Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Pengaruh Non-Performing Loan, Capital Adequacy Ratio, dan Beban Operasional Pendapatan Operasional Terhadap Return On Assets
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh NonPerforming
Loan
(NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Beban Operasional
Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap variabel dependen, yaitu profitabilitas
terutama pada sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan
dapat diukur dengan Return on Assets (ROA). Dengan adanya profitabilitas yang
tinggi dalam perusahaan, maka akan menarik minat para investor untuk mau
bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Tentunya dengan makin tinggi
profitabilitas, maka investor akan mendapatkan return yang besar. Sehingga
perusahaan dapat semakin meningkat dan berkembang dengan pesat.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 35 perusahaan yang
bergerak pada sektor perbankan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) pada periode 2021-2023. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini
menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria bank secara konsisten
terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023, bank
melakukan IPO sebelum tahun 2021, bank memiliki tanggal tutup buku per 31
Desember secara berturut-turut selama periode 2021-2023, terakhir bank yang
tidak menghasilkan keuntungan selama periode 2021-2023. Penelitian ini
menggunakan data yang diperoleh dari Laporan Keuangan Tahunan Bank yang
diterbitkan bank dalam Bursa Efek Indonesia atau melalui website www.idx.co.id.
Dari hasil uji hipotesis secara simultan (Uji F) menunjukkan bahwa NonPerforming
Loan
(NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Beban Operasional
Pendapatan Operasional (BOPO) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
iii
Return on Assets (ROA) dengan tingkat signifikansi 0,000. Sedangkan
berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial (Uji T) menunjukkan bahwa NonPerforming
Loan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Return on
Assets, Capital Adequacy Ratio berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap
Return on Assets, Beban Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh
negatif signifikan terhadap Return on Assets. Hasil uji derajat determinasi
(Adjusted R Square) dalam model regresi adalah sebesar 0,797. Hal ini
menunjukkan bahwa besar pengaruh variabel independent, yaitu Non-Performing
Loan (NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Beban Operasional Pendapatan
Operasional (BOPO) terhadap variabel dependen (Return on Assets) sebesar
79,7% sedangkan sisanya sebesar 20,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di
luar penelitian.
Kata Kunci: Kredit Bermasalah, Rasio Kecukupan Modal, Beban Operasional
Pendapatan Operasional, Pengembalian Ase
Pengaruh Likuiditas, Pertumbuhan Perusahaan Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal Perusahaan Sektor Konsumsi Primer Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, pertumbuhan
perusahaan, dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal pada perusahaan
sektor konsumsi primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Profitabilitas
dalam penelitian ini berperan sebagai variabel moderasi. Metode purposive
sampling yang digunakan dalam penelitian ini menghasilkan 120 data dari 40
perusahaan selama periode 2021-2023. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan analisis regresi berganda dan moderated regression analysis
(MRA) menggunakan bantuan software Eviews versi 13. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur
modal, pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap struktur
modal, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap struktur modal.
Profitabilitas sebagai variabel moderasi mampu memoderasi hubungan antara
pertumbuhan perusahaan terhadap struktur modal sedangkan profitabilitas tidak
memoderasi hubungan antara likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap struktur
modal.
Kata Kunci: Struktur Modal, Likuiditas, Pertumbuhan Perusahaan, Ukuran
Perusahaan, Profitabilitas, Konsumsi Prime
PENGARUH RASIO KEUANGAN, UKURAN PERUSAHAAN, DAN UKURAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERHADAP AUDIT REPORT LAG PADA PERUSAHAAN SEKTOR BASIC MATERIALS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2021-2023
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris mengenai
pengaruh profitabiltas, solvabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan dan ukuran
kantor akuntan publik terhadap audit report lag pada perusahaan sektor basic
materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2023. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan
purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan jumlah
sampel yang digunakan adalah sebanyak 62 perusahaan. Model regresi data panel
yang digunakan adalah random effect model. Pengolahan data dalam penelitian ini
menggunakan EViews versi 12. Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan
bahwa profitabilitas memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap audit report
lag, ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap audit
report lag, sedangkan solvabilits, likuiditas dan ukuran kantor akuntan publik tidak
memiliki pengaruh signifikan terhadap audit report lag.
Kata Kunci: Audit Report Lag, profitabilitas, solvabilitas, likuiditas, ukuran
perusahaan, ukuran kantor akuntan publi
PENGARUH PROFITABILITY, LEVERAGE, TOTAL ASSET TURNOVER, DAN FIRM SIZE TERHADAP FIRM VALUE PADA PERUSAHAAN SEKTOR KONSUMEN NON-PRIMER YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (2021-2023)
PENGARUH PROFITABILITY, LEVERAGE, TOTAL ASSET TURNOVER DAN
FIRM SIZE TERHADAP FIRM VALUE PADA PERUSAHAAN SEKTOR
KONSUMEN NON-PRIMER YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK
INDONSESIA (2021-2023)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh profitability, leverage,
total asset turnover, dan firm size terhadap firm value. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data sekunder dari sektor
konsumen non-primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 20212023.
Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling dan memperoleh data
yang valid sebanyak 39 perusahaan. Pengelolahan data penelitian menggunakan
E-Views versi 12 dan Microsoft Excel 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
leverage dan total asset turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap firm
value, sedangkan firm size berpengaruh negatif dan signifikan terhadap firm value,
dan profitability menunjukkan positif dan tidak signifikan terhadap firm value.
Penelitian ini mengimplikasikan bahwa total asset turnover dan leverage
perusahaan berperan dalam menunjang peningkatan firm value.
Kata Kunci: Firm value, profitability, leverage, total asset turnover, firm size.
The purpose of this study is to examine the influence of profitability, leverage,
total asset turnover, and firm size on firm value. This research uses quantitative
methods by collecting secondary data from the consumer cyclicals sector listed on
the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the years 2021-2023. The sample was
selected using purposive sampling, obtaining valid data from 39 companies. Data
processing was conducted using E-Views version 12 and Microsoft Excel 2019.
The results show that leverage and total asset turnover has a positive and
significant effect on firm value, while firm size has a negative and significant
effect on firm value, and profitability show positive but insignificant effects on
firm value. This study implies that a company's total asset turnover and leverage
plays a role in enhancing firm value.
Keywords: Firm value, profitability, leverage, total asset turnover, firm size
PENGARUH PROFITABILITY, FIRM SIZE, LIQUIDITY, DAN LEVERAGE TERHADAP FIRM VALUE PERUSAHAAN SEKTOR CONSUMER NONCYCLICALS PADA TAHUN 2021-2023
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh
profitabilty, firm size, liquidity, dan leverage terhadap firm value. Observasi
dalam penelitian berjumlah sebanyak 78 data yang berasal dari 26 perusahaan
sektor non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode
2021-2023. Teknik pemilihan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah
purposive sampling. Metode pengujian hipotesis yang diterapkan pada penelitian
adalah model regresi linier berganda. Estimasi model regresi linier berganda yang
cocok dalam penelitian ini adalah Common Effect Model (CEM). Sarana
pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan software
EViews 12. Penelitian ini menggunakan Price to Book Value (PBV) sebagai
parameter dalam mengukur firm value perusahaan. Berdasarkan hasil dari data
yang telah diolah, ROA, dan Size memiliki pengaruh yang signifikan terhadap firm
value, sedangkan CR, dan DER, tidak berpengaruh signifikan terhadap firm value.
Kata Kunci: Profitabiltas, Firm Size, Likuiditas, Leverage, Firm Value
This study aims to obtain empirical evidence regarding the effect of profitabilty,
firm size, liquidity, and leverage on firm value. Observations in the study
amounted to 78 data from 26 non-cyclicals sector companies listed on the
Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021-2023 period. The sample
selection technique used in this study was purposive sampling. The hypothesis
testing method applied in the study were multiple linear regression models. The
multiple linear regression model estimate that were suitable in this study was the
Common Effect Model (CEM). Data processing facilities in this study were
carried out using EViews 12 software. This study used Price to Book Value (PBV)
as a parameter in measuring the company's firm value. Based on the results of the
processed data, ROA and Size had a significant effect on firm value, while CR and
DER had no significant effect on firm value.
Keywords: Profitability, Firm Size, Liquidity, Leverage, Firm Valu
PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, PRODUCTIVITY, DAN PENGHINDARAN PAJAK TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2021-2023
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris mengenai
pengaruh variabel independen yakni current ratio, debt to equity ratio, productivity,
dan penghindaran pajak pada variabel dependen yaitu, Nilai perusahaan. Dalam
penelitian ini, Nilai perusahaan diukur dengan menggunakan proksi PBV.
Penelitian ini menggunakan metode regresi berganda, dan populasi yang digunakan
dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2023. Sampel akhir yang
digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 perusahaan yang sudah memenuhi
kriteria pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling,
dan diperoleh sebanyak 90 data yang diolah menggunakan software SPSS 25. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa Penghindaran pajak berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap Nilai perusahaan. Sedangkan untuk variabel Current ratio,
Debt to equity ratio, dan Productivity tidak berpengaruh terhadap Nilai perusahaan.
Kata Kunci: Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Productivity, Penghindaran
Pajak, Nilai Perusahaan
The purpose of this study is to obtain empirical evidence regarding the
influence of independent variabels, namely current ratio, debt to equity ratio,
productivity, and tax avoidance on the firm value. In this study, firm value is
measured using the PBV proxy. This study uses a multiple regression method, and
the population used in this study are banking companies listed on the Indonesia
Stock Exchange (IDX) from 2021 to 2023. The final sample used in this study was
30 companies that had met the sampling criteria using the purposive sampling
method, and 90 data were obtained which were processed using SPSS 25 software.
The results of this study indicate that Tax avoidance have a negatif and significant
effect on firm value. While the variabels Current ratio, Debt to equity ratio, and
Productivity do not affect firm value.
Keywords: Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Productivity, Tax Avoidance,
Firm valu
PENGARUH JENIS INDUSTRI, KINERJA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP, DAN INTENSITAS KARBON TERHADAP PENGUNGKAPAN EMISI KARBON PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR PADA IDX30
Di Indonesia, terdapat ketimpangan dalam kewajiban pengungkapan emisi karbon
antara perusahaan yang proses bisnisnya berkaitan langsung dengan lingkungan
hidup dengan yang tidak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh jenis
industri, kinerja pengelolaan lingkungan hidup, dan intensitas karbon terhadap
pengungkapan emisi karbon pada perusahaan yang tergabung dalam IDX30
dengan sampel sebanyak 16 perusahaan untuk periode 2019-2021 dan terpilih
melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Jenis
industri tidak memiliki dampak signifikan dan menunjukkan korelasi positif
dengan pengungkapan emisi karbon; 2) Intensitas karbon tidak memiliki pengaruh
signifikan dan memiliki hubungan negatif pada pengungkapan emisi karbon; 3)
Kinerja pengelolaan lingkungan hidup menunjukkan pengaruh positif yang
signifikan pada pengungkapan emisi karbon.
Kata Kunci: Pengungkapan emisi karbon; jenis industri; kinerja pengelolaan
lingkungan hidup; intensitas karbon
In Indonesia, there is a disparity in carbon emissions disclosure obligations
between companies whose business operations are directly related to the
environment and those that are not. This study aims to explore the influence of
industry type, environmental management performance, and carbon intensity on
carbon emissions disclosure among companies listed in the IDX30, with a sample
of 16 companies for the period 2019-2021 selected through purposive sampling.
The results show that: 1) Industry type does not have a significant impact but
shows a positive correlation with carbon emissions disclosure; 2) Carbon
intensity does not have a significant effect and has a negative relationship with
carbon emissions disclosure; 3) Environmental management performance has a
significant positive effect on carbon emissions disclosure.
Keywords: Carbon emission disclosure; industry type; environmental
management performance; carbon intensit
PENGARUH LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI
This study examines the effect of leverage on firm value with profitability and firmsize as moderating variables in non-cyclical sector companies listed on theIndonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 - 2023. This study uses 188
observation data from 47 companies selected through the purposive sampling.Firm value is measured using Tobin's Q, while leverage is measured through theratio of debt to total assets. Profitability is measured by the Return on Assets
(ROA) ratio, and company size is calculated using the natural logarithm of total
assets. Multiple linear regression analysis in the first model without moderation
shows that leverage and profitability have a positive and significant effect on firmvalue. In contrast, firm size has a negative and significant impact. In the secondmodel, profitability was tested as a moderating variable in the relationshipbetween leverage and firm value, but no significant moderating effect was foundThe same thing is also found in the third model, where firm size as a moderating
variable has no significant impact on the relationship between leverage and firm
value. The conclusion of this study shows that although leverage, profitability,and firm size affect firm value directly, profitability and firm size as moderating
variables are not strong enough to affect the relationship between leverage and
firm value. Therefore, it is recommended that company management focus moreon optimizing financial structure and operational efficiency without relying too
much on company size growth to increase firm value.
Keywords: Leverage, Firm Value, Profitability, Firm Size, Moderation
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh leverage terhadap nilai
perusahaan dengan profitabilitas dan ukuran perusahaan sebagai variabel
moderasi pada perusahaan sektor non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) selama periode 2020 - 2023. Penelitian ini menggunakan 188
data observasi dari 47 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive
sampling. Nilai perusahaan diukur menggunakan Tobin's Q, sedangkan leverage
diukur melalui rasio hutang terhadap total aset. Profitabilitas diukur dengan rasio
Return on Assets (ROA), dan ukuran perusahaan dihitung menggunakan
logaritma natural dari total aset. Analisis regresi linear berganda pada model
pertama tanpa moderasi menunjukkan bahwa leverage dan profitabilitas
berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara ukuran
perusahaan memberikan pengaruh negatif dan signifikan. Pada model kedua,
profitabilitas diuji sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara leverage dan
nilai perusahaan, tetapi tidak ditemukan efek moderasi yang signifikan. Hal
serupa juga ditemukan pada model ketiga, dimana ukuran perusahaan sebagai
variabel moderasi tidak berpengaruh signifikan terhadap hubungan antara
leverage dan nilai perusahaan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa
walaupun leverage, profitabilitas dan ukuran perusahaan mempengaruhi nilai
perusahaan secara langsung, namun profitabilitas dan ukuran perusahaan sebagai
variabel moderasi tidak cukup kuat untuk memengaruhi hubungan antara leverage
dan nilai perusahaan. Maka dari itu, disarankan agar manajemen perusahaan lebih
fokus pada optimalisasi struktur keuangan dan efisiensi operasional tanpa terlalu
mengandalkan pertumbuhan ukuran perusahaan untuk meningkatkan nilai
perusahaan.
Kata kunci : Leverage, Nilai Perusahaan, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan,
Moderas
Pengaruh Hutang dan Siklus Konversi Kas terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Sektor Consumer Cyclical dan Non-Cyclical yang Terdaftar di BEI
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh
short term debt, long term debt, total debt, dan cash conversion cycle terhadap
financial performance pada perusahaan sektor consumer cyclical dan non-cyclical
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2023. Penelitian ini
menggunakan metode purposive sampling dengan total 213 data dari 71
perusahaan selama 3 tahun. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis regresi
berganda, dan pengujian data dilakukan menggunakan software Eviews 12. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa short term debt berpengaruh signifikan negatif
terhadap financial performance, long term debt berpengaruh signifikan negatif
terhadap financial performance, total debt berpengaruh signifikan negatif
terhadap financial performance, dan cash conversion cycle berpengaruh
signifikan negatif terhadap financial performance.
Kata Kunci: Short Term Debt, Long Term Debt, Total Debt, Cash Conversion
Cycl