Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
    43693 research outputs found

    Perancangan visual desain kemasan produk dapur Hadassah (DKV - 2960)

    No full text
    Kemasan merupakan salah satu visual yang memiliki dampak terhadap identitas produk usaha di mata masyarakat. Baik dari segi identitas usaha, pelayanan, profesionalitas, dan keunikan produk dibandingkan dengan produk usaha lain. Selain visual, secara teknis kemasan berfungsi dalam menjaga kualitas dan kondisi makanan agar kelayakan produk tetap terjaga. Usaha ‘Dapur Hadassah’ dibangun pada awal 2022 dengan menyajikan produk makanan kuliner lokal dengan pengelolaan bahan makanan yang lebih sehat. Usaha ini memiliki tujuan usaha yaitu membangun sebuah restoran. Dengan tujuan ini, owner melakukan persiapan dengan berinovasi berbagai produk baru. Permasalahan ditemukan pada kurangnya persiapan dalam aspek pengemasan dan visualisasi konsep sebagai karakteristik usaha. Sebagai solusi, metode penyelesaian masalah yang digunakan berupa perancangan visual desain kemasan produk, baik dalam analisa bentuk dan jenis bahan kemasan serta perancangan visual konsep usaha berupa ilustrasi. Target market mencakup usia 25 - 55 tahun yaitu orang yang berpenghasilan/ lanjut usia, berlokasi di jabodetabek, memperhatikan kesehatan, peminat makanan lokal, memiliki kebiasaan membeli makanan luar sebagai bekal, dan membutuhkan catering untuk konsumsi sebuah acara. Melalui perancangan visual desain kemasan produk dengan mengandalkan analisa dan visual ilustrasi diharapkan persiapan tujuan usaha melalui pengembangan kualitas produk dapat tercapai. Kata Kunci: Kemasan, Konsep, Makanan, Restoran, Visua

    Perancangan identitas visual wisata bukit bebek emas (DKV - 2967)

    No full text
    Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkenal dengan destinasi wisata pantainya. Namun selain pantai, terdapat alternatif destinasi wisata berupa bukit, yang dikenal dengan nama Bukit Bebek Emas. Sayangnya dengan adanya potensi dari wisata tersebut, Bukit Bebek Emas belum memiliki identitas visual yang memperlihatkan citra positif dari wisata ini. Sebagai sebuah tujuan wisata, Bukit Bebek Emas perlu memiliki identitas visual sebagai faktor pembeda dan promosi, maka dibuat suatu perancangan yang terkait dengan identitas visual wisata Bukit Bebek Emas. Khalayak sasaran perancangan ini yaitu pria dan wanita dengan usia 18-45 tahun yang berdomisili di Indonesia, terutama di Kepulauan Bangka Belitung. Metode pengumpulan data dilakukan secara kualitatif, yaitu dengan studi pustaka, observasi dan wawancara. Proses mendesain identitas visual menggunakan metode matriks morfologi, dengan hasil dari perancangan berupa identitas visual yaitu logo dan Graphic Standard Manual sebagai media utama, dan diterapkan ke berbagai media pendukung. Kata Kunci: Bukit Bebek Emas, Identitas Visual, Wisata

    Perancangan media promosi berupa maskot perusahaan iFree Group (DKV - 2982)

    No full text
    Maskot berperan sebagai identitas, dan juga sebagai media promosi suatu brand. Dalam hal ini, iFree Group Travelution Indonesia sudah memiliki kedua hal tersebut berupa logo perusahaan dan media sosial. Namun, hal ini dirasa kurang untuk menghadapi persaingan pasar yang ketat. Oleh karena itu, maskot dipilih untuk memperkuat identitas dan media promosi brand. Maskot menjadi pilihan tepat karena dapat dibentuk dari nol, mudah diarahkan sesuai dengan kebutuhan brand, dan dapat diterima oleh semua umur. Dalam proses perancangannya, maskot menggunakan 5 steps of design dari Robin Landa diantaranya dengan pengumpulan informasi secara studi pustaka, wawancara, maupun kuisioner, kemudian melakukan sketsa hingga finalisasi karya dengan didasari oleh data-data yang sudah didapatkan. Sebagai hasilnya, maskot iFree Group Travelution Indonesia di desain dengan bentuk, postur, dan pose tubuh hingga ekspresi maskot yang menampilkan kesan nyaman, dapat dipercaya, dan canggih, dengan keseluruhan warna maskot tetap mengikuti color palette perusahaan. Selain itu, media untuk implementasi maskot juga di desain agar tetap sesuai dan relevan dengan perusahaan yang direpresentasikannya. Luaran yang dihasilkan untuk maskot iFree Group Travelution adalah desain untuk Instagram feed dan story, greeting cards hari-hari besar untuk email newsletter, thank you card untuk pengiriman paket, stiker digital, prototype maskot sebagai virtual assistant di WhatsApp, dan luggage tag. Kata Kunci: Identitas Perusahaan, Maskot, Media Promos

    Analisis sambungan eksterior hubungan balok kolom beton bertulang dengan berbagai model perkuatan CFRP menggunakan software MIDAS FEA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sambungan eksterior antara hubungan balok dan kolom beton bertulang dengan menggunakan berbagai model penguatan CFRP (Carbon Fiber Reinforced Polymer) dengan bantuan software MIDAS FEA. Metode elemen hingga digunakan untuk memodelkan sambungan dan simulasi dilakukan untuk memeriksa respons struktural sambungan. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan efek variasi lebar sambungan, jumlah dan arah lapisan CFRP, serta kekuatan perekat antara CFRP dan beton. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis mengenai berbagai model penguatan CFRP dengan sistem pemasangan lembaran dan wrap. Tipe model penguatan akan dilakukan berdasarkan referensi hasil data pengujian laboratorium dan memodifikasi jenis sambungan berdasarkan pencarian data yang diperoleh, kemudian dibandingkan dengan Software Midas FEA. Terdapat 9 model dengan 2 tanpa menggunakan CFRP dan 7 menggunakan perkuatan CFRP. Hasil analisis beban maksimum pada hubungan balok kolom tanpa adanya perkuatan CFRP dengan perkuatan CFRP dibagian balok dan kolom terjadi kenaikan sebesar 25%. Dengan ditambahnya tinggi frp pada kolom di atas 125mm tidak adanya terjadi kenaikan peak load dikarenakan beton sudah mengalami leleh. Kata Kunci: Hubungan balok dan kolom, Sambungan Eksterior, Analisis Elemen Hingga, Uji Laboratoriu

    Rumah klub Geriatri rumah sosial bagi perkumpulan Geriatri untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di kota Jakarta

    No full text
    Perancangan rumah klub geriatri, dilatar belakangi oleh data statistik pertumbuharn lansia di Indonesia tepataya di kota Jakarta. Jumlabnya mencapai 9,29% dari total penduduk dan melebihi rata-rata nasional yang hanya sebesar 796. Perubahan kondisi fisiologis dan peningkatan angka harapan hidup terdapat 9,99% atau 27,1 juta lansia, separuhnya (48,14) mengalami keluhan kesehatan baik fisk maupun psikis. Lalu, kurangnya fasilitas kebutuhan ruang sosial untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di akhủr masa hidupnya Fasilitas pendukung keburuhan tersebut harus mampu mewadahi dan memperhatikan kebutuhan standar maupun keburuhan khusus dari kegiatan lansia Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan arstektur terapeutik yang berbasis pemulihan secara perlahan melalui kesadaran pemikiran. Rumah klub geriatri adalah rumah sosial bagi perkumpulan geriatri yang ditujukan untuk lansia yang memiliki kondisi kesehatan stabil namun membutuhkan bantuan dalam aktivitas sehari-hari. Khususnya elemen-elemen terapi dari penerapan desain arsitektur terapeutik berfokus pada penataan ruang dengan mempethatikan standar keamanan dan kenyamanan bagi lansia Penerapan konsep arsitektur terapeutik pada perancangan ini dapat dirasakan oleh para pengguna dengan pengalaman melatih motorik maupun sensori indera rubuh dari lansia maupun pengunjung lainnya Sehingga Perancangan umah klub geriatri ini dapat menjadi perwujudan arsitektur empati bagi golongan lansia tepatnya yang mengalami sindr om geriatri di kota jakarta Kata kunci: Arsitektur Empati; Arsitektur terapeutik; Geriatri; Lansia; rumah perkumpulan

    Perancangan wadah kreatif bagi pekerja film animasi pengidap insomnia dengan pendekatan healing therapeutic

    No full text
    Industri kreatif memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (2018) menunjukkan bahwa subsektor ekonomi kreatif berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dengan menyumbangkan sebesar 7,44% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Salah satunya berasal dari sub sektor film, animasi, dan video. Berdasarkan Badan Ekonomi Kreatif (2020), pertumbuhan industri tersebut mencapai 10% tiap tahunnya. Namun hal tersebut tidak lepas dari pekerja kreatif tersebut yang sering terkena insomnia akibat pekerjaan. Insomnia merupakan gangguan berupa kesulitan untuk memulai tidur, kesulitan mempertahankan tidur, dan ketidakpuasan tidur. Berdasarkan US Census Bureau, International Data Base tahun 2004 sebanyak 28,035 juta jiwa penduduk Indonesia (11,7%) terjangkit insomnia. Hal tersebut menunjukan bahwa insomnia sudah menjadi masalah yang dihadapi mayoritas masyarakat Indonesia. Rehabilitasi bagi pengidap insomnia diperlukan karena dapat menggangu kesehatan dan menurunkan produktivitas. Oleh karena itu, diperlukan sebuah wadah kerja kreatif pekerja film animasi pengidap insomnia yang bertujuan memudahkan mereka dalam proses bekerja sekaligus mengisi waktu mereka ketika mengalami fase insomnia untuk menunjang pemulihan sehingga bisa kembali beraktivitas secara produktif. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan riset kepustakaan dilanjutkan dengan pengumpulan data melalui survei bangunan sejenis dan wawancara dengan user terkait kebutuhan ruang yang menunjang proses kerja kreatif dan insomnia. Kemudian penggunaan konsep healing therapeutic sebagai kriteria desain yang terkait keterhubungannya dengan alam, budaya, privasi, kenyamanan fisik, kegiatan multifungsional, ruang relaksasi, interaktif, fleksibel, dan indah yang bertujuan untuk kenyamanan pengguna dalam membantu proses kerja dan pemulihan mereka. Kata kunci: Animasi; Healing; Insomnia; Kreatif; Therapeuti

    Fasilitas tumbuh kembang anak dengan konsep ruang alami untuk mendukung pertumbuhan masa puncak (the golden age) anak

    No full text
    Golden age merupakan masa pertumbuhan yang hanya terjadi sekali pada usia sejak lahir hingga 6 tahun. Namun dengan adanya inflasi, perkembangan zaman, dan kemajuan zamandi kota Jakarta membuat suami / istri dipaksa untuk sibuk bekerja. Buktinya jumlah pekerja wanita terus mengalami peningkatan hingga 49,99%. Sehingga tidak menutup kemungkinan masa pertumbuhan anak menjadi tidak terawasi maupun terlewatkan. Dengan melewatkan masa golden age dapat menyebabkan masalah pada anak untuk bersosialisasi, masalah untuk berbicara, masalah untuk bergerak, dan mengalami atrofi (penyusutan otak) yang dapat mepengaruhi tingkat kecerdasan anak. Selain itu, kualitas pembelajaran yang di Indonesia juga masih belum optimal karena penerapan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Maka dengan menggunakan metode pembelajaran pedagogi reggio emilia yang berarti ruang bertindak sebagai guru ketiga dapat menjadi sebuah solusi. Untuk mecapai metode pembelajaran tersebut maka dibutuhkan pendekatan tipologi baru ruang dalam proses percanngannya. Penyusununan program bangunan disusun dengan menggunakan teori transprograming yang mengkombinasi tiga fungsi program yang berberda. Dimana program utama dalam perancangan adalah child care dan sekolah yang didukung dengan program kedua yaitu children garden. Sedangkan program ketiganya adalah program intimate space yang dapat memicu interaksi hubungan antara orang tua dan anak. Kaitan dari penggunaan transprograming dan tipologi baru adalah untuk mencampurkan kebutuhan program ruang dan mengembangkan susunan ruang yang sudah baku menjadi sunan bentuk yang baru agar fungsi ruang menjadi lebih maksimal. Kata kunci: Golden age; pedagogi reggio emilia; tipologi ; transprogramin

    Kampung pulung-pilah, wadah untuk mendukung keahlian pemulung di Bantargebang

    No full text
    TPST Bantar Gebang akan segera penuh dengan sisa kapasitas 10 juta ton dari 49 juta ton. Hal ini telah menyebabkan tingginya bukit sampah di Bantargebang. Efek dari tumpukan sampah ini ternyata berdampak ke masyarakat sekitar dan para pemulung. Pencemaran udara dan air terjadi di sekitaran TPST Bantargebang. Dampak dari pencemaran ini membuat kualitas hidup di sekitar Bantargebang menurun. Gunung sampah yang berada di beberapa zona akan ditata kembali menjadi ruang terbuka hijau. Hunian para pemulung yang berada di Bantargebang menggunakan bahan-bahan seperti seng, kain dan kayu yang kurang layak sehingga menimbulkan permasalahan terhadap kenyamanan. Selain itu area hunian para pemulung ini berada di daerah yang kurang sehat, sehingga Arsitektur dapat meningkatkan kualitas hidup para pemulung di Bantargebang dengan memanfaatkan potensi yang ada di Bantargebang. Meningkatkan hunian para pemulung di Bantargebang dan menghargai keahlian para pemulung untuk meningkatkan kualitas hidup para pemulung di Bantargebang. Metode yang digunakan adalah survey dan tinjauan literatur terhadap kondisi pemulung dan lingkungan di Bantargebang. Dengan pola penyusunan hunian para pemulung yang memanjang dengan arah tegak lurus dengan jalan, area tersebut dapat digunakan sebagai tempat pemilahan sampah yang dikerjakan oleh istri dan keluarganya. Dengan demikian solusi arsitektur yang dirancang berupa sistem modul 2x2 meter dengan sistem knockdown. Dengan sistem modul sehingga meningkatkan fleksibilitas untuk kemungkinan tumbuhnya sebuah kampung pemulung. Kata kunci: TPST, Pencemaran, Kualitas, Knockdow

    Tanah terakhir dan mitosnya: tiga menara penghubung desa ke makam keramat di Bedono

    No full text
    Desa Bedono pada mulanya merupakan sebuah potret kehidupan masyarakat pesisir yang makmur. Kehidupan desa dipenuhi oleh berbagai aktivitas yang menjadikan laut sebagai sumber mata pencaharian. Desa tersusun dari kelompok-kelompok nelayan, petambak, dan pedagang ikan, dan pelaku industri kecil-menengah yang mengolah hasil tangkap. Roda perekonomian lokal berputar di dalamnya sehingga warga tidak perlu keluar desa untuk memenuhi kebutuhannya. Tahun 1998, adalah awal mula perubahan warga Desa Bedono, abrasi dan penurunan muka tanah dari hasil ulah manusia memakan habis 2116,54 hektar tanah kelahiran mereka. Satu per satu mulai meninggalkan tanah kelahiran mereka, mencari tempat yang lebih aman. Disamping desa yang sebagian sudah tenggelam, terdapat sebuah makam yang berdiri tegak dan tidak tenggelam. Makam tersebut merupakan makam Makam Syekh Abdullah Mudzakir, ulama yang dihormati atas pengabdiannya menyebarkan ajaran Islam. Mereka yang sudah menganggap mitos sebagai "kearifan lokal", mempercayainya sebagai sesuatu yang keramat dan mencari berkah dari makam tersebut. Kehadiran makam tersebut memiliki kekuatan yang membuat mereka tetap memilih bertahan di desa untuk menjaga makam dan tanah kelahiran mereka. Semangat kebertahanan lahir dari sebuah eksistensi mitos yang tersebar. Lewat mitos, manusia bisa belajar menghargai alam dan kekuatan yang terkandung di dalamnya. Lewat mitos, warga desa memiliki jaminan masa kini dan masa depan, untuk tetap bertahan di tanah terakhir mereka. Tulisan ini akan mengkaji dampak dari kehadiran makam tersebut terhadap kehidupan ekonomi dan sosial warga Bedono dan mencari tahu bagaimana semangat kebertahanan yang lahir dari sebuah mitos dan kepercayaan dapat membawa mereka membentuk ruang baru di masa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian untuk mengumpulkan data adalah melalui penelusuran situs internet dengan mereferensikan kepada jurnal online, dan e-book, referensi dari media cetak berupa buku, dan melalui survei dan wawancara secara langsung ke lokasi penelitian. Hasil penelitian merupakan rekomendasi perancangan arsitektur dengan skema perancangan yang terbagi menjadi kereta gantung, 3 menara, dan “fishing coordinate”. Kata kunci: Desa; Tenggelam; Mitos; Maka

    Herspace: ruang aman untuk perempuan penyintas kekerasan seksual di Jakarta Timur

    No full text
    Kekerasan menjadi salah satu permasalahan global yang kerap terjadi dan sulit untuk diatasi, salah satunya karena terdapat variabel yang sulit untuk diprediksi, seperti subjek, tempat, dan waktu. Ada berbagai macam jenis kekerasan, salah satunya adalah kekerasan seksual (sexual violence). Di Indonesia sendiri, kasus kekerasan seksual rata-rata mengalami peningkatan jumlah dari tahun ke tahun dan menjadi kasus kekerasan terlapor terbanyak pertama dari tahun 2020 hingga 2022 (SIMFONI-PPA, 2023). Sayangnya, data ini masih kurang menyeluruh akibat sumber informasi yang masih belum terintegrasi satu sama lain dan walaupun mengalami peningkatan jumlah kasus, hukum serta fasilitas yang ada masih kurang berempati kepada korban. Meskipun dampak yang dirasakan korban beragam, tetapi sering kali korban mengalami trauma yang berat hingga merasa kehilangan tempat di dunia, sehingga mereka sulit untuk kembali beraktivitas secara normal seperti sedia kala. Melihat realita ini, maka korban perlu menjadi prioritas juga. Metode kualitatif yang diperoleh melalui sumber sekunder digunakan untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai korban dan metode perancangan kamuflase akan diterapkan dalam desain fasilitas one-stop emergency sebagai bentuk empati bagi para korban kekerasan seksual. Dengan menggunakan metode yang ada, penulis berharap dapat merumuskan konsep desain fasilitas yang berempati dan sesuai dengan kebutuhan para korban agar nantinya dapat bangkit dari luka dan melanjutkan hidupnya dengan kembali menemukan tempatnya masing-masing dalam masyarakat. Kata kunci: kamuflase; kekerasan seksual; psikologi manusia; rehabilitas

    0

    full texts

    43,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇