Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
ANALISIS MOTIF GEN Z DALAM KONSUMSI KONTEN MAKEUP BEAUTY INFLUENCER DI TIKTOK: PERSPEKTIF TEORI KEGUNAAN DAN GRATIFIKASI
ABSTRAK
(A) DANIELLA ANGELINE/ 915210034
(B) ANALISIS MOTIF GEN Z DALAM KONSUMSI KONTEN MAKEUP
BEAUTY INFLUENCER DI TIKTOK: PERSPEKTIF TEORI KEGUNAAN
DAN GRATIFIKASI
(C) xvii + 59 hlm, Tahun 2024, table 1, gambar 7, lampiran 2
(D) PERIKLANAN (ADVERTISING)
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif Gen Z dalam
mengonsumsi konten makeup dari beauty influencer Tasya Farasya di TikTok,
menggunakan pendekatan Teori Kegunaan dan Gratifikasi. Motif yang di
didorong berdasarkan lima kebutuhan yang dipuaskan oleh media menurut
Katz, Gurevitch dan Haas dikaji dalam Teori Kegunaan dan Gratifikasi yaitu
kebutuhan kognitif, afektif, integrasi pribadi, integrasi sosial dan pelepasan
ketegangan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif
menggunakan metode fenomenologi, serta wawancara mendalam sebagai
teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif utama
Gen Z konsumsi konten makeup Tasya Farasya di TikTok didorong oleh
kebutuhan kognitif, sedangkan kebutuhan afektif, integrasi pribadi, integrasi
sosial dan kebutuhan pelepasan ketegangan tidak menjadi motif utama bagi Gen
Z dalam mengonsumsi konten makeup Tasya Farasya di TikTok.
Kata Kunci: Gen Z, Tiktok, Teori Kegunaann dan Gratifikasi
(E) DAFTAR PUSTAKA: 5 (buku), 21 (jurnal), 3 (website)
(F) Dr. Muhammad Adi Pribadi, S.E., M.IB., M.Com., C.P
Pengaruh sistem pengkabutan bahan bakar terhadap performa dan emisi gas buang pada mesin sepeda motor (TM - 1404)
Tugas akhir ini bersifat eksperimental, bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perbedaan yang diunggulkan oleh mesin dengan sistem pengkabutan bahan bakar terbaru yaitu fuel injection, dengan sistem terdahulu yang sudah mulai ditinggalkan, karburator. Pada percobaan ini dilakukan 3 buah pengujian, diantaranya adalah; pengujian performa menggunakan dynamometer, pengujian sisa pembakaran emisi gas buang serta pengujian konsumsi bahan bakar dalam satuan waktu. Percobaan ini memerlukan modifikasi yang cukup banyak pada sektor pengapian. Modifikasi diawali dengan pemilihan komponen apa yang akan digunakan untuk merubah sistem pengapian. Tidak hanya itu saja, biasanya dalam modifikasi sistem pengapian seperti ini juga butuh beberapa penyesuaian yang berkaitan, contohnya pada pick up pulser di magnet spul. Setelah itu, dilakukan penyesuaian lagi untuk menginstalasi komponen sensor yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem pengapian ECU, seperti sensor TPS (Throttle Position Sensor), sensor O2, dan sensor EOT (Engine Oil Temperature). Mesin sepeda motor yang akan digunakan dalam percobaan adalah mesin Honda Karisma 125 yang masih menggunakan karburator standar sebagai variabel perbandingan. Sedangkan pada sistem pengkabutan fuel injection-nya akan menggunakan seperangkat alat elektronik dari Honda Supra X 125 PGM F
Pengukuran kinerja rantai pasok hijau pada plastic houseware goods manufacturing company dengan pendekatan green supply chain management (T. Ind - 878)
Penelitian ini berfokus pada pengukuran kinerja rantai pasok hijau di perusahaan manufaktur alat rumah tangga berbahan plastik, dengan fokus khusus pada produksi gelas. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara dengan pihak perusahaan. Hasil wawancara mengindikasikan bahwa perusahaan menghadapi masalah signifikan terkait akurasi peramalan permintaan penjualan. Masalah ini menyebabkan ketidakpastian dalam proses produksi dan penyimpanan yang dapat mengakibatkan kelebihan atau kekurangan stok, serta dapat berdampak negatif pada kepuasan pelanggan. Data delapan bulan terakhir menunjukkan adanya selisih yang cukup besar antara peramalan dan permintaan aktual, yaitu masing-masing sebesar 50,8%, 78,3%, 51,2%, 71,2%, 83,1%, 80%, 86,3%, dan 89%. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis melakukan penelitian menggunakan pendekatan Green Supply Chain Management (GSCM) dengan metode Green Supply Chain Operations Reference (Green SCOR), serta Key Performance Indicator (KPI) dan Snorm De Boer. Pengukuran KPI dilakukan pada lima proses utama, yaitu plan untuk perencanaan yang lebih akurat dan ramah lingkungan), source untuk pengadaan bahan baku yang berkelanjutan, make untuk produksi yang mengurangi limbah, delivery untuk pengiriman yang efisien dan ramah lingkungan, dan return untuk pengelolaan limbah dan produk yang tidak terpakai secara berkelanjutan. Melalui penelitian ini, diharapkan perusahaan dapat meningkatkan akurasi peramalan serta menerapkan strategi yang lebih efektif dan efisien dalam mendukung keberlanjutan lingkungan