Repository UNTAR (Universitas Tarumanagara)
Not a member yet
43693 research outputs found
Sort by
Komunikasi Interpersonal Gen Z Dalam Mencapai Kesepahaman Pada Aplikasi Kencan: Studi Pada Pengguna OKCupid
ABSTRAK
(A) Zevanya Sherren Ivanka (91520104)
(B) Komunikasi Interpersonal Gen Z dalam Mencapai Kesepahaman di Aplikasi
Kencan : Studi Pada Pengguna OKCupid
(C) xvii + 56 hlm, Tahun 2024, table 2, gambar 3,Lampiran 6
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak
Perkembangan pesat di bidang teknologi komunikasi telah mengubah cara kita
berinteraksi, salah satunya terlihat dari kemunculan aplikasi kencan. Aplikasi
kencan merupakan aplikasi untuk mempertemukan orang dengan ketertarikan yang
sama dalam suatu hubungan romansa. Aplikasi kencan OKCupid menjadisalah satu
wadah atau ruang dan digunakan banyak kalangan terutama Gen Z untuk mencari
pasangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam bagaimana Gen
Z mencapai kesepahaman melalui interaksi di aplikasi kencan OKCupid untuk
meneliti penggunaan teks dan bagaimana pengguna mengatur ekspetasi mereka
dalam konteks kencan online. Penelitian kualitatif cenderung mengumpulkan data
peserta yang mengalami masalah dalam penggunaan OKCupid menjadi sebuah
fenomena yang diteliti dengan metode pendekatan fenomenologi untuk menggali
pengalaman Gen Z dalam mencapai kesepahaman di aplikasi kencan secara lebih
mendalam. Dengan kriteria laki-laki atau perempuan, dengan usia 18 tahun ke atas
dan sudah pernah menjalin hubungan berawal dari aplikasi kencan. Selain
wawancara, observasi, dokumentasi dan penelusuran internet untuk menggali
pengalaman, hambatan dan strategi yang digunakan dalam mencapai kesepahaman
melalui komunikasi di aplikasi tersebut. OKCupid telah menjadi ruang virtual bagi
Gen Z di Indonesia untuk mengeksplorasi hubungan interpersonal. Namun,
penggunaan bahasa non verbal dan gaya komunkasi juga menghadirkan tantangan
dalam mencapai kesepahaman hubungan. Penelitian ini merekomendasikan
pentingnya Gen Z untuk menjaga komunikasi, membangun kepercayaan dan
memahami ekspetasisatu sama lain. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan
kualitas interaksi dan mencapai kesepahaman dalam suatu hubungan.
KataKunci: Aplikasi Kencan, Generasi Z, OKCupid, Pemahaman
(E) DAFTAR PUSTAKA: 1 (buku), 18 .(jurnal)
(F) Dr. Riris Lois
STRATEGI MARKETING SUPPORT BANK PANIN DALAM MEMBANGUN CITRA PERUSAHAAN
ABSTRAK
(A) GABRIELA JANICE KAM (915210111)
(B) STRATEGI MARKETING SUPPORT BANK PANIN DALAM MEMBANGUN
CITRA PERUSAHAAN
(C) xviii + 90 hlm, Tahun 2024, table 1, gambar 6, Lampiran 7
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Pada penelitian ini penulis membahas mengenaistrategi dari Marketing Support
Bank Panin dalam membangun citra perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana strategi Marketing Support yang dilakukan oleh Bank
Panin berdampak bagi citra perusahaan melalui strategi yang mereka buat agar
dapat membangun citra perusahaan dan mempertahankan citra tersebut tetap
positif di mata nasabah dan masyarakat luas. Penelitian ini menggunakan teori
Komunikasi Pemasaran Terpadu atau IMC (Intergrated Marketing
Communications). Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode studi kasus. Untuk memperoleh data dalam
penelitian ini, penulis melakukan wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan
tim Marketing Support Bank Panin maupun tim Marketing lainnya mampu
membangun citra perusahaan Bank Panin yang positif melalui event, promosi,
menjual dan menawarkan produk, dan lain sebagainya di mata nasabah dan
masyarakat luas.
Kata Kunci : Strategi, Marketing Support, Citra Perusahaan
(E) DAFTAR PUSTAKA: 8 buku, 20 jurnal
(F) Dr. Moehammad Gafar Yoedtadi, M.Si
REPRESENTASI NILAI MORAL SHUUDAN SHUGI DALAM KELOMPOK REMAJA PADA ANIME WIND BREAKER (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
ABSTRAK
(A)Della Ananta
(B) Representasi Nilai Moral Shuudan Shugi dalam Kelompok Remaja pada
Anime Wind Breaker (Analisis Semiotika Roland Barthes)
(C)Xviii + 75 hlm, Tahun 2024, tabel 9 , gambar 16, Lampiran 3
(D) Jurnalistik
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi Nilai Moral Shuudan
Shugi (kolektivisme) dalam kelompok remaja pada anime Wind Breaker
menggunakan semiotika Roland Barthes. Konsep teori yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teori komunikasi massa, film sebagai produk komunikasi
massa, dan komunikasi budaya (Shuudan Shugi). Peneliti menggunakan
pendekatan kualitatif dengan teknik analisis data semiotika Roland Barthes
serta metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan wawancara dengan
narasumber ahli, yaitu Meta Sekar Puji Astuti, S.S., M.A., Ph.D. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Anime Wind Breaker merepresentasikan
konsep Shuudan Shugi melalui simbol tanda yang menunjukan hierarki sosial,
loyalitas kelompok, simbol-simbol visual, dan interaksi antaranggota. Analisis
menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes menunjukkan bahwa nilainilai kolektivisme ditampilkan melalui elemen denotasi, konotasi, dan mitos.
Struktur hierarki kelompok Furin, beserta simbol-simbol identitas seperti
seragam dan grafiti, mencerminkan nilai moral Shuudan Shugi yang
mementingkan kerja sama, tanggung jawab, dan peran individu dalam
mendukung stabilitas kelompok.
Kata Kunci: Komunikasi massa, Shuudan Shugi, Anime
(E) DAFTAR PUSTAKA: 7 (buku), 20 (jurnal)
(F) Septia Winduwati S.Sos.,M.S
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BISNIS KONVEKSI A&G FASHION MELALUI MEDIA DIGITAL
ABSTRAK
(A) VIVIAN TJUNG/915210117
(B) STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BISNIS KONVEKSI A&G
FASHION MELALUI MEDIA DIGITAL
(C) xvi+84hlm, Tahun 2024, 2 tabel, 10 gambar, 5 Lampiran
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak: Industri konveksi merupakan bagian yang memiliki peran
penting dalam perekonomian, khususnya dalam menyediakan produkproduk pakaian jadi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam
menghadapi persaingan yang semakin ketat, strategi komunikasi
pemasaran yang efektif menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing
dan keberlanjutan bisnis konveksi. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis berbagai strategi komunikasi pemasaran yang dapat
diterapkan oleh perusahaan A&G Fashion untuk menarik perhatian
konsumen dan memperkuat brand image. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.
Pemanfaatan teknologi dan media sosial juga terbukti efektif dalam
menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan interaksi dengan
konsumen. Oleh karena itu, penerapan strategi komunikasi pemasaran
yang tepat dan berkelanjutan menjadi faktor penting untuk suksesnya
bisnis konveksi di pasar yang kompetitif ini.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi Pemasaran , Industri
Konveksi , Media Sosial .
(E) DAFTAR PUSTAKA: 1 (buku), 28 (jurnal)
(F) Dr.Rezi Erdiansyah, M.S
Penerapan placemaking pada Ancol Beach City Mall melalui konsep diversity dan connectivity
Ancol Beach City Mall merupakan kawasan wisata yang berlokasi di Jakarta Utara. Sampai saat ini, Kawasan Ancol masih mempertahankan identitas nya sebagai kawasan hiburan. Daya tarik wisata merupakan suatu tempat yang sangat menarik bagi pengunjung, dengan memiliki nilai-nilai alam, budaya, atau sejarah. Namun, saat ini terdapat permasalahan tentang hilangnya daya tarik Ancol. Kawasan tersebut telah kehilangan jati diri secara fungsional dan hanya bermodal menjual pemandangan (movement over dwelling), serta mementingkan akses kendaraan dari pada pedestrian. Hal tersebut mengakibatkan Ancol Beach City Mall kalah dalam persaingan dengan wisata modern lainnya. Tujuan dari topik ini adalah untuk placemaking Ancol Beach City Mall agar dapat sesuai dengan perkembangan terkini, sehingga dapat dimanfaatkan dengan efektif dan tetap mempertahankan tujuan awalnya sebagai kawasan wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, melalui konsep perancangan Diversity dan Connectivity. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menciptakan konsep desain arsitektur modern sebagai wajah baru Ancol Beach City Mall dan melakukan penambahan fungsi hiburan yang sedang tren, dapat menjadi solusi untuk membangkitkan destinasi wisata yang mengalami penurunan daya tarik Kebaruan yang dicapai pada penelitian ini berupa bangunan yang mengedepankan fleksibilitas akses serta ramah lingkungan dengan memiliki visual dan respon yang kontekstual dengan lingkungan sekitar sehingga dapat menjadi ikon baru Ancol
PERAN PEREMPUAN MUDA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL CINA BENTENG MELALUI MEDIA SOSIAL
ABSTRAK
(A) YESHA LADY TA/915210123
(B) PERAN PEREMPUAN MUDA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL
CINA BENTENG MELALUI MEDIA SOSIAL
(C) XVI + 92 hlm, Tahun 2024, gambar 7, Lampiran 7
(D) JURNALISTIK
Abstrak:
Penelitian ini membahas peran perempuan muda yaitu Elsa Novia Sena dalam
melestarikan budaya lokal Cina Benteng melalui media sosial Instagram dan
TikTok @elsa.novias. Perempuan sejak dulu memegang peran dalam budaya
tradisional, namun dalam beberapa kasus peran mereka sering diabaikan,
terpinggirkan atau bahkan diremehkan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan
mengetahui peran perempuan muda dalam melestarikan budaya lokal Cina
Benteng melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi
Feminist Standpoint Theory, komunikasi dan budaya, serta media sosial.
Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Dalam
memperoleh data, peneliti melakukan wawancara mendalam, observasi, dan
studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan posisi Elsa Novia Sena
sebagai seorang content creator budaya di komunitas patriarkal menghadirkan
sudut pandang unik dalam upaya pelestarian budaya Cina Benteng dan
menentang stereotip yang melekat. Elsa sebagai seorang perempuan muda
berdarah Cina Benteng menggunakan pengalaman pribadi dan pengaruh
lingkungan keluarga untuk mulai mendalami budaya Cina Benteng. Meski
dalam komunitas terutama budayawan Cina Benteng didominasi oleh laki-laki
Elsa berani mengambil peran dalam pelestarian budaya melalui media sosial.
Kata Kunci: perempuan muda, Cina Benteng, pelestarian budaya, media
sosial, Teori Sudut Pandang Feminis.
(E) DAFTAR PUSTAKA: 8 (buku), 13 (jurnal)
(F) SEPTIA WINDUWATI S.Sos., M.Si
PENGARUH VIDEO PENDEK DI INSTAGRAM BUDDY POOL TERHADAP PERILAKU FOMO GENERASI Z PADA GAYA HIDUP BILLIARD
ABSTRAK
A. JOSHUA EDWARD - 915210132
B. PENGARUH VIDEO PENDEK DI INSTAGRAM BUDDY POOL
TERHADAP PERILAKU FOMO GENERASI Z PADA GAYA HIDUP
BILLIARD
C. 19 + 88 Halaman, Tahun 2024, Tabel 19, Gambar 9, Lampiran 9
D. PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Penelitian ini menganalisis pengaruh video pendek di Instagram Buddy Pool terhadap perilaku
Fear of Missing Out (FOMO) generasi Z pada gaya hidup billiard. Dengan pendekatan
kuantitatif dan metode survei, penelitian ini mengevaluasi hubungan antara video pendek
sebagai media promosi dan perilaku generasi muda yang dipengaruhi oleh tren sosial. Media
sosial, khususnya Instagram Reels, digunakan Buddy Pool untuk mempromosikan biliar
melalui video pendek yang mengusung konsep parodi dan hiburan ringan, dirancang untuk
menarik perhatian generasi muda dengan cara yang santai dan menyenangkan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa video pendek Buddy Pool berkontribusi sebesar 12,6% dalam
membangun FOMO dan meningkatkan ketertarikan generasi Z terhadap biliar, meskipun
pengaruhnya tergolong kecil. Video dengan konten seperti tutorial bermain, promosi fasilitas,
dan interaksi komunitas menciptakan kesan eksklusivitas sekaligus mendorong partisipasi aktif
anak muda. Namun, kurangnya variasi konten yang lebih informatif dan interaktif menjadi
salah satu kekurangan strategi ini. Buddy Pool perlu mengembangkan strategi promosi yang
lebih beragam, seperti menambahkan ulasan pelanggan, tutorial mendalam, atau kolaborasi
dengan influencer untuk meningkatkan daya tarik dan loyalitas audiens. Penelitian ini
menegaskan pentingnya integrasi kreativitas dan informasi dalam pemasaran media sosial
untuk menciptakan dampak yang lebih maksimal pada konsumen.
Kata Kunci: Sosial Media, FOMO, Generasi Z.
E. DAFTAR PUSTAKA: 6 Buku, 24 Jurnal
F. Diah Ayu Candraningrum S.T., M.B.A., M.Si
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENCIPTAKAN BRAND AWARENESS DI MEDIA SOSIAL PERUSAHAAN
ABSTRAK
(A)VANIA YOLANDA/915210161
(B) STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENCIPTAKAN BRAND
AWARENESS DI MEDIA SOSIAL PERUSAHAAN
(C)…..+…..hlm, Tahun 2024, gambar…, Lampiran
(D)HUMAS
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi komunikasi
dalam menciptakan brand awareness di media sosial perusahaan, dengan
fokus pada Maspion Group. Metode kualitatif digunakan melalui wawancara
mendalam dengan narasumber dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Maspion Group berhasil membangun kesadaran merek melalui konten
kreatif, slogan yang mudah diingat, dan strategi pemasaran di platform media
sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Meskipun kualitas produk
Maspion diakui baik, upaya komunikasi pemasaran di media sosial masih
kurang optimal dibandingkan pesaing. Penelitian ini menekankan pentingnya
inovasi konten yang relevan dan interaktif untuk meningkatkan keterlibatan
konsumen. Kesimpulannya, strategi komunikasi yang efektif dapat
memperkuat brand equity dan loyalitas konsumen, sementara rekomendasi
praktis diberikan untuk memanfaatkan tren media sosial guna
mempertahankan posisi kompetitif.
Kata Kunci: brand awareness, media sosial, strategi komunikasi
(E) Dr. Muhammad Adi Pribadi, S.E., M.I.B., M.Com., C.P
STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL PENGGUNAAN VOICE OVER DALAM PENYEBARAN BERITA DI INSTAGRAM REELS KOMPAS.COM
ABSTRAK
(A) MAURA DIQUESA SILENTIONI SUHERTIO / 915210169
(B) STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL PENGGUNAAN VOICE OVER DALAM
PENYEBARAN BERITA DI INSTAGRAM REELS KOMPAS.COM
(C) XVIII + 84 hlm, Tahun 2024, tabel 1, gambar 4, Lampiran 4
(D) PUBLIC RELATIONS
Abstrak:
Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi digital yang diterapkan Kompas.com dalam
menyebarluaskan berita melalui Instagram Reels, dengan fokus pada penggunaan voiceover. Perubahan konsumsi berita di era digital yang semakin mengarah pada platform
media sosial, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dan observasi
langsung terhadap proses produksi konten di Kompas.com. Teori yang digunakan
mencakup komunikasi digital, strategi komunikasi, dan media baru, serta konsep voiceover sebagai elemen penting dalam menarik perhatian audiens. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penggunaan voice-over mampu meningkatkan pemahaman,
keterlibatan, dan kepercayaan audiens terhadap berita. Instagram Reels dipilih sebagai
platform atau media untuk menyebarkan berita karena algoritmanya mendukung konten
video pendek yang interaktif dan mudah diakses. Strategi ini mampu menjangkau audiens
lebih luas, terutama generasi digital-savvy. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam
memahami voice-over sebagai inovasi dalam distribusi berita dan menyarankan
peningkatan fitur media sosial lainnya bagi institusi berita lain. Penelitian ini juga
menggarisbawahi pentingnya adaptasi konten terhadap tren dan preferensi audiens.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Komunikasi Digital, Voice over
(E) DAFTAR PUSTAKA: 7 (buku), 25 (jurnal)
(F) DODDY SALMAN, S.H., M.SI
KRITIK SOSIAL PADA LIRIK LAGU ‘5‘ KARYA .FEAST. ( ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE )
ABSTRAK
(A) DIMAS MAULANA PUTRA / 915210212
(B) KRITIK SOSIAL PADA LIRIK LAGU “5” KARYA .FEAST (ANALISIS
SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE)
(C) XIX + 65 hlm , Tahun 2024 , Tabel 7, Gambar 8, Lampiran 3
(D) ADVERTISING
Abstrak: Komunikasi merupakan kegiatan yang selalu dilakukan manusia.
Komunikasi itu bisa dilakukan secara verbal ataupun non verbal. Salah satu bentuk
komunikasi yang berkembang pada saat ini adalah seni musik. Musik menjadi salah
satu medium yang sangat berpengaruh dalam menyuarakan kritik sosial dan politik.
Maka dari itu musik sering kali dijadikan alat perlawanan, mengungkap realitas
sosial, serta ketidakadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kritik
sosial terkandung dalam lirik lagu “5” karya Feast menggunakan pendekatan
semiotika Ferdinand de Saussure Melalui analisis tanda-tanda pada bait lirik lagu
"5” penelitian ini menemukan bahwa lirik tersebut mengandung kritik sosial yang
kuat,. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menggali makna dari
setiap lirik berdasarkan konsep signifier (penanda) dan signified (petanda) yang
menghasilkan signifikasi atau makna lebih mendalam. Data primer berupa lirik lagu
"5" dianalisis dengan menghubungkannya pada konteks sosial-politik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini memuat berbagai kritik sosial yang
berfokus pada kegagalan pemerintah dalam memenuhi harapan rakyat, siklus
politik yang tidak memberikan perubahan berarti, serta propaganda yang
memperdaya masyarakat.
Kata Kunci: Musik, Kritik Sosial. Semiotika
(E) DAFTAR PUSTAKA: 4 (buku), 38 (jurnal)
(F) Nigar Pandrianto S.Sos. M.S