Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
REPRESENTASI KEKERASAN DALAM HUBUNGAN ROMANTIS: ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE PADA FILM IT ENDS WITH US
ABSTRAK
(A)CAYLA SHIVA ANGELIA/915210157
(B) REPRESENTASI KEKERASAN DALAM HUBUNGAN ROMANTIS:
ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE PADA FILM
IT ENDS WITH US
(C)19 + 69 hlm, Tahun 2024, 5 tabel , 15 gambar , 5 lampiran
(D)PUBLIC RELATION
Abstrak: Film merupakan media komunikasi massa yang efektif untuk
menyampaikan isu sosial melalui tanda-tanda visual dan naratif. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis representasi kekerasan dalam hubungan romantis
pada film It Ends With Us. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian
ini menggunakan analisis semiotika Charles Sander Peirce untuk menggali
makna tanda-tanda yang terdapat dalam adegan, dialog, dan simbol dalam film.
Analisis ini juga memanfaatkan teori kekerasan simbolik Pierre Bourdieu untuk
memahami dinamika kekuasaan yang muncul melalui modal budaya. Hasil
penelitian menunjukan bahwa film It Ends With Us merepresentasikan
kekerasan dalam hubungan melalui kombinasi fisik dan simbolik. Representasi
ini mencerminkan dinamika kontrol dan dominasi dalam hubungan yang
kompleks.
Kata Kunci: Film, semiotika Peirce, kekerasan simbolik, It Ends With Us
(E) DAFTAR PUSTAKA: 3 (buku), 42 (jurnal), 4 (sumber online)
(F) Diah Ayu Candraningrum S.T., M.B.A., M.Si
HAMBATAN KOMUNIKASI BISNIS DI PERUSAHAAN EKSPOR (STUDI KASUS PT SINAR DUNIA LOGAM )
ABSTRAK
(A) JENNIFER NATHALIE/915210184
(B) HAMBATAN KOMUNIKASI BISNIS DI PERUSAHAAN EKSPOR
(STUDI KASUS PT SINAR DUNIA LOGAM )
(C) xvii+ 92 hlm, 2024,3 tabel,11 gambar,6 Lampiran
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Dalam penelitian ini mengidentifikasi Hambatan yang di hadapi oleh
perusahaan PT Sinar Dunia Logam sangatlah penting dalam membangun suatu
hubungan komunikasi bisnis dengan pihak asing agar dapat menjalin kerjasama
terhadap hubungan internasional. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk
mengetahui hambatan komunikasi bisnis yang digunakan oleh perusahaan PT
Sinar Dunia Logam dalam membangun komunikasi bisnis dengan perusahaan
asing. Dalam penelitian ini juga penulis menggunakan beberapa teori dan
konsep yang ada didalam komunikasi bisnis yaitu komunikasi bisnis,konsep
hubungan internasional dan relasi bisnis. Pendekatan penelitian ini dengan
pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Penulis
memperoleh data dan informasi yang dibutuhkan dengan melakukan
observasi,wawancara,dokumentasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian yang
telah dialakukan oleh penulis menunjukan tentang hambatan komunikasi bisnis
terhadap hubungan internasional yang dilakukan oleh marketing dari PT Sinar
Dunia Logam dengan memberikan solusi terhadap kendala yang dihadapi oleh
PT Sinar Dunia Logam.
Kata Kunci: Hambatan , komunikasi bisnis, hubungan internasional
(E) DAFTAR PUSTAKA: 5 (buku),10 (jurnal)
(F) Dr. Sinta Paramita S.I.P., M.
MAKNA DALAM LAGU DAN LIRIK: ANALISIS SEMIOTIKA DALAM ALBUM ‘BANAL SEMAKIN BINAL’ OLEH THE JANSEN”
ABSTRAK
Muhammad Farhan – 915210190
MAKNA DALAM LAGU DAN LIRIK: ANALISIS SEMIOTIKA DALAM
ALBUM ‘BANAL SEMAKIN BINAL’ OLEH THE JANSEN”
XVI + 71 hlm, Tahun 2024, Tabel 4, Gambar 6, Lampiran 2
Periklanan/Advertising
Abstrak: Skripsi ini berjudul “MAKNA DALAM LAGU DAN LIRIK:
ANALISIS SEMIOTIKA DALAM ALBUM ‘BANAL SEMAKIN BINAL’
OLEH THE JANSEN”. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkapkan
makna dibalik lagu dalam album Banal Semakin Binal karya The Jansen.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan
pendekatan deskriptif kualitatif. Tehnik analisis yang digunakan adalah tehnik
analisis semiotika Ferdinand De Saussure. Dalam album "Banal Semakin
Binal" oleh The Jansen, berdasarkan teori Ferdinand de Saussure. Liriknya
menggambarkan berbagai isu seperti cinta, kebebasan, perjuangan hidup, dan
kritik sosial. Setiap lagu mencerminkan makna mendalam dengan penanda
seperti kata-kata sederhana namun sarat emosi dan petanda berupa pesan kritik
atau refleksi. Album ini menonjolkan kontras antara harapan dan realitas, serta
perjuangan menghadapi kehidupan. Melalui musik punk yang enerjik dan lirik
eksploratif, album ini mengajak pendengar merenungkan realitas sosial dan
menginspirasi untuk bebas berekspresi.
Kata Kunci: Musik, Lirik lagu, Semiotika
DAFTAR PUSTAKA: 10 Jurnal
Gregorius Genep Sukendro S.Sos., M.Si
PENGARUH TERPAAN MEDIA DAN CELEBRITY WORSHIP TERHADAP TINGKAT ADIKSI DRAMA KOREA PADA DEWASA AWAL
ABSTRAK
(A) Yi Thing - 915210196
(B) PENGARUH TERPAAN MEDIA DAN CELEBRITY WORSHIP TERHADAP
TINGKAT ADIKSI DRAMA KOREA PADA DEWASA AWAL
(C) XXIII + 66 hlm, Tahun 2024, tabel 17, gambar 2, Lampiran 7
(D) ADVERTISING
Terpaan media memainkan peran yang sangat signifikan dalam menaikkan
popularitas drama Korea. Kehidupan manusia pun sangat dipengaruhi oleh
teknologi dan media massa. Dalam upaya mencari identitas diri, remaja seringkali
mengidealkan selebritas sebagai role model yang sempurna, hal ini biasa disebut
sebagai celebrity worship. Dengan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan
untuk menganalisa pengaruh media dan celebrity worship terhadap adiksi drama
Korea pada kalangan dewasa awal. Metode penelitian kuantitatif dengan
instrumen kuesioner digunakan, dan teknik pengolahan data analisis regresi linear
berganda diaplikasikan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menemukan
terpaan media berpengaruh secara parsial terhadap tingkat adiksi, sedangkan
variabel celebrity worship secara parsial tidak memiliki pengaruh. Ini berarti,
semakin sering seseorang terpapar media terkait drama Korea dan semakin tinggi
tingkat pemujaannya terhadap para pemain, maka semakin besar kemungkinan
mereka akan kecanduan tontonan tersebut. Secara simultan, terpaan media dan
celebrity worship memiliki pengaruh sebesar 25,3% terhadap tingkat adiksi drama
Korea. Simpulannya, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa baik media
maupun pemujaan selebriti memiliki peran besar dalam mendorong kecanduan
drama Korea pada kalangan dewasa awal.
Kata kunci: Kalangan Dewasa Awal, Perilaku Adiksi, Terpaan Media, Celebrity
Worship
(E). DAFTAR PUSTAKA: 4 (buku), 20 (jurnal)
(A) Dr. Wulan Purnama Sari, S.I.Kom ., M.Si.
(B) Lydia Irena S.I.Kom. M.Si
FENOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA GENERASI Z DALAM MENGIKUTI TREND TIKTOK UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SOSIAL.
ABSTRAK
(A) NUR KHOLIZHA PUTRI ANDINI FAHSYA / 915210215
(B) Fenomena Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Generasi Z Dalam Mengikuti
Trend Tiktok Untuk Memenuhi Kebutuhan Sosial.
(C) XCI + 91 hlm, Tahun 2024 , table 6, gambar 9, Lampiran 3
(D) Public Relations
Abstrak:
Fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) berkaitan dengan rasa takut
ketinggalan terhadap suatu informasi, pengalaman, aktivitas ataupun trend
terkini, perasaan FOMO ini memicu psikologis seseorang yaitu menimbulkan
rasa cemas, iri, khawatir, gelisah, dan lain sebagainya. Penelitian ini mengkaji
fenomena Fear Of Missing Out (FOMO) yang dialami generasi Z dalam
mengikuti trend di platform Tiktok sebagai upaya memenuhi kebutuhan sosial
yang dilatarbelakangi oleh semakin maraknya penggunaan Tiktok di kalangan
generasi Z dan pengaruhnya terhadap perilaku sosial mereka. Pada penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori psikologi
komunikasi, teori terpaan media, dan teori new media. Analisis data dilakukan
menggunakan Teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik new media seperti fiturfitur unik yang interaktif dan terpaan konten secara terus-menerus di platform
tiktok menimbulkan FOMO pada generasi Z. Generasi z memenuhi
kebutuhannya dengan mengikuti trend terbaru untuk mendapatkan pengakuan
sosial atau keinginan ingin diterima dalam kelompok yang berasal dari konten
viral dari new media yang mempercepat siklus trend tersebut. Dari aspek
psikologi, Fenomena FOMO ini menimbulkan kecemasan sosial, perilaku
v
kompulsif untuk selalu ingin melihat konten trending, dan ketergantungan pada
penggunaan platform Tiktok.
Kata Kunci: Fomo, Generasi Z, Kebutuhan Sosial, New media, Psikologi
komunikasi, Terpaan media, Tiktok.
(E) DAFTAR PUSTAKA: 11 (buku), 29 (jurnal)
(F) Ahmad Junaidi, S.S., M.Si
Strategi Komunikasi Pemasaran dalam Mempertahankan Citra Perusahaan pada Pusat Pembinaan Pelatihan dan Sertifikasi Mandiri (P3SM)
ABSTRAK
(A) KEVINA CECILIA PUTRI / 915210236
(B) STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MEMPERTAHANKAN
CITRA PERUSAHAAN PADA PUSAT PEMBINAAN PELATIHAN DAN
SERTIFIKASI MANDIRI (P3SM)
(C) xv + 61 hlm, Tahun 2024, tabel 4, gambar 6, Lampiran 9
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Di era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, citra perusahaan menjadi
salah satu hal yang paling penting dalam keberlangsungan dan kesuksesan dari
sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi
pemasaran yang diterapkan serta tantangan dan kendala yang dihadapi dalam
mempertahankan citra perusahaan di tengah persaingan industri pelatihan dan
sertifikasi. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan
bauran komunikasi pemasaran yang terdiri dari elemen produk, harga, tempat, dan
promosi, serta dampaknya terhadap persepsi masyarakat terhadap citra P3SM.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap
pihak internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
P3SM telah mengoptimalkan bauran komunikasi pemasaran (marketing
communications mix) yang terdiri dari Advertising berupa iklan melalui media cetak
(brosur, banner, poster) dan media digital (Instagram ads dan google ads),
Promotion (melalui media sosial Instagram, facebook, youtube, website), Public
Relations (menjalin relasi dengan pihak internal dan eksternal Perusahaan),
Personal Selling (pendekatan interpersonal dengan calon mitra dan pada saat
pameran), Direct Marketing (menghubungi melalui email atau telepon). Strategi
komunikasi pemasaran yang konsisten berhasil meningkatkan brand awareness dan
memperkuat citra positif P3SM di mata masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat
memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi pemasaran pada
lembaga pelatihan dan sertifikasi di Indonesia.
Kata Kunci: Hubungan Masyarakat, Bauran Komunikasi Pemasaran, Citra
Perusahaan
(E) DAFTAR PUSTAKA: 26 (jurnal)
(G) Dr. Yugih Setyanto, S.Sos., M.Si.
(F) NAMA CO-PEMBIMBIN
PEMASARAN KARTU KREDIT YANG AGRESIF (STUDI PERSUASIF)
ABSTRAK
(A) NILNA JOSTIA PRITAMA / 915210240
PEMASARAN KARTU KREDIT YANG AGRESIF (STUDI PERSUASIF)
(B) xviii + 73 hlm, Tahun 2024 tabel 1, Gambar 12, Lampiran 2
(C) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Industri perbankan di Indonesia kini telah mengalami perkembangan
yang cukup signifikan, khususnya pada produk kartu kredit. Saat ini era
persaingan sangat ketat, seluruh industri perbankan dituntut untuk lebih agresif
dan berani dalam mengambil keputusan dan pelaksanaan strategis dalam bisnis
agar dapat lebih unggul dari pesaing. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi pemasaran yang agresif pada
kartu kredi. Dalam penelitian ini menggunakan Teori Disonansi Kognitif.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.
Hasil penelitian ini adalah . Pemasaran agresif akan efektif jika perusahaan
mampu menargetkan segmen pasar yang benar-benar membutuhkan produk
tersebut. Jika strategi pemasaran agresif ini dilakukan terlalu intens akan
berisiko kepada konsumen yang dapat menimbulakan disonansi kognitif. Untuk
dapat meningkatkan efektivitas pemasaran dapat melakukan pendekatan
berbasis data untuk menargetkan konsumen secara personal dan relevan.
Dengan melakukan strategi yang terarah, perusahaan dapat meningkatkan
efisien serta menjaga reputasi dan kepercayaan konsumen terhadap merek
mereka.
Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Pemasaran Agresif, Disonansi Kognitif
(D) DAFTAR PUSTAKA: 2 (buku), 36 (jurnal)
(E) GREGORIUS GENEP SUKENDRO, S.Sos., M.Si
Efektivitas Perjanjian Buyback Guarantee Bagi Para Pihak Sebagai Akibat Wanprestasi oleh Debitur
Tantangan Hukum Dalam Mengamankan Hak Kekayaan Intelektual di Era Digital Dalam Analisis Kasus Tempo Gelato
Pengaruh parameter pemotongan terhadap biaya permesinan absorber (TM - 1414)
Perhitungan biaya pemesinan merupakan faktor terpenting dalam pembuatan suatu produk. Biaya pemesinan untuk setiap mesin perkakas sering kali diestimasikan dari total biaya pabrik menurut metode konvensional yang digunakan untuk manajemen industri. Parameter pemotongan merupakan faktor yang mempengaruhi terhadap waktu proses, gaya dan daya potong suatu komponen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan pemotongan terhadap biaya pemesinan. Pada proses pembuatannya tabung shock absorber menggunakan bahan baja seamless ASTM A106, metode penelitian dilakukan secara eksperimental mennggunakan mesin bubut DY-410GB-510G. Lima parameter pemotongan digunakan yaitu 27, 32, 44, 63 dan 99 m/min, kedalamam potong 0,5 mm dan hantaran potong 0.1 mm/rev, mata pahat yang digunakan adaalah jenis HSS. Proses pembubutan dilakukan untuk memperoleh data waktu proses pembuatan tabung kemudian data yang diperoleh dimasukkan kedalam persamaan perhitungan biaya pemesinan. Hasil penelitian diperoleh bahwa semakin rendah kecepatan potong yang di gunakan seperti 27 m/menit sehingga total biaya yang di keluarkan sebesar Rp. 95.705, sebaliknya apabila kecepatan potong semakin tinggi seperti 93 m/menit maka biaya total yang di dapatkan jauh lebih produktif sebesar Rp. 79.571