Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN KONSUMEN (STUDI PADA AKUN INSTAGRAM LAPINEA CAFE)
ABSTRAK
(A) SEFIRA FEBRYANTI / 915210050
(B) PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBANGUN
KEPERCAYAAN KONSUMEN (STUDI PADA AKUN INSTAGRAM
LAPINEA CAFE)
(C) 18 + 78 hlm, Tahun 2024, Tabel 3, Gambar 1, Lampiran 19
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Pada tahun 2024 terdapat lebih dari 3000 cafe dan restoran yang berkembang
di Bandung, banyak cafe hits yang popular di kalangan Masyarakat. Penelitian
bertujuan untuk mengetahui strategi PR Lapinea Cafe dalam memanfaatkan
Instagram untuk membangun kepercayaan konsumen di era maraknya cafe hits
Bandung. Lapinea Cafe tidak memiliki divisi khusus Public Relations (PR),
namun peran PR dijalankan oleh staf Digital Marketing sebagai bagian dari
technique of communication. Staf ini bertanggung jawab mengelola akun
Instagram @lapineacafe dengan mengunggah konten informatif dan persuasif
seperti repost unggahan konsumen dan testimoni untuk membangun
kepercayaan konsumen. Penelitian ini menggunakan teori dan konsep
komunikasi dua arah menurut Lasswell, strategi PR menurut Cutlip, dan
pemanfaatan media sosial menurut Kaplan dan Heinlein. Metode yang
digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data
diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Instagram menjadi media komunikasi utama Lapinea Cafe
dalam membangun kepercayaan konsumen. Strategi yang diterapkan mencakup
penggunaan fitur Instagram seperti stories, reels, dan repost konten konsumen
untuk menciptakan komunikasi dua arah. Strategi digunakan untuk menarik
perhatian dan membangun kredibilitas, sebagaimana diungkapkan oleh
konsumen yang merasa yakin untuk berkunjung setelah melihat konten di
Instagram. Strategi ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi
sebagai alat promosi, tetapi juga sebagai sarana menciptakan hubungan
emosional yang kuat dengan konsumen.
Kata Kunci: Instagram, Public Relations sebagai Technique of
Communication, Kepercayaan Konsumen
(E) DAFTAR PUSTAKA: 2 buku, 31 jurnal
(F) Dr. Yugih Setyanto. S.Sos.,M.Si
KOMPARASI IKLAN DIGITAL DAN IKLAN TELEVISI PRODUK OLAHAN SUSU SEGAR (STUDI KASUS PADA PRODUK CIMORY)
ABSTRAK
(A) JOHANES VITO CHANDRA BAGASKARA/915210083
(B) KOMPARASI IKLAN DIGITAL DAN IKLAN TELEVISI BAGI PRODUK OLAHAN SUSU
SEGAR (studi kasus pada poduk cimory)
(C) 67+28 hlm, Tahun 2024, table 2 gambar 9, Lampiran 3
(D) BIDANG KONSENTRASI
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan komponan iklan digital dan iklan
televisi dalam mempromosikan produk olahan susu segar Cimory. Penelitian dilaksanakan
dengan pendekatan kualitatif menerapkan metode studi kasus, Pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara mendalam dengan tim pemasaran dan kreatif Cimory, serta analisis data
iklan. Terdapat Komponen-komponen utama di dalam iklan digital dan televisi, komponen
iklan digital terdiri dari visual yang menarik, video poduksi yang berkualitas, hastag khusus,
dan kampanye dengan influenser, sedangkan iklan televisi tediri dari pesan utama, elemen
visual, music latar dan endorsmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan televisi
diterapkan untuk membangun kesadaran merek secara luas, sedangkan iklan digital dipilih
untuk membangun personalisasi, keterlibatan audiens, dan pengukuran kinerja secara realtime. Platform seperti Instagram dan TikTok menjadi alat utama dalam meningkatkan
penjualan dan kesadaran merek, terutama melalui konten kreatif dan dukungan influencer.
Temuan ini relevan bagi bisnis yang ingin mengoptimalkan strategi pemasaran di era digital.
Penelitian ini berkonsentrasi pada cara komponen iklan digital dan komponen iklan televisi
digunakan untuk meningkatkan pemasaran produk olahan susu di Indonesia, terutama dengan
melihat seberapa efektif dan berdampak pada perilaku konsumen.
Kata kunci: iklan digital, iklan televisi, pemasaran, Cimory, media sosial.
(E) DAFTAR PUSTAKA: 5 (buku), 28 (jurnal)
(F) Dr. Riris Loisa, M.
Strategi Personal Branding Content Creator Dalam Menarik Perhatian Audiens (Studi Kasus Pada Akun @Pinkflash.live di Tiktok)
ABSTRAK
(A)Marsheilin Nadya Siswanto/915210107
(B) Strategi Personal Branding Content Creator Dalam Menarik Perhatian
Audiens (Studi Kasus Pada Akun @Pinkflash.live di Tiktok)
(C)iv + 106 hlm, Tahun 2024, gambar 10, Lampiran 6
(D)PUBLIC RELATION
Abstrak: Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah lanskap dunia
bisnis, terutama dalam bidang perdagangan elektronik atau e-commerce. Dalam
persaingan yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk memiliki strategi
pemasaran yang baik untuk menarik perhatian konsumen. Salah satu brand
kosmetik yang berkembang dalam pemasaran dalam media sosial adalah Pinkflash.
Penelitian ini akan membahas bagaimana Pinkflash membangun personal branding
yang baik pada akun @Pinkflash.live di Tiktok. Penelitian ini akan
mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang membuat konten menjadi menarik dan
relevan bagi pengguna TikTok. Penelitian ini menggunakan teori-teori seperti
komunikasi massa dan digital, membahas konsep personal branding, pengertian
mengenai aplikasi media sosial TikTok, pengertian content creator, serta
membahas brand kosmetik yang diteliti yaitu Pinkflash. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dari
penelitian ini yaitu content creator @Pinkflash.live, beserta audiens nya dan dosen
ahli yang membantu memvalidasi penelitian ini. Pada akun TikTok
@Pinkflash.live untuk menganalisis bagaimana content creator memanfaatkan
platform digital dalam menarik perhatian audiens. Pengumpulan data dilakukan
dengan wawacara mendalam dan penyajian data yang didapat dari akun
@Pinkflash.live. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya personal
branding yang diterapkan lewat produknya berciri khas dan harga yang terjangkau
menimbulkan kesan baik untuk anak-anak remaja yang duduk di bangku sekolah
pertama sampai atas. Unggahan video TikTok yang ada di aku tersebut pula
menekankan penggunaan kosmetik untuk remaja. Tantangan dan persaingan juga
turut ada dalam perkembangan kosmetik Pinkflash. Oleh sebab itu, penelitian ini
menekankan pentingnya menerapkan strategi personal branding yang mendasar
dan mendalam dari sisi nilai, atribut, manfaat, dan kepribadian agar menciptakan
ketertarikan audiens pada brand dengan maksimal lebih dari sebelumnya.
Kata Kunci: Personal Branding, Content Creator, Tiktok
(E) DAFTAR PUSTAKA: 40 (jurnal)
(F) Dr. Sinta Paramita, S.I.P., MA
GERAKAN SOSIAL DALAM DRAMA KOREA PYRAMID GAME (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
ABSTRAK
(A) GRACE EKKLESIA NOEL/915210110
(B) GERAKAN SOSIAL DALAM DRAMA KOREA PYRAMID GAME (ANALISIS
SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
(C) xvi + 69 hlm, Tahun 2024, tabel 7, gambar 23, lampiran 3
(D) JURNALISTIK
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna denotatif serta konotatif dalam
drama Korea Pyramid Game tentang perilaku kolektif sebagai bentuk gerakan sosial
dengan menggunakan semiotika model Roland Barthes. Teori dan konsep yang
digunakan pada penelitian ini adalah komunikasi massa, film sebagai produk
komunikasi massa, teori semiotika, serta konsep gerakan sosial yang terdiri dari dua
teori yaitu teori perilaku kolektif dan teori gerakan sosial baru. Penelitian yang
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes
dan teknik analisis data yang sama untuk menganalisis tanda semiotik gerakan sosial
kolektif yang terdapat dalam drama Pyramid Game yang dapat berupa simbol visual,
dialog, serta tindakan karakter sebagai objek penelitian ini. Berdasarkan hasil
penelitian, gerakan sosial dalam drama ini digambarkan melalui perilaku kolektif yang
secara konvensional maupun dengan teknologi yang membawa keberhasilan dari
gerakan sosial dengan melemahnya sistem menindas, berkembangnya kelompok
tindakan kolektif, dan aksi boikot yang menyukseskan gerakan sosial. Drama Korea
Pyramid Game dapat menjadi gambaran kecil realitas gerakan sosial yang terjadi di
masyarakat.
Kata Kunci: Gerakan sosial, kolektif, Pyramid Game, Roland Barthes, drama Korea
(E) DAFTAR PUSTAKA: 9 (buku), 33 (jurnal), 6 (sumber online)
(F) Diah Ayu Candraningrum S.T., M.B.A., M.Si
Jejak memori Sunda Kelapa: objek wisata sejarah dan edukasi
Kawasan Sunda Kelapa merupakan kawasan penting dan bersejarah bagi perekonomian dan akulturasi masyarakat di Jakarta. Mengingat Sunda Kelapa telah beroperasi sejak abad ke-5 Masehi dan menjadi saksi pasang surutnya zaman Akibatnya, Sunda Kelapa ditetapkan sebagai kawasan wisata sejarah untuk membuka pengetahuan kepada generasi mendatang tentang perjalanan bangsa. Akan tetapi, kawasan Sunda Kelapa tidak dapat memenuhi kebutuhan wisata dan mengalami degradasi nilai historis serta memori kolektif. Hal ini memicu terjadinya placeless place di kawasan tersebut. Penyebabnya adalah kawasan Sunda Kelapa tidak memiliki 'place' yang menarik perhatian wisatawan untuk menjelajahi objek- objek wisata di sekitarnya sehingga rasa place attachment pada kawasan tersebut semakin lama akan semakin pudar. Pengangkatan isu tersebut sebagai upaya revitalisasi terhadap kawasan Sunda Kelapa ntuk mengingatkan kembali nilai historis dan memori kolektif pada kawasan tersebut tanpa menepikan nilai-nilai yang melekat padanya, terlebih revitalisasi dilakukan dengan menyesuaikan program-program sesuai dengan kebutuhan wisatawan dan masyarakat di era sekarang. Fokus desain arsitektur menekankan pada terciptanya ketegangan dan visual interest sebagai keharmonisan antara masa lalu dan masa kini melalui pendekatan kontras harmonis. Hasil perancangan diperoleh sebuah produk arsitektur berupa "Jejak Memori Sunda Kelapa: Objek Wisata Sejarah dan Edukasi", sebuah lingkungan wisata sejarah dan edukasi yang adaptif, interaktif, dan terdigitalisasi dalam upaya untuk meningatkan kembali nilai historis dan memori kolektif di tengah lajunya globalisasi sehingga kawasan Sunda Kelapa memiliki sense of place dan identitas
Pengaruh Service Quality Terhadap Citra Pemerintah (Studi pada pengikut Media Sosial Pemprov Daerah Khusus Jakarta)
ABSTRAK
(A) Achmad Yasser Anshari
(B) Pengaruh Service Quality Terhadap Citra Pemerintah (Studi pada pengikut
Media Sosial Pemprov Daerah Khusus Jakarta)
(C) XVI+59hlm, Tahun 2024 tabel 15, gambar 5, Lampiran 8
(D) Public Relations
(E) Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan memahami sejauh mana kualitas
pelayanan (service quality) mempengaruhi citra Pemerintah di mata masyarakat yang
menjadi pengikut media sosial resmi Pemprov Daerah Khusus Jakarta. Dengan
menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode angket/kuesioner, penelitian ini
melibatkan 100 responden yang aktif mengikuti akun media sosial resmi Pemprov
Daerah Khusus Jakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan
(service quality) yang diberikan melalui platform media sosial memiliki kontribusi
yang signifikan dalam membentuk citra Pemerintah yang positif di kalangan
masyarakat. Dimensi-dimensi kualitas layanan, seperti keandalan dalam memberikan
informasi, responsivitas terhadap pertanyaan atau keluhan, jaminan atas kepercayaan,
empati kepada kebutuhan masyarakat, serta tampilan fisik atau estetika konten,
diidentifikasi sebagai elemen penting dalam pengaruh ini. Dengan nilai koefisien
determinasi sebesar 50,2%, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa kualitas
layanan memainkan peran yang cukup besar dalam membentuk persepsi masyarakat
terhadap citra pemerintah. Diharapkan, temuan ini dapat menjadi masukan yang
berharga bagi Pemprov Daerah Khusus Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas
komunikasi dan pelayanan publik melalui media sosial, sehingga dapat semakin
memperkuat hubungan dan kepercayaan dengan masyarakat.
Kata Kunci: service quality, citra Pemerintah,Humas Pemerintah
(F) DAFTAR PUSTAKA: 1(buku), 38 (jurnal)
(G) REZI ERDIANSYAH Drs., M.S., Dr
PRODUKSI PESAN MELALUI INSTAGRAM DALAM MENYEBARKAN BUDAYA TIONGHOA (STUDI KASUS AKUN INSTAGRAM @PERANAKAN.STORY)
ABSTRAK
(A) MEINI JESICA / 915210134
(B) PRODUKSI PESAN MELALUI INSTAGRAM DALAM MENYEBARKAN
BUDAYA TIONGHOA (STUDI KASUS AKUN INSTAGRAM
@PERANAKAN.STORY)
(C) xv + 98 hlm, tahun 2024, 5 tabel, 10 gambar, 3 lampiran
(D) PUBLIC RELATION
Abstrak: Perkembangan teknologi komunikasi digital yang memberikan
kemudahan dalam mendapatkan informasi mengakibatkan lunturnya
kelestarian budaya lampau. Salah satu budaya lampau di Indonesia adalah
Budaya Tionghoa yang memiliki memiliki pandangan bahwa masa lampau
merupakan cermin keberhasilan masa kini. Dalam pelestarian budaya
Tionghoa, sekelompok anak muda membentuk sebuah komunitas yang
bernama Peranakan Story sebagai wadah penyebaran budaya Tionghoa
terutama Peranakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui produksi pesan
melalui Instagram @peranakan.story dalam menyebarkan budaya Tionghoa.
Teori yang digunakan adalah Teori Encoding Decoding Stuart Hall sebagai
pendekatan Teori Produksi Pesan. Pendekatan penelitian adalah kualitatif
deskriptif dengan metode studi kasus. Penelitian ini menganalisis data hasil
wawancara dengan 3 anggota inti komunitas Peranakan Story sebagai pihak
Encoding dan 4 pengikut akun Instagram @peranakan.story sebagai pihak
Decoding. Hasil penelitian ini adalah komunitas Peranakan Story memproduksi
konten budaya berdasarkan serangkaian pengetahuan sesuai dengan kondisi
sosial politik dan ideologi yang ditanggapi dengan berbagai tafsiran audiens
mengenai budaya Tionghoa dalam memandang pesan konten akun Instagram
@peranakan.story.
Kata Kunci: Produksi Pesan, Budaya Tionghoa , Instagram
(E) DAFTAR PUSTAKA: 9 buku, 26 jurnal
(F) Dr. Sinta Paramita, S.I.P.,M
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU PADA PROGRAM UNDIAN BERHADIAH DI PERUSAHAAN X
ABSTRAK
(A)ALISA PRISCILLA LIE / 915210147
(B) ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU
PADA PROGRAM UNDIAN BERHADIAH DI PERUSAHAAN X
(C)73 hlm, Tahun 2024, table 3, gambar 7, Lampiran 4
(D)PERIKLANAN
(E) Di era informasi saat ini, banyak perusahaan di bidang pembiayaan menghadapi
tantangan dalam menyampaikan pesan mereka secara efektif kepada konsumen.
Hal ini mendorong perusahaan untuk mengembangkan strategi komunikasi
pemasaran yang lebih terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk menghetahui
apakah perusahaan X menerapkan strategi komunikasi pemasaran terpadu
dalam program undian berhadiah, dengan fokus pada upaya perusahaan dalam
meningkatkan kesadaran merek, membangun keterlibatan dan loyalitas
konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan staf perusahaan X
untuk menganalisis efektivitas strategi kampanye dalam meningkatkan
interaksi konsumen dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi perusahaan.
Hasil penelitian ini menunjukkan, perusahaan memiliki fokus strategi utama
yang dirasa efektif untuk saat ini yaitu Direct Marketing, Sales Promotion, dan
Advertising dari enam indikator yang ada dalam strategi komunikasi pemasaran
terpadu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang perilaku
konsumen dan memberikan rekomendasi untuk terus meningkatkan efektivitas
strategi komunikasi pemasaran di masa depan.
(F) Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Kampanye Pemasaran, Strategi
Kampanye
(G)DAFTAR PUSTAKA: 17 (jurnal)
(H)Dr. Sinta Paramita,S.I.P.,M
FENOMENA CULTURE SHOCK (GEGAR BUDAYA) PADA MAHASISWA PERANTAUAN TERHADAP ADAPTASI BUDAYA
ABSTRAK
(A)MELYANA PUTRICIA DEWI/91521015I
(B) FENOMENA CULTURE SHOCK (GEGAR BUDAYA) PADA
MAHASISWA PERANTAUAN TERHADAP ADAPTASI BUDAYA
(C) xvii + 85 hlm, Tahun 2024, 1 tabel, 1 gambar, 7 Lampiran
(D)PUBLIC RELATION
Abstrak:
Culture shock budaya, juga dikenal sebagai gegar budaya adalah fenomena
psikologis yang dialami seseorang ketika berada di lingkungan budaya yang
berbeda dari tempat asalnya. Berbagai gejala seperti kebingungan, kecemasan,
dan perasaan terasing adalah hasil dari perbedaan nilai, norma, dan pola
interaksi sosial yang tidak sama dengan yang biasa dihadapi di tempat asal.
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan
terjadinya gegar budaya dan strategi yang digunakan pada mahasiswa baru
Universitas Tarumanagara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah
teori komunikasi, teori culture shock, teori komunikasi antar budaya, teori
budaya, teori adaptasi, teori mahasiswa, dan teori perantauan. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi dengan sumber data primer dan sekunder berupa
wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan
mahasiswa perantau yang berada di Kampus Universitas Tarumanagara. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa gegar budaya yang dialami narasumber
dalam berbagai bentuk, seperti perbedaan bahasa, pola gaya komunikasi atau
berinteraksi yang berbeda dan peran teman sebaya dalam proses beradaptasi.
Penenlitian ini menyimpulkan bahwa dukungan sosial, baik dari sesama
mahasiswa atau organisasi merupakan peran yang penting dalam membantu
proses adaptasi.
Kata Kunci: Perantauan, Gegar Budaya, Mahasiswa, Adaptasi Budaya
(E) DAFTAR PUSTAKA: 8 (buku), 22 (jurnal)
(F) Dr. Yugih Setyanto, S.Sos., M.S
REPRESENTASI GAYA KOMUNIKASI IBU TUNGGAL YANG MENJADI KUNCI DASAR HUBUNGANNYA DENGAN SANG ANAK DI FILM “SUSAH SINYAL”
ABSTRAK
(A) VALENTINA KYRIE ANGEL (915210187)
(B) REPRESENTASI GAYA KOMUNIKASI IBU TUNGGAL YANG
MENJADI KUNCI DASAR HUBUNGANNYA DENGAN SANG ANAK DI
FILM “SUSAH SINYAL”
(C) xvii + 61 hlm, 2024, tabel 16, gambar 16, lampiran 3
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak :
Film sebagai bentuk komunikasi massa memiliki peran yang sangat penting dalam
menyampaikan pesan kepada khalayak luas. Sebagai salah satu media visual, film
mampu menggabungkan unsur-unsur audio dan visual dan melalalui narasi,
karakter, serta visualisasi, film dapat menciptakan representasi sosial atau budaya
serta dapat mempengaruhi opini atau perilaku masyarakat. Dalam penelitian ini
Film yang diteliti berjudul “Susah Sinyal”, film ini diteliti dengan tujuan agar
khalayak dapat lebih memahami dan dapat melihat bagaimana gaya komunikasi
dapat merusak serta juga memperbaiki suatu hubungan ibu dan anak dalam
keluarga. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi massa, komunikasi
antarpribadi, komunikasi keluarga dan teori semiotika. Metodologi yang dipakai
dalam film ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus semiotika
Ferdinand de Saussure dalam mengolah pengumpulan data-data yang ada. Dalam
Teori Semiotika menurut Ferdinand de Saussure, ia memiliki konsep utama yang
dikembangkan, yaitu Penanda (Signifier) dan Petanda (Signified). Peneliti
mengolah data-data dari beberapa adegan di film “Susah Sinyal” ini kemudian
dilakukan proses keabsahan data dengan mewawancarai seorang dosen psikolog
bernama Debora Basaria, Msi.Psi, Psikolog. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa Film Susah Sinyal merepresentasikan gaya komunikasi dari seorang ibu
tunggal dari yang awalnya memiliki gaya komunikasi yang cenderung satu arah
seperti gaya pola asuhnya yang otoriter juga cukup keras dalam menegur sehingga
sering menjadi penyebab konflik, hingga pada tahap merepresentasikan perubahan
gaya komunikasi yang baik dapat menjadi kunci penyelesaian konflik dalam film
ini.
Kata Kunci : Film, Keluarga, Gaya Komunikasi, Semiotika, Ibu Tunggal.
(E) Daftar Pustaka : (2 buku ,16 jurnal)
(F) Septia Winduwati, S.Sos., M.Si