Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
PERAN KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM TIM KERJA UNTUK MEMPERTAHANKAN REPUTASI ( STUDI KASUS PADA ADI AND FRIENDS WEDDING ORGANIZER )
ABSTRAK
(A) ALDRICH TANJAYA/915210012
(B) PERAN KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM TIM KERJA ADI AND
FRIENDS WEDDING ORGANIZER UNTUK MEMPERTAHANKAN
REPUTASI
(C) xvii+87 hlm, Tahun 2024, table 1, gambar 14 Lampiran 6
(D) ADVERTISING
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran komunikasi kelompok
dalam tim kerja Adi and Friends Wedding Organizer untuk mempertahankan
reputasi perusahaan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya
komunikasi dalam koordinasi kerja dan pelaksanaan acara pernikahan. Penelitian
ini menggunakan teori komunikasi organisasi, komunikasi kelompok, serta
penggunaan platform media sosial dalam komunikasi kelompok sebagai landasan
teori. Pendekatan kualitatif metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data
berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukkan adanya komunikasi yang terbuka antar anggota tim,
bersifat informal, dan penggunaan platform yang digunakan untuk memperlancar
proses komunikasi.
Kata Kunci: Komunikasi Organisasi, Komunikasi Kelompok, kinerja tim,
Reputasi, Wedding Organizer.
(E) DAFTAR PUSTAKA: 3 (buku), 37 (jurnal)
(F) SEPTIA WINDUWATI, S.Sos., M.Si
FENOMENA CULTURE SHOCK DALAM ADAPTASI SOSIAL REMAJA PULAU HALANG YANG MERANTAU KE JAKARTA
ABSTRAK
(A) JULI VENI SUMIATI/ 915210023
(B) FENOMENA CULTURE SHOCK DALAM ADAPTASI SOSIAL REMAJA
PULAU HALANG YANG MERANTAU KE JAKARTA
(C) xvii + 133 hlm, Tahun 2024, tabel 4 , gambar 6, Lampiran 4
(D) PUBLIC RELATION
Abstrak : Ketika seseorang merantau ke suatu daerah baru, tentunya akan
menghadapi tantangan dan memerlukan waktu dalam penyesuaian diri dengan
lingkungan setempat dan budaya baru. Proses adaptasi yang dialami perantau ketika
berhadapan dengan budaya yang berbeda seringkali mengakibatkan Culture Shock.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fenomena Culture Shock
dalam adaptasi sosial remaja Pulau Halang yang merantau ke Jakarta. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, serta konsep
yang mendukung yaitu Culture Shock dan adaptasi sosial. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa remaja Pulau Halang yang merantau melewati beberapa
tahapan dalam penyesuaian diri mereka. Diawali dengan fase optimis yang penuh
dengan rasa antusias, kemudian dengan fase kekecewaan yakni muncul rasa
ketidaknyamanan atau kejutan. Setelah itu, remaja juga mengalami fase pemulihan
yang lebih stabil dan akhirnya tahap fase penyesuaian atau mereka mulai merasa
lebih nyaman dan dapat beradaptasi dengan dapat mengikuti gaya komunikasi dan
bisa mengatur waktu sesuai dengan tempo masyarakat di Jakarta.
Kata Kunci : Culture Shock, Adaptasi Sosial, Remaja
(E) DAFTAR PUSTAKA: 8 (buku), 17 (jurnal), 4 (web)
(F)Lusia Savitri Setyo Utami, S.Sos., M.Si
STRATEGI VIRAL MARKETING DALAM PEMASARAN DIGITAL DI INSTAGRAM REELS MOIRA WORKSHOP
ABSTRAK
(A)LAVENDER (915210033)
(B) STRATEGI VIRAL MARKETING DALAM PEMASARAN DIGITAL DI
INSTAGRAM REELS MOIRA WORKSHOP
(C) xvi+68 hlm, 2024, tabel 2, gambar 9, lampiran 2
(D)ADVERTISING
(E) Media sosial khususnya Instagram membantu perusahaan dan usaha bisnis kecil
untuk mempromosikan produk atau layanan melalui fitur seperti Reels, yang
mampu menjangkau audiens secara luas dengan cepat. Pemasaran digital kini
menjadi tren baru yang dikenal sebagai viral marketing, yaitu strategi
pemasaran dari mulut ke mulut melalui jaringan internet. Penelitian ini berfokus
pada pemanfaatan Instagram Reels oleh Moira Workshop, yang berhasil
menarik 800 peserta dalam enam bulan pertama sejak didirikan. Tujuan dalam
melakukan penelitian ini, yaitu menganalisis bagaimana implementasi viral
marketing dalam pemasaran digital di Moira Workshop. Penelitian ini
menggunakan konsep STEPPS: Social Currency, Trigger, Emotion, Practical
Value, Public, Stories. Pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data
penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka.
Penelitian ini menemukan bahwa Moira Workshop telah melaksanakan seluruh
elemen STEPPS dalam Instagram Reels. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
viral marketing memiliki peran penting dalam pemasaran digital, terutama
dalam meningkatkan jangkauan audiens secara cepat. Faktor emotion dan
practical value menjadi elemen kunci keberhasilan viral marketing ini.
Kata Kunci: Viral Marketing, Pemasaran Digital, Instagram Reels
(F) DAFTAR PUSTAKA: 14 buku, 24 jurnal, skripsi 1
(G)Diah Ayu Candraningrum, S.T., M.BA., M.Si.
(H)Dr. Sinta Paramita, S.I.P., M.A
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN EKSTERNAL (STUDI PADA DIVISI PARTNERSHIP PT. LIPUTAN ENAM DOT COM)
ABSTRAK
(A) ANGELIE ALICE NATASHA/915210039
(B) STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MEMBANGUN HUBUNGAN
EKSTERNAL (STUDI PADA DIVISI PARTNERSHIP PT. LIPUTAN ENAM
DOT COM)
(C) xvii + 81 hlm, 2024, 1 Gambar, 4 Lampiran
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Komunikasi dan pemasaran memiliki hubungan yang sangat erat. Dalam dunia
bisnis, banyak perusahaan terutama perusahaan media memanfaatkan
komunikasi pemasaran sebagai strategi membangun citra serta relasi dengan
pihak eksternal. PT. Liputan Enam Dot Com merupakan sebuah perusahaan
yang menaungi tujuh media digital di dalamnya. Divisi Partnership berperan
sebagai penghubung antara vertikal-vertikal atau media yang terdapat di
perusahaan dengan pihak eksternal yang ingin bekerja sama terkait hal
publikasi, sebab perusahaan atau event eksternal membutuhkan publikasi untuk
mengenalkan diri mereka terhadap masyarakat umum sehingga terjadinya kerja
sama yang terjalin dengan perusahaan media. Hasil dari penelitian dengan
metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif ini menunjukkan
bahwa Divisi Partnership PT. Liputan Enam Dot Com menerapkan tiga strategi
komunikasi yaitu Strategi Pemilihan Khalayak, Strategi Penyusunan Pesan, dan
Strategi Pemilihan Media. Strategi yang dilakukan bertujuan untuk
menciptakan kepuasan klien akan hasil kerja sama dan meningkatkan nilai
perusahaan PT. Liputan Enam Dot Com melalui komunitas dan beragam
kegiatan yang diselenggarakan.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Kemitraan, Hubungan Eksternal
(E) DAFTAR PUSTAKA: 17 Buku, 7 Jurnal, 3 Artikel
(F) Dr. Yugih Setyanto, S.Sos., M.Si.
REPRESENTASI GENDER PEREMPUAN DALAM SERIAL “GADIS KRETEK”
ABSTRAK
(A) JESSICA SIMEONA SAHELANGI/915210051
(B) REPRESENTASI GENDER PEREMPUAN DARI SERIAL “GADIS KRETEK”
(C) xvii+ 51 hlm, Tahun 2024, 3 tabel, 11 gambar, Lampiran 4
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Serial merupakan salah satu bentuk media massa yang sedang pupuler dalam
beberapa tahun ini. Serial dikemas menjadi sebuah rangkaian cerita yang
disajikan dalam beberapa episode. Terdapat pesan dan informasi yang
terkandung dalam sebuah serial. Pesan yang disampaikan dapat mempengaruhi
persepsi penonton melalui alur cerita, karakter, dan tema yang diangkat. Dalam
upaya merepresentasikan kesenjangan gender yang terjadi ditengah
masyarakat, platform Netflix merilis serial yang berjudul Gadis Kretek pada
tahun 2023. Serial “Gadis Kretek” merupakan serangkaian cerita yang
merepresentasikan kesenjangan gender pada tahun 1960-an di Indonesia.
Penelitian ini menganalisis karakter Dasiyah yang dapat mengubah pandangan
masyarakat pada zaman itu terhadap gender perempuan dengan menggunakan
berbagai teori yaitu teori komunikasi massa, film, gender, budaya stereotip
gender, representasi gender, dan semiotika. Analisis ini dilakukan dengan
metode kualitatif deskriptif, dan pendekatan teori analisis semiotika Roland
Barthes. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder.
Peneliti mewawancarai seorang feminis sebagai triangulator. Teknik analisis
data menggunakan kajian semiotika Roland Barthes yang terdiri dari denotatif,
konotatif dan mitos. Hasil dari penelitian ini dilakukan dengan menganalisis
feminisme yang terjadi pada karakter Dasiyah melalui tingkah laku, mimik
muka, dan dialog. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat
representasi gender perempuan yang terjadi dalam serial “Gadis Kretek”
Kata Kunci : Representasi gender perempuan, serial Gadis Kretek, semiotika
Roland Barthes
(E) DAFTAR PUSTAKA: 2 (buku), 18 (jurnal
PEMANFATAAN APLIKASI DAAI+ DALAM MENJANGKAU PEMIRSA YANG LEBIH LUAS PADA STASIUN DAAITV
ABSTRAK
(A)Wynne Chrestella Ho/915210072
(B) PEMANFATAAN APLIKASI DAAI+ DALAM MENJANGKAU PEMIRSA
YANG LEBIH LUAS PADA STASIUN DAAITV
(C)XV+ 86 hlm, Tahun 2024, 1 tabel, 13 gambar, 4 Lampiran
(D)Jurnalistik
Abstrak:
DAAI TV memanfaatkan aplikasi Daai+ untuk menjangkau pemirsa yang
lebih luas di era digital. Dimana semua orang sudah beralih ke gadget untuk
mendapatkan infromasi serta memudahkan dalam hal apapun. Dengan
pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara dengan pihak
manajemen, tim digital, tim branding,dan pengguna aplikasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa DAAI+ mencerminkan konvergensi media dengan
menggabungkan siaran televisi tradisional dan akses on-demand, meningkatkan
fleksibilitas dan jangkauan konten. Namun, memiliki kendala dalam
penggunaan aplikasi dikarenakan penonton loyal Daai adalah generasi lama,
dan harus bersaing dengan hiburan populer yang lebih banyak diminati
masyarakat umum, serta keterbatasan fitur interaktif menjadi tantangan dalam
meningkatkan keterlibatan pengguna. ke depan, DAAI TV berencana
memperkuat aplikasi melalui personalisasi konten dan fitur interaktif.
Penelitian ini menunjukkan bagaimana televisi tradisional dapat
bertransformasi melalui media baru untuk tetap relevan.
Kata Kunci : Media Baru, Televisi, Konvergensi Media
(E) DAFTAR PUSTAKA: 2 (buku), 17 (jurnal)
(F) Dr. Moehammad Gafar Yoedtadi, M.S
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN DI KALANGAN MAHASISWA YANG BERORGANISASI
ABSTRAK
(A) REGITA EMELIA CAHYANI/915210080
(B) PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP GAYA
KEPEMIMPINAN DI KALANGAN MAHASISWA YANG BERORGANISASI
(C) 102 hlm, Tahun 2024, Tabel 10, Gambar 6, Lampiran 6
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Kecerdasan emosional adalah kemampuan mengenali dan
mengelola emosi, yang penting untuk membangun hubungan interpersonal
dan memengaruhi gaya kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis
pengaruh kecerdasan emosional terhadap gaya kepemimpinan di kalangan
mahasiswa yang aktif dalam organisasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan analisis regresi linear sederhana, penelitian ini mengkaji hubungan
antara kecerdasan emosional dan gaya kepemimpinan. Kecerdasan emosional
didefinisikan melalui empat dimensi: Self Emotion Appraisal (kemampuan
mengenali emosi diri), Others Emotion Appraisal (kemampuan memahami
emosi orang lain), Use of Emotion (memanfaatkan emosi dalam pengambilan
keputusan), dan Regulation of Emotion (mengelola emosi). Gaya
kepemimpinan yang dianalisis meliputi gaya demokratis, otoriter, dan bebas.
Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa.
Hasil regresi menunjukkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,069, yang
berarti pengaruh kecerdasan emosional terhadap gaya kepemimpinan adalah
6,9%. Meskipun ada hubungan antara kedua variabel, pengaruhnya tergolong
rendah, menunjukkan bahwa faktor lain seperti pengalaman organisasi
mungkin lebih signifikan. Oleh karena itu, pengembangan kecerdasan
emosional perlu diimbangi dengan peningkatan keterampilan komunikasi dan
aspek lain yang mendukung efektivitas kepemimpinan.
Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Gaya Kepemimpinan, Komunikasi
(E) DAFTAR PUSTAKA: 2 buku, 32 jurnal, 2 Web Page, 1 Report
(F) DR. WULAN PURNAMA SARI S.IKOM, M.SI
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL X SEBAGAI SARANA INTERAKSI PENGGEMAR DALAM MENDUKUNG IDOLANYA (STUDI PADA KEGIATAN MV STREAMING PARTY TAEYONG “TAP”)
ABSTRAK
(A) Devy Yana Hasan/915210093
(B) PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL X SEBAGAI SARANA INTERAKSI
PENGGEMAR DALAM MENDUKUNG IDOLANYA (STUDI PADA KEGIATAN MV
STREAMING PARTY TAEYONG “TAP”)
(C) xvii + 106 hlm, Tahun 2024, tabel 4, gambar 6, Lampiran 3
(D) PERIKLANAN
Abstrak: Fenomena K-Pop kini telah menjadi semakin populer hingga ke seluruh dunia
termasuk Indonesia, sehingga melahirkan suatu komunitas penggemar. Penggemar berperan
penting dalam dunia K-Pop salah satunya adalah untuk mendukung idola kesukaannya. Salah
satu bentuk dukungan yang dapat dilakukan penggemar yaitu streaming party. Kegiatan ini
tidak hanya meningkatkan tayangan, tetapi juga mempererat hubungan penggemar. Melihat
dari fenomena ini, penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media sosial X
sebagai sarana interaksi penggemar dalam mendukung idolanya melalui kegiatan MV
streaming party. Penelitian ini menggunakan konsep komunikasi massa, media sosial, dan juga
interaksi penggemar, dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi. Melalui
penelitian ini memperlihatkan proses kegiatan streaming party yang memanfaatkan fitur-fitur
media sosial X yaitu tagar, reply, mention, thread, search, dan juga DM. Hasil dari penelitian
menunjukkan bahwa media sosial X dapat dimanfaatkan sebagai sarana interaksi penggemar,
dengan prosesnya yang meliputi cara penggemar saling bertukar informasi mengenai kegiatan
streaming party, saling memberikan semangat satu sama lain, dan juga saling berkomunikasi
tentang banyak hal. Melalui proses tersebut para penggemar dapat menjadi lebih terhubung
dengan satu sama lain, menjadi lebih dekat, dan juga mereka dapat memperluas jaringan
pertemanan.
Kata Kunci: Media Sosial, Interaksi Penggemar, Streaming Party
(E) DAFTAR PUSTAKA: 6 (buku), 36 (jurnal), 2 (article), 2 (thesis)
(F) Lusia Savitri Setyo Utami, S.Sos., M.S
Coolinair: glokalisasi pasar kuliner di Bendungan Hilir
Globalisasi, komersialisasi, dan komunikasi massa telah membawa homogenisasi budaya dan geografis ke dalam ruang kota, memunculkan istilah Placeless Place, yaitu berkurangnya karakteristik dan identitas unik suatu tempat. Salah satu tempat yang mengalami fenomena ini adalah Pasar dan Kawasan Bendungan Hilir. Pasar Bendungan Hilir, yang berdiri sejak tahun 1972, dulunya memiliki makna sebagai "place" dengan nilai sejarah dan karakter kawasan. Namun, seiring waktu, nilai "place" ini menghilang karena pengaruh globalisasi. Kini, Pasar Bendungan Hilir dinilai kurang relevan dan tidak lagi mampu mewadahi kebutuhan masyarakatnya, mengakibatkan hilangnya nilai keaslian, keunikan, dan koneksi masyarakat terhadap pasar tersebut, sehingga mengalami proses Placeless Place. Mengacu pada latar belakang tersebut, terdapat permasalahan bagaimana penyelesain arsitektural Placeless Place pada Pasar Bendungan Hilir. Oleh karena itu, tujuan dari desain ini adalah untuk menghidupkan kembali identitas, ikatan historis, dan koneksi masyarakat dengan konteks Globalitas sekarang ini. Pendekatan desain yang digunakan adalah metode Cross-programming dan Contextual melalui pengalaman ruang dengan tahapan aktivitas Traditional Culinary Market, Meeting Hub serta Supporting Mixed Use Program. Traditional Culinary Market merupakan ruang yang mengakomodasi potensi utama di kawasan Bendungan Hilir yaitu sebagai kawasan kuliner dan komersial. Meeting Hub menjadi pusat pertemuan kota Jakarta dan Bendungan Hilir. Serta, Supporting Mixed Use Program untuk mewadahi kegiatan serta pelayanan masyarakat. Tahapan aktivitas ini akan menjadi pengikat antara masyarakat lokal Bendungan Hilir, dengan lingkungan Globalitas Kota Jakarta, dengan menciptakan Sense of Place yang terintergrasi dengan perpaduan unsur identitas lokal dan global
PERILAKU KONSUMEN GEN Z DALAM VIRAL MARKETING SPOTIFY WRAPPED 2023
ABSTRAK
(A) ZORRY STEFHAN / 915210122
(B) PERILAKU KONSUMEN GEN Z DALAM VIRAL MARKETING
SPOTIFY WRAPPED 2023
(C) xx+105 hlm, Tahun 2024, table 2, gambar 9, Lampiran 4
(D) ADVERTISING
Abstrak: Kemajuan teknologi telah mendorong popularitas layanan streaming
musik, dengan Spotify sebagai salah satu platform utama yang menawarkan
pengalaman mendengarkan musik yang dipersonalisasi. Kampanye tahunan
Spotify Wrapped, yang memungkinkan pengguna untuk membagikan kebiasaan
mendengarkan musik mereka di media sosial, telah menjadi fenomena menarik
perhatian, terutama di kalangan Gen Z. Penelitian ini bertujuan untuk memahami
perilaku konsumen Gen Z terkait kampanye Spotify Wrapped 2023, khususnya
dalam konteks viralitas di media sosial. Melalui pendekatan kualitatif dengan
metode studi kasus, penelitian ini menggali bagaimana faktor budaya, pribadi,
sosial, dan psikologis membentuk keterlibatan Gen Z dalam membagikan Spotify
Wrapped mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Fear of Missing
Out (FoMO) berperan dalam mendorong partisipasi dengan tren, meskipun tidak
semua individu merasa tertekan oleh budaya tersebut. Dari perspektif pribadi,
preferensi musik yang mencerminkan identitas diri menjadi pendorong utama,
dengan pengakuan terhadap genre populer seperti K-pop. Secara sosial, pengaruh
teman sebaya dan teman dari komunitas lebih signifikan dibandingkan figur
publik dalam membangun rasa penasaran dan mendorong keterlibatan. Faktor
psikologis, seperti keinginan untuk menonjolkan identitas dan membangun
koneksi sosial, juga ditemukan menjadi motivasi penting.
Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Gen Z, Viral Marketing, Spotify Wrapped
(E) DAFTAR PUSTAKA: 8 buku (2013-2021), 12 jurnal (2014-2023), 4 website
(2022-2024), 3 skripsi, tesis, disertasi (2021-2022).
(F) FARID S.S., M.