Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KEPEMILIKAN MANAJERIAL, DAN GENDER DIVERSITY TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI.

    No full text
    This study aims to analyze the effect of institutional ownership, managerial ownership, and gender diversity on financial distress in energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2023 period. Financial distress is measured using the Altman Z-Score method. A quantitative approach is applied through logistic regression analysis. The research sample was determined using purposive sampling and consisted of 35 companies with a total of 105 observations. The results indicate that institutional ownership and managerial ownership have no significant effect on financial distress, while gender diversity also shows no significant influence. These findings suggest that ownership structure and gender diversity are not yet strong indicators in explaining financial distress conditions in Indonesian energy sector companies. Keywords: Institutional Ownership, Managerial Ownership, Gender Diversity, Financial Distress, Altman Z-Score. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dan gender diversity terhadap financial distress pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2023. Financial distress diukur menggunakan metode Altman Z-Score. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode analisis regresi logistik. Sampel penelitian ditentukan melalui metode purposive sampling dan terdiri dari 30 perusahaan dengan total 90 data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sementara gender diversity juga tidak memiliki pengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan dan keberagaman gender belum cukup kuat dalam menjelaskan kondisi financial distress pada perusahaan sektor energi di Indonesia. Kata kunci: Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial,Gender Diversity, Financial Distress, Altman Z-Score

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDETEKSIAN FRAUD PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PRIODE 2021-2024

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendeteksian fraud melalui fraudulent financial reporting dalam laporan keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 – 2024 menggunakan pendekatan formula Beneish M-Score. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan purposive sampling dan didapatkan 105 data sampel melalui 35 perusahaan horizontal selama 3 periode (2021 – 2024) yang memenuhi kriteria sampling perusahaan pertambangan yang secara lengkap mempublikasikan laporan keuangannya di BEI. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi E-Views. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif untuk variabel DSRI, GMI, AQI, SGI, DEPI, TATA, serta pengaruh negatif untuk SGAI dan LVGI. Kata kunci: Fraud, Laporan Keuangan, Beneish M-Score This study aims to analyze fraud detection through fraudulent financial reporting in the financial statements of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (Bursa Efek Indonesia) for the 2021–2024 period using the Beneish M- Score formula. The research sample was determined using purposive sampling and obtained 105 sample data from 35 horizontal companies over three periods (2021– 2024) that met the sampling criteria of mining companies that fully publish their financial statements on the IDX. The study was conducted using a quantitative research design and data processing was carried out using the E-Views application. The results showed a positive effect for the variables DSRI, GMI, AQI, SGI, DEPI, TATA, and a negative effect for SGAI and LVGI. Keyword: Fraud, Financial Statement, Beneish M-Scor

    PENGARUH PENGETAHUAN WAJIB PAJAK, KESADARAN WAJIB PAJAK, DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

    No full text
    This study aims to determine the effect of taxpayer knowledge, taxpayer awareness, and tax sanctions on motor vehicle taxpayer compliance in East Nusa Tenggara province. This research data uses primary data from the questionnaire results. Respondents in this study were motor vehicle taxpayers who paid taxes. The questionnaire was distributed to 110 respondents. The method of taking samples is using accidental sampling. The results of this study is taxpayer awareness has a positive effect on motor vehicle taxpayer compliance, while taxpayer knowledge and tax sanctions have no effect positive on motor vehicle taxpayer compliance. Keywords: Taxpayer Knowledge, Taxpayer Awareness, Tax Sanctions, Motor Vehicle Taxpayer Compliance Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan wajib pajak, kesadaran wajib pajak, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di provinsi Nusa Tenggara Timur. Data penelitian ini menggunakan data primer dari hasil kuesioner. Responden dalam penelitian ini merupakan wajib pajak kendaraan bermotor yang membayar pajak. Kuesioner disebarkan kepada 110 responden. Metode dalam pengambilam sampel yaitu menggunakan accidental sampling. Data diolah menggunakan SPSS 25 dan SmartPLS 25. Hasil dari penelitian ini adalah kesadaran wajib pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor sedangkan pengetahuan wajib pajak dan sanksi pajak tidak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak kendadaraan bermotor. Kata kunci: Pengetahuan Wajib Pajak, Kesadaran Wajib Pajak, Sanksi Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermoto

    PENGARUH E-FILING, SOSIALISASI PERPAJAKAN, SANKSI PAJAK, KESADARAN WAJIB PAJAK, DAN DIGITALISASI TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

    No full text
    Pajak merupakan potensi keuangan yang ada di dalam negeri, negara tidak perlu bergantung pada sumber keuangan dari luar yang bersifat tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh E-Filing, Sosialisasi Perpajakan, Sanksi Pajak, Kesadaran Wajib Pajak, dan Digitalisasi terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yang wajib pajak orang pribadi di wilayah Jakarta yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan melaksanakan kewajiban perpajakannya secara mandiri dengan sampel sebanyak 220 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Filing, Sosialisasi Perpajakan, Sanksi Pajak, Kesadaran Wajib Pajak berpengaruh positif terhadap Kepatuhan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Sementara itu, Digitalisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Kata Kunci: E-Filing, Sosialisasi Perpajakan, Sanksi Pajak, Kesadaran Wajib Pajak, Digitalisasi, Kepatuhan Wajib Pajak, Wajib Pajak Orang Pribadi. Taxation represents a domestic financial potential, enabling the country to reduce its dependency on unstable foreign financial sources. This study aims to analyze the influence of E-Filing, Tax Socialization, Tax Sanctions, Taxpayer Awareness, and Digitalization on the Tax Compliance of Individual Taxpayers. This research is a quantitative study using primary data collected through the distribution of questionnaires. The sampling technique employed was purposive sampling, targeting individual taxpayers in the Jakarta area who possess a Tax Identification Number (NPWP) and fulfill their tax obligations independently. A total of 220 respondents were included in the sample. The data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results indicate that E-Filing, Tax Socialization, Tax Sanctions, and Taxpayer Awareness have a positive influence on Individual Taxpayer Compliance. Meanwhile, Digitalization does not have a significant impact on Individual Taxpayer Compliance. Keywords: E-Filing, Tax Socialization, Tax Sanctions, Taxpayer Awareness, Digitalization, Tax Compliance, Individual Taxpayers

    The Influence of Halal Certification....

    No full text

    Problematika Hukum Jaminan Piutang dalam Memberikan Kepastian Hak Preferen kepada Kreditur

    No full text
    Kedudukan Sertifikat Fidusia piutang sebagai jaminan diatur dalam peraturan Otoritas Jasa Keuangan sebagai bentuk jaminan benda tak bergerak yang juga dapat digunakan sebagai jaminan atas perjanjian join financing antara lembaga pembiayaan dengan lembaga perbangkan. Regulasi yang menagtur pengaturan khusus mengenai fidusia tidak diatur secara eksplisit. Pengaturan fidusia piutang sebagai jaminan hanya diatur secara umum sebagai salah satu jenis jamianan benda tak bergerak. Penggunaan sertifikat fidusia dengan objek yang sama untuk difidusiakan kembali menjadi fidusia piutang lebih dari satu kali merupakan perbuatan melawan hukum. Kepastian Hukum Hak Preferen Kreditur Piutang Fidusia telah dijamin dalam pasal 1131 KUHPerdata yang menyatakan bahwa segala kebendaan berutang, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak, baik yang sudah ada maupun yang akan ada dikemudian hari, menjadi tanggungan untuk segala perikatan perorangan. Hak preferen tetap melekat kepada yang mendahului melakukan fidusia piutang. Pemegang fidusia piutang lainnya meski mempunyai hak preferen, telah hapus karena dalam UU fidusia, yang mendaftarkan pertama yang memegang hak tersebut. Kreditur yang memiliki hak yang sama, tapi mendapatkan setelahnya dapat melakukan tindakan gugatan perbuatan melawan hukum serta pelaporan pidana dengan menggunakan ketentuan Pasal 378 KUH

    Penyelesaian Hukum Atas Kendala Pendaftaran Tanah Secara Elektronik Untuk Peralihan Hak Atas Tanah Atas Dasar Jual Beli

    No full text
    Penelitian ini mencari penyelesaian masalah pendaftaran tanah secara elektronik dalam kasus jual beli tanah. Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 yang mengatur terbitnya dokumen elektronik dalam rangka pendaftaran tanah Namun adapun kendala yang ditemukan didalam pelaksanaan dan proses pendaftaran hak atas tanah tersebut yang mana di kaji oleh penulis dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitis, dengan menggunakan sumber data sekunder dan data primer, yang diperoleh dari penelitian kepustakaan (library research) yang di lakukan oleh penulis, dan wawancara kepada instansi terkait. Hasil dari penelitian ini adalah hak atas tanah pada kasus jual beli belum dapat dilakukan pendaftaran karena pihak pembeli dinyatakan meninggal dunia tidak lama pada saat dilakukannya penandatanganan dan terdapat kendala pendaftaran pada akun PPAT dan setelah dilakukannya konfirmasi kepada pihak badan pertanahan terkait bahwa pihak instansi sedang berusaha untuk memaksimalkan sistem yang saat ini digunakan untuk mengatasi masalah kasus serupa, maka untuk solusi sementara dibutuhkannya penetapan pengadilan

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇