Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
PENGARUH OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA, UKURAN PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN SEKTOR CONSUMER NON- CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2022
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh opini audit tahun sebelumnya, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, dan kualitas audit terhadap opini audit going concern di sektor consumer non-cyclicals, dengan menggunakan tahun 2020 hingga 2022 sebagai periode pengumpulan data untuk dilakukan pengujian. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling untuk mengambil sampel, dan menguji hipotesisnya dengan menggunakan analisis regresi logistik serta uji dilakukan menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini audit tahun sebelumnya memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap opini audit going concern, ukuran perusahaan dan kualitas audit memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan, pertumbuhan perusahaan memperoleh hasil tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya informasi terkait opini audit tahun sebelumnya, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, serta kualitas audit yang digunakan dalam perusahaan yang akan memberikan opini audit sebagai sinyal bagi investor. Kata Kunci: Opini Audit Tahun Sebelumnya, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan
Perusahaan, Kualitas Audit, Opini Audit Going Concern
Abstract: The purpose of this research is to examine the effect of previous year’s audit opinion, firm size, company growth, and audit quality on the going concern audit opinion of consumer non-cyclicals sector firms, using 2020 until 2022 as data collection period for examined. This research uses the purposive sampling method to take samples and tests its hypotheses using logistic regression analysis and tests were carried out using SPSS software. The results shows that previous year’s audit opinion has a positive and significant effect on going concern audit opinion, firm size and audit quality has a negative and does not have a significant effect on going concern audit opinion, company growth obtaining results has no effect on going concern audit opinion. The implication of this study is the need for related information about previous year’s audit opinion, firm size, company growth, and audit quality which is used in companies that will provide an audit opinion as a signal for investors. Keywords: Previous Year’s Audit Opinion, Firm Size, Company Growth, Audit
Quality, Going Concern Audit Opinio
PENGARUH DIVIDEND PAYMENT, FIRM SIZE, DAN CAPITAL EXPENDITURE TERHADAP CASH HOLDING PADA SEKTOR INDUSTRI CONSUMER NON-CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2020-2022
ABSTRAK
PENGARUH DIVIDEND PAYMENT, FIRM SIZE, DAN CAPITAL EXPENDITURE TERHADAP CASH HOLDING PADA SEKTOR INDUSTRI CONSUMER NON-CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2020-2022.
Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi empiris terkait pengaruh pembayaran dividen, ukuran perusahaan, dan belanja modal terhadap cash holdings pada perusahaan sektor industri consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020-2022. Penelitian ini menggunakan 117 data dari 39 perusahaan dalam industri consumer non-cyclicals sebagai sampel yang valid. Metode purposive sampling digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan sampel dan analisis menggunakan regresi linier berganda dangan menggunakan Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan dividend payment tidak memiliki pengaruh terhadap cash holding, namun firm size dan capital expenditures berpengaruh negatif terhadap cash holding. Penelitian ini menyimpulkan perusahaan sektor industri consumer non-cyclicals telah mengelola kasnya dengan baik. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan perusahaan dan sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya.
Kata kunci: Cash Holding, Dividend Payment, Firm Size, dan Capital
Expenditure.
ABSTRACT
This research is intended to collect empirical information related to the influence of dividend payments, company size, and capital expenditures on cash holdings in consumer non-cyclicals industry sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2022. This study uses 117 data from 39 companies in the consumer non-cyclicals industry as a valid sample. The purposive sampling method was used in this study to obtain samples and analysis using multiple linear regression using Eviews 13. The results showed that dividend payments had no effect on cash holding, but firm size and capital expenditures had a negative effect on cash holding. This study concludes that non-cyclical consumer industry sector companies have managed their cash well. The implications of this study can be used as a consideration in making company decisions and as a reference for further research.
Keywords: Cash Holding, Dividend Payment, Firm Size, and Capital Expenditure
PENGARUH BOARD SIZE, BOARD DIVERSITY DAN FIRM SIZE TERHADAP INTEGRATED REPORTING PADA PERUSAHAAN CONSUMER NON-CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2020-2022
ABSTRAK
PENGARUH BOARD SIZE, BOARD DIVERSITY, DAN FIRM SIZE TERHADAP INTEGRATED REPORTING PADA PERUSAHAAN CONSUMER NON- CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2020-2022
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh board size, board diversity dan firm size terhadap integrated reporting pada perusahaan consumer non- cyclicals yang terdaftar di BEI tahun 2020-2022. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 26 perusahaan consumer non-cyclicals yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan Microsoft Office Excel. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program Eviews 12 Student Version. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa board size dan firm size memiliki pengaruh positif terhadap integrated reporting, sedangkan board diversity tidak memiliki pengaruh terhadap integrated reporting.
Kata kunci: board size, board diversity, firm size, integrated reporting
Abstract: This study aims to determine the effect of board size, board diversity and firm size on integrated reporting in consumer non-cyclicals companies listed on Indonesia Stock Exchange in 2020-2022. The number of samples used in this research were 26 consumer non-cyclicals companies. Research data collection uses Microsoft Office Excel. Data processing was carried out using the Eviews 12 SV program. The results of this research show that board size and firm size have a positive influence on integrated reporting, while board diversity has no influence on integrated reporting.
Keywords: board size, board diversity, firm size, integrated reportin
PENGARUH LIQUIDITY, NET WORKING CAPITAL, DAN GROWTH OPPORTUNITY TERHADAP CASH HOLDING PADA SEKTOR INDUSTRI CONSUMER NON-CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2022
ABSTRACT
Cash holding can act as a safeguard and play a crucial part in companies, particularly in covering operational expenses. On the other hand, holding an excessive amount of cash also has disadvantages, as it can lead to missed profit opportunities since idle cash does not generate income. This study aims to analyse the impact of liquidity, net working capital, and growth opportunity on cash holding of consumer non-cyclicals companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) in 2020-2022. The sample selection in this study was carried out through purposive sampling, resulting in a total of 118 data included in the research sample. This study uses the panel data analysis method with multiple linear regression analysis. The results show that liquidity and net working capital have a positive and significant effect on cash holding, while growth opportunity does not affect cash holding. It is concluded that management of non-cyclical consumer companies must pay more attention to liquidity and net working capital to maintain cash holdings. The implications of this research show the importance of maintaining liquidity and working capital rather than paying attention to company growth opportunities, because growth will be easily achieved if you have adequate cash holdings.
Keywords: Cash Holding, Growth Opportunity, Liquidity, Net Working Capital, Non-Cyclical Industry
ABSTRAK
Kepemilikan kas dapat bertindak sebagai pengaman dan memainkan peran penting bagi perusahaan, terutama untuk membiayai operasional. Di sisi lain, memegang uang tunai dalam jumlah yang berlebihan juga memiliki kelemahan, karena dapat menyebabkan hilangnya peluang keuntungan karena kas yang menganggur tidak menghasilkan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh liquidity, net working capital, dan growth opportunity terhadap cash holding pada perusahaan sektor industri consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2022. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan melalui purposive sampling, sehingga menghasilkan total 118 data yang masuk dalam sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa liquidity dan net working capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap cash holding, sedangkan growth opportunity tidak berpengaruh terhadap cash holding. Disimpulkan bahwa manajemen perusahaan sektor industri consumer non-cyclicals harus lebih memperhatikan liquidity dan net working capital untuk mempertahankan cash holding. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya menjaga liquidity dan net working capital daripada memperhatikan growth opportunity perusahaan, karena pertumbuhan akan mudah dicapai jika perusahaan memiliki cash holding yang memadai.
Kata Kunci: Cash Holding, Growth Opportunity, Liquidity, Net Working
Capital, Non-Cyclical Industr
PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR MODAL, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI INDONESIA TAHUN 2020 - 2022
ABSTRAK
PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR MODAL, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
This study aims to examine whether profitability, capital structure, and firm size affect firm value. The population is food and beverage sector manufacturing companies that have been consistently listed on the Indonesia Stock Exchange for
3 years, namely the 2020-2022 period. The sampling technique used was purposive sampling. The sampels obtained were 30 companies. Data is processed using Eviews 12 SV. This study shows ROA as a proxy of profitability do not have a negative effect on firm value. ROE as a proxy of profitability have a negative effect on firm value. Capital structure does not have a negative effect on firm value. Firm size has a negative effect on firm value.
Keywords: Firm Value, Profitability, Capital Structure, Company Size
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah profitabilitas, struktur modal, dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Populasi adalah perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar secara konsisten di Bursa Efek Indonesia selama 3 tahun yaitu periode 2020-2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah purposive sampling. Sampel yang diperoleh adalah sebanyak 30 perusahaan. Data diolah menggunakan Eviews
12 SV. Penelitian ini menunjukkan bahwa ROA sebagai proksi dari profitabilitas tidak berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. ROE sebagai proksi dari profitabilitas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Struktur modal tidak berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan.
Kata kunci: Nilai Perusahaan, Profitabilitas, Struktur Modal, Ukuran Perusahaa
PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE TAHUN 2020-2022 DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI
ABSTRAK
PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PROPERTI DAN REAL ESTATE TAHUN 2020-2022 DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Penelitian bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di BEI selama periode 2020 – 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan objek penelitian sebanyak 31 perusahaan yang diukur dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini melakukan analisis regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) dengan menggunakan program Eviews versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ukuran perusahaan memperlemah hubungan profitabilitas dengan nilai perusahaan.
Kata kunci: profitabilitas, nilai perusahaan, ukuran perusahaan
The purpose of this study is to examine the effect of profitability on company value with firm size as a moderating variable in property and real estate companies listed on BEI during the 2020 – 2022. A quantitative method is used to this study with 31 companies as study objects, measured by purposive sampling techniques. This study uses a panel data regression model with Fixed Effect Model (FEM) approach using Eviews version 12 program. The result of this research shows that profitability has a positive and significant on company value. Moreover, the result of this study also shows that company size is weaken the correlations of profitability on company value.
Keywords: profitability, company value, company size
ANALISIS FRAUD HEXAGON TERHADAP FINANCIAL STATEMENT FRAUD PADA PERUSAHAAN INFRASTRUKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA 2021-2022
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris pengaruh tekanan, peluang, rasionalisasi, kapabilitas, arogansi dan kolusi terhadap financial statement farud. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode
2021-2022. Dari 33 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel selama periode
2021-2022, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 66 data.
Variabel dependen (Y) yang digunakan dalam penelitian ini adalah financial statement fraud. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain adalah tekanan (X1), peluang (X2), rasionalisasi (X3), kapabilitas (X4), arogansi (X5) dan kolusi (X6). Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data yang digunakan merupakan data sekunder. Data diolah menggunakan analisis regresi logistik dengan software IBM SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 25.
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan variabel kapabilitas (X4) berpengaruh terhadap financial statement fraud. Variabel tekanan (X1), peluang (X2), rasionalisasi (X3), arogansi (X5) dan kolusi (X6) tidak berpengaruh terhadap financial statement fraud.
Kata Kunci: tekanan, peluang, rasionalisasi, kapabilitas, arogansi, kolusi dan financial statement fraud. This study aims to find empirical evidence of the effect of pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance and collusion on financial statement farud. The population in this study are infrastructure sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2021-2022. Of the 33 companies that met the sample criteria during the 2021-2022 period, the sample used in this study was 66 data.
The dependent variable (Y) used in this study is financial statement fraud. The independent variables used in this study include pressure (X1), opportunity (X2), rationalization (X3), capability (X4), arrogance (X5) and collusion (X6). This study uses quantitative methods and the data used is secondary data. The data is processed using logistic regression analysis with IBM SPSS (Statistical Package for Social Science) software version 25.
The results in this study indicate that the capability variable (X4) has an effect on financial statement fraud. pressure (X1), opportunity (X2), rationalization (X3), arrogance (X5) and collusion (X6) variables have no effect on financial statement fraud. Keyrwords: pressure, opportunity, rationalization,capability, arrogance, collusion and financial statement fraud
STUDI KASUS PENERAPAN PSAK 72: PENILAIAN PRINSIPAL-AGEN PADA PERUSAHAAN IMPORTIR MOBIL PT XYZ DI INDONESIA
Bagi investor suatu perusahaan, kenaikan aset perusahaan menjadi salah satu indikator bahwa modal yang ditanamkan pada perusahaan berkembang dan menghasilkan tambahan kekayaan. Salah satu cara untuk melihat pertambahan kekayaan yang dimiliki oleh investor adalah dengan melihat pendapatan dalam laporan laba rugi. Pendapatan menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menjual barang dan/atau jasa dalam satu periode, sehingga menjadi tolok ukur bagi pengguna laporan keuangan akan kinerja inti perusahaan. Dengan demikian, penting untuk memastikan kebenaran pelaporan keuangan, termasuk pendapatan. Di Indonesia sendiri, standar pencatatan akuntansi untuk pendapatan telah diatur dalam Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan 72 tentang Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan. Di dalam standar tersebut, diatur secara lebih lanjut penilaian prinsipal-agen untuk menentukan perusahaan perlu mengakui pendapatannya dengan metode neto ataupun bruto. Indikator yang digunakan dalam penilaian prinsipal-agen berdasarkan standar tersebut jika dibandingkan dengan standar sebelumnya memiliki perbedaan, yakni menekankan pada posisi pengendalian antara perusahaan dengan pelanggan. Namun demikian, pada praktiknya, masih terdapat perusahaan yang salah dalam mengimplementasikan PSAK 72. Salah satu dari perusahaan tersebut adalah PT XYZ. PT XYZ adalah salah satu perusahaan importir mobil mewah di Indonesia. PT XYZ dimiliki oleh perusahaan terkemuka Indonesia yang sahamnya dijual belikan kepada masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk membahas penerapan PSAK 72, khususnya penilaian prinsipal-agen pada PT XYZ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ belum menerapkan penilaian prinsipal-agen dan perlu mengakui, menyajikan, dan mengungkapkan pendapatannya sesuai dengan standar. Kata kunci: Penilaian prinsipal-agen, PSAK 72, Pendapatan
For investors in a company, an increase in company assets is an indicator that the capital invested in the company is growing and generating additional wealth. One way to see the increase in wealth owned by investors is by looking at revenue in the profit and loss statement. Revenue shows the company's ability to sell goods and/or services in one period, hence it becomes a benchmark for financial report users of the company's core performance. Consequently, it is important to ensure the appropriateness of revenue in a financial report. In Indonesia, accounting standards for revenue have been regulated in Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan 72 concerning Revenue from Contracts with Customers. In this standard, the principal-agent assessment is further regulated to determine whether a company needs to recognize its revenue using the net or gross method. The indicators used in the principal- agent assessment based on this standard are different when compared with previous standards, namely emphasizing the position of control between the company and the customer. However, in practice, there are still companies that make mistakes in implementing PSAK 72. One of these companies is PT XYZ. PT XYZ is one of the luxury cars importing companies in Indonesia. PT XYZ is owned by a leading Indonesian company which its shares are sold to the general public. This research aims to discuss the application of PSAK 72, especially the principal-agent assessment at PT XYZ. The research results show that PT XYZ has not implemented principal-agent assessment and needs to recognize, present and disclose its revenue in accordance with standards. Keywords: Principal-agent assessment, PSAK 72, Revenu
PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, PENGALAMAN KERJA, OBYEKTIVITAS, INTEGRITAS, TEKANAN ANGGARAN WAKTU TERHADAP KUALITAS AUDIT
Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi, independensi, pengalaman kerja, obyektivitas, integritas dan tekanan anggaran waktu terhadap kualitas audit. Penelitian ini menggunakan survei kuisioner ke kantor akuntan publik di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pemilihan sampel dengan kriteria tertentu dan data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menujukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif terhadap kulaitas audit, Independensi berpengaruh positif terhadap kualitas audit, pengalaman kerja berpengaruh positif terhadap kualitas audit, obyektifitas berpengaruh positif terhadap kualitas audit, integritas berpengaruh positif terhadap kualitas audit, sementara tekanan anggaran tidak memiliki pengaruh terhadap kualitas audit. Kata Kunci : Kualitas audit, pengalaman kerja, obyektivitas, integritas. The purpose of this research is to analyze how far the competency, independency, job experience, objectivity, integrity and time budget pressure influence on audit quality. This research conducted by using survey method with questionnaires to public accountant auditors in Jakarta. This research is using Purposive sampling method and the data is analyzed by using multiple regression. The research results show that competence has a positive effect on audit quality, independence has a positive effect on audit quality, work experience has a positive effect on audit quality, objectivity has a positive effect on audit quality, integrity has a positive effect on audit quality, while budget pressure has no effect on audit quality. Keywords : Audit quality, job experience, objectivity, integrit
PENGARUH BEAUTY INFLUENCER, CITRA MEREK, DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ROSÉ ALL DAY PADA MAHASISWI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TARUMANAGARA DI JAKARTA
ABSTRACT
UNIVERSITAS TARUMANAGARA FACULTY OF ECONOMIC AND BUSINESS JAKARTA
(A) BELLINDA BUDIMAN (115200242)
(B) THE INFLUENCE OF BEAUTY INFLUENCER, BRAND IMAGE, AND PRICE PERCEPTIONS ON PURCHASE DECISION FOR ROSÉ ALL DAY PRODUCTS AMONG STUDENTS AT THE FACULTY OF ECONOMICS AND BUSINESS TARUMANAGARA UNIVERSITY IN JAKARTA
(C) XV + 59 page, 20 table, 7 pictures, 4 attachment
(D) MARKETING MANAGEMENT
(E) ABSTRACT: The beauty industry in Indonesia is currently developing rapidly and has given rise to many local cosmetic brands competing to create new product innovations. The aim of this research is to find out whether beauty influencers, brand image and price perceptions can influence the decision to purchase Rosé All Day products among female students at the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University in Jakarta. A total of 178 respondents were collected using an online questionnaire. The data that has been collected is then processed using the SmartPLS 4.0 program. The results of this research show that brand image and price perception have a positive and significant influence on purchasing decisions for Rosé All Day products among female students at the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University in Jakarta. However, beauty influencers have a positive but not significant influence on the decision to purchase Rosé All Day products among female students at the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University in Jakarta.
Keywords: Beauty Influencer. Brand Image, Price Perception, and Purchase Decision
(F) References 63 sources (1991 – 2023)
(G) Yenny Lego, S.E., M.M.
ABSTRAK
UNIVERSITAS TARUMANAGARA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS JAKARTA
(A) BELLINDA BUDIMAN (115200242)
(B) PENGARUH BEAUTY INFLUENCER, CITRA MEREK, DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ROSÉ ALL DAY PADA MAHASISWI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TARUMANAGARA DI JAKARTA
(C) XV + 59 halaman, 20 tabel, 7 gambar, 4 lampiran
(D) MANAJEMEN PEMASARAN
(E) ABSTRAK: Industri kecantikan di Indonesia saat ini memiliki perkembangan yang pesat dan menimbulkan banyak merek kosmetik lokal yang berlomba-lomba untuk menciptakan inovasi produk yang baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah beauty influencer, citra merek, dan persepsi harga dapat memengaruhi keputusan pembelian produk Rosé All Day pada mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara di Jakarta. Sebanyak 178 responden berhasil dikumpulkan dengan menggunakan online kuesioner. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dengan menggunakan program SmartPLS 4.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa citra merek dan persepsi harga memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Rosé All Day pada mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara di Jakarta. Namun, beauty influencer memiliki pengaruh yang positif tapi tidak signifikan terhadap keputusan pembelian produk Rosé All Day pada mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara di Jakarta.
Kata kunci: Beauty Influencer, Citra Merek, Persepsi Harga, dan Keputusan Pembelia