Institutional Repository of STIE Ekuitas
Not a member yet
    1095 research outputs found

    Dampak Likuiditas Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Sub Sektor Semen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2013-2017

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan likuiditas pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk mengetahui perkembangan profitabilitas pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan untuk mengetahui pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2017 berdasarkan Cash Ratio dan Return On Assets (ROA). Data yang digunakan dalam penelitian menggunakan sampel berjumlah 20 laporan keuangan pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 5 tahun. Teknik analisis yang digunakan adalah korelasi, analisis determinasi, analisis regresi linier sederhana, dan uji t untuk menguji signifikansi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2017.Nadiya Anugrah Hafsah - NPM : A10150318 ; Pembimbing : Fia Dialysa, SE., MM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan likuiditas pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk mengetahui perkembangan profitabilitas pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan untuk mengetahui pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2017 berdasarkan Cash Ratio dan Return On Assets (ROA). Data yang digunakan dalam penelitian menggunakan sampel berjumlah 20 laporan keuangan pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 5 tahun. Teknik analisis yang digunakan adalah korelasi, analisis determinasi, analisis regresi linier sederhana, dan uji t untuk menguji signifikansi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2017

    Analisis Pengendalian Kualitas Kopi Menggunakan Metode Pdca (Plan, Do, Check, Act) Pada Cv. x Kabupaten Bandung Barat "

    No full text
    Penelitian ini dilakukan di CV. Tonas Coffee dengan objek penelitian produk biji kopi, dimana ada beberapa faktor proses produksi bermasalah yang mengakibatkan kualitas biji kopi berkurang dengan total produksi sebanyak kurang lebih 1000kg biji kopi, produk cacat sebanyak 71,4kg, dengan persentase kecacatan 7,15% dari batas toleransi defect yang ditetapkan perusahaan sebesar 4% pada proses produksi tahun 2017. Metode yang digunakan menerapkan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act) dengan dibantu alat pengendalian kualitas seven tools dan penyusunan langkah perbaikan menggunakan 5W (What, Why, Who, When, Where) dan 1H (How) Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 2 jenis produk cacat yang menjadi fokus utama yaitu jenis produk cacat biji kopi pecah dengan 8 sumber dan potensi penyebab defect sedangkan untuk jenis produk cacat biji kopi muda dengan 5 sumber dan potensi penyebab defect yang disebabkan oleh faktor machine, man, environmental, methode, dan material.Miftahul Aziz - NPM : A10140169 ; Pembimbing : Resi Juariah Susanto, SE., M.Si Penelitian ini dilakukan di CV. Tonas Coffee dengan objek penelitian produk biji kopi, dimana ada beberapa faktor proses produksi bermasalah yang mengakibatkan kualitas biji kopi berkurang dengan total produksi sebanyak kurang lebih 1000kg biji kopi, produk cacat sebanyak 71,4kg, dengan persentase kecacatan 7,15% dari batas toleransi defect yang ditetapkan perusahaan sebesar 4% pada proses produksi tahun 2017. Metode yang digunakan menerapkan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act) dengan dibantu alat pengendalian kualitas seven tools dan penyusunan langkah perbaikan menggunakan 5W (What, Why, Who, When, Where) dan 1H (How) Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 2 jenis produk cacat yang menjadi fokus utama yaitu jenis produk cacat biji kopi pecah dengan 8 sumber dan potensi penyebab defect sedangkan untuk jenis produk cacat biji kopi muda dengan 5 sumber dan potensi penyebab defect yang disebabkan oleh faktor machine, man, environmental, methode, dan material

    Perbandingan Capital Asset Pricing Model (Capm) Dan Arbitrage Pricing Theory (Apt) Dalam Memprediksi Return Saham Pada Sektor Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2014 Sampai 2018

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Arbitrage Pricing Theory (APT) dan memprediksi return saham. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif, dengan data sekunder yang diperoleh melalui laporan keuangan Perusahaan Sub Sektor Transportasi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Rancangan pengujian dengan menggunakan Teknik perhitungan CAPM dan APT, uji Normalitas, uji Wilcoxon, uji Paired Samples test, uji Mean Absolute Deviation (MAD). Hasil dari perhitungan di dapat bahwa teknik CAPM lebih tepat dan akurat berdasarkan nilai MAD (0,0985) dibandingkan dengan nilai teknik APT dengan MAD sebesar (1,787). Untuk uji beda keakuratan antara teknik CAPM dan APT menggunakan Wilcoxon dan Paired Samples test menunjukan tidak adanya perbedaan keakuratan dan tidak ada hubungan antara CAPM dengan APT.Septi Mulyani - NPM : A11140004 ; Pembimbing : Gatot Iwan Kurniawan, SE., MBA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Arbitrage Pricing Theory (APT) dan memprediksi return saham. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif, dengan data sekunder yang diperoleh melalui laporan keuangan Perusahaan Sub Sektor Transportasi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Rancangan pengujian dengan menggunakan Teknik perhitungan CAPM dan APT, uji Normalitas, uji Wilcoxon, uji Paired Samples test, uji Mean Absolute Deviation (MAD). Hasil dari perhitungan di dapat bahwa teknik CAPM lebih tepat dan akurat berdasarkan nilai MAD (0,0985) dibandingkan dengan nilai teknik APT dengan MAD sebesar (1,787). Untuk uji beda keakuratan antara teknik CAPM dan APT menggunakan Wilcoxon dan Paired Samples test menunjukan tidak adanya perbedaan keakuratan dan tidak ada hubungan antara CAPM dengan APT

    Pengaruh Self Assesment System Dan Pemeriksaan Pajak Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self assesment system dan pemeriksaan pajak terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak aktif yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kuningan. Sampel yang digunakan adalah 100 orang Wajib Pajak dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil uji asumsi klasik tidak bermasalah dan semua data variabel berdistribusi normal sehingga telah memenuhi syarat untuk dapat menggunakan analisis regresi linier berganda. Uji hipotesis dalam penelitian ini yaitu uji f dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self assesment system secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Pemeriksaan pajak secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Self assesment system dan pemeriksaan pajak berpengaruh bersama-sama secara simultan terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Uji koefisien determinasi sebesar 30% menunjukan bahwa self assesment system dan pemeriksaan pajak mempengaruhi tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi sebesar 30%. Sisanya 70% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.Winda Mauliena Hakiem - NPM : C10140245 ; Dibawah Bimbingan : Lina Said, SE., M.Si., Ak., CA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self assesment system dan pemeriksaan pajak terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak aktif yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kuningan. Sampel yang digunakan adalah 100 orang Wajib Pajak dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil uji asumsi klasik tidak bermasalah dan semua data variabel berdistribusi normal sehingga telah memenuhi syarat untuk dapat menggunakan analisis regresi linier berganda. Uji hipotesis dalam penelitian ini yaitu uji f dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self assesment system secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Pemeriksaan pajak secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Self assesment system dan pemeriksaan pajak berpengaruh bersama-sama secara simultan terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Uji koefisien determinasi sebesar 30% menunjukan bahwa self assesment system dan pemeriksaan pajak mempengaruhi tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi sebesar 30%. Sisanya 70% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain

    Pengaruh Kinerja Keuangan, Struktur Aktiva Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal (Pada Perusahaan Sub Sektor Perdagangan Eceran Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Tahun 2013-2017)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan, struktur aktiva dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal pada perusahaan sub sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2013-2017. Kinerja keuangan diukur menggunakan return on equity (ROE) yaitu perbandingan antara laba bersih dan modal, struktur aktiva menggunakan perbandingan aktiva tetap dengan total aktiva, ukuran perusahaan menggunakan logaritma natural dari total aktiva dan struktur modal diukur menggunakan debt to equity ratio (DER) yaitu perbandingan total utang dengan total modal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan verifikatif, sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2017. Jumlah sampel 8 perusahaan yang tergabung dalam perusahaan sub sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2017, dengan memakai teknik penentuan sampel nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang dilakukan dengan tingkat signifikan 5% menunjukan bahwa variabel kinerja keuangan, struktur aktiva dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal sebesar 48,8% dan sisanya sebesar 51,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Selain itu secara parsial kinerja keuangan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap struktur modal, struktur aktiva dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modalLaela Ramadanti - NPM : C10150069 ; Pembimbing : Cecep Taufiqurrohman, SE., MM.,Ak., CA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan, struktur aktiva dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal pada perusahaan sub sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2013-2017. Kinerja keuangan diukur menggunakan return on equity (ROE) yaitu perbandingan antara laba bersih dan modal, struktur aktiva menggunakan perbandingan aktiva tetap dengan total aktiva, ukuran perusahaan menggunakan logaritma natural dari total aktiva dan struktur modal diukur menggunakan debt to equity ratio (DER) yaitu perbandingan total utang dengan total modal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan verifikatif, sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2017. Jumlah sampel 8 perusahaan yang tergabung dalam perusahaan sub sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2017, dengan memakai teknik penentuan sampel nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang dilakukan dengan tingkat signifikan 5% menunjukan bahwa variabel kinerja keuangan, struktur aktiva dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal sebesar 48,8% dan sisanya sebesar 51,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Selain itu secara parsial kinerja keuangan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap struktur modal, struktur aktiva dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur moda

    Pengaruh Independensi Auditor, Kemampuan Auditor Dan Teknik Audit Terhadap Efektivitas Pelaksanaan Audit Investigasi Dalam Pengungkapan Fraud (Studi Kasus Pada Bpkp Perwakilan Provinsi Jawa Barat)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh independensi auditor, kemampuan auditor dan teknik audit terhadap efektivitas pelaksanaan audit investigasi dalam pengungkapan fraud. Variabel independen dalam penelitian ini adalah independensi auditor, kemampuan auditor dan teknik audit, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah efektivitas pelaksanaan audit investigasi dalam pengungkapan fraud. Penelitian ini dilakukan di BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah bidang Audit Investigasi. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling secara proporsional, sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS Versi 23. Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi auditor, kemampuan auditor dan teknik audit berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan audit investigasi dalam pengungkapan fraud secara parsial. Selain itu secara simultan independensi auditor, kemampuan auditor dan teknik audit mempengaruhi efektivitas pelaksanaan audit investigasi dalam pengungkapan fraud sebesar 67,8%, sedangkan sisanya sebesar 32,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Ajeng Ayu Malina Pelu - NPM : C10150273 ; Pembimbing : Siska Willy, SE., M.Ak., Ak., CA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh independensi auditor, kemampuan auditor dan teknik audit terhadap efektivitas pelaksanaan audit investigasi dalam pengungkapan fraud. Variabel independen dalam penelitian ini adalah independensi auditor, kemampuan auditor dan teknik audit, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah efektivitas pelaksanaan audit investigasi dalam pengungkapan fraud. Penelitian ini dilakukan di BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah bidang Audit Investigasi. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling secara proporsional, sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS Versi 23. Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi auditor, kemampuan auditor dan teknik audit berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan audit investigasi dalam pengungkapan fraud secara parsial. Selain itu secara simultan independensi auditor, kemampuan auditor dan teknik audit mempengaruhi efektivitas pelaksanaan audit investigasi dalam pengungkapan fraud sebesar 67,8%, sedangkan sisanya sebesar 32,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

    Tinjauan Atas Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Pada Desa X

    Get PDF
    Dalam rangka peningkatan perekonomian suatu daerah, salah satu yang harus dicapai adalah kinerja keuangan yang baik. Kinerja keuangan merupakan suatu ukuran kinerja yang menggunakan indikator keuangan. Penelitian yang berjudul “Tinjauan Atas Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Pada X” ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Pemerintah Desa Rancakasumba dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) melalui kegiatan yang meliputi: Tahap Perencanaan APBDes, Tahap Pelaksanaan dan Penyusunan APBDes, Tahap Pelaporan APBDes, Tahap Pengelolaan APBDes, dan Tahap Pertanggungjawaban APBDes. Metode yang digunakan dalam proses penyusunan Laporan Tugas Akhir adalah metode analisis desktiptif. Dari tugas akhir yang telah disusun disimpulkan bahwa kinerja pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Rancakasumba Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung penyusunannya sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa, akan tetapi ditahun 2015 terdapat tingkat evaluasi yang tidak efektiv sebesar 10% dikarenakan kendala – kendala yang terjadi di Desa Rancakasumba.Berliyana Kharisma Septianwar - NPM : C00160051 ; Pembimbing : Siska Willy, SE., M.Ak. Ak., CA. Dalam rangka peningkatan perekonomian suatu daerah, salah satu yang harus dicapai adalah kinerja keuangan yang baik. Kinerja keuangan merupakan suatu ukuran kinerja yang menggunakan indikator keuangan. Penelitian yang berjudul “Tinjauan Atas Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Pada X” ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Pemerintah Desa Rancakasumba dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) melalui kegiatan yang meliputi: Tahap Perencanaan APBDes, Tahap Pelaksanaan dan Penyusunan APBDes, Tahap Pelaporan APBDes, Tahap Pengelolaan APBDes, dan Tahap Pertanggungjawaban APBDes. Metode yang digunakan dalam proses penyusunan Laporan Tugas Akhir adalah metode analisis desktiptif. Dari tugas akhir yang telah disusun disimpulkan bahwa kinerja pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Rancakasumba Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung penyusunannya sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa, akan tetapi ditahun 2015 terdapat tingkat evaluasi yang tidak efektiv sebesar 10% dikarenakan kendala – kendala yang terjadi di Desa Rancakasumba

    Tinjauan Mengenai Pemberian Agunan Terhadap Kredit Cinta Rakyat (Kcr) Pada Bank x Kcp Antapani

    No full text
    Nurlita Melati - NPM : B00110030 ; Pembimbing : Mery Maulin, SH., M.Hum., M.Kn.Bank merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Dalam kegiatan usahanya bank menawarkan salah satu produknya yaitu kredit. Pada proses pemberian kredit tersebut bank juga menerima jaminan yang dijadikan agunan oleh nasabah yang mengajukan kredit. Pada tiap produk kredit Bank bjb memiliki perbedaan dalam jaminan yang dapat diagunkan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui apa itu Kredit Cinta Rakyat (KCR) pada Bank bjb, jenis jaminan apa yang dapat dijadikan agunan pada Kredit Cinta Rakyat (KCR), dan bagaimana penilaian agunan terhadap Kredit Cinta Rakyat (KCR) pada bank bjb. Metode studi yang digunakan adalah metode deskriptif suatu metode yang memberikan gambaran lebih jelas mengenai situasi–situasi sosial yang terjadi. Serta menggunakan teknik studi kepustakaan (library research) dan studi lapangan (field research) melalui observasi dan interview kepada narasumber. Dari hasil penelitian dapat diketahui Kredit Cinta Rakyat (KCR) adalah kredit yang dananya berasal dari pemerintah daerah yang dikelola Bank bjb untuk mengembangkan usaha rakyat khususnya pengusaha kecil menengah. Jaminan yang dapat dijadikan agunan pada Kredit Cinta Rakyat (KCR) Bank bjb cukup ringan meliputi surat akta tanah, BPKB kendaraan roda 2 dan 4, SHM, SPTB (Surat Pemakaian Tempat Berjualan), Bilyet giro dan lainnya. Penilaian agunan Kredit Cinta Rakyat (KCR) pada Bank bjb menggunakan metode Cash Equivalency Value (CEV) dimana terdapat perhitungan nilai tanah dan nilai taksasi jaminan

    Pengaruh Pertumbuhan Penjualan Dan Perputaran Modal Kerja Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Sub Sektor Food And Beverages Periode 2013-2017

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Pertumbuhan Penjualan , Perputaran Modal Kerja dan Profitabilitas (ROA) dan untuk mengetahui pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Perputaran Modal Kerja terhadap Profitabilitas (ROA) pada perusahaan manufaktur sub sektor food and beverages periode 2013-2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode verifikatif, dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Pengambilan sampel di Laporan Keuangan yang terdapat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2017. Data yang digunakan adalah data sekunder. Instrumen analisis statistik menggunakan uji asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji T dan uji F. Hasil penelitian menunjukan secara parsial Pertumbuhan Penjualan tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas (ROA). Perputaran Modal Kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) sedangkan hasil secara simultan menunjukan bahwa Pertumbuhan Penjualan dan Perputaran Modal Kerja berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA). Besarnya pengaruh Pertumbuhan Penjualan dan Perputaran Modal Kerja mempengaruhi Profitabilitas (ROA) adalah sebesar 45%, sedangkan sisanya 55% diduga dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian.Pascarista Pingkan Yulianti - NPM : A10150134 ; Dibawah Bimbingan : Dr. Herry Achmad Buchory SE, MM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Pertumbuhan Penjualan , Perputaran Modal Kerja dan Profitabilitas (ROA) dan untuk mengetahui pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Perputaran Modal Kerja terhadap Profitabilitas (ROA) pada perusahaan manufaktur sub sektor food and beverages periode 2013-2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode verifikatif, dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Pengambilan sampel di Laporan Keuangan yang terdapat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2017. Data yang digunakan adalah data sekunder. Instrumen analisis statistik menggunakan uji asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji T dan uji F. Hasil penelitian menunjukan secara parsial Pertumbuhan Penjualan tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas (ROA). Perputaran Modal Kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) sedangkan hasil secara simultan menunjukan bahwa Pertumbuhan Penjualan dan Perputaran Modal Kerja berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA). Besarnya pengaruh Pertumbuhan Penjualan dan Perputaran Modal Kerja mempengaruhi Profitabilitas (ROA) adalah sebesar 45%, sedangkan sisanya 55% diduga dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian

    Pengaruh Rekomendasi Atas Temuan Audit Operasional Dan Pengendalian Internal Pemberian Kredit Mikro Terhadap Minimalisasi Kredit Macet (Studi Kasus Pada Bank Bpr Garut)

    Get PDF
    Permasalahan kredit bisa diatasi dengan adanya suatu rekomendasi atas temuan audit operasional dan pengendalian internal pemberian kredit mikro dalam bidang perkreditan, karena rekomendasi atas temuan pemeriksaan operasional menjadi masukan yang diberikan kepada manajemen untuk mengambil tindakan korektif atau perbaikan yang perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam pengelolaan kredit dan pengendalian internal diperlukan untuk menunjang efektivitas sistem pemberian kredit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rekomendasi atas temuan audit operasional dan pengendalian internal pemberian kredit mikro terhadap minimalisasi kredit macet. Variabel independen dalam penelitian ini adalah rekomendasi atas temuan audit operasional dan pengendalian internal pemberian kredit mikro, sedangkan variabel dependen dalam dalam penelitian ini adalah minimalisasi kredit macet. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dimana teknik ini merupakan pengambilan informasi dengan pertimbangan tertentu dan jumlah responden yang menjadi sampel penelitian ini adalah 45 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis linier berganda. Berdasarkan hasil pengujian statistik diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel rekomendasi atas temuan audit operasional dan pengendalian internal pemberian kredit mikro terhadap minimalisasi kredit macet sebesar 44,1% sedangkan sisanya sebesar 55,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Sindi Kurniasari - NPM : C10150219 ; Pembimbing : Siska Willy, SE., M.Ak. Ak. Permasalahan kredit bisa diatasi dengan adanya suatu rekomendasi atas temuan audit operasional dan pengendalian internal pemberian kredit mikro dalam bidang perkreditan, karena rekomendasi atas temuan pemeriksaan operasional menjadi masukan yang diberikan kepada manajemen untuk mengambil tindakan korektif atau perbaikan yang perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam pengelolaan kredit dan pengendalian internal diperlukan untuk menunjang efektivitas sistem pemberian kredit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rekomendasi atas temuan audit operasional dan pengendalian internal pemberian kredit mikro terhadap minimalisasi kredit macet. Variabel independen dalam penelitian ini adalah rekomendasi atas temuan audit operasional dan pengendalian internal pemberian kredit mikro, sedangkan variabel dependen dalam dalam penelitian ini adalah minimalisasi kredit macet. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dimana teknik ini merupakan pengambilan informasi dengan pertimbangan tertentu dan jumlah responden yang menjadi sampel penelitian ini adalah 45 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis linier berganda. Berdasarkan hasil pengujian statistik diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel rekomendasi atas temuan audit operasional dan pengendalian internal pemberian kredit mikro terhadap minimalisasi kredit macet sebesar 44,1% sedangkan sisanya sebesar 55,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

    826

    full texts

    1,095

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of STIE Ekuitas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇