (JIT) dapat menghasilkan efisiensi biaya sebesar Rp 20.872.092 atau 4,88%. Oleh karena itu, sebaiknya perusahaan dapat menerapkan kebijakan persediaan ini karena dapat menurunkan total biaya persediaan.Aziz Muttaqin - NPM : A10140539 ;
Pembimbing : Dr. Hj. N. Ayi Tejaningrum, MT.
Alker Konveksi merupakan home industry (industri rumahan) yang bergerak pada bidang konveksi pakaian. Selama ini persediaan bahan baku belum digunakan dengan efisien, yang terlihat dari pembelian bahan baku yang berlebihan sehingga menyebabkan kelebihan stok persediaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar efisiensi total biaya persediaan dengan menggunakan metode Just In Time (JIT). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.
Hasil perhitungan biaya perencanaan persediaan bahan baku jeans dengan menggunakan metode perusahaan menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 427.296.450. Sedangkan hasil perhitungan dengan metode Just In Time (JIT) menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 406.424.358. Sehingga, penerapan metode Just In Time (JIT) dapat menghasilkan efisiensi biaya sebesar Rp 20.872.092 atau 4,88%. Oleh karena itu, sebaiknya perusahaan dapat menerapkan kebijakan persediaan ini karena dapat menurunkan total biaya persediaan
Pengaruh Total Assets Turnover (Tato) Dan Operating Profit Margin (Opm) Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Sub Sektor Tekstil Dan Garmen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Total Assets Turnover (TATO) dan Operating Profit Margin (OPM) terhadap Financial Distress pada perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI periode 2013-2017.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Total Assets Turnover (TATO) tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Financial Distress. Operating Profit Margin (OPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress. Secara simultan variabel Total Assets Turnover (TATO) dan Operating Profit Margin (OPM) berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress. Kemampuan prediksi dari kedua variabel tersebut terhadap Financial Distress dilihat dari nilai R square sebesar 50,5% sedangkan sisanya 49,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.Rena Rosmawaty - NPM : A10150128 ;
Pembimbing : Mirza Hedismarlina Yuneline, ST., MBA., QWP.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Total Assets Turnover (TATO) dan Operating Profit Margin (OPM) terhadap Financial Distress pada perusahaan sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di BEI periode 2013-2017.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Total Assets Turnover (TATO) tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Financial Distress. Operating Profit Margin (OPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress. Secara simultan variabel Total Assets Turnover (TATO) dan Operating Profit Margin (OPM) berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress. Kemampuan prediksi dari kedua variabel tersebut terhadap Financial Distress dilihat dari nilai R square sebesar 50,5% sedangkan sisanya 49,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti
Proses Administrasi Kredit Mikro Utama Pada Bank X Kantor Cabang Jatinangor
Lenny Mustika Maharani - NPM : B00110151 ;
Pembimbing : Yudi Wahyudin S. SE., M.SiTujuan dari studi ini untuk mengetahui tentang proses administrasi Kredit Mikro Utama (KMU), mengetahui fungsi-fungsi administrasi Kredit Mikro Utama (KMU), serta masalah yang dihadapi dari proses administrasi Kredit Mikro Utama (KMU) dan bagaimana solusinya.
Metode studi yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan dan studi praktik kerja lapangan.
Berdasarkan hasil studi ada tujuh proses yang dijalankan dalam kegiatan administrasi Kredit Mikro Utama di bank bjb kantor cabang Jatinangor, semua aktivitas kredit ini sudah jelas dan mudah diterapkan sehingga kredit berjalan dengan lancar. Dapat disimpulkan, bahwa seluruh kegiatan administrasi Kredit Mikro Utama (KMU) di kantor cabang Jatinangor berjalan baik dan sesuai Standar Operasional Perusahaan yang berlaku. Terdapat lima masalah yang dihadapi, namun semua masalah tersebut dapat dihadapi dengan baik
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Barat
Pengembangan wilayah suatu daerah dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya adalah faktor ekonomi daerah tersebut Budiharsono. 2005. Jika pendapatan atau sumber dana suatu wilayah mengalami peningkatan maka akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi pada wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah masing-masing item dari pendapatan asli daerah dan dana perimbangan wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Periode 2012-2016 berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Penelitian dilakukan di Badan Pusat Statistik.
Populasi dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat periode 2012-2016 yang berjumlah 26 Kabupaten/Kota. Sedangkan teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan metode purposive sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 26 Kabupaten/Kota. Sedangkan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda pada taraf signifikansi sebesar 0.05. Program yang digunakan dalam menganalisis data menggunakan Eviews 9.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial dan secara simultan pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan besarnya pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan dalam memberikan kontribusi pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 52.3%.Tia Lestari - NPM : C10140229 ;
Dibawah Bimbingan : Ade Imam Muslim, S.Pd., S.Akt., M.Si
Pengembangan wilayah suatu daerah dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya adalah faktor ekonomi daerah tersebut Budiharsono. 2005. Jika pendapatan atau sumber dana suatu wilayah mengalami peningkatan maka akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi pada wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah masing-masing item dari pendapatan asli daerah dan dana perimbangan wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Periode 2012-2016 berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Penelitian dilakukan di Badan Pusat Statistik.
Populasi dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat periode 2012-2016 yang berjumlah 26 Kabupaten/Kota. Sedangkan teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan metode purposive sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 26 Kabupaten/Kota. Sedangkan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda pada taraf signifikansi sebesar 0.05. Program yang digunakan dalam menganalisis data menggunakan Eviews 9.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial dan secara simultan pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan besarnya pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan dalam memberikan kontribusi pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 52.3%
Analisis Penyaluran Kredit Oleh Bank Sebelum Dan Sesudah Penerapan Peer To Peer Lending (P2p) Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penyaluran kredit oleh bank sebelum dan sesudah penerapan peer to peer lending (P2P) pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Populasi yang digunakan adalah bank umum di Indonesia dan perusahaan yang bergerak di industri financial technology (fintech) yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dan diperoleh 33 sampel perusahaan. Berdasarkan ketersediaan data, jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan deskriptif dengan pengujian normalitas dan pengujian hipotesis menggunakan Shapiro Wilk. Pengujian perbedaan diakukan dengan Paired Sample T-Test sebagai metode analisa menggunakan SPSS 23.
Hasil analisis menunjukan bahwa penyaluran kredit yang diukur berdasarkan jumlah penyaluran kredit pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan peer to peer lending (P2P).Salma Aulia Rachmani - NPM : A10150236 ;
Pembimbing : Fia Dialysa Sulaksana, SE., MM.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penyaluran kredit oleh bank sebelum dan sesudah penerapan peer to peer lending (P2P) pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Populasi yang digunakan adalah bank umum di Indonesia dan perusahaan yang bergerak di industri financial technology (fintech) yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dan diperoleh 33 sampel perusahaan. Berdasarkan ketersediaan data, jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan deskriptif dengan pengujian normalitas dan pengujian hipotesis menggunakan Shapiro Wilk. Pengujian perbedaan diakukan dengan Paired Sample T-Test sebagai metode analisa menggunakan SPSS 23.
Hasil analisis menunjukan bahwa penyaluran kredit yang diukur berdasarkan jumlah penyaluran kredit pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan peer to peer lending (P2P)